cover
Contact Name
Wahyu Tri Astuti
Contact Email
astuti.wahyutri@yahoo.co.id
Phone
+6285292885982
Journal Mail Official
jurnalkaryabhakti@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani Gg.Barito II Km.1 Sidotopo, Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti
ISSN : 24771414     EISSN : 27160785     DOI : https://doi.org/10.56186/jkkb
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti (JKKB) is an open access journal that publishes research results for educators and researchers in nursing studies. JKKB invites researchers to contribute ideas on the main scope of Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Emergency Nursing, Nursing Management, Psychiatric Nursing, Community Nursing, and Holistic Nursing.
Articles 153 Documents
GENDER-RELATED DIFFERENCE IN JOINT HYPERMOBILITY AMONG SCHOOL-AGED CHILDREN: A DESCRIPTIVE STUDY Sudaryanto, Wahyu Tri; Ayuningrum, Ika Yuli; Putri, Dylla Ramadhani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.108

Abstract

Joint hypermobility is common among school-aged children and it may progressively lead to joint pain and developmental delay. Identifying joint hypermobility in school-aged children would facilitate the monitoring of early changes and planning for early rehabilitative intervention. This study aimed to describe gender-related difference in joint hypermobility among school-aged children. A descriptive study was conducted in an elementary school in Surakarta, Central Java, Indonesia. The study subjects were 261 students aged 6 to 12 years selected randomly. The study variables were gender and joint hypermobility. Beighton scale was used to assess joint hypermobility score. Gender-related difference in joint hypermobility among school-aged children was tested using t-test. The results of ≥4 points on Beighton scale was observed in 157 of 261 school-aged children (60.2%). Mean of Beighton score in female children (Mean= 3.87; SD= 0.19) was higher than male chidren (Mean= 4.15; SD= 1.82), but it was statistically non-significant (p= 0.256). It can conclude that there is no difference between gender in joint hypermobility among school-aged children. The need for joint hypermobility screening tests in elementary school children is highlighted.
LITERATURE REVIEW : PEMBERIAN TABLET FE TERHADAP ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Wahyu Tri Astuti; Lis Nurhayati; Riski Saputro
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.109

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan kondisi dimana kadar Hb <12 g/dl terutama pada remaja putri. Anemia pada remaja putri disebabkan oleh siklus menstruasi tidak normal (2x sebulan) dan status gizi pada remaja putri. Remaja membutuhkan lebih banyak zat besi terutama pada wanita, karena setiap bulannya mengalami haid yang berdampak kuangnya asupan zat besi dalam darah sebagai pemicu anemia. Pemberian tablet Fe adalah salah satu cara alternatif untuk menanggulangi anemia. Tablet Fe bisa dikonsumsi pada malam hari menjelang tidur, hal ini dapat mencegah timbulnya rasa mual yang dikeluhkan sebagian remaja putri setelah konsumsi tablet Fe. Tablet Fe baik diminum dengan air putih dan menghindarkan minum tablet Fe bersamaan dengan kopi dan teh yang mengandung tanin dan kafein yang dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Tujuan: penelitian ini betujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian tablet Fe terhadap anemia pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan studi literaur pada hasil-hasil penelitian sebelumnya yang membahas tentang pemberian tablet Fe terhadap anemia pada remaja putri. Sampel yag diambil secara random sampling sejumlah 3 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Tablet Fe efektif diberikan pada remaja putri dengan karakteristik usia 14-20 tahun dan tablet Fe diberikan dengan dosis 200 mg besi elemental dan 0,25 mg asam folat, dalam satu minggu diberikan satu tablet selama tiga minggu dan diminum pada malam hari dengan air putih. Simpulan: pemberian tablet Fe efektif untuk mengatasi anemia pada remaja putri. Kata kunci : Anemia remaja putri, Kadar Hb, Tablet Fe.
LITERATURE REVIEW : SENAM HAMIL TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III Evy Tri Susanti; Nurul Widadti
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.110

Abstract

Latar belakang: Kualitas tidur menurun banyak dialami oleh ibu hamil trimester III yang disebabkan oleh gangguan kaki kram, nyeri punggung, sering buang air kecil di malam hari, dan semakin mendekati waktu persalinan sehingga merasa cemas. Gangguan saat tidur menyebabkan pasokan oksigen ke tubuh ibu berhenti sejenak, maka janin akan bereaksi dengan menurunkan ritme jantung dan asidosis yang dapat membahayakan janin. Kualitas tidur yang buruk dapat diatasi dengan melakukan senam hamil menyebabkan peredaran darah lancar sehingga membuat ibu hamil menjadi rileks, pasokan oksigen bertambah sehingga kualitas tidur menjadi baik. Tujuan: Mengetahui efektifitas senam hamil terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III. Metode: Artikel ilmiah ini menggunakan metode eksploratif dengan pendekatan dan design literature riview yang dilakukan dari tanggal 15 Maret sampai 30 Juni 2022 dengan mengambil sumber dari Google Scholar yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria diantaranya jurnal nasional bahasa Indonesia, terbit 5 tahun terakhir, bukan merupakan jurnal asuhan keperawatan, jurnal yang dapat diakses secara full text. Hasil: Terdapat 2.550 yang diidentifikasikan dan dipublikasikan dari tahun 2018-2022 selanjutnya dipilih 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari ketiga jurnal menunjukan senam hamil dapat meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III dari kualitas tidur buruk (84,6%) menjadi baik (61,5%). Simpulan: Senam hamil efektif untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Kata kunci: Ibu Hamil Trimester III, Kualitas Tidur, Senam Hamil
PEMBERIAN SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI Emah Marhamah; Apsari Rahani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.111

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah meningkat, sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Mekanisme kerja slow stroke back massage terhadap tekanan darah menstimulasi saraf-saraf di superfisial di kulit yang kemudian diteruskan ke otak bagian hipotalamus. Sistem saraf desenden melepaskan opiate endogen, seperti endofrin. Pengeluaran endorphin mengakibatkan meningkatnya kadar endorphin dalam tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemberian terapi slow stroke back massage yang efektif menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Metode: penelitian ini merupakan deskriptif eksploratif dengan pendekatan studi literatur pada hasil-hasil penelitian sebelumnya yang membahas tentang pemberian slow stroke back massage terhadap tekanan darah pada hipertensi. Sampel penelitian diambil secara random sampling sebanyak 3 jurnal. Hasil: Pemberian slow stroke back massage untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi sebaiknya dilakukan 10 kali selama 1 menit 40 detik, dilakukan rutin selama 3 minggu yang terbagi menjadi 12 pertemuan. Simpulan: Pemberian slow stroke back massage efektif untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Kata kunci: hipertensi, slow stroke back massage, tekanan darah
LITERATURE REVIEW : DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA Syamsudin Syamsudin; Evy Tri Susanti; Ida Royani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.112

Abstract

Latar Belakang : Depresi pada lansia merupakan gangguan mental pada lansia yang disebabkan oleh ketidakmampuan menyesuaikan diri terhadap penurunan kemampuan fisik, psikologis yang sering dimanfestasikan dalam bentuk perasaan sedih berlebihan, gangguan tidur, dan kecemasan yang berdampak pada kemunduran sosial bahkan sering mendorong perilaku bunuh diri. Upaya untuk menurunkan tingkat depresi adalah adanya support system diantaranya berupa dukungan dari keluarga. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dukungan keluarga yang efektif menurunkan tingkat depresi pada lansia. Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan penelitian literature review pada hasil–hasil penelitian terdahulu tentang dukungan keluarga terhadap depresi pada lansia. Sampel penelitian sebanyak 3 jurnal penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil : Terdapat 2.700 jurnal yang dipublikasikan tahun 2018-2019. Populasi yang efektif diberikan dukungan keluarga adalah lansia berusia 60 tahun atau lebih dan bentuk dukungan keluarga yang utama adalah dukungan emosional berupa empati, simpati dan kasih sayang. Simpulan : Dukunga keluarga yang efektif menurunkan depresi pada lansia adalah dukungan emosional. Kata kunci : depresi, dukungan keluarga, lansia.
TINGKAT STRESS DENGAN PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Is Susilaningsih; Alfi Ziyadatul Farikhah
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.113

Abstract

Latar Belakang : Menstruasi merupakan proses alamiah bagi wanita dimana terjadi deskuamasi atau luruhnya endometrium yang keluar melalui vagina berupa perdarahan. Panjang siklus menstruasi normal berkisar antara 28-35 hari. Jika siklusnya <28 hari atau >35 hari termasuk siklus menstruasi yang tidak normal. Perubahan siklus menstruasi dapat disebabkan oleh perubahan hormonal akibat stres yang dialami remaja putri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat stress yang menyebabkan perubahan siklus menstruasi pada remaja putri. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan literature review hasil penelitian tentang hubungan tingkat stress dengan perubahan siklus menstruasi pada remaja putri. Sampel penelitian adalah 3 jurnal yang dipilih melalui teknik purpovise sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil : Populasi yang rentan mengalami stress sehingga mengalami perubahan menstruasi adalah remaja putri usia 16-19 tahun. Hasil penelitian menyatakan 2 penelitian tentang remaja putri mengalami stress ringan hingga berat dengan siklus menstruasi tidak teratur, dan 1 penelitian menyatakan tidak terdapat hubungan antara tingkat stress dengan perubahan siklus menstruasi dengan nilai p value = 0,085. Stressor yang memicu terjadinya stress yaitu masalah pelajaran sekolah, teman dekat/pacar, hubungan dengan orang tua, persaingan saudara. Kesimpulan : Stress ringan hingga stress berat cenderung mempengaruhi perubahan siklus menstruasi pada remaja putri. Kata kunci : Perubahan siklus menstruasi, tingkat stres.
LITERATURE REVIEW : PEMBERIAN MADU KALIANDRA PADA LUKA DIABETES MELLITUS Rusminah Rusminah; Endah Dwi Andriani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.114

Abstract

Latar belakang : Luka diabetik adalah luka yang terjadi karena adanya kelainan pada saraf, pembuluh darah dan kemudian adanya infeksi, tidak diatasi akan menjadi pembusukan bahkan dapat diamputasi. Terjadi luka diabetik tidak terlepas dari tingginya kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus atau DM. Salah satu cara untuk merawat luka diabetes mellitus dengan pemberian terapi madu kaliandra. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian madu kaliandra terhadap luka diabetes melitus. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi eksploratif dengan pendekatan literature review hasil penelitian tentang pemberian terapi madu kaliandra pada luka diabetes mellitus. Sampel penelitian 3 jurnal yang dipilih melalui tehnik purpose sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil : Terdapat 10 jurnal yang dipublikasikan pada tahun 2020, terpilih 3 jurnal yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dengan hasil terdapat perbedaan sebelum dan setelah diberikan madu kaliadra diberikan dengan cara topikal dilakukan dua hari sekali bila kondisi luka bersih, jika kotor dilakukan sehari sekali, tidak ada jaringan nekrotik, kerusakan atau nekrosis subkutan, tidak mencapai fasia, tertutup jaringan granulasi, 75% s/d 100% luka terisi granulasi, pada semua pasien luka diabetes dengan derajat II-IV. Simpulan: Pemberian terapi madu kaliandra yang efektif dapat menyembuhkan luka diabetes mellitus. Kata kunci : luka diabetes mellitus, madu kaliandra
PENERAPAN HIDROTERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI Siswanto Siswanto; Emah Marhamah; Farah Fania
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.115

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal. Apabila tidak segera diberikan penanganan akan meningkatkan angka kematian dan komplikasi seperti, stroke, gagal jantung dan gagal ginjal. Hidroterapi rendam kaki air hangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi, sehingga hidroterapi rendam kaki air hangat diharapkan mampu mengatasi masalah hipertensi. Tujuan: Mengetahui efektifitas hidroterapi rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan literatur review. Populasi penelitian adalah jurnal yang membahas tentang hidroterapi rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada hipertensi sebanyak 202, kemudian dipilih 3 jurnal secara random sampling dengan kriteria jurnal Bahasa Indonesia yang terbit 2017-2020 dan menggunakan hidroterapi rendam kaki air hangat. Hasil: Hidroterapi rendam kaki air hangat lebih efektif dilakukan pada hipertensi yang berusia lebih dari 45 tahun, dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 10–15 menit. dengan Pvalue=0,000. Simpulan: Hidroterapi rendam kaki air hangat efektif untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Kata kunci: Hidroterapi, Rendam Kaki Air Hangat, Hipertensi.
SENAM TERA DENGAN PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DIABETES MILLITUS Astuti, Wahyu Tri; Nurhayati, Lis; Ergi Fitri, Ariska Khoirina; Alfero Sugiyanto, Kristian Erwin
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.116

Abstract

Latar Belakang : Diabetes militus dapat terjadi akibat kerusakan sel beta pankreas karena faktor autoimun, genetik atau idiopatik dan resistensi insulin terkait perubahan gaya hidup. Dampak jika terjadi peningkatan kadar glukosa darah dapat menimbulkan gangguan pada organ tubuh, termasuk merusak pembuluh darah kecil di organ ginjal, jantung, mata, ataupun sistem saraf, ketika tidak ditangani dengan baik pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya komplikasi penyakit seperti jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan kerusakan pada saraf. Latihan fisik yang teratur adalah berolahraga 3- 5 kali dalam seminggu. Hal ini akan meningkatkan sensivitas insulin dalam tubuh, sehingga insulin mengatur glukosa yang masuk dan dapat merubah glukosa menjadi energi. Tujuan : mengetahui hubungan senam tera terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia dengan diabetes militus di Posyandu Lansia BKL Kadang Wredho di Kelurahan Kramat Selatan Magelang Utara. Metode : Rancangan Quasi Eksperient, dengan one group pre posttest without control, sampel yang digunakan adalah 30 responden, di bulan September hingga bulan Oktober 2022, di halaman BKL Kadang Wredho Kramat Selatan Magelang Utara, alat yang digunakan adalah glucometer, soundsistem, safety lancet, SOP senam tera. Hasil : sebelum melakukan senam tera, persentase terbesar kadar glukosa darah puasa tinggi yaitu 138-323 mg/dl sebanyak 15 responden (50%). Setelah melakukan senam tera pada lansia penderita diabetes militus sebanyak 1x dalam sebulan, gula darah menurun 138-323 mg/dl dari 15 responden menjadi 10 responden (33,3%) dan yang ke gula darah normal dari 16,6 persen menjadi 46,7 %.Berdasarkan hasil analisa uji t-test paired dengan taraf signifikan 0,05 didapatkan nilai t hitung sebesar 3,601. p value : 0,001. Nilai tersebut berada di daerah penerimaan H1 (t tabel=1,69). Simpulan : Hasil analisa dapat disimpulkan bahwa senam tera sangat efektif untuk menurunkan kadar gula darah lansia diabetes melitus di BKL Kadang Wredo Magelang Utara. Kata kunci : Diabetes mellitus, kadar gula, senam tera
PENERAPAN TEKNIK ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE (ACBT) TERHADAP PERUBAHAN RESPIRATORY RATE PADA SESAK NAFAS PENDERITA PPOK Rusminah, Rusminah; Wijayanti, Novida Prima; Siswanto, Siswanto; Pratama, Ridho Agung
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.118

Abstract

Latar belakang: Sesak nafas (dyspnea) merupakan salah satu tanda dan gejala PPOK yang dapat diartikan sebagai kondisi sulit bernafas yang apabila tidak diatasi akan berakibat kematian, maka untuk mengatasi sesak nafas dilakukan terapi Active Cycle of Breathing Technique (ACBT), yaitu ialah teknik yang menggabungkan kontrol pernapasan, kontrol ekspansi toraks, dan teknik ekspirasi paksa, kontrol pernapasan memerlukan pernapasan lembut dengan dada yang lebih rendah, dengan dada dan bahu bagian atas rileks, pasien akan merasakan pembengkakan disekitar pinggang saat inspirasi, desahan mereda saat menghembuskan napas. Tujuan: Mengetahui efektifitas pemberian teknik Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) pada sesak nafas penderita PPOK. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif menggunakan metode Quasy Experiment dan mengambil sumber-sumber hasil penelitian asli yang telah dilakukan dari dilakukan tanggal 8 Februari 2021 sampai akhir Juni 2021 dengan mengambil sumber dari Google Scholar yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria diantaranya jurnal nasional bahasa Indonesia, terbit 3 tahun terakhir antara tahun 2017–2019, jurnal yang dapat diakses secara full text. Jurnal dipilih sebanyak 3 jurnal dengan random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang memenuhi syarat, kemudian dianalisis. Hasil:Bentuk penerapan teknik Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) efektif diberikan 2x/hari dengan waktu 10-30 menit. Simpulan: penerapan teknik Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) dapat mengatasi keluhan sesak nafas pada penderita PPOK dengan p= 0,000T. Kata kunci: PPOK; Sesak nafas;Active Cycle of Breathing Technique.

Page 10 of 16 | Total Record : 153