cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 232 Documents
Stres Kerja Ditinjau dari Kecerdasan Spiritual Pada Perawat iga niza kartika caniago; winida marpaung; rina mirza
Psycho Idea Vol 18, No 1 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.008 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i1.5796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan stres kerja. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat RSU Royal Prima di Medan sebanyak 110 orang yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan Analisa Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan r = -0.329 dan p = 0.000 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kecerdasan spiritual dengan stres kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan (R2) yang diberikan variabel kecerdasan spiritual terhadap stres kerja sebesar 10.9 persen, selebihnya 89.1 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan negatif antara kecerdasan spiritual dengan stres kerja, dengan asumsi semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin rendah stres kerja, dan sebaliknya semakin rendah kecerdasan spiritual maka semakin tinggi stres kerja.
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU PENDERITA TUBERCULOSIS YANG BEROBAT DI WILAYAH PUSKESMAS KARANGANYAR Dwi Ratnasari; Yuhantoro Budi Handoyo Sakti
Psycho Idea Vol 13, No 2 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.602 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i2.1567

Abstract

Indonesia sekarang berada pada ranking kelima negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah utama pada kesehatan global karena masih menjadi penyebab gangguan kesehatan dan angka kematian yang tinggi. Perkiraan terakhir pada tahun 2012 terdapat 8.600.000 kasus baru dengan insidensi 122 per 100.000 penduduk, lebih dari separuhnya terdapat di Asia dengan angka kematian 1.300.000. Tuberkulosis termasuk penyakit yang masuk dalam target Millenium Development Goals. Pengetahuan masyarakat yang rendah tentang tuberculosis sebagian besar terjadi pada masyarakat yang berpendidikan rendah. Pengetahuan yang rendah cenderung untuk bersikap dan berperilaku negatif. Pemberian pendidikan kesehatan tentang penyakit tuberculosis sangat diperlukan terutama diprioritaskan bagi mereka yang berpendidikan rendah atau buta huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan sikap dan perilaku penderita Tuberculosis (TB) yang berobat di Wilayah Puskesmas Karanganyar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment), dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita TB yang berobat di Wilayah Puskesmas Karanganyar. Sampel sejumlah 35 orang yang diambil dengan cluster random sampling. Variabel bebas adalah pendidikan kesehatan dan variabel terikat adalah sikap dan perilaku. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pada nilai p=0,001, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap pada nilai p=0,001 dan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan perilaku pencegahan penularan penyakit TB pada nilai p=0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan sikap dan perilaku penderita TB yang berobat di wilayah Puskesmas karanganyar. Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, sikap, perilaku
BURNOUT PERAWAT PEREMPUAN DITINJAU DARI IKLIM ORGANISASI Alimatus Sahrah
Psycho Idea Vol 15, No 2 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.812 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i2.2448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah iklim organisasi Rumah Sakit dapat mengakibatkan burnout pada perawat yang bekerja di Rumah Sakit tersebut. Subjek penelitian ini adalah perawat perempuan sebanyak 40 orang, dengan ciri-ciri subjek adalah memiliki status kepegawian sebagai karyawan tetap, masa kerja minimal 1 tahun, berpendidikan minimal Diploma 1, dan berjenis kelamin perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala iklim organisasi dan skala burnout. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis penelitian ini diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara iklim organisasi dengan burnout perawat Rumah Sakit.  Burnout perawat dapat diprediksikan dari Iklim organisasi Rumah Sakit sebesar 36,7%.  Hal itu mengindikasikan bahwa persepsi perawat terhadap iklim organisasi Rumah Sakitnya menjadi sangat penting dalam mempengaruhi burnout yang dirasakan perawat.  Kata Kunci:Iklim Organisasi,Burnout, Perawat
Keseimbangan Kehidupan-Kerja dan Kebahagiaan Di Tempat Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) ? Syamsul Huda Pratama; Erita Yuliasesti Diah Sari; Herlina Siwi Widiana
Psycho Idea Vol 20, No 1 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.994 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i1.12089

Abstract

Organization citizenship behavior (OCB)  merupakan isu penting dalam organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keseimbangan kehidupan-kerja dan kebahagiaan di tempat kerja terhadap OCB. Seratus tiga puluh orang guru dari beberapa SMK Muhammadiyah di Yogyakarta berpartisipasi dalam studi ini  Teknik sampling yang digunakan adalah teknik proportional sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah skala OCB, skala keseimbangan kehidupan-kerja, dan skala kebahagiaan di tempat kerja. Teknik analisis data menggunakan  teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan, (1) keseimbangan kehidupan-kerja dan kebahagiaan di tempat kerja secara signifikan memengaruhi OCB, (2) keseimbangan kehidupan-kerja memiliki pengaruh  signifikan terhadap OCB, (3) kebahagiaan di tempat kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap OCB. Kebahagiaan di tempat kerja memiliki sumbangan efektif sebesar 17,09% terhadap OCB, lebih besar daripada keseimbangan kehidupan-kerja sehingga diharapkan sekolah dapat memperhatikan kebahagiaan di tempat kerja untuk meningkatkan OCB guru.
STUDI TENTANG STRATEGI WANITA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK DARI KELUARGA MISKIN DI PURWOKERTO SELATAN Tri Na&#039;imah
Psycho Idea Vol 8, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.443 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v8i1.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi wanita dalam mengembangkan karakter anak dari keluarga miskin di Purwokerto Selatan dan mengkaji faktor-faktor apa saja yang menghambat wanita dalam mengembangkan karakter anak dari keluarga miskin di Purwokerto Selatan. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa masalah yang dialami anak- anak dari keluarga miskin yaitu kurang kerjasama, kurang percaya diri, kurang toleransi, kurang cinta damai, kurang santun, kurang tanggungjawab, dan kurang sikap kepemimpinannya. Strategi yang digunakan wanita dalam mengembangkan karakter anaknya adalah dengan memberi hukuman, memberi nasehat, memberi perhatian, mendampingi anak, memberi contoh, dan menjalin kasih sayang. Informan tidak memberi pengetahuan tentang karakter yang baik dan tidak memberi support /ganjaran pada anak. Karakter yang dikembangkan wanita dalam keluarga miskin yaitu tanggungjawab, disiplin, mandiri, kasih sayang, peduli dan kerjasama. Sedangkan karakter yang tidak dikembangkan adalah cinta pada Alloh, jujur, percaya diri, kreatif, adil, dan pantang menyerah. Hambatan yang ditemui wanita dalam mengembangkan karakter anak adalah dalam manajemen diri, yaitu kesulitan membagi perhatian ke semua anak yang jumlahnya banyak dan kesulitan menemukan metode pengasuhan yang tepat kepada masing-masing anaknya.
HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD BANYUMAS Mardina Romadloni; Rr Setyawati
Psycho Idea Vol 11, No 1 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.547 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v11i1.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dengan kebermaknaan hidup pada penderita penyakit ginjal kronik di RSUD Banyumas. Subjek penelitian adalah penderita penyakit ginjal kronik di RSUD Banyumas dengan mengambil sampel 30 penderita penyakit ginjal kronik. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen skala penyesuaian diri dan skala kebermaknaan hidup. Analisis data menggunakan teknik regresi. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa besarnya koefisien (r) antara penyesuaian diri dengan kebermaknaan hidup adalah r = 0, 845 dengan p = 0,000 (p
Are You Stress On Academic? Kajian Academic Workload Pada Mahasiswa yang Berperan Ganda faizah faizah; Randi Oktawiranto
Psycho Idea Vol 18, No 1 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.537 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i1.5634

Abstract

Mahasiswa banyak yang mengalami stress, Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rahim et.al (2016) mendapatkan hasil bahwa lebih dari 80% mahasiswa mengalami stres. Hal ini dapat disebabkan beban kerja yang tinggi, seperti halnya yang disampaikan oleh Kausar (2010) & Aam et.al (2017) menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara beban kerja dan stres akademik dengan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran academic workload terhadap academic stress pada mahasiswa yang berperan ganda. Subjek merupakan mahasiswa aktif di universitas yang memiliki aktifitas lain berupa bekerja part time, subjek sebanyak 130 partisipan dengan teknik accidental sampling. Pada penelitian ini menggunakan dua instrumen penelitian yaitu Scale of academic workload (a 0.859) dan scale of academic stress (a 0.888). Analisis data menggunakan analisis data regresi linier. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh positif academic workload terhadap academic stress pada mahasiswa yang berperan ganda (R = 0.237, p<0.05).
INTIMACY DAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA Noviana Puspa Dwi; Dyah Siti Septiningsih
Psycho Idea Vol 13, No 1 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i1.1556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara intimacy dengan perilaku seksual pranikah pada remaja. Hasil uji validitas skala intimacy yang bergerak dari 0,302 sampai 0,685 dan koefisien validitas skala perilaku seksual pranikah bergerak dari 0,302 sampai 0,733. Sedangkan hasil uji reliabilitas skala intimacy diperileh nilai 0,904 dan hasil reliabilitas skala perilaku seksual pranikah diperoleh nilai 0,875. Dari data hasil penelitian terhadap 60 aitem skala Intimacy yang diuji validitasnya, terdapat 45 aitem yang valid dan 15 aitem yang gugur. Dan dari hasil penelitian 60 aitem skala perilaku seksual pranikah yang di uji validitasnya, terdapat 46 aitem yang valid dan 14 aitem yang gugur. Hasil analisis deskriptif kuantitatif menunjukan bahwa intimacy pada remaja berkategori sangat tinggi sebesar 2,2% yaitu 1 remaja, kategori tinggi sebesar 30,4% yaitu 14 remaja, kategori sedang sebesar 41,3% yaitu 19 remaja, kategori rendah sebesar 19,6% yaitu 9 siswa dan kategori sangat rendah sebesar 6,5% yaitu 3 remaja. Sedangkan pada analisis deskriptif perilaku seksual pranikah kategori sangat tinggi sebesar 2,2% yaitu 1 remaja, kategori tinggi sebesar 30,4% yaitu 14 remaja, kategori sedang sebesar 32,6% yaitu 15 remaja, kategori rendah sebesar 34,8% yaitu 16 remaja, dan tidak ada remaja yang berkategori sangat rendah. Berdasarkan uji hipotesis yang diperoleh rxy = 0,600 dan p = 0,000 (p > 0,05) dengan menggunakan taraf signifikansi 5% (rtabel= 0,297). Karena rhitung > rtabel (0,600 > 0,297 ), hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara intimacy dengan perilaku seksual pranikah pada Remaja Kata kunci : Intimacy, perilaku seksual pranikah, remaja
Menjadi Pensiunan Optimis dan Tangguh : Korelasi Optimisme dan Resiliensi pada Pensiunan TNI-AL Kinanti Astria Purnama Putri; Setyani Alfinuha
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.081 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.7737

Abstract

Saat memasuki masa pensiun, Tentara Nasional Indonesia akan menghadapi berbagai perubahan, misalnya dalam hal keuangan, status, aktivitas, dan lain-lain. Perubahan tersebut membutuhkan kemampuan untuk penyesuaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan resiliensi pada pensiunan TNI-AL. Subjek pada penelitian ini adalah pensiunan TNI-AL (30 partisipan). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan tipe non probability sampling: purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala resiliensi (Resilience Scale), dan Life Orientation Test-Revised (LOT-R). Hasil uji hipotesis pada penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara optimisme dengan resiliensi pada pensiunan TNI-AL (p = 0,001; r = 0,563). Semakin tinggi optimisme seorang pensiunan, maka semakin tinggi pula resiliensi individu tersebut, dan begitu pula sebaliknya. Jadi saat individu memiliki tujuan dan yakin bahwa hal yang akan terjadi di masa depan adalah hal yang baik, akan membuat individu tersebut memiliki kapasitas kemampuan beradaptasi (resiliensi) yang baik.
Apakah Calon Pendidik Melakukan Ketidakjujuran Saat Ujian Mid Semester? Herdian Herdian
Psycho Idea Vol 15, No 1 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1556.065 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk ketidakjujuran akademik pada calon pendidik PAUD saat mengerjakan ujian MID semester. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 42 mahasiswa semester 3, 5, dan 7 pada program studi PG PAUD di Universitas X di Purwokerto.Alat pengumpulan data menggunakankuesioner Vignetteyang digunakan merupakan adaptasi dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Lestari dan Asyanti (2015.Analisis data menggunakan content analysis.Hasil penelitian membuktikan bahwa bentuk perilaku tidakjujur terbanyak yang dilakukan oleh mahasiswa pada saat kesulitan mengerjakan ujian mid semester yaitu bertanya/ meminta jawaban dan mencontek..Tujuan pada situasi kesulitan mengerjakan yaitu agar dapat menyelesaikan, terpancing untuk mengingat materi, sulit mengerjakan, nilai baik, dan menjabarkan jawaban.Sedangkan bentuk perilaku tidakjujur saat melihat teman-teman mencontek didominasi oleh hasil ikut teman mencontek, selebihnya bertanya pada teman, dan browsing internet. Tujuan pada situasi melihat teman mencontek yaitu agar soal terjawab semua, dapat menyelesaikan soal, agar adil (ikut teman mencontek), bertanya pada teman terkadang salah (membuka catatan), nilai bagus, dan dapat jawaban yang berbeda.Kata Kunci :Calon pendidik, Kejujuran, Ketidakjujuran akademik

Page 4 of 24 | Total Record : 232