cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
SOSIALISASI SEPAKTAKRAW KID’S DILINGKUNGAN DKI JAKARTA Burhan Basyiruddin,; Achmad Sofyan Hanif; Abdul Gani; Jufrianis; Moh. Hanafi; abdian
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.196 KB)

Abstract

AbstractThis Community Service aims to help sports staff in the DKI Jakarta environment to be able to understand the concept of Sepaktakraw Kid’s considering the current problems that many sepaktakraw athletes are injured at the age of students, this is due to the suitability of training and competition programs implemented by coaches, training programs athletes are forced to specialize at the age of elementary students, the number of events that are participated in the competition is the same as the number of events that are participated in elite athletes. The coaches want their athletes to get maximum performance faster and be able to win at a young age, so that athletes cannot reach the peak of achievement longer at their golden age. The implementation program will be carried out through seminars and workshops. First, the sports staff in the PSTI DKI Jakarta area will explain the stages in training for student athletes, especially the elementary and junior high levels. Furthermore, the participants can apply it in their respective schools/clubs. This community service is carried out in the DKI Jakarta area. This community service starts from May – October 2021. The result of this community service is that sepaktakraw coaches in the DKI Jakarta environment can understand the concept of sepaktakraw kid’s. AbstrakPengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membantu tenaga keolahragaan dilingkungan DKI Jakarta untuk dapat memahami konsep Sepaktakraw Kid’s mengingat permasalahan yang terjadi saat ini banyak atlet-atlet sepaktakraw yang mengalami cedera pada usia pelajar, ini disebabkan kesesuian program latihan dan kompetisi yang diterapkan oleh para pelatih, program latihan atlet dipaksa untuk melakukan spesialias di usia pelajar tingkat dasar, nomor event yang diikuti dalam pertandingan sama dengan nomor event yang diikuti pada elite athlete. Para pelatih menginginkan atlet nya lebih cepat mendapatkan prestasi maksimal dan dapat meraih juara di usia muda, sehingga para atlet tidak bisa mencapai puncak prestasi lebih lama pada usia emas nya. Program pelakasanaan akan dilakukan melalui seminar dan workshop, pertama para tenaga keolahragaan dilingkungan PSTI DKI Jakarta dijelaskan tahapan-tahapan dalam latihan bagi atlet pelajar khususnya tingkat dasar dan menengah pertama. Selanjutnya para peserta dapat mengaplikasikan nya dilingkungan sekolah/ klub masing masing. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dilingkungan DKI Jakarta. Pengabdian masyarakat ini dimulai dari bulan Mei – Oktober 2021, Hasil pengabdian masyarakat ini adalah para pelatih sepaktakraw di lingkungan DKI Jakarta dapat memahami konsep sepaktakraw kid’s.
PENYULUHAN PENDIRIAN KLUB BOLA VOLI PADA WARGA KARANG TARUNA KAMPUNG AREMAN, KELURAHAN TUGU, KECAMATAN CIMANGGIS, KOTA DEPOK, PROVINSI JAWA BARAT Muhamad Ilham; Tirto Apriyanto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.51 KB)

Abstract

AbstractThis community service aims to provide counseling on how to organize and establish a volleyball club. The high interest of youth in volleyball training activities in the Tugu sub-district made the Karang Taruna Tugu subdistrict moved to establish a volleyball coaching club as a forum to channel the talent of the younger generation in the Tugu village as well as a place to learn for youth organizations in developing organizational skills in the field of sports. The lack of organizational experience in the field of sports, the lack of knowledge about volleyball club coaching programs, the recruitment process for administrators, coaches and athletes in particular is still not optimal, so that existing human resources may not appear dominant in the program, and the lack of knowledge about the administration needed in managing a volleyball club is an obstacle for Karang Taruna to establish a volleyball club. Based on these problems, the researchers felt that it was necessary to conduct counseling on the establishment of a volleyball club to the youth community members of the Tugu sub-district, Cimanggis subdistrict, Depok City, West Java. This service implementation method uses a mentoring method consisting of several stages, the first stage is the counseling preparation stage, the second stage is the counseling implementation stage, and the third stage is the follow-up counseling stage. This community service results in: volleyball club management structure, club member data, determination of the place/field to practice, and volleyball club training schedule. AbstrakPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan bagaimana mengorganisasikan dan mendirikan klub bola voli. Tingginya minat pemuda terhadap kegiatan Latihan bola voli di lingkungan kelurahan tugu membuat karang taruna kelurahan tugu tergerak untuk mendirikan klub pembinaan cabang olahraga bola voli sebagai wadah untuk menyalurkan bakat generasi muda di kelurahan tugu sekaligus sebagai ajang belajar karang taruna dalam mengembangkan kemampuan organisasi dibidang olahraga. Minimnya pengalaman berorganisasi dibidang olahraga, Minimnya pengetahuan mengenai program pembinaan klub bola voli, Proses rekrutmen pengurus, pelatih dan atlet khususnya yang masih belum maksimal, sehingga sumber daya manusia yang ada mungkin peran sertanya dalam program tidak terlihat dominan, dan Minimnya pengetahuan mengenai administrasi yang dibutuhkan dalam mengelola klub bola voli menjadi hambatan bagi Karang Taruna untuk mendirikan klub bola voli. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merasa perlu dilakukan penyuluhan pendirian klub bola voli pada warga karang taruna kelurahan Tugu, kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode pendampingan yang terdiri dari beberapa tahap, tahapan yang pertama adalah tahap persiapan penyuluhan, tahapan yang kedua adalah tahap pelaksanaan penyuluhan, dan yang ketiga adalah tahap tindak lanjut penyuluhan. Pengabdian masyarakat ini menghasilkan: Struktur kepengurusan Klub bolavoli, Data anggota klub, Penetapan tempat/lapangan untuk berlatih, dan Jadwal Latihan klub bolavoli.
WEBINAR SOSIALISASI PELATIHAN PROGRAM TRAMPOLINE (BASICS TRAMPOLINE, DOUBLE MINI DAN TUMBLING) SE-INDONESIA 2021 Chandra; Yansen H. Jutalo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.977 KB)

Abstract

Abstract The development of the times is so fast that science and technology cannot be separated from people's lives, almost all people rely on science and technology. Trampoline socialization is required for basics trampoline, double mini and tumbling. The implementation of Community Service is carried out with the socialization webinar method, namely providing training to the community in Indonesia, this activity is focused on the Persani Provincial Government, so that they know and understand the basic double mini and tumbling trampolines throughout Indonesia Abstrak Perkembangan zaman yang begitu pesat sehingga ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat, hampir semua masyarakat mengandalkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sosialisasi trampolin diperlukan untuk dasar trampolin, double mini dan tumbling. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode webinar sosialisasi yaitu memberikan pelatihan kepada masyarakat di Indonesia, kegiatan ini di fokuskan kepada Pemprov Persani, agar mereka mengetahui dan memahami basic double mini dan tumbling trampolin di seluruh Indonesia
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN HERBAL INSTAN DENGAN METODE KRISTALISASI BAGI MASYARAKAT INDONESIA DI TAIWAN Yetti Supriyati; Diana Vivanti; Sri Rahayu
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.175 KB)

Abstract

Abstract Good quality migrant workers mean higher competitiveness; hence, larger contributions to the state can be expected. One of skills that can be learned through simple technology is producing Indonesian beverage products. These products are made via crystallization of Indonesian rhizome herbs. Limited knowledge and skill of Indonesian migrants on the use of rhizome herbs and processing have been the main issue discussed. Training on producing instant herbal drinks using crystallization methods was proposed as the solution to the problem. The activity was conducted on October 17, 2021. Online training was given from Indonesia with video demonstrations continuing with offline practice of making instant herbal drinks. Offline mode was done in one of the kitchen restaurants with tight covid protocols. As many as 32 migrants were involved. The results show increased knowledge of migrants on herbal rhizomes which showed an increase of pretest mean score (75.62) compared to posttest mean score (98.85). Furthermore, all migrants showed the ability to produce the instant herbal drink product within 1 hour of practice. This can be concluded that the program successfully increased the knowledge and skill of Indonesian migrants in Taiwan in producing instant herbal drinks using crystallization methods. Abstrak Pekerja migran yang berkualitas berarti daya memiliki saing yang lebih tinggi; karenanya, dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada negara. Salah satu keterampilan yang dapat dipelajari melalui teknologi sederhana adalah menghasilkan produk minuman Indonesia. Produk-produk dibuat melalui kristalisasi rimpang herbal Indonesia. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan TKI tentang pemanfaatan dan pengolahan rimpang jamu menjadi isu utama yang dibahas. Pelatihan pembuatan minuman herbal instan dengan metode kristalisasi diusulkan sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2021. Pelatihan daring diberikan dari Indonesia dengan demonstrasi video dilanjutkan dengan praktik luring pembuatan minuman herbal instan. Mode luring dilakukan di salah satu dapur resto dengan protokol kesehatan yang ketat. Sebanyak 32 migran terlibat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan migran tentang rimpang jamu yang menunjukkan peningkatan skor rata-rata pretest (75,62) dibandingkan skor rata-rata posttest (98,85). Selanjutnya, semua peserta menunjukkan kemampuan untuk menghasilkan produk minuman herbal instan dalam waktu 1 jam praktik. Dapat disimpulkan bahwa program tersebut berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pekerja Migran Indonesia di Taiwan dalam memproduksi minuman herbal instan dengan metode kristalisasi.
USAHA BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN ANEKA KULINER JAGUNG DI KECAMATAN KUMPEH KABUPATEN MUARO JAMBI Edison; Dharia Renate
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.971 KB)

Abstract

Abstract: There have been various efforts made by corn farmers in improving their competitiveness and the ability to market their corn. It turns out that by turning their cultivated corn into corn culinary, the selling value of corn has improved, but in terms of technical processing, the target audience has not been able to work on corn-based culinary products. The corn processing method is relatively simple, because they are familiar with such tools as cauldrons, blenders and so on. The implementation of service is useful so that: (a) the target audience gains expertise on how to treat good harvests, (b) understands good corn culinary processing, (c) is skilled at making corn culinary. Likewise, service is intended to obtain benefits such as: (a) to improve post-harvest knowledge of corn in order to get the best product, (b) seek activities in the agro-industrial sector so that it can help get "value added", and (c) distribute science and technology that needs to be understood and used. The service activities will be divided into 4 components, namely counseling, field visits, practice and field consultation. The service was carried out in Mekar Sari Village, Kumpeh Jambi District in early 2021. Participants who took part in the service included corn farmers, PKK Corn Farmers Group women, Mekar Sari Village, Kumpeh District, Muaro Jambi Regency. Taking into account the situation and conditions such as the available place and time, the target audience who participated in the PPM was 50 participants. From the results of the activity, encouraging results were obtained, where the enthusiasm of participants in participating in the activity increased by 30%, there was an increase in understanding of the corn culinary processing process by 35%, and the desire to take part in further activities also increased. Abstrak: Sudah berbagai upaya dilakukan petani jagung dalam memperbaiki kemampuan saing serta kemampuan memasarkan jagung mereka. Ternyata dengan menjadikan jagung hasil budidaya mereka menjadi kuliner jagung, nilai jual jagung jadi membaik, tapi pada teknis pengolahannya khalayak sasaran belum mampu mengerjakan produk kuliner berbasis jagung. Metoda pengolahan jagung relatif sederhana, karena mereka telah mengenal alat tersebut seperti kuali, blender dan sebagainya. Pelaksanaan pengabdian berguna supaya: (a) khalayak sasaran mendapatkan keahlian mengenai cara perlakuan panen yang baik, (b) memahami cara pengolahan kuliner jagung yang baik, (c) terampil membuat kuliner jagung. Demikian pula pengabdian diperuntukan dalam mendapatkan kegunaan seperti: (a) untuk perbaikan pengetahuan pasca panen jagung dalam rangka mendapatkan produk terbaik, (b) mencari kegiatan disektor agroindustri jadi bisa membantu mendapatkan “value added”, serta (c) mendistribusikan IPTEKS yang perlu dipahami serta digunakan. Pada kegiatan pengabdian, akan dipilah jadi 4 komponen yakni penyuluhan, kunjungan lapang, praktek dan konsultasi lapang. Pengabdian dilakukan di Desa Mekar Sari Kecamatan Kumpeh Jambi awal Tahun 2021. Peserta yang mengikuti pengabdian seperti petani jagung, ibu-ibu PKK Kelompok Tani Jagung Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Dengan pertimbangan situasi dan kondisi seperti tempat serta waktu yang tersedia, khalayak sasaran yang berpartisipasi pada PPM berjumlah 50 peserta. Dari hasil kegiatan diperoleh hasil yang menggembirakan, dimana antusias peserta mengikuti kegiatan meningkat 30%, terjadi peningkatan pemahaman mengenai proses pengolahan kuliner jagung sebesar 35%, dan keinginan untuk mengikuti kegiatan lebih lanjut juga meningkat.
UPAYA MENGURANGI PENGANGGURAN MELALUI EKONOMI KREATIF Marito Ritonga
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.221 KB)

Abstract

Abstract The unemployment rate remains one of the hottest issues in the spotlight, especially in developing countries like Indonesia. This article seeks and tries to pay and analyze the efforts made to reduce the phenomenon of unemployment by the creative economy. This research is a library research, namely research conducted by investigating library and secondary materials in accordance with the research topic. The result of this literature review is that because the creative economy system provides added value for the industry itself and community or to human resource, the creative economy can be used as a solution to advance the benefit of society through the creation of new business areas. Abstrak Tingkat pengangguran tetap menjadi salah satu isu terpanas yang menajdi sorotan terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Artikel ini berupaya dan mencoba menggaji dan menganalisis upaya yang dilakukan untuk pengurangan fenomena pengangguran oleh ekonomi kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menyelidiki bahan-bahan kepustakaan dan sekunder yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil dari kajian literatur ini adalah karena sistem ekonomi kreatif memberikan nilai tambah atau value baik bagi industri itu sendiri maupun masyarakatnya, maka ekonomi kreatif dapat dijadikan sebagai solusi guna memajukan kemaslahatan masyarakat melalui penciptaan area bisnis baru.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BERGAS KIDUL MELALUI RINTISAN DESA WISATA EDUKATIF Cahyo Yuwono; Karsinah; Andin Vita Amalia; Amidi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.956 KB)

Abstract

Abstract The main purpose of community service activities in Bergas Kidul Village is an effort to empower the community to improve community skills and welfare through the Tourism Village pilot. The priority problem faced by partners is how to organize and maximize all the potential of Bergas Kidul Village to be developed into a tourist destination so that it can improve the community's economy. In particular, this activity develops social, economic, environmental, and community empowerment. So with the concept based on community empowerment, it is hoped that it can improve the welfare of the community sustainably and even be able to develop other potentials that exist in Bergas Kidul Village. So the approach method in the activity is the Community Participation-based Tourism Resource Management Model which is divided into three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation and monitoring stage. The results obtained are that the arrangement of tourist village infrastructure has been going well with supporting facilities such as gazebos, prayer rooms, children's swimming pools, and children's playgrounds. Various educational tour packages have been prepared including eco print batik and crafts from plastic waste, as well as collaboration between stakeholders to develop tourism in Bergas Kidul Village. Abstrak Tujuan utama kegiatan dari pengabdian di Desa Bergas Kidul adalah upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat melalui rintisan Desa Wisata. Masalah prioritas yang dihadapi mitra adalah bagaimana menata dan memaksimalkan semua potensi yang dimiliki Desa Bergas Kidul untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Secara khusus kegiatan ini mengembangkan sosial, ekonomi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Maka dengan konsep berbasis pada pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dan bahkan dapat mengembangkan potensi-potensi lain yang ada di Desa Bergas Kidul. Sehingga metode pendekatan dalam kegiatan adalah Model Pengelolaan Sumber Daya Pariwisata berbasis Partisipasi Masyarakat yang terbagi dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi dan monitoring. Hasil yang diperoleh adalah penataan sarana prasana desa wisata telah berjalan baik dengan adanya sarana pendukung seperti gazebo, mushola, kolam renang anak dan tempat bermain anak. Berbagai paket wisata edukatif telah disusun diantaranya batik ecoprin dan keranjang dari limbah plastik, serta telah terjalin kerjasama antar stakeholder untuk mengembangkan wisata di Desa Bergas Kidul.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SEGOROGUNUNG MELALUI PEMANFAATAN KOMODITAS LOKAL LABU SIAM (SECHIUM EDULE) SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL Salma A. Putri; Azzura N. Afrielia; Herlina Sari; Maharani D. Kiranawati; Ma’rifa Putri Ananda N. Lailya; Mutsaqqoful Fikri; Okky W. Wardana; Rizkia Fima N. Arnan; Sekar Melati P. Karwanto; Tianita P. Nuraini; Rysca Indreswari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.495 KB)

Abstract

Abstract Segorogunung Village has a lot of potential that can be developed, especially in agricultural sector. Almost 76% of total area is agricultural land. One of the potential horticultural commodities in Segorogunung is chayote. Chayote production almost reaches 4.8 tons per year. However, most people only sell it in fresh. Than, chayote leaves have not been used optimally, eventhough they contain compounds that are beneficial for health. It is necessary to process chayote leaves into product that is not only beneficial for health but also economic benefits. For this reason, the team carried out community service activities in partnership with the Mawar Farmer Women’s Group by utilizing chayote leaves as a functional drink to increase profit margins. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA). The stages of this activity consist of preparation, socialization, training, mentoring, production, digital platform creation, monitoring, and evaluation. The result of this program is a functional drink product made from chayote leaves produced in powder form. Besides being sold directly, this product is also marketed through the Shopee and Tokopedia marketplaces @seoju.segorogunung to expand market. The program is able to increase selling value of local chayote commodities so as to increase income generating of village. Abstrak Desa Segorogunung memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, khususnya dalam sektor pertanian. Hampir 76% dari total keseluruhan wilayahnya merupakan lahan pertanian. Salah satu potensi komoditas hortikultura yang ada di Desa Segorogunung yaitu labu siam. Produksi labu siam di sana hampir mencapai 4,8 ton tiap tahunnya. Namun, sebagian besar masyarakat hanya menjualnya dalam bentuk segar ke tengkulak. Selain itu, daun labu siam belum dimanfaatkan secara optimal, padahal didalamnya mengandung senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan. Perlu adanya pengolahan daun labu siam menjadi sebuah produk yang tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tetapi juga bermanfaat dari segi ekonomi. Untuk itu tim melaksanakan kegiatan pengabdian bermitra dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar dengan memanfaatkan daun labu siam sebagai minuman fungsional untuk meningkatkan margin keuntungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Participatory Rural Appraisal (PRA). Tahapan kegiatan ini terdiri dari persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, produksi, pembuatan platform digital, monitoring, dan evaluasi program. Hasil dari program ini berupa produk minuman fungsional berbahan dasar daun labu siam yang diproduksi dalam bentuk serbuk. Selain dijual secara langsung, produk ini juga dipasarkan melalui marketplace Shopee dan Tokopedia @seoju.segorogunung untuk memperluas pasar. Adanya program pemberdayaan ini mampu menambah nilai jual komoditas lokal labu siam sehingga meningkatkan income generating Desa Segorogunung.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA BERBASIS AGROENTERPRENEURSHIP: PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN MASYARAKAT PERKOTAAN DIMASA PANDEMI Ria Arafiyah; Alimuddin; Ridawati Sartono; Nurmasari Sartono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.116 KB)

Abstract

Abstract Family economic empowerment is one of the steps taken by the government to improve family welfare. The problem faced by almost all urban communities during the pandemic is meeting daily needs, especially those that can increase immunity and decrease income. Urban areas are synonymous with narrow yards. The use of yard land to overcome daily needs and increase the economy is a problem of community service activities carried out in Malaka Jaya Village. The KKN-PM (Kuliah Kerja Nyata terintegrasi Pengabdian Masyarakat) conducted by lecturers and students is implemented to overcome these problems. The implementation of the activity begins with providing briefing to students, then students carry out counseling activities, training and assistance in the use of yard land, processing cultivation products and online marketing. Abstrak Pemberdayaan ekonomi keluarga merupakan salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Permasalahan yang dihadapi hampir seluruh masyarkat perkotaan dimasa pandemi adalah pemutuhan kebutuhan harian terutama yang dapat meningkatkan imunitas dan menurunnya pendapatan. Wilayah perkotaan identik dengan lahan pekarangan yang sempit. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk mengatasi kebutuhan harian dan peningkatan ekonomi merupakan permasalahan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Malaka Jaya. Program KKN-PM (Kuliah Kerja Nyata terintegrasi Pengabdian Masyarakat) yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa UNJ dilaksanaan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan memberikan pembekalan kepada mahasiswa, kemudian mahasiswa melaksanakan kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam pemanfaatan lahan pekarangan, pengolahan hasil budidaya dan pemasaran online.
PROGRAM ECO-MASJID DENGAN BUDIDAYA KANGKUNG DARAT DI MASJID BAITUL IZZAH KECAMATAN PUJUD Nurdin; Zulkifli; Shalahuddin; Imam Suprayogi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.528 KB)

Abstract

Abstract The Great Mosque of Baitul Izzah which stands majestically in Pujud District stands on a land area of ​​approximately 80 x 75 m² with a building area of ​​30 x30 m². The area of ​​this mosque is next to the kelurahan complex and on the side of the Pujud – Dalu-dalu causeway. The potential development of the EcoMasjid at the Baitul Izzah Grand Mosque in Pujud District can be realized by cultivating leafy vegetables, in this case kale cultivation is very possible to do by utilizing the mosque's gharim, administrators, mosque youth and potential congregation groups. . The way to realize EcoMasjid is to provide facilities and infrastructure in the form of providing planting media, procurement of superior seeds and skilled workers in conducting counseling and assistance in cultivating kale so as to produce maximum business results. Management of the mosque yard through reforestation by planting vegetable crops has been realized by cultivating kale. This spinach cultivation shows a beautiful view as a learning tool for the congregation who wants to see firsthand the processing, planting, growing and harvesting processes in the field. The proceeds from the sale of kale cultivation can be used as basic capital for the continuation of kale cultivation for the next stage and can be used as additional mosque operational funds to meet the needs of the gharim. Spinach cultivation has proven to be the forerunner of the Eco-Mosque model of religious tourism in this mosque. Abstrak Masjid Besar Baitul Izzah yang berdiri megah di Kecamatan Pujud berdiri diatas tanah kira-kira 80 x 75 m² dengan luas bangunan dalam 30 x30 m². Kawasan masjid ini berada disamping komplek kecamatan dan dipinggir jalan lintas Pujud - Dalu-dalu. Pengembangan potensi EcoMasjid di Masjid Besar Baitul Izzah Kecamatan Pujud dapat diwujudkan dengan budidaya tanaman sayur-sayuran kelompok daun-daunan dalam hal ini budidaya kangkung sangat mungkin untuk dilakukan dengan memanfaatkan takmir masjid, pengurus, remaja masjid dan kelompok jemaah yang potensial. Metode dalam mewujudkan EcoMasjid adalah dengan menyediakan sarana dan parasarana berupa penyediaan media tanam, pengadaan bibit yang berkualitas dan tenaga terampil dalam melakukan penyuluhan dan pendampingan dalam pembudidayaan kangkung tersebut sehingga menghasilkan hasil usaha yang maksimal. Pengelolaan pekarangan Masjid melalui penghijauan dengan budidaya tanaman sayur-sayuran telah diwujudkan dengan budidaya kangkung. Budidaya kangkung ini memperlihatkan pemandangan yang indah sebagai sarana pembelajaran bagi jemaah yang ingin melihat proses pengolahan, penanaman, proses tumbuh maupun pemanenan secara langsung dilapangan. Penjualan hasil panen budidaya kangkung ini dapat digunakan sebagai modal dasar untuk kelanjutan budidaya kangkung untuk tahap selanjutnya dan dapat digunakan sebagai tambahan dana operasional masjid untuk memenuhi kebutuhan takmir/garim. Pembudidayaan kangkung terbukti sebagai Model Eco-Masjid cikal bakal objek wisata religi di Masjid ini