cover
Contact Name
Imam Faisal Hamzah
Contact Email
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Phone
+6281326678470
Journal Mail Official
jurnalpsychoidea@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi - Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH Ahmad Dahlan, PO Box 202 Purwokerto 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Psycho Idea
ISSN : 16931076     EISSN : 26543516     DOI : 10.30595/PSYCHOIDEA
Psycho Idea merupakan Jurnal ilmiah yang diperuntukkan bagi akademisi, praktisi, profesional, mahasiswa, maupun kalangan masyarakat lainnya di bidang : - Psikologi Klinis - Psikologi Pendidikan - Psikologi Perkembangan - Psikologi Sosial - Psikologi Industri dan Organisasi dalam konteks kearifan lokal yang bisa diimplementasikan untuk pemberdayaan individu dan masyarakat.
Articles 237 Documents
KONTRIBUSI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PERBANDINGAN SOSIAL PADA ANAK-ANAK AKHIR Siti Fauziah; Bani Bacan Hacantya; Anastasia Widya Paramita; Wiyanti Maratus Saliha
Psycho Idea Vol 18, No 2 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.868 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i2.7145

Abstract

Saat ini pengguna media sosial tidak terbatas pada dewasa dan remaja, tetapi sudah banyak digunakan oleh anak-anak. Melalui media sosial mereka cenderung melakukan perbandingan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan antara penggunaan media sosial dan perilaku perbandingan sosial pada fase anak-anak akhir. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan teknik pengambilan sampel non random sampling. Responden yang diteliti sebanyak 101 subyek dengan karakteristik siswa kelas VI SD, bisa berbahasa Indonesia, dan memiliki akun media sosial. Peneliti mengambil sampel satu Sekolah Dasar di Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah skala perbandingan sosial yang disusun Gibbons & Buunk (1999) berdasarkan teori perbandingan sosial menurut Festinger (1945) dan diadaptasi oleh (Putra, 2017) serta daftar aktivitas penggunaan media sosial oleh Rosen (2013). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa koefisien korelasi yang didapat antara skor total penggunaan media sosial dengan skor total perbandingan sosial adalah sebesar 0.313 dan signifikan pada Los 0,01 (nilai p = 0,001< 0.01), yang berarti terdapat korelasi positif yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan tingkat perbandingan sosial. Semakin tinggi skor total  penggunaan media sosial maka skor tingkat perbandingan sosial akan semakin tinggi, begitu juga sebaliknya. Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam proses pendampingan anak usia akhir agar tidak terbawa dampak negatif dalam perbandingan diri melalui media sosial. 
PENGARUH SINDROM PREMENSTRUASI TERHADAP KECEMASAN MAHASISWI Irma Finurina; Susiyadi Susiyadi
Psycho Idea Vol 14, No 1 (2016): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.992 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v14i1.1572

Abstract

Sindrom premenstruasi adalah kumpulan dari gejala-gejala yang bisa mengganggu siklus menstruasi yang umum terjadi pada wanita usia 20-50 tahun. Beberapa penelitian pada populasi mahasiswa menunjukkan prevalensi kecemasan dan prevalensi sindrom premenstruasi yang cukup tinggi. Faktor psikologis, adalah kecemasan, termasuk faktor risiko sindrom premenstruasi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Sindrom Prementruasi Terhadap Kecemasan Mahasiswi Kedokteran Angkatan 2013-2014 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswi Kedokteran Angkatan 2013-2014 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto.Dengan menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 40 mahasiswi.Dengan Variabel independen penelitian ini adalah tingkat kecemasan.Sedangkan variabell dependen penelitian ini adalah sindrom prementruasi. Dengan melakukan pendataan yaitu Data skor kecemasan diperoleh dari kuesioner TMAS (Taylor Manifest Anxiety Scale) dan data skor sindrom premenstruasi diperoleh dari kuesioner SPAF (Shortened Premenstrual Assessment Form).Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasii Pearson. Dimana Hasil Penelitian yaitu Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan sindrom premenstruasi pada mahasiswi Kedokteran angkatan 2014 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto dengan arah hubungan yang positif dan kekuatan hubungan sedang (p = 0,001; r = 0,386). Kata kunci : kecemasan, sindrom premenstruasi, mahasiswa
Studi Emosi Antarkelompok : Dampak Stimulus Berita dan Foto Wanita Bercadar pada Kelompok Tidak Bercadar Fadjri Kirana Anggarani; Tri Rejeki Andayani
Psycho Idea Vol 19, No 2 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.636 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i2.10435

Abstract

Pengelompokkan “teroris” pada beberapa pemberitaan nasional menjadi stigma terhadap kelompok perempuan bercadar. Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui pengaruh stimulus foto terhadap perbedaan emosi antarkelompok pada kelompok tidak bercadar dan 2) Mengetahui pengaruh stimulus berita terhadap perbedaan emosi antarkelompok pada kelompok tidak bercadar. Partisipan di dalam Studi 1 terbagi menjadi dua kelompok partisipan, yaitu partisipan FGD yang berjumlah 10 mahasiswa Universitas Sebelas Maret dan lima puluh partisipan yang dipilih dengan menggunakan incidental sampling untuk analisis deskriptif, uji reliabilitas stimulus berita dan foto dengan bantuan aitem pertanyaan emosi antarkelompok, serta eksplorasi emosi spesifik.  Hasil Studi 1 mendapatkan hasil bahwa foto dan berita pada stimulus 3 memiliki pengaruh terhadap timbulnya emosi positif, sedangkan stimulus 2 memiliki pengaruh terhadap timbulnya emosi negatif. Berdasarkan hasil kategorisasi di atas dapat diketahui bahwa beberapa emosi spesifik yang muncul adalah Kasihan, Takut, Aneh, Nyaman, Kagum, Senang, Marah, Risih, Miris, Ngeri, Netral, Damai, Kaget, dan Hormat. Studi 2 adalah melakukan uji eksperimen melalui Open Sesame dengan partisipan sebanyak 24 mahasiswa tidak bercadar (5 laki-laki, 19 perempuan, Musia = 19,83). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan emosi positif yang dirasakan antara kelompok yang diberi stimulus foto 2 dengan kelompok yang diberi stimulus foto 3 (sig<0,05). Foto 3 memberikan emosi positif lebih tinggi daripada foto 2. Akan tetapi, tidak terdapat perbedaan emosi negatif yang dirasakan antara foto 2 dengan foto 3, serta tidak terdapat perbedaan emosi baik positif atau negatif pada stimulus berita.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B (5 – 6 THN) MELALUI KOLASE DENGAN BAHAN ALAM DI TK CORDOVA BOJONGSARI DEPOK Desy Ayuningrum
Psycho Idea Vol 15, No 2 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.587 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i2.2477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun dengan pemberian tindakan melalui kolase dengan bahan alami. Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok umur 5 - 6 tahun TK Cordova, Bojongsari Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Desain intervensi tindakan menggunakan model Kemmis dan McTaggart. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan prasiklus, dalam satu siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian anak usia 5-6 tahun sebanyak 15 anak. Hasil penelitian diperoleh pada siklus siklus awal sebesar 55%, pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 65%, dan pada siklus II meningkat menjadi 79%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun dapat ditingkatkan dengan media kolase dengan bahan alami. Kata Kunci : Anak Usia Dini, Motor Halus, Kolase Bahan Alami
Sense of Community dan Wellness pada Mahasiswa (Studi pada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo) Widyastuti Widyastuti; Effy Wardati Maryam
Psycho Idea Vol 17, No 1 (2019): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.887 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v17i1.2877

Abstract

Student wellness is one of the keys to success in Higher Education. Community is a potential psychological resource in maintaining wellness within the students. Sense of community is related to the wellness of the students. This study aims to determine the relationship between wellness and sense of community in students of Muhammadiyah University of Sidoarjo (UMSIDA). A total of 66 students were included as respondents in this study obtained by using cluster sampling technique. The data were collected using Wellness Evaluation of Lifestyle inventory and Sense of Community Scale. The data analysis used is Pearson's correlational analysis. The result, there is a significant relationship between sense of community and wellness in UMSIDA students. That is, students with the SoC have more opportunities to achieve wellness better than other who doesn’t.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN KONTROL DIRI PADA ANGGOTA INTELKAM POLRES CILACAP Fajar Kurniawan; Retno Dwiyanti
Psycho Idea Vol 11, No 1 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.145 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v11i1.256

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kontrol diri pada anggota Intelkam Polres Cilacap. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Pengumpulan data tentang religiusitas dan kontrol diri menggunakan skala religiusitas dan skala kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara religiusitas dengan kontrol diri pada anggota Intelkam Polres Cilacap dengan r = 0,529, dengan taraf signifikansi 1% (0,01) Kata kunci : Anggota Intelkam, Religiusitas, Kontrol Diri
Kinerja Kontekstual dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Rion Nofrianda; Erita Yuliasesti Diah Sari; Herlina Siwi Widiana
Psycho Idea Vol 18, No 1 (2020): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.118 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v18i1.6121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji komitmen afektif sebagai moderator pada pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja kontekstual. Sebanyak 100 orang karyawan gerai makanan berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kepuasan kerja, budaya organisasi, komitmen afektif dan kinerja kontekstual. Analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen afektif tidak mampu memoderasi  pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja kontekstual, namun komitmen afektif secara signifikan mampu memoderisasi pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja kontekstual. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa untuk meningkatkan perilaku kinerja kontekstual karyawan, organisasi dapat mendorong karyawan untuk menginternalisasikan budaya organisasi, memiliki kepuasan kerja yang tinggi dan membuat karyawan memiliki komitmen afektif terhadap organisasinya.
Jenis-Jenis Kesulitan Belajar dan Faktor Penyebabnya Sebuah Kajian Komperehensif pada Siswa SMK Muhammadiyah Tegal Moh. Fatah; Fitriah M. Suud; Moh. Toriqul Chaer
Psycho Idea Vol 19, No 1 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.19 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i1.6026

Abstract

Kesulitan belajar merupakan kondisi saat siswa mengalami hambatan-hambatan tertentu untuk mengikuti proses pembelajaran dan mencapai hasil belajar secara optimal. Kesulitan belajar yang dikaji dalam penelitian ini dibatasi pada definisi kesulitan belajar akademik  yaitu kesulitan siswa dalam mencapai prestasi atau kemampuan akademik dimana dalam hal ini siswa memiliki intelegensi tidak dibawah rata-rata namun mendapatkan prestasi belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar yang dihadapi siswa serta mengetahui penyebab siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru dan siswa di SMK Muhammadiyah Kota Tegal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesulitan-kesulitan belajar siswa merupakan kesulitan yang bersifat komunal atau kolektif dirasakan oleh sebagian siswa. Kesulitan belajar erat kaitannya dengan interaksi sosial dalam proses belajar dan mengajar. Faktor penyebab kesulitan belajar yaitu: Suasana belajar kurang mendukung, landasan belajar yang kurang kuat, lingkungan belajar kurang kondusif, perancangan pengajaran dan penyampaian materi pelajaran.
STUDI KASUS TENTANG KESABARAN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS REMAJA DI PURWOKERTO Siti Umidatus Sururiyah; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 15, No 2 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.024 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i2.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesabaran pada pasien diabetes mellitus remaja di Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus dengan mengkaji aspek-aspek kesabaran yaitu teguh, tabah, dan tekun. Informan dalam penelitian ini yaitu  1 orang sebagai informan primer yang menderita diabetes mellitus remaja, dan 3 orang sebagai informan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memiliki kesabaran yang baik dalam menghadapi penyakit diabetes melitus.  Dalam hal keteguhan informan menunjukkan disiplin yang tinggi dalam hal melakukan suntik insulin setiap hari dalam kondisi sehat amaupun sakit. Kemudian dalam hal ketabahan informan memiliki daya juang yang tinggi untuk mengejar ketertinggalan pelajaran karena kondisinya membuat informan tidak boleh terlalu capai. Sehingga sering tidak berangkat sekolah. Selanjutnya dalam dalam hal ketekunan informan mengarahkan energinya untuk hal yang positif seperti mengikuti estrakurikuler fotografi di sekolah. Selain itu juga informan berusaha untuk mencari pengobatan alternatif yang cocok. Informan mengatasi kesehatannya dengan selalu membawa suntikan serta membawa permen atau makanan manis.  Kata Kunci :, Kesabaran, Diebetes Mellitus,Remaja
PERBEDAAN KONSEP DIRI ANTARA PENDERITA KANKER PAYUDARA YANG BELUM DILAKUKAN OPERASI PENGANGKATAN PAYUDARA DENGAN PENDERITA KANKER PAYUDARA YANG SUDAH DILAKUKAN OPERASI PENGANGKATAN PAYUDARA
Psycho Idea Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.457 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v7i2.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konsep diri penderita kanker payudara yang belum dilakukan operasi pengangkatan payudara dan konsep diri penderita kanker payudara yang sudah dilakukan operasi pengangkatan payudara. Subjek penelitian sebanyak 26 orang penderita kanker payudara yaitu 12 orang penderita kanker payudara yang belum dilakukan operasi pengangkatan payudara dan 14 orang penderita kanker payudara yang sudah dilakukan operasi pengangkatan payudara. Data penelitian diungkap dengan Skala Konsep Diri dan Angket. Data dianalisis dengan menggunakan statistik non parametrik yaitu dengan Mann Withney U Test. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan konsep diri antara penderita kanker payudara yang belum dilakukan operasi pengangkatan payudara dengan penderita kanker payudara yang sudah dilakukan operasi pengangkatan payudara. Konsep diri penderita kanker payudara sebelum dilakukan operasi pengangkatan payudara lebih tinggi (mean =174.83) daripada konsep diri penderita kanker payudara yang sudah dilakukan operasi pengangkatan payudara (mean = 156.50). Hasil analisis tambahan untuk melihat perbedaan per aspek dari konsep diri menunjukkan bahwa perbedaan hanya ditemukan pada aspek ethical self dan family self. Aspek physical self, personal self dan social self tidak menunjukkan adanya perbedaaan.

Page 6 of 24 | Total Record : 237