cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari@undikma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafisika@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, FSTT Universitas Pendidikan Mandalika Jl. Pemuda No. 59A Mataram, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika
ISSN : 23384417     EISSN : 26860937     DOI : https://doi.org/10.33394/j-lkf
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika (J-LKF) published by the Physics Education Study Program UNDIKMA. J-LKF publishes every 6 months including the study of science and education in the field of physics specifically and natural and applied sciences in general.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2: December 2021" : 9 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV SD pada Materi Sumber Energi Sumarli Sumarli; Erdi Guna Utama; Kristina Ayu
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.291 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IV SD pada materi sumber energi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen (pre-experimental design). Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dengan jumlah 71 terdiri dari kelas A, B, dan C.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan terpilih kelas IVB dengan jumlah 24 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes kemampuan pemahaman konsep dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa SD antara sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran CUPs pada materi sumber energi dan analisis persentase deskriptif untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran CUPs yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran CUPs dengan hasil thitung = 7,37302> ttabel = 2,07387. (2) Respon siswa positif terhadap model pembelajaran CUPs yang telah diterapkan dengan persentase 77% kategori baik sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IV SD pada materi sumber energi.The Effect of Conceptual Understanding Procedures (CUPs) Learning Model on Conceptual Understanding Ability of Fourth Grade Elementary School Students on Energy Source MaterialsAbstractThis study aims to determine the effect of the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model on the conceptual understanding ability of fourth grade elementary school students on energy sources. The type of research used was quantitative research with experimental research methods (Pre-experimental design). The research design used was one group pretest-posttest design. The population in this study were all fourth grade students with a total of 71 consisting of classes A, B, and C. The sampling technique used the purposive sampling and selected class IVB with a total of 24 students as the experimental class. The instruments used in the study were a test of the ability to understand concepts and student response questionnaires. The data analysis technique used in this study was the t-test to determine the difference in the conceptual understanding ability of students between before and after using the CUPs learning model on energy sources and descriptive percentage analysis to determine student responses to the CUPs learning model applied. The results showed that (1) there was a difference in the conceptual understanding ability of students before and after using the CUPs learning model with the results tcount = 7.37302> ttable = 2.07387. (2) Positive student responses to the CUPs learning model that has been applied with a percentage of 77% in the very good category. Thus, it could be concluded that there is an effect of the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model on the conceptual understanding ability of fourth grade elementary school students on energy sources.
Refleksi dalam Pembelajaran Inkuiri: dampaknya pada Penguatan Berpikir Kritis Mahasiswa ditinjau dari Gaya Kognitif Ismail Ismail
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.349 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.5091

Abstract

Inkuiri dipandang sebagai panduan yang memadai ketika tujuan pembelajaran mengarah pada peningkatan kapasitas atau kualitas berpikir mahasiswa. Hanya saja pemikiran mendalam dibutuhkan untuk mencapai pemikiran kritis yang optimal pada mahasiswa, dan ini adalah bagian dari instruksi refleksi. Studi kami saat ini bertujuan mengeksplorasi dampak praktik refleksi dalam inkuiri terhadap penguatan berpikir kritis mahasiswa berdasarkan perbedaan gaya kognitif. Kami mengonduksikan studi pada subjek terbatas yaitu 24 mahasiswa di Universitas Pendidikan Mandalika, dengan desain one-group pretest-posttest. Instrumen GEFT digunakan untuk mengukur gaya kognitif, dan tes essay untuk mengukur keterampilan berpikir kritis. Data berpikir kritis mahasiswa dianalisis secara deskriptif (parameter hasil pre-posttest dan n-gain) dan statistik (pair t-tets). Hasil studi telah menunjukkan bahwa refleksi dalam pembelajaran inkuiri berdampak pada peningkatan berpikir kritis mahasiswa untuk semua gaya kognitif. Implikasi hasil studi ini adalah penerapannya secara luas pada pembelajaran reguler di kelas.
Rancang Bangun Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dengan Integrated Online Registration System pada Unit Laboratorium dan Praktikum Pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Surakarta Rochmat Budi Santosa; Novianni Anggraini
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.295 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4445

Abstract

Untuk menyusun rancangan aplikasi online registration system yang terintegrasi dengan SIAKAD, dilakukan berbagai kegiatan yang dikelola oleh Unit Laboratorium dan Praktikum di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Surakarta. Penelitian ini mengadopsi model dari Borg (2007). Adapun prosedur pengembanganya dimulai dari analisis kebutuhan, Perencanaan, Pengembangan Form Product, Pengujian Lapangan Awal, Revisi Produk Utama, dan Pengajian Lapangan Utama. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Surakarta. Untuk analisis data digunakan 2 cara yaitu teknik induksi pada tahap need analysis, dan interactive model milik Miles dan Huberman untuk data hasil wawancara dan uji ahli. Keabsahan data sendiri dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) On line Registration adalah model aplikasi pendaftaran yang lebih efektif untuk mahasiswa dan Unit Laboratrium dan Praktikum FITK IAINĀ  Surakarta, (2) Online Registration System yang menjadi salah satu fitur baru dalam SIAKAD diproyeksikan sebagai salah satu fitur yang akan mempermudah layanan pada mahasiswa terkait pendaftaran sebagai calon peserta praktikan, dan (3) Disamping itu melalui layanan SIAKAD mahasiswa juga akan lebih mudah dan efektif dalam mencari informasi terbaru dari seluruh civitas akademika di lingkungan FITK khususnya yang terkait dengan kegiatan di Unit Laboratorium dan Praktikum.Design of an Academic Information System (SIAKAD) with an Integrated Online Registration System at the Laboratory and Practicum Unit at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training IAIN SurakartaAbstractTo develop an online registration system that is integrated with SIAKAD, various activities are managed by the Laboratory and Practical Unit at IAIN Surakarta Faculty of Teacher Training. This study adopted a model from Borg (2007). The development procedure starts from the needs analysis, Planning, Product Form Development, Initial Field Testing, Main Product Revision, and Main Field Study. The research was conducted at the IAIN Surakarta Faculty of Teacher Training. The data analysis used two ways, namely induction techniques in the stage of need analysis, and interactive models belonging to Miles and Huberman for interview data and expert tests. The validity of the data is done through source triangulation and methods. The results of data analysis indicate that (1) Online registration is a more effective registration application model for students admitted in Laboratory and Practicum Unit, (2) Online Registration System projected as one of the features that will facilitate services for students related to registration as prospective participants, and (3) it is easier and more effective for students to find the latest information from all academics in the faculty environment especially those related to activities in the Laboratory and Practicum Units.
Implementation of Ecoliteracy and Ecorepreneurship to Grow Entrepreneurial Interest of Science Education Students Noer Af'idah; Lina Arifah Fitriyah; Oktaffi Arinna Manasikana
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.16 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4443

Abstract

This study aimed to foster entrepreneurial interest in Science Education students at Hasyim Asy'ari University through the implementation of ecoliteracy and ecopreneurship in PKLH courses. This research is a type of descriptive research through a qualitative approach wich is carried out as an effort to provide insight and experience to students to reuse waste into quality products and high selling value. This research was conducted during the COVID-19 pandemic through an online system with two stages; first education about the environment (Ecoliteracy) and the second stage in the form of project assignments to manufacture environmental-based entrepreneurial products with waste as the main raw material. The results of the assignment can be used as entrepreneurial product innovations so that students are more creative in producing a product, as well as support one of the government programs to create a healthy and zero waste environment. From this research, it is known that ecoliteracy and ecopreneurship implementation activities can increase students' knowledge about environment; this can be seen from the average pre-test score of 72 to 80 in the post-test and an increase in the percentage of completeness from73% to 100%. Likewise, student interest in entrepreneurship increased, it was showed from the average score of pre-test and post-test 76 to 88. From this activity, student creativity was quite good with an average value 73, this can be seen from the variety of ecopreneurship products produced both from the types of basic materials and products.
Pengukuran Tingkat Kemampuan Berpikir Siswa SMA Kabupaten Sumba Barat Daya Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi Melkianus Suluh; Yulita Adelfin Lede
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.688 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan berpikir siswa SMA di Kabupaten Sumba Barat Daya pada mata pelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 220 siswa dari 6 sekolah yang berbeda. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes melalui pemberian soal pilihan ganda beralasan. Teknik penilaian yang digunakan adalah teknik penilaian polytomous empat kategori dengan mengikuti model kredit parsial (PCM). Instrumen soal yang digunakan adalah instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir berada pada kategori kurang dari empat kategori yang ditetapkan yaitu sangat baik, baik, cukup, dan kurang.Measurement of Thinking Ability Level of Southwest Sumba High School Students Based on Revised Bloom's TaxonomyAbstractThis study aims to measure the level of thinking ability of high school students in Southwest Sumba Regency on physics subjects. This type of research is descriptive quantitative research. The research sample consisted of 220 students from 6 different schools. The data collection method used in this study is a test method through the provision of reasoned multiple-choice questions. The assessment technique used is a four-category polytomous assessment technique by following the partial credit model (PCM). The question instrument used is the higher-order thinking ability (HOTS) instrument. The results showed that the level of thinking ability was in the category of less than the four defined categories, namely very good, good, sufficient, and poor.
Pengembangan Mobile Learning Sebagai Sumber Belajar Fisika Pada Materi Gerak Lurus Untuk Siswa Kelas X Sesarius Yohanes Goda Toda; Aloisius Harso; Richardo Barry Astro
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2264.679 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa mobile learning yang layak digunakan sebagai sumber belajar fisika siswa kelas X pada materi gerak lurus.Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dan menggunakan desain pengembangan ADDIE dengan menggunakan kuesioner berupa angket untuk mengukur kelayakan produk yang dihasilkan. Subjek dalam penelitian berjumlah 18 orang yang meliputi 1 ahli media, 1 ahli materi, 2 guru fisika, 4 teman sejawat mahasiswa program studi pendidikan fisika (peer reviewer) dan 10 siswa kelas 10 SMA pengguna telepon genggam android. Analisis data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dan kuantitatif dikumpulkan menggunakan instrumen berupa angket yang diperoleh digunakan sebagai dasar dalam perbaikan mobile learning.Hasil penelitian menunjukan bahwa produk berupa mobile learning layak digunakan sebagai sumber belajar fisika siswa kelas X pada materi gerak lurus berdasarkan penilaian ahli media sebesar 80%, penilaian ahli materi sebesar 70%, dan penilaian guru fisika sebesar 82,54% dengan kriteria layak/baik. Hasil uji coba terbatas menunjukan mobile learning yang dikembangkan sangat layak/sangat baik dengan rata-rata penilaian oleh peer reviewer sebesar 85,66% dan rata-rata penilaian oleh siswa sebesar 93,33%.Development of Mobile Learning as a Source of Physics Learning in Straight Motion Materials for Class X StudentsAbstractThis study aims to produce a product in the form of mobile learning that is suitable for use as a source of learning physics for class X students on straight motion material. generated. The subjects in the study were 18 people which included 1 media expert, 1 material expert, 2 physics teachers, 4 colleagues from physics education study program students (peer reviewers) and 10 10th grade high school students using android mobile phones. Analysis of the data used in this research and development uses descriptive qualitative and quantitative data analysis. Qualitative and quantitative data were collected using an instrument in the form of a questionnaire obtained to be used as a basis for improving mobile learning. The results showed that the product in the form of mobile learning was appropriate to be used as a source of learning physics for class X students in straight motion material based on the assessment of media experts by 80%, expert judgment the material is 70%, and the physics teacher's assessment is 82.54% with decent/good criteria. The results of the limited trial show that the developed mobile learning is very feasible/very good with an average assessment by peer reviewers of 85.66% and an average assessment by students of 93.33%.
Penggunaan Google Form sebagai Alat Evaluasi Pelajaran Fisika Kelas X Bunga Yuliana; Syifaul Gummah; Baiq Azmi Sukroyanti
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.163 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4691

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pembuatan angket online dengan Google Form sebagai instrumen kinerja siswa dan respon siswa dalam menggunakannya. Metode deskriptif kualitatif dilakukan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan studi dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa jurusan IPA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur pengembangan angket penilaian kinerja siswa pada proses pembelajaran menggunakan Google Form dimulai dari perencanaan, pembuatan, penerbitan dan pemberian petunjuk penggunaan. Data tanggapan siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa suka menggunakan angket online (65%), mudah diakses (40%), waktu menjadi lebih hemat (40%), hemat kertas (50%), tahu cara menggunakannya (55%), tampilan mudah dimengerti (65%), Bahasa kuesioner sesuai (65%), menjawab lebih mudah menggunakan google form (50%), tertarik menjawab pertanyaan dengan google form (70%). Jadi, Google Form sangat berguna bagi guru dan siswa untuk mengumpulkan data kinerja siswa.Using Google Forms as an Evaluation Tool for Class X Physics LessonsAbstractThe purpose of this study to know the procedure of creating online questionnaire with Google Form as instrument of student performances and student responding to using it. Analysis kualitatif descriptive method was implemented within study by using a set of questionnaire and documentation study. The participants for this study are students of department of science. The results of this study indicated that procedure of development student performance assessment questionnaire on the learning process using Google Form started from planning, creating, publishing and providing usage instructions. Students response data showed that most students like to use an online questionnaire (65%), easily accessible (40%), time becomes more efficient (40%), save paper (50%), know how to use it (55%), the display is easily understandable (65%), Language of questionnaires are appropriate (65%), , answer easier using google form (50%), interested answering question with google form (70%). So, Google Form is very useful for teachers and students to collect data student performance.
Identifikasi Konsep-Konsep Sains dalam Proses Pembuatan Sopi Timor di Kabupaten Timor Tengah Selatan Dens E.S.I Asbanu; Yairus Kasseh
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.963 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4396

Abstract

Sopi merupakan minuman tradisional masyarakat Timor yang harus dilestraikan. Sopi berbahan baku nira lontar (Borasus flabellifer. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi konsep-konsep sains dalam proses pembuatan sopi dan memetakan kompetensi dasar yang dapat dintegrasikan dengan proses pembuatan sopi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif pendekatan etnosains. Subjek penelitian adalah pembuat sopi Timor di desa Manufui kecamatan Santian kabupaten Timor Tengah Selatan yang berjumlah 3 orang pengrajin. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif untuk merekonstruksi proses pembuatan sopi ke konsep-konsep sains. Hasil explorasi konsep-konsep sains dalam proses pembuatan sopi adalah pengukuran, klasifikasi tumbuhan, mikroba dan laju pengembangbiakannya, perubahan fisika dan kimia, suhu, kalor, perpindahan kalor, perubahan fase dan pemisahan campuran. Implikasi hasil penelitian ini adalah potensi proses pembuatan sopi dapat digunakan sebagai sumber belajar yang perlu diteliti lebih lanjut pada masa mendatang.Identification of Science Concepts in the Process of Making Sopi Timor in Timor Tengah Selatan DistrictAbstractSopi is a traditional Timorese drink that must be preserved. Sopi made from palm sap (Borasus flabellifer). The purpose of this research is to explore scientific concepts in the process of making sopi and to map basic competencies that can be integrated with the process of making sopi. The research method used is a qualitative method with an ethnoscience approach. in Manufui village, Santian sub-district, Timor Tengah Selatan district, totaling 3 craftsmen. Data collection techniques are through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis techniques used are descriptive analysis to reconstruct the process of making sopi into scientific concepts. Results of exploration of concepts science in the process of making sopi is the measurement, classification of plants, microbes and their breeding rates, physical and chemical changes, temperature, heat, heat transfer, phase changes and mixture separation. The implication of this research is that the potential of the sopi-making process can be used as a source of bells. which need to be investigated further in the future.
Kepuasan Pemangku Kepentingan pada Layanan Manajemen Kelembagaan di Fakultas Penyelenggara Pendidikan Swasta Saiful Prayogi; Agus Muliadi; Baiq Asma Nufida
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.949 KB) | DOI: 10.33394/j-lkf.v9i2.4837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kepuasan pemangku kepentingan pada layanan manajemen kelembagaan di Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan, (FSTT) Universitas Pendidikan Mandalika. Pemangku kepentingan yang dimaksud adalah pihak internal dan eksternal. Layanan managemen kelembagaan difokuskan pada aspek kepuasan layanan pendidikan mahasiswa, kepuasan sumber daya dosen dan tenaga kependidikan, dan kepuasan mitra kerjasama. Penelitian ini merupakan penelitian survey dimana data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berisi item pernyataan kepuasan layanan pada pemangku kepentingan. Kuesioner divalidasi oleh validator ahli agar dapat digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pemangku kepentingan. Kuesioner kepuasan layanan pendidikan diberikan kepada mahasiswa yang sedang aktif kuliah, kuesioner kepuasan layanan sumber manusia diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan, dan kepuasan layanan kerjasama diberikan kepada mitra kerjasama. Tiap-tiap data layanan kepuasan dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat kepuasan pemangku kepentingan. Hasil studi lebih lanjut disajikan pada artikel ini.Stakeholder Satisfaction in Institutional Management Services at the Faculty of Private Education ProvidersAbstractThis study aims to explore stakeholder satisfaction on institutional management services at the Faculty of Science, Engineering, and Applied, (FSTT) Mandalika University of Education. The stakeholders in question are internal and external parties. Institutional management services are focused on aspects of student education service satisfaction, lecturer and education staff resource satisfaction, and cooperation partner satisfaction. This research is a survey research in which data is collected using a questionnaire containing statements of service satisfaction to stakeholders. The questionnaire was validated by an expert validator so that it can be used to measure the level of stakeholder satisfaction. Education service satisfaction questionnaires are given to students who are actively studying, human resource service satisfaction questionnaires are given to lecturers and education staff, and cooperation service satisfaction is given to cooperation partners. Each service satisfaction data was analyzed descriptively to determine the level of stakeholder satisfaction. Further study results are presented in this article.

Page 1 of 1 | Total Record : 9