cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Rancang Bangun Sistem Monitoring Daya Listrik dan Pengaman Arus Bocor Berbasis Arduino Uno Muhammad Umar Abdillah; Sarjono Wahyu Jadmiko; Baisrum
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.061 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4304

Abstract

Pemakaian daya listrik yang tidak terkontrol akan menyebabkan tagihan listrik yang harus dibayar meningkat. Di sisi yang lain, saat tidak ada peralatan listrik yang terpasang idealnya instalasi listrik tersebut tidak akan ada arus yang mengalir. Pada kenyataannya arus listrik tersebut bisa saja mengalir dalam instalasi listrik tersebut walau tidak ada peralatan listrik yang digunakan. Selain itu, pengguna instalasi listrik harus dilindungi dari bahaya arus bocor yang mengalir melalui tubuhnya ke tanah. Bahaya tersebut disebut juga dengan bahaya tegangan sentuh, baik tegangan sentuh langsung ataupun tak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem monitoring daya listrik dan pengaman arus bocor berbasis arduino uno. Pada sistem ini digunakan dua buah sensorarus TA12-200 untuk mendeteksi nilai arus yang mengalir dan satu buah sensor tegangan ZMPT101b untuk mendeteksi nilai tegangan pada instalasi listrik. Nilai arus dan tegangan tersebut akan diproses oleh arduino uno untuk menghasilkan pengukuran daya listrik dan memerintah output yaitu relay dua channel untuk beroperasi apabila terjadi arus bocor melebihi set point yang telah ditentukan. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan eror pada sensor arus TA12-200 dengan ratarata eror 1,27%, eror pada sensor tegangan ZMPT101b dengan rata-rata eror 1,41%. Sehingga terjadi eror nilai daya listrik yang diukur dengan rata-rata eror 0,79%.
Perancangan Alat Pembuat Lembaran Material Non-Gelatin Gan Gan Syachkuala; Budi Triyono
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.263 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4305

Abstract

Proses enkapsulasi softgel merupakan proses pembuatan kapsul lunak yang berisi cairan semi padat atau solid. Produk kapsul lunak saat ini terbuat dari kulit babi dan tulang sapi, hal ini menjadi masalah bagi umat muslim dan perlu dikembangkan alternatif material non-gelatin. Mesin enkapsulasi yang tersedia di pasaran saat ini menggunakan mekanisme rotary die dengan kapasitas yang besar dan dirancang untuk bahan gelatin sebagai cangkang. Untuk membantu pengembangan material non-gelatin maka diperlukan mesin enkapsulasi skala laboratorium yang dapat digunakan untuk penelitian terkait proses enkapsulasi bahan non-gelatin. Melalui penelitian ini dilakukan perancangan alat pembuat lembaran pada mesin enkapsulasi material non-gelatin dengan tujuanmampu membuat lembaran non-gelatin untuk kebutuhan pengembangan produk kesehatan kapsul lunak. Alat dirancangan menggunakan metode perancangan Pahl & Beitz yang disesuaikan dengan kebutuhan perancangan sehingga diperoleh alat dengan daya minimal pembentukan lembaran adalah 0,12 watt, daya pemanasan minimal adalah 72 watt dan kebutuhan udara yang diperlukan sebesar 1,31x10-4 m3/s. Pada alat pembuat lembaran terdapat 3 sub-fungsi yang bekerja untuk memenuhi fungsi utamanya yaitu mencetak lembaran, ketiga sub-fungsi tersebut yaitu memanaskan bahan baku dengan tambahan sensor agar pemanasan optimal, membentuk lembaran dengan scraper dibuat satu ketebalan dan melumasi lembaran. Alat pembuat lembaran dengan dimensi 305 mm x 224,64 mm x 187,85 mm seharga Rp9,517,960.73 diharapkan dapat membantu penelitian terkait pengembangan material non-gelatin.
Pembuatan Animasi 2 Dimensi “Waspada SMS Penipuan” Menggunakan Teknik Frame by Frame Nisa Brian Sulaeman; Ade Bastian
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.512 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4306

Abstract

Animasi frame by frame adalah teknik yang menciptakan ilusi gerakan dengan membuat perubahan bertahap diantara setiap keyframe Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan animasi sudah semakin berkembang dari yang awalnya sebagai media hiburan, kini dapat juga menjadi media penyampaian informasi. Banyak informasi yang dapat disampaikan menggunakan animasi salah satunya yaitu informasi mengenai phising atau penipuan. Phising menjadi salah satu kejahatan internet yang sering terjadi di indonesia. Berdasarkan hasil laporan terbaru Hootsuite dan We Are Social, pengguna internet Indonesia mencapai 202,6 juta hingga Januari 2021. Bila dibandingkan pada 2020, maka ada kenaikan 15,5 persen atau lebih dari 27 juta orang dalam 12 bulan terakhir. Berdasarkan beberapa permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini peneliti membuat sebuah animasi tentang bahaya phising yang berjudul ”Waspada SMS Penipuan” agar dapat dijadikan sebagai pengetahuan kepada masyarakat pengguna internet di Indonesia. Menggunakan teknik Frame by frame dan menggunakan metode pengembangan sistem Multimedia Depelovment Life Cycle (MDLC). Animasi ini bertujuan menambah pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya phising atau penipuan melalui SMS dan juga menciptakan sebuah karya animasi pendek 2D dengan menggabungkan unsur cerita, visual, serta audio yang sesuai. Peneliti menghasilkan animasi Waspada SMS Penipuan yang telah di distribusikan kepada masyarakat melalui social media dan di tayangkan secara langsung.
Perancangan dan Realisasi Prototipe Penyemprotan Disinfektan dan Pengecekan Suhu Secara Otomatis untuk Handle Pintu Anissya Tricezia Djauhari; Tata Supriyadi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.92 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4307

Abstract

Kondisi new normal membuat kewaspadaan masyarakat terhadap Covid-19 mulai menurun, salah satunya dalam hal berbelanja. Tanpa disadari, kegiatan berbelanja ini membuat penyebaran Covid19 meluas melalui handle pintu minimarket. Maka dari itu, perancangan alat yang dibuat menggunakan metode pembuatan alat dengan komponen yang digunakan yaitu NodeMCU ESP8266, sensor suhu MLX90614, sensor ultrasonik, sensor inframerah, LCD, relay, dan motor DC. Tujuan dari pembuatan alat ini untuk membuat inovasi berupa alat penyemprotan disinfektan dan pengecekan suhu tubuh secara otomatis pada handle pintu minimarket. Cara kerja dari alat ini yaitu mengecek suhu tangan yang memegang handle pintu dan akan menampilkan besaran suhu tersebut pada LCD. Besaran suhu tersebut akan dikirimkan melalui aplikasi Telegram penjaga kasir. Saat tidak terdeteksi adanya tangan pada handle pintu, maka akan adanya penyemprotan disinfektan dengan wujud gas yang mengarah ke handle pintu tersebut. Hasil pengukuran dari galat sensor suhu MLX90614 yang dibandingkan dengan thermogun yaitu yang terbesar pada jarak 8 cm yaitu 1.19% dan terkecil pada jarak 6 cm yaitu 0.01%. Pengiriman data suhu yang terdeteksi pun terkirim 100% ke aplikasi telegram apabila suhu yang terdeteksi ≥ 36°C.
Pembuatan E-Menu (Electriric Menu) Pada Kantin Kio Berbasis Web Tiara Wulan Dari Dari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.049 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4308

Abstract

Kemampuan untuk menjaga dan meningkatkan kepuasan pelanggan merupakan salah satu kunci utama bagi suatu perusahaan untuk dapat bersaing dibidangnya. Untuk itu, selalu dibutuhkan inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini juga berlaku untuk usaha dibidang kuliner. Aplikasi menu elektronik (E-Menu) yang dibuat penelitian ini merupakan web yang memanfaatkan media elektronik sebagai sarana pemilihan menu untuk melakukan pemesanan pada kantin kio. Adapun sistem yang digunnakan dalam pembuatan web ini adalah dengan menggunakan sistem operasi web untuk sisi pelanggan (front end user) dan untuk sisi karyawan/admin (back end user) sistem akan dibangun berbasis website.
Perancangan Algoritma Simulasi Mobil Listrik dengan Berbagai Profil Perjalanan Adnan Rafi Al Tahtawi; Funky Wibowo; Sofian Yahya
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.662 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4309

Abstract

Mobil listrik adalah salah satu kendaraan dengan energi yang ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi udara. Penelitian terkait mobil listrik terus dilakukan. Terdapat permasalahan yang sering muncul dalam melakukan penelitian mobil listrik ialah biaya dalam membuat mobil listrik. Solusi yang dapat digunakan adalah dengan membuat simulator mobil listrik. Simulator ini dapat mensimulasikan perilaku mobil listrik sebenarnya dengan menggunakan simulator dan perangkat lunak. Dalam merancang simulator mobil listrik ini diperlukan sebuah algoritma simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang algoritma simulasi. Tahapan pertama yang dilakukan yaitu melakukan studi literatur mengenai simulator mobil listrik dan permasalahan yang diangkat. Algoritma simulasi dirancang menggunakan MATLAB/Simulink. Algoritma simulasi dirancang dengan tujuan menghasilkan tegangan untuk kedua MAS yang selanjutnya di konversi menjadi bit PWM dan sinyal tersebut dikirim melalui komunikasi serial ke simulator. Setelah disimulasikan, maka dilakukan monitoring menggunakan perangkat lunak berupa antar muka dengan data yang di monitoring yaitu profil kecepatan dan perjalanan, tegangan dan arus baterai/superkapasitor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluaran dari rancangan algoritma yang di buat adalah data nilai PWM. Pada simulator data tersebut dapat simulasikan oleh MAS yang dikontrol menggunakan mikrokontroler. Data dari pembacaan sensor dikirim ke antar muka yang sudah dirancang dan ditampilkan pada antar muka yang sudah dirancang.
Kaji Numerik Penggunaan Subcooler LSHX pada Refrigeran R22 dan R290 dengan Variasi Temperatur Evaporasi Hassan Muhammad Sumeru; Triaji Pangripto Pramudantoro; Rizki Muliawan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.169 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4312

Abstract

Refrigeran R22 sudah lama digunakan sebagai fluida kerja pada pengkondisi udara (AC) maupun mesin pendingin (freezer). Namun, kekurangan R22 adalah pada segi lingkungan, karena masih memiliki nilai ODP dan GWP yang masih relatif tinggi. Sehingga, penggunaan R22 sebagai fluida kerja harus dihentikan dan diganti dengan refrigeran yang lebih ramah lingkungan. Salah satu refrigeran pengganti R22 adalah R290. Refrigeran R290 memiliki nilai ODP nol dan nilai GWP yang kecil. Dari sisi tekanan kerja, R290 tidak berbeda jauh dengan R22. Salah satu metode peningkatan sistem refrigerasi dengan menggunakan metode Liquid Suction Heat Exchanger. Di lapangan efektivitas penggunaan LSHX mempengaruhi derajat subcooling. Pada penelitian ini dapat terlihat perbandingan efektivitas penggunaan LSHX pada kinerja sistem refrigerasi dengan memvariasikan derajat subcooling dan superheating yaitu 2, 4, 6, 8, dan 10 K. Selain itu, penelitianini memvariasikan temperatur evaporasi 5oC yang mewakili temperatur pengkondisi udara dan temperatur evaporasi -10oC, -20oC, -30oC dan -40oC yang mewakili temperatur freezer. Hasil simulasi menunjukkan setiap kenaikan temperatur superheating dan subcooling sebesar 2 K pada R22 dan R290 membuat nilai temperatur discharge meningkat sebesar 2,44% dan 3,01%, nilai kerja kompresi meningkat sebesar 0,98% dan 1,05%, nilai efek refrigerasi meningkat sebesar 2,53% dan 3,35% dan nilai COPaktual meningkat sebesar 1,51% dan 2,27%.
Analisis Laju Korosi Pada Plat Baja Spcc dengan Pengaplikasian Sistem Proteksi Katodik Impressed Current Magfira Ayunda Salsabilla; Destri Muliastri; Dian Ratna Suminar
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.298 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4313

Abstract

Korosi logam merupakan masalah yang merugikan terutama aspek finansial. Baja SPCC (Steel Plate Cold Coil) digunakan oleh industri sebagai material tangki. Dalam hal ini pengendalian korosi sangat diperlukan untuk menekan laju korosi. Salah satu teknik pengendalian korosi yaitu Impressed Current Cathodic Protection (ICCP). Penelitian ini menganalisis laju korosi dan mengukur tegangan potensial korosi dengan pengaplikasian Sistem ICCP pada baja SPCC. Variasi yang digunakan dalam penelitian yaitu tegangan dan lama perendaman. Variasi tegangan yaitu 3.5 Volt, 2 Volt, dan 1.5 Volt, sedangkan variasi lama perendaman yaitu 24 jam, dan 48 jam. Pengujian laju korosi menggunakan metode weight loss dan potensiodinamik. Struktur mikro untuk melihat korosi sumuran dilakukan menggunakan mikroskop optik. Hasil pengukuran tegangan potensial menghasilkan tegangan 2 Volt berada di dalam batas potensial proteksi katodik. Pengujian metode weight loss dan potensiodinamik menghasilkan laju korosi terendah yaitu variasi 2 Volt sebesar 0,46 mmpy pada metode weight loss dan 0,0821 mmpy pada metode potensiodinamik. Semakin lama perendaman dengan ICCP laju korosi semakin cepat, sedangkan pada variasi tanpa ICCP laju korosi meningkat yaitu sebesar 0,8371 mmpy pada metode weight loss dan 0,0965 mmpy pada metode potensiodinamik. Pengamatan mikroskop menghasilkan kedalaman korosi sumuran pada variasi tanpa sistem ICCP lebih dalam dari variasi menggunakan sistem ICCP.
Pengaruh Penggunaan Cairan Pendingin (Coolant) dan Perbedaan Waktu pada Proses Bubut terhadap Kekasaran Permukaan Baja AISI 4140 Meri Rahmi; Rachmatullah; Khotibul Umam
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.126 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan cairan pendingin (coolant) pada proses bubut terhadap kekasaran permukaan material. Material spesimen dalam penelitian ini adalah baja AISI 4140. Variabel penting lainnya adalah waktu proses bubut di pagi dan sore hari. Hal ini terkait dengan pembagian shift kerja yang ada di industri manufaktur. Kondisi ini dapat mempengaruhi kekasaran permukaan akibat perbedaan waktu pada saat proses bubut. Kekasaran permukaan hasil proses bubut diambil dari 20 partisipan diukur menggunakan roughness surface tester. Terdapat empat skenario dalam pengambilan data yaitu, proses bubut pagi dengan coolant (1), proses bubut pagi tanpa coolant (2), proses bubut sore dengan coolant (3) dan proses bubut pagi tanpa coolant (4). Hasil roughness surface tester menunjukkan bahwa proses bubut dengan menggunakan coolant menghasilkan permukaan lebih halus dibandingkan tanpa coolant yaitu berkisar pada nilai dengan rata-rata Ra 1.67 - 2.23. Nilai ini masuk kategori permukaan halus. Perbedaan waktu proses bubut tidak signifikan mempengaruhi nilai kekasaran permukaan. Dapat disimpulkan bahwa kekasaran permukaan pada material AISI 4140 lebih baik menggunakancoolant daripada tanpa menggunakan coolant. Selain itu, proses bubut yang dilakukan pada pagi hari lebih baik daripada dilakukan pada sore hari. Hal ini terkait pada kondisi fisiologis operator mesin bubut lebih fokus dalam melakukan pekerjaan.
Perancangan Mesin Pelurus Baja Tulangan Diameter 12 mm Refa Fachreza Agniya; Heri Widiantoro
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.832 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4315

Abstract

Baja tulangan merupakan baja yang digunakan untuk konstruksi bangunan. Pada konstruksi bangunan seringkali terdapat sisa material baja tulangan yang bisa disebabkan oleh sisa pemotongan material, perubahan desain saat konstruksi, kesalahan pemotongan atau pembengkokkan material, dan peralatan tidak berfungsi dengan baik. Hal tersebut mengakibatkan baja tulangan kurang sesuai namun sudah mengalami perubahan bentuk sehingga baja tidakterpakai. Selain itu, pada konstruksi bangunan terdapat jenis pondasi bore pile yang berfungsi meneruskan beban bangunan ke dalam lapisan tanah. Pembuatan gulungan tersebut umumnya masih dengan cara manual. Untuk memanfaatkan kembali baja tulangan yang tidak terpakai, maka baja harus diluruskan terlebih dahulu sebelum dibentuk ulang. Oleh karena itu dibuat rancangan mesin pelurus baja tulangan serta dilengkapi dengan pembuat gulunganpondasi bore pile. Dalam proses perancangan dilakukan dengan empat tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap perancangan konsep, tahap perancangan detail, dan tahap dokumentasi. Hasil dari perancangan tersebut adalah rancangan mesin pelurus baja tulangan dengan maksimal diameter 12 mm serta dapat membuat gulungan pondasi bore pile, dimensi mesin sebesar 1250 mm x 700 mm x 1180 mm dengan berat ±230 kg, menggunakan motor listrik dengan daya 3 kW, transmisi rantai rol dan sproket serta gearbox dengan putaran akhir 80 rpm. Estimasi biaya produksi sebesar Rp. 16.750.631.

Page 91 of 124 | Total Record : 1239