cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Pendas
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24427470     EISSN : 25794442     DOI : https://doi.org/10.31949/jcp
Core Subject : Education,
Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims to provide researchers with scholarly discourses, theories, research methods, and findings. Therefore, the journal accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education. It is also keen to help make connections among researchers. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) is intended to contribute to the field with academic research outcomes and disseminate knowledge about elementary education, including theories, quality of instruction, instructional planning, design, and technology from a disciplinary and/or interdisciplinary holistic approach, but it is not limited with these subjects. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims at: (1) Disseminating research findings, either in qualitative or quantitative inquiry; (2) Proposing new discussion directions and issues through literature reviews; (3) Emphasizing creative solutions to the existing problems and issues in the field; (4) Contributing to professional development by discussing research findings in a systematic way.
Articles 527 Documents
PENDIDIKAN KARAKTER NILAI DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Dike Rosita; Astri Sutisnawati; Din Azwar Uswatun
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2274

Abstract

Penanaman nilai-nilai karakter menjadi tuntutan yang harus dipersiapkan guru dalam proses pembelajaran. Namun, penguatan nilai karakter nampaknya belum menjadi bagian yang terintegrasi selama pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis muatan nilai karakter khusunya pada nilai disiplin dan tanggung jawab dalam pembelajaran tematik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Sedangkan subyek yang digunakan yaitu guru kelas III dan siswa kelas III SDN Cihaur Sagaranten. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar wawancara dan angket. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis data deskriptif yaitu reduksi data, analisis data dan interpretasi data. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pada aspek nilai disiplin dikategorikan cukup baik terutama pada indikator mematuhi peraturan sekolah. Sedangkan dalam aspek tanggung jawab dapat dikategorikan sangat baik. Pendidikan karakter nilai disiplin dan tanggung jawab sangat penting diterapkan selam proses pembelajaran karena hal tersebut berimbas pada perilaku siswa di dalam dan di luar kelas.
PENGARUH METODE EKSPERIMEN BERBANTUAN MEDIA KIT IPA TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN KARAKTER RASA INGIN TAHU SISWA SEKOLAH DASAR Siti Restu Fauziah; Astri Sutisnawati; Irna Khaleda Nurmeta; Ai Hilma
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2283

Abstract

Kemampuan literasi sains harus ditunjang oleh rasa ingin tahu siswa terhadap materi pembelajaran IPA di sekolah dasar. Mengkonstruksi rasa ingin tahu yang sempat terhambat oleh pandemi Covid yang dimulai sekitar tahun 2020 menjadi tantangan bagi seorang guru. Penelitian ini bertujuan mengetahuai pengaruh media KIT IPA terhadap kemampuan literasi sains dan karakter rasa ingin tahu siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Subjek penelitian kelas III SD Negeri 3 Sagaranten dengan 16 siswa di kelas eksperimen dan 15 siswa di kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesnioner untuk mengukur rasa ingin tahu siswa dan soal evaluasi untuk mengukur kemampuan literasi sains. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan soal tes kemampuan literasi sains. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif untuk mengukur rasa ingin tahu siswa dan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian ini terkait kemampuan literasi sains siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains pada materi perubahan energi pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, rasa ingin tahu siswa menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dengan kategori kemampuan sudah terbiasa, sedangkan di kelas control dengan kemampuan mulai berkembang. Dengan demikian, Media KIT IPA memiliki pengaruh terhadap kemampuan literasi sains dan rasa ingin tahu siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK BERBASIS BLENDED LEARNING TEMATIK TERPADU DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Tri Susilawati; Rusdinal
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2285

Abstract

Di masa ini pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran masih kurang maksimal yang dimana guru masih kurang menerapkan teknologi dalam pembelajaran, salah satunya penggunaan media pembelajaran, guru cenderung hanya menggunakan media gambar yang terdapat dalam buku siswa, sehingga akan menyebabkan pembelajaran menjadi kurang maksimal, dan siswa akan merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran e-book berbasis blended learning tematik terpadu untuk siswa kelas 4 SD dengan metode R&D menggunakan model ADDIE. Tahap Analyze mengungkapkan permasalahan dasar pada pengembangan e-book. Tahap Design membuat desain draf untuk e-book. Tahap Develop, penilaian e-book dilakukan oleh pakar, dengan aspek materi memperoleh skor 91% dengan kategori sangat valid, aspek media memperoleh skor 90% dalam kategori sangat valid, dan aspek bahasa memperoleh skor 97% dengan kategori sangat valid. Tahap Implementation dilakukan uji praktikalitas dan uji efektifitas. Uji praktikalitas oleh guru memperoleh skor 95% kategori sangat praktis, dan hasil uji praktikalitas siswa memperoleh skor 99,5% kategori sangat praktis. Uji efektifitas dilakukan dalam hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan pada Sekolah Dasar Negeri 05 Padang Pasir dan Sekolah Dasar Negeri Percobaan Kota Padang memperoleh skor 82,89 dan 85,86 dengan predikat Baik. aspek keterampilan memperoleh nilai 3,72 dan 3,63 dengan perolehan predikat Amat Baik, dan aspek sikap memperoleh nilai 88 dan 82 dengan predikat Baik. Tahap Evaluation, dilakukan dengan analisis yang dilakukan dan menilai saran dan kontribusi pakar selama tahap validasi e-book yang dikembangkan. Dari penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa e-book berbasis pembelajaran tematik terpadu kelas 4 valid, praktis dan efektif untuk digunakan di kelas 4 SD.
PENGEMBANGAN METODE ROLEPLAY MELALUI FRAMEWORK MERDEKA BELAJAR SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Zam Zam Jamaludin; Alfi Fahimiah; Dea Silviani; Nisna Nursarofah; Pidi Mohamad Setiadi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena siswa kurang memiliki kemandirian dalam belajar akibat pembelajaran daring saat pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan metode roleplay melalui Framework Merdeka Belajar sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar. Penelitian ini dilakukan dengan model pengembangan Reeves yaitu: 1) identifikasi dan analisis masalah oleh peneliti dan praktisi secara kolaboratif; 2) mengembangkan solusi yang didasarkan pada patokan teori, design principle, yang ada dan inovasi teknologi; 3) melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki solusi secara praktis; 4) refleksi untuk menghasilkan design principle serta meningkatkan implementasi dari solusi secara praktisi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini yaitu 2 guru dan 23 siswa kelas III SDN Songgokerto 03, Kota Batu. Simpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa metode roleplay melalui framework Merdeka Belajar yang telah dikembangkan valid, praktis, dan dapat digunakan serta mendapatkan respon positif dari guru yang menyatakan pembelajaran dengan mengembangkan metode roleplay melalui framework Merdeka Belajar dapat dipahami oleh siswa serta diterapkan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar.
DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP PERUBAHAN KEPRIBADIAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR Rahman Wahid; Yusuf Tri Herlambang; Ani Hendrayani; Sigit Vebrianto Susilo
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang dampak keluarga broken home terhadap perubahan kepribadian anak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kajian pustaka. Hasil penelitian yang ditemukan antara lain menjelaskan bahwa pada dasarnya keluarga memiliki peranan yang besar dalam membina dan mengembangkan potensi anak. Akan tetapi, ketika keluarga tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya terutama pada keluarga broken home, hal tersebut akan berdampak pada anak. Terdapat beberapa dampak yang akan dialami oleh anak ketika berada pada situasi broken home antara lain adalah, (1) rentan terhadap gangguan psikis; (2) membenci orang tua; (3) mudah terpapar pengaruh buruk lingkungan; (4) memandang hidup tidak lagi berarti; (5) tidak mudah bergaul; dan (6) mengalami permasalahan moral.
MEDIA POP-UP BOOK BERBASIS WAYANG SUKURAGA: DIMENSI ANEKA GLOBAL DALAM KURIKULUM PROTOTIPE DI SEKOLAH DASAR Indah Putri Putri; Iis Nurasiah; Astri Sutisnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2417

Abstract

Keterbatasan penggunaan media pembelajaran serta tidak maksimalnya peran guru dalam pengembangan media pembelajaran yang dibutuhkan pada mata pelajaran IPS, menjadikan beberapa materi disalurkan hanya melalui buku pegangan (tematik) yang dimiliki siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengetahui kevalidan dan kepraktisan media Pop-Up Book berbasis wayang sukuraga di Sekolah Dasar pada pelajaran IPS kelas IV khususnya pada materi Keragaman Budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D (Research And Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media Pop-Up Book berbasis wayang sukuraga. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri kecamatan Sagaranten kabupaten Sukabumi yang berjumlah 25 siswa. Teknik dan instrumen yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Analisis data yang digunakan ada dua yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop-Up Book layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli media sebesar 81% dengan kriteria sangat valid/ layak, validasi ahli materi sebesar 82% dengan kriteria sangat valid/layak. Respon guru sebesar 87,5% dengan kriteria sangat praktis/ layak dan respon siswa sebesar 83% dengan kriteria sangat praktis/ layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pop-up book valid dan praktis digunakan guru dalam menyampaikan materi pelajaran dan membantu siswa dalam memahami materi pada pelajaran IPS materi Keragaman Budaya Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Nida Winarti; Luthfi Hamdani Maula; Arsyi Rizqia Amalia; N. Liany Ariesta Pratiwi; Nandang
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2419

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran yang cenderung monoton tanpa memperhatikan partisipasi aktif siswa menjadi salah satu penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskirpsikan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran project based learning serta mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis menggunakan model pembelajaran project based learning. Metode penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian model Kurt Lewin yang dilakukan sebanyak dua siklus. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.  Partisipan kelas III SD Negeri Rambay yang berjumlah 8 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan tes. Alat pengumpul data menggunakan lembar wawancara, lembar observasi serta soal tes tertulis.Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas guru dan siswa selama dilakukan penelitian. Hal tersebut sejalan dengan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis yang mengalami peningkatan setelah diterapkan pembelajaran project based learning. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
PENGARUH MODEL ARIAS TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Khaidir Fadil; Amran Amran; Noor Isna Alfaien
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2422

Abstract

Penerapan model ARIAS untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan yang dilatarbelakangi berdasarkan hasil observasi awal penelitian dimana masih terdapat banyak kesulitan belajar yang dialami siswa sehingga berdampak dengan menurunnya hasil belajar.  Penelitian ini bertujuan guna memperoleh informasi mengenai pengaruh model ARIAS bagi hasil belajar murid kelas IV Pendidikan Kewarganegaraan MIS Miftahul Athfal pada materi Globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan kontrol group pretest-posttest design Partisipan dalam riset ini ialah 60 siswa MIS Miftahul Athfal Athfal kelas IV, dengan kelas IVB sebagai kelas eksperimen untuk pembelajaran dengan model ARIAS dan kelas IVA sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIAS berpengaruh terhadap hasil belajar murid MIS Miftahul Athfal pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam materi globalisasi dengan hasil pretest yaitu ialah 74,00 dengan skor rata-rata posttest adalah 86,00. Artinya nilainya ada peningkatan menjadi 12.00. sedangkan Nilai pre-tes rata-rata di kelas kontrol adalah 66,00 dan rata-rata posttest adalah 71,00. Artinya, nilainya meningkat menjadi 6,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwasanya yakni model ARIAS memiliki pengaruh yang cukup besar bagi hasil belajar murid pada mata pelajaran PKn kelas IV MIS anak Miftahul Athfal di Kecamatan Kemang sebagai kelas eksperimen setelah perlakuan dengan memakai model ARIAS.
MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI INSTRUKSI PADA SISWA SD DALAM PEMBELAJARAN DARING Robet Kristian Lase; Wiyun Philipus Tangkin
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2426

Abstract

Pemahaman siswa akan instruksi menjadi salah satu bagian inti dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun, pada kenyataannya, pembentukan pemahaman siswa akan instruksi memiliki beberapa masalah yang sering ditemukan di dalam kelas. Karena itu, dibutuhkan sebuah model pembelajaran yang mampu menolong siswa untuk meningkatkan kemampuannya dalam memahami instruksi yang diberikan. Oleh alasan tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran langsung di dalam kelas sebagai upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami instruksi pembelajaran. Model ini cocok digunakan karena model pembelajaran langsung adalah salah satu model pembelajaran yang bersifat prosedural dan deklaratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan cara penerapan model pembelajaran langsung dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami instruksi yang diberikan pada pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa model pembelajaran langsung mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami instruksi, apabila pembelajaran dilakukan secara terstruktur, adanya komunikasi yang baik antara guru dengan siswa, serta berorientasi kepada siswa. Pada pembelajaran daring, penggunaan teknologi sangat penting dalam mengembangkan model pembelajaran langsung. Karena itu, sangat diharapkan guru dapat memaksimalkan penggunaan teknologi saat menerapkan model pembelajaran langsung pada pembelajaran daring.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP GERAK SENAM JUMSIHAT Indrayogi; Maya Nurhayati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa serta meningkatkan hasil pemahaman konsep gerak senam Jumsihat dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu peneliti berkolaborasi dengan guru serta siswa kelas V SDN Banjaransari I dengan sampel sejumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrument penelitian berupa lembar observasi untuk mengetahui aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa, sedangkan lembar tes digunakan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep gerak jumsihat. Hasil analisis data menunjukan aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata 19 (cukup), siklus II menjadi 24 (baik). Selanjutnya data hasil belajar siswa siklus I dianalisis berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal dan diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal yaitu 80,56% yang termasuk kedalam kriteria belum tuntas dan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 90,67% dan termasuk dalam kriteria tuntas. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan pemahaman konsep dan gerak senam Jumsihat. Implikasi dan rekomendasi hasil penelitian ini untuk guru yaitu harus mempersiapkan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan, kondisi siswa dan sarana prasarana yang ada, juga harus bisa menyesuaikan dengan kondisi pandemi yang masih ada saat ini, dengan model inquiry ini guru memudahkan dan memberikan kelancaran dalam kegiatan belajar mengajar.