cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
perumahan taman alamanda iii blok t no 3 karang pule mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mandiri
Published by bajang Institute
ISSN : 28098889     EISSN : 28098579     DOI : 10.53625
Jurnal Pengabdian Mandiri and with printed version of ISSN:2809-8889 and the online version of ISSN:2809-8579 accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches that include: Economics Tourism Education Economics Tourism Education Health IT Education Social Humanities Art
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 984 Documents
DISEMINASI HASIL PENELITIAN DAN SOSIALISASI METODE PEMBAYARAN QRIS BAGI PELAKU UMKM KABUPATEN SORONG Hidayah, Nurul; Latifah Dian Iriani; Muhammad Amin
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9501

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM di Kabupaten Sorong melalui diseminasi hasil penelitian dan sosialisasi metode pembayaran digital QRIS. Dengan melibatkan 303 peserta dari tiga distrik (Salawati, Mayamuk, dan Mariat), program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan pelatihan langsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat QRIS, di mana mayoritas peserta memahami konsep QRIS, dan berencana mengadopsinya dalam bisnis mereka. Dampak kegiatan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menyoroti pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi operasional UMKM dan memperluas akses pasar, terutama di daerah tertinggal. Pemberdayaan perempuan sebagai pelaku utama UMKM dalam program ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi lokal. Kesimpulannya, integrasi literasi digital dan pemberdayaan berbasis komunitas menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital UMKM untuk keberlanjutan ekonomi.
PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM MELAKUKAN SKRIING PERKEMBANGAN ANAK MENGGUNAKAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) Agustina Ina; Jane Leo Mangi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 12: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i12.9553

Abstract

Pelatihan kader mengenai skrining perkembangan anak merupakan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam isu-isu kesehatan anak. Kader yang terlatih dapat memberikan informasi yang tepat kepada orang tua tentang stimulasi dan dukungan yang diperlukan untuk membantu perkembangan anak mereka. Melalui kader, masyarakat dapat diberdayakan untuk lebih aktif dalam pengawasan dan pemeliharaan perkembangan anak, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak. KPSP adalah alat yang sudah terstandarisasi dan dapat diandalkan. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi, praktik langsung, simulasi pengisian kuesioner, dan tanya jawab. Hasil: Semua kader menunjukan peningkatan. Nilai pre test kader tentang cara skrining perkembagan anak, yakni terendah 33, tertinggi 76. Sedangkan nilai post test terendah adalah 76, tertinggi 90. Nilai rata – rata pre test 50,25 naik menjadi 81,75 pada saat post test atau (100 %) meningkat. Kesimpulan: Pelatihan kader dalam melakukan skrining perkembangan anak meningkatkan kemampuan kader melakukan skrining perkembangan anak menggunakan KPSP.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PADA PASIEN SCHIZOPHRENIA DI POLIKLINIK JIWA RSUD CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2024 Eti Rohayati
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9575

Abstract

Introduction. Based on data from Cideres Hospital, Majalengka Regency, the number of outpatient visits at Cideres Hospital, Majalengka Regency in 2023, schizophrenia is the disease most frequently suffered by patients, namely 674 cases. Other diseases such as anxiety disorders with 161 cases, mental retardation with 112 cases and nonorganic insomnia with 25 cases. Objective. To determine the effect of support on recurrence in schizophrenia patients in the Psychiatric Polyclinic of Cideres Regional Hospital, Majalengka Regency in 2024. Type of research. This research uses a descriptive method. According to Notoatmodjo (2020), descriptive research is research carried out with the main aim of producing an objective influence or description of a situation. The sample in this study was 97 Schizophrenia Patients in the Mental Polyclinic of Cideres Regional Hospital. Data analysis used univariate and bivariate analysis with frequency distribution. Research Results Less than half (36.1%) of schizophrenia patients received insufficient family support at the Polyclinic of Cideres Regional Hospital, Majalengka Regency in 2024. Less than half (32.0%) of schizophrenia patients received inadequate family support in the Cideres Regional Hospital, Majalengka Regency Polyclinic. In 2024. There is a significant relationship between family support and recurrence in Schizophrenia patients in the mental health clinic at Cideres Regional Hospital, Majalengka Regency. In 2024, the p value = 0.006. Suggestion. The hospital, through health workers, should provide information and counseling to schizophrenia patients regarding the treatment that schizophrenia patients must undergo to speed up the healing process and the need to provide education to the patient's family about family support to prevent the risk of relapse in schizophrenia patients
PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI INOVASI TANAMAN HIAS KOKODAMA Nelvia Ibrahim
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9578

Abstract

Kokedama is a unique Japanese planting technique. Plants are grown in moss-covered balls of soil-based planting material. Kokedama can be adjusted by replacing the moss soil wrap with coco fiber, which is normally discarded. In Indonesia, many people, particularly women, enjoy cultivating and collecting decorative plants. Only use traditional planting media, such as plastic or stone pots. Kokedama training is deemed appropriate in today’s society. The goal of this service is to introduce and train new techniques for making attractive plants using the kokedama method
MENINGKATKAN DAYA SAING PERUSAHAAN CAREGIVER MELALUI WAWANCARA VIDEO SEBAGAI STRATEGI BRANDING DIGITAL Rizaldi Putra; Memet Sanjaya; Lambok Rommy Sulaeman; Ade Oki Pebiansyah; Deni Utama; Berliana
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9579

Abstract

The caregiver industry plays a vital role in providing healthcare services amidst the increasing ageing of the global population. However, intense competition requires companies to innovate in marketing strategies. This research explores the use of video interviews as part of a digital branding strategy to enhance the competitiveness of caregiver companies. Through video interviews, companies can deliver authentic narratives that build credibility and emotional connections with audiences. The results show that video interviews not only enhance brand image, but also create significant differentiation in the market. Video content featuring testimonials from customers and labour professionals helps strengthen public trust in the services offered. In addition, video interviews increase digital interaction and reach, allowing companies to better connect with audiences. The findings confirm that innovative digital branding strategies, such as video interviews, can provide a sustainable competitive advantage for caregiver companies. As such, companies are advised to integrate video-based content in their marketing strategies to stay relevant and compete in a dynamic market
VIDEO EXPLAINER LOMBA CERDAS CERMAT BUNKASAI PGMP JABODETABEK 2024 Lambok Rommy Sulaeman; Ade Oki Pebiansyah; Rizaldi Putra; Memet Sanjaya; Deni Utama; Salsabilla Khoirun Nissa
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9580

Abstract

In the digital era, adaptive learning media is a major necessity, especially during the pandemic, when online learning is the main solution. Learning media plays an important role in conveying messages in an attractive manner to increase students' interest, attention, and understanding. One of the challenges faced is how to effectively present Japanese culture learning materials to participants of the Bunkasai PGMP Quiz Competition (LCC) Jabodetabek, considering that conventional methods are often considered monotonous and less motivating. Digitalisation of learning through explainer videos is an innovative solution to this challenge. Explainer videos allow the presentation of complex information visually and interactively, with clear narration and attractive visuals. This research aims to develop explainer video-based learning media to support the preparation of LCC Bunkasai 2024 participants. The approach used is the ADDIE development model, including needs analysis, content design, video development, implementation, and evaluation. The results showed that the use of explainer videos improved students' motivation and understanding of Japanese culture, with comprehension scores increasing by 30% after learning. Teachers and participants gave positive feedback regarding the effectiveness and attractiveness of this media. The video explainer also provides flexibility of access, allowing students to learn at their own pace. In conclusion, digitisation of learning through explainer videos proved to be effective and relevant for the younger generation. This media not only supports competitive learning at LCC, but also has the potential to be applied more widely in cultural education. Further development is proposed to cover more in-depth Japanese cultural topics, in order to broaden the scope of learning and its educational impact
INNOVATIVE WORKSHOP OF MASTERY REMOTE DESKTOP AND TEAMVIEWER FOR STUDENTS OF DHARMA VOCATIONAL SCHOOL KARAWACI OF COMPUTER NETWORK DEPARTMENT Taswanda Taryo; Achmad Hindasyah; Agung Budi Susanto; Farkhan Mubarok; Nining Suharwati; Dahlan Supriatna; Suharyadi; Gregorius Eduard D. P.; Entis Sutisna; Mukhlishoh Syaukati Robbi; Ajeng Permata Suri
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9581

Abstract

Information and communication technology (ICT) has become the backbone of various industrial sectors. There are many applications that can be offered to solve computer repair problems remotely and Remote Desktop and TeamViewer applications are two of them. Dharma Siswa Karawaci Vocational School is committed to preparing graduates who are ready to work and highly competitive in the industrial world. The PKM of Postgraduate Program in Informatics Engineering, Pamulang University-UNPAM conducted an innovative workshop on Remote Desktop and TeamViewer on October 19, 2024. A survey showed they are satisified to participate in the workshop. Student participants can improve the skills of the Vocational School students in mastering Remote Desktop and TeamViewer technology for solving problems and managing networks remotely. The workshop will provide practical experience that suits the current needs of the IT industry, through direct training and simulations. Considering that the workshop only takes a few hours, the student participants of the workshop can continue their training not only at the school or at home, but also can communicate with the Team of S2 TI UNPAM. If necessary, the follow-up workshops can be carried out either offline or online.
PENYULUHAN BAHAYANYA ROKOK BAGI KESEHATAN TERHADAP SISWA-SISWI DI SMK KESEHATAN MULIA HUSADA Ruly Kurniadi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9582

Abstract

Rokok adalah salah satu faktor risiko utama beberapa penyakit jangka panjang yang dapat menyebabkan kematian. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa merokok meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit yang berpotensi fatal. Ini menunjukkan bahwa rokok adalah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Sebagian besar pengisap rokok lebih rentan terhadap penyakit pertumbuhan sel tidak normal (tumor) paru-paru daripada orang yang tidak mengisap rokok. Salah satu penyakit ganas adalah sel tumor yang terletak pada jaringan paru-paru. Penyuluhan tentang bahaya rokok bagi kesehatan sejak dini dapat membantu mengurangi jumlah orang yang merokok, yang paling banyak dilakukan pada usia muda. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk mendorong siswa untuk berhenti merokok dengan kesadaran sendiri.
PELATIHAN PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH MENJADI KEBUN HIAS Andi Ogo Darminto; Sumarlis; Nurul Awalia Julianti; Sugina; Heril Riskian; Wika Agustin; Asriani Amelia; Irfandi Amir; Muh. Sepriadil
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9583

Abstract

Pelatihan adalah proses terencana yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan melalui sebuah pemaparan materi secara lisan mauapun tulisan. Budidaya adalah kegiatan terencana yang terkait pemeliharaan sumber daya hayati yang di lakukan pada suatu wilaya untuk diambil manfaat atau hasil yang diberikan. Kebun hias adalah kebun yang memiliki fungsi sebagai penghias dan kebun hias juga menjadi tempat untuk menanam berbagai macaman tanaman seperti buah-buahan, sayur-sayuran, tanaman hias dan tanaman obat, yang masuk kedalam kelompok hortikultura
PELATIHAN PEMANDU WISATA OUTBOUND BAGI POKDARWIS LEBAH SEMPAGA, LOMBOK BARAT Ander Sriwi; Sri Susanty
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9584

Abstract

Desa Lebah Sempaga merupakan salah satu desa wisata yang baru dirintis di Kabupaten Lombok Barat. Desa ini mulai dikunjungi oleh wisatawan sejak objek wisata andalannya yaitu camping ground Goa Lawah mulai dirilis. Sejak itu, tiap minggu banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk berkemah. Sejak itu, pengelola desa wisata semakin semangat untuk membuka berbagai atraksi baru yang bisa menambah lama tinggal tamu dan ada aktivitas baru yang dilakukan wisatawan. Salah satu yang bisa ditawarkan adalah membuat paket wisata alternatif yang berupa paket wisata outbound. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan pemandu dalam memandu kegiatan outbound. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih pengelola desa wisata untuk menjadi pemandu wisata outbound yang profesional dan menguasai keterampilan memandu yang edukatif. Pengabdian masyarakat ini memiliki tiga tahapan yaitu sosialisasi dan persiapaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap sosialisasi dan persiapan, tim pengabdian masyarakat melakukan penyusunan materi yang akan disampaikan pada saat pelatihan berlangsung dan pemilihan narasumber. Tahapan Pelaksanaan terbagi menjadi dua yaitu pembelajaran ruang yang berada di camping ground Desa Lebah Sempaga dengan mendatangkan instruktur yang professional. Tahapan evaluasi menggunakan pretest dan post test tahapan untuk mengukur tingkat pemahaman atau penguasaan materi yang diterima oleh peserta. Adapun jumlah peserta yang hadir sebanyak 23 orang yang berasal kelompok Pokdarwis dan Karang Taruna Desa Lebah Sempaga