cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Pendas
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24427470     EISSN : 25794442     DOI : https://doi.org/10.31949/jcp
Core Subject : Education,
Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims to provide researchers with scholarly discourses, theories, research methods, and findings. Therefore, the journal accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education. It is also keen to help make connections among researchers. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) is intended to contribute to the field with academic research outcomes and disseminate knowledge about elementary education, including theories, quality of instruction, instructional planning, design, and technology from a disciplinary and/or interdisciplinary holistic approach, but it is not limited with these subjects. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims at: (1) Disseminating research findings, either in qualitative or quantitative inquiry; (2) Proposing new discussion directions and issues through literature reviews; (3) Emphasizing creative solutions to the existing problems and issues in the field; (4) Contributing to professional development by discussing research findings in a systematic way.
Articles 527 Documents
PENERAPAN PEMBUATAN PRESENSI SEKOLAH MENGGUNAKAN GOOGLE FORM BAGI GURU SEKOLAH DASAR Indri Puji Agustin
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Google form untuk membuat presensi dan bertujuan lebih lanjut agar guru bisa menggunakan Google form untuk membuat dan memberikan latihan soal atau evaluasi kepada siswa. Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan di beberapa daerah masih tertinggal mengenai penggunaan aplikasi, bahkan di sekolah yang sedang diteliti oleh peneliti saja masih ada beberapa guru yang belum mengenal dan belum bisa menggunakan aplikasi Google form. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, kemudian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Responden untuk penelitian ini adalah guru kelas SDN Kujang Nagreg. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan angket. Wawancara yang dilakukan kepada guru dan orang tua siswa. Terdiri dari 6 guru kelas. Pengisian angket diberikan kepada guru di sekolah tersebut untuk mengetahui apakah guru sekolah tersebut sudah bisa menggunakan Google form dengan baik. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi yang digunakan merupakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini setelah melakukan pendampingan sebanyak 12 pertemuan, menunjukan bahwa penerapan Google form dalam pembuatan presensi di SDN Kujang Nagreg ditinjau dari beberapa persepsi, penerapan Google form sudah membantu guru dari yang awalnya tidak bisa membuat presensi di Google form menjadi bisa, beberapa guru pun sudah ada yang menerapkan Google form ini untuk membuat latihan soal dan evaluasi. Beberapa kendala yang ditemui adalah kesulitan sinyal dan gawai yang kurang mendukung dalam membuat Google form ini. Penerapan Google form dalam siswa sendiri pun masih perlu pendampingan dari orang tua, bahkan ada beberapa orang tua yang masih kebingungan untuk mengisi. Namun sudah teratasi karena sudah diarahkan.
PARTISIPASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR PADA BLENDED LEARNING Adisti Rizma Wihartanti
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2130

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya partisipasi peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar pada masa blended learning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui partisipasi peserta didik saat menjalankan proses pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar pada masa blended learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus untuk mengetahui secara mendalam. Subjek dalam penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas IV – A SDN Jatiwarna III Kota Bekasi. Berdasarkan hasil pembahasan, tingkat partisipasi peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Inggris pada masa blended learning dilihat dari 3 aspek diantaranya partisipasi siswa dalam bertanya, partisipasi siswa dalam menjawab pertanyaan, dan partisipasi siswa dalam mengerjakan tugas. Partisipan menyadari bahwa berpartisipasi dalam proses pembelajaran merupakan hal yang penting dikarenakan hal tersebut merupakan kunci dari tercapainya tujuan pembelajaran. Hasil ditunjukan dari hasil wawancara yang diberikan kepada peserta didik bahwa peserta didik berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran meskipun belum sepenuhnya. Demikian dapat disimpulkan bahwa peserta didik aktif dalam berpartisipasi selama proses pembelajaran bahasa Inggris meskipun proses pembelajaran diadakan secara blended (daring dan tatap muka).
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VI SD NEGERI DAN SWASTA PADA MASA PANDEMI Firmansyah; irfan Irnandi; Purwati Purwati; Haryanto Haryanto
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2132

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika sangat penting dikuasai sejak dini khususnya pada jenjang sekolah dasar. Hasil observasi awal, Kemampuan pemecahan masalah di masa pandemi tergolong rendah dikarenankan pembelajaran selama masa pandemi dianggap sangat menyulitkan bagi siswa, guru dan orang tua siswa. Sehingga diperlukan data kemampuan pemecahan masalah siswa SD baik negeri maupun swasta agar pembealjaran matematika selama masa pandemic dapat dievaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VI SD Negeri dan Swasta Kabupaten Manokwari pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu siswa SD kelas VI kabupaten manokwari. Sampel penelitian terdiri dari 3 SD negeri dan 3 SD swasta. Tehnik pengumpulan data terdiri dari Tes tertulis, Wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif meliputi Uji perbedaan rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematika SD negeri dan swasta menggunakaan Uji t berbantuan SPSS. Hasil Penelitian a) Instrument Tes Kemampuan Pemecahan Masalah (TKPM) memperoleh rata-rata 3,78 dari validator. Rata-rata skor validasi lembar observasi karakter rasa ingin tahu berada pada kategori sangat baik. Sedangkan pedoman wawancara memperoleh rata-rata 3,67 dari validator. Rata-rata pedoman wawancara berada pada kategori sangat baik. Beradasarkan hasil validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua instrument penelitian yang akan digunakan valid. Berdasarkan analisis uji perbedaan rata-tata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SD Negeri dan SD Swasta diperoleh nilai signifikansi 0,014 < daripada 0,05 sehingga H0 ditolak Artinya kemampuan pemecahan maslaah siswa SD Negeri lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah siswa SD Swasta.
PENINGKATAN CREATIVE THINKING SKILLS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PEMBELAJARAN IPA SD SELAMA PANDEMI Monika Handayani
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2192

Abstract

Kebijakan Pertemuan Tatap Muka Terbatas yang diterapkan di beberapa instansi Pendidikan selama masa pandemi covid-19 menuntut sistem pembelajaran baru bagi para guru dan siswa termasuk di SD Negeri 02 Penolih. Penerapan Pertemuan Tatap Muka Terbatas di kelas V kurang berjalan dengan baik karena guru hanya menitikberatkan pada beberapa mata pelajaran yang dianggap penting. Pembelajaran yang diterapkan cenderung lebih teacher centered karena guru berfokus hanya pada penyampaian materi. Hal ini menyebabkan siswa lebih pasif dan kurang mampu memunculkan ide-ide baru dalam pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V di SD Negeri 02 Penolih dan bertujuan untuk meningkatkan creative thinking skills siswa melalui penggunaan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan tahapan plan, act, dan reflect. Instrumen yang digunakan lembar observasi creative thinking skills siswa, tes creative thinking skills siswa, lembar wawancara siswa, dan lembar observasi model Problem Based Learning pada guru. Hasil observasi creative thinking skills siswa menunjukkan peningkatan dari tahap pratindakan sebesar 20,83%, siklus I sebesar 50% dan di siklus II mencapai 72,92%. Hasil wawancara diketahui bahwa siswa lebih terbuka terhadap ide-ide baru selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning mampu meningkatkan creative thinking skills siswa pada pembelajaran IPA dengan sistem Pertemuan Tatap Muka Terbatas.
STRATEGI PENGEMBANGAN SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Ani Siti Anisah; Sapriya Sapriya; Kama Abdul Hakam; Erna Wulan Syaodih
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian tiga orang guru, dan 80 orang peserta didik kelas V SDIT Atikah Musaddad Kabupaten Garut. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan cara teknik Triangulasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis strategi pengembangan sikap sosial peserta didik, perencanaan pengembangan sikap sosial dilakukan melalui beberapa tahap, pertama tahap perencanaan, diawali dengan penyusunan RPP, menentukan indicator dan tujuan pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran; kedua tahap pelaksanaan, melaksanakan pengembangan sikap melalui nasihat-nasihat pada awal pembelajaran (apersepsi), kegiatan inti, dan penutup pembelajaran dengan pembiasaan, dan keteladanan yang diintegrasikan dalam proses pembelajaran tematik melalui pendekatan scientific melalui tahap mengamati, menanya, mengumpulkan, informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan; dan ketiga tahap penilaian, dilakukan melalui proses pengamatan dengan menggunakan lembar observasi. Proses pelaksanaan pengembangan sikap sosial secara tidak langsung terintegrasi dalam proses pembelajaran, karena pengembangan kompetensi inti (sikap spiritual dan sosial) merupakan pengikat kompetensi dasar yang dilakukan secara indirect teaching pada saat peserta didik belajar tentang pengetahuan dan keterampilan.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPENDAPAT DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU Suci Al Muhayani; Fatmariza Fatmariza
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2201

Abstract

Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kreativitas berpendapat dan hasil belajar dalam pembelajaran tematik terpadu yang dilatarbelakangi berdasarkan hasil observasi awal penelitian. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan suatu pencapaian kreativitas berpendapat serta prestasi belajar siswa dalam pembelajaran tematik terpadu berdasarkan model Problem Based Learning. penelitian yang dilaksanakan ialah penelitian tindakan kelas berdasarkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tahapan penelitian didahului dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan serta perefleksian. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan datanya ialah berupa hasil pengamatan, catatan lapangan, wawancara serta hasil tes. Penelitiannya dilakukan pada Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022. Subjek penelitian ialah teman sejawat di SDN 06 Kampung Baru Padusunan selaku observer, peneliti dan peserta didik kelas V berjumlah 21 orang yang terdiri dari 14 orang peserta didik laki-laki dan 7 orang peserta didik perempuan. Hasil penelitian tahap I dalam RPP rata-rata 79,16% (cukup), meningkat dalam tahap II menjadi 84,72% (baik) dan meningkat lagi dalam tahap III menjadi 91,67% (sangat baik). Pelaksanaan tahap I dalam kreativitas berpendapat siswa rata-ratanya 75% (sering), meningkat dalam tahap II menjadi 85% (selalu) dan meningkat lagi dalam tahap III menjadi 90% (selalu). Hasil belajar peserta didik dalam tahap I rata-ratanya 73,51 (cukup), meningkat dal tahap II menjadi 81,80 (baik) dan meningkat lagi dalam tahap III menjadi 85,36 (baik). Maka dari itu, dapat ditarik kesimpulannya bahwasanya model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan kreativitas berpendapat serta hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu di kelas V Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INDIGO SI RIKAL BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Suryaman Suryaman; Yayuk Ratna Indah Sari
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2231

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran yang sebagian besar materi yang ditransformasikan melalui buku pegangan siswa membuat sebagian siswa merasa jenuh terhadap kegiatan pembelajaran serta media pembelajaran yang belum mengintegrasikan konten kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media infografis digital yang mengintegrasikan potensi kearifan lokal Malang untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (RnD) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media INDIGO SI RIKAL (Infografis Digital Go Smart Berbasis Potensi Kearifan Lokal Malang). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pringgodani 03 yang berjumlah 22 siswa. Teknik dan instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket, tes, unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media INDIGO SI RIKAL layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli media sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, validasi ahli materi sebesar 98% dengan kriteria sangat layak, respon guru sebesar 96% dengan kriteria sangat layak, respon siswa kelompok kecil dan kelompok besar mendapat presentase sebesar 96% dan 92% dengan kriteria sangat layak. Media INDIGO SI RIKAL dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan postest. Persentase peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perhitungan klasikal pada kelompok kecil sebesar 71%, pada kelompok besar sebesar 70%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media INDIGO SI RIKAL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Media pembelajaran ini diharapkan mampu mengakomodir media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan konten kearifan lokal malang sehingga menambah kaya sumber materi pembelajarna bagi siswa.
PERILAKU KOMUNIKASI DAN MOTIVASI KERJA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Mohammad Ali Syamsudin Amin
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2256

Abstract

Sebagai seorang manager, kepala sekolah memiliki peran yang sangat vital demi keberlangsungan organisasi yang dipimpinnnya terutama kinerja guru dan tenaga kependidikan agar prestasi siswa dapat meningkat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya komunikasi kepala sekolah dalam mengelola dan memotivasi guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan prestasi kerjanya. Komunikasi antara kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan dapat berupa pemberian instruksi, penyampaian informasi atau berita, penyampaian nasehat, dan penilaian kinerja mereka. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan membaca sejumlah besar literatur (jurnal nasional terakreditasi) yang relevan dan dipilih berdasarkan pencarian kata kunci tekait perilaku komunikasi dan motivasi kerja. Berdasarkan hasil penelitian, perilaku komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dapat dikatakan efektif apabila berfungsi sebagai berikut: 1) komunikasi sebagai petunjuk untuk meningkatkan kinerja guru (instruktif); 2) komunikasi sebagai informasi untuk meningkatkan kinerja guru (informatif); 3) komunikasi sebagai saran untuk meningkatkan kinerja guru (mempengaruhi); dan 4) komunikasi sebagai evaluasi untuk meningkatkan kinerja guru (evaluatif). Temuan penelitian ini dapat direkomendasikan kepada kepala sekolah, pengawas, dan pemangku kepentingan pendidikan agar terus menerus membudayakan perilaku komunikasi yang baik dalam upaya meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan. Kesimpulan dalam studi ini adalah perilaku komunikasi kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru dan tenaga kependidikan di sekolah dasar menjadi salah satu faktor penentu pencapaian prestasi tersebut.
ALTERNATIF MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWA SEKOLAH DASAR: PENDEKATAN BERMAIN Davi Sofyan; Riza Sukam Fauzi; Udi Sahudi; Endi Rustandi; Ali Priyono; Indrayogi Indrayogi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2260

Abstract

Kemampuan fundamental motorik siswa sekolah dasar yang masih rendah menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Kemampuan motorik dasar berdampak pada adaptasi penguasaan skill pada setiap tugas gerak dalam cabang olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pendekatan bermain mempengaruhi kemampuan motorik dasar siswa sekolah dasar. Penelitian eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Waktu penelitian selama 1 bulan terhitung mulai tanggal 8 Februari 2020 sampai dengan 8 Maret 2020 di SDN Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. 30 siswa sekolah dasar antara usia 10 dan 11 digunakan sebagai subyek penelitian. Untuk mengetahui perbedaannya, parameter kemampuan motorik seperti lari 25 meter, melempar dan menangkap bola bisbol selama 20 detik, berdiri dengan satu kaki selama 20 detik, dan melompat dengan satu kaki diukur sebelum dan sesudah penelitian. Fundamental Movement Assessment Test (FMAT) digunakan sebagai instrumen penelitian dalam penelitian ini. Uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t sampel berpasangan digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bermain berpengaruh signifikan terhadap keterampilan motorik dasar pada siswa sekolah dasar. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji kompatibilitas pendekatan bermain untuk anak-anak dengan berbagai kemampuan. Pendekatan bermain memiliki unsur kesenangan yang menciptakan suasana yang membuat siswa antusias dan aktif dalam belajar, sehingga terjadi peningkatan pembelajaran keterampilan gerak dasar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TEMA 3 SUBTEMA 2 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING SISWA KELAS IV Syahdan Nugroho Widya Iswara; Wahyudi; Dani Kusuma
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2268

Abstract

Capaian hasil belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPA sangat rendah, yang ditunjukkan dengan banyaknya siswa yang belum mampu mencapai batas minimal (KKM). Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang belum mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran problem-based learning siswa kelas IV SDN 6 Sindurejo semester I Tahun 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah odel spiral dari Kemmis, S dan Mc Taggart, R dengan menggunakan 2 siklus masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yakni (1) Perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan dan pengamatan dan (3) refleksi. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV SDN 6 Sindurejo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 22 siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes (tes formatif) dan non tes (observasi). Adapun Instrumen penelitian menggunakan butir-butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif komparatif yaitu perbandingan antar siklus menggunakan persentase ketuntasan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 6 Sindurejo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan dengan materi Keragaman Lingkungan Hidup setelah menggunakan model Problem Based Learning. hal ini nampak pada perbandingan ketuntasan hasil belajar siswa pada kondisi pra-siklus sebesar 31,82%, pada siklus I meningkat menjadi 63,64% dan pada siklus II meningkat menjadi 90,90% dengan Kriteria Ketuntasan (KKM=75). Hasil penelitian ini disarankan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di SD terutama dalam menggunakan model Problem Based Learning.