cover
Contact Name
Mukodas
Contact Email
mukodas@unpak.ac.id
Phone
+6285691698717
Journal Mail Official
triangulasi@unpak.ac.id
Editorial Address
Jalan Pakuan No.1, Tegal Lega, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 25493507     EISSN : 27985792     DOI : https://doi.org/10.55215/triangulasi
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran” merupakan jurnal yang dikembangkan untuk memfasilitasi para peneliti dalam memublikasikan dan mengomunikasikan hasil penelitiannya di bidang bahasa Indonesia, sastra Indonesia, dan pembelajarannya.
Articles 77 Documents
ANALISIS DEKONSTRUKSI DALAM NOVEL RAHUVANA TATTWA KARYA AGUS SUNYOTO DARI NOVEL RAMAYANA KARYA P. LAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Indah Nuramalia; Sandi Budiana; Mukodas Mukodas; Wildan Fauzi Mubarock
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2023): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v3i1.6979

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang analisis dekonstruksi dalam novel Rahuvana Tattwa karya Agus Sunyoto dari cerita asli dalam novel Ramayana karya P. Lal. Fokus penelitian ini adalah analisis patriarki hasil dekonstruksi dalam novel Rahuvana Tattwa karya Agus Sunyoto dari novel Ramayana karya P. Lal dan implikasi hasil kajian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode membaca dan mencatat. Uji validasi data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Sumber data dari penelitian ini yaitu novel Rahuvana Tattwa karya Agus Sunyoto dan novel Ramayana karya P. Lal, data yang digunakan berupa kutipan, kalimat, serta paragraf yang menunjukkan dekonstruksi. Penelitian ini menitikberatkan pada hasil dekonstruksi yang ada pada kedua novel. Peneliti mendeskripsikan konstruksi awal pada novel Ramayana karya P. Lal kemudian hasil dekonstruksi dalam novel Rahuvana Tattwa karya Agus Sunyoto menggunakan teori Jacques Derrida. Hasil analisis ditemukan bahwa tokoh utama memiliki perubahan perilaku yang semula antagonis menjadi protagonis ataupun sebaliknya, yang ditunjukkan dalam bentuk dekonstruksi. Terdapat pula sisi hal yang berubah dalam kedua novel tersebut, terlebih tentang patriarki. Perilaku tersebut terlihat dari perlakuan tokoh setelah didekonstruksi.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TEKS BERITA KELAS VIII SMP KABUPATEN BOGOR Vina Nurfitriana Utami
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2022): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v2i1.5134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian model discovery learning dalam RPP teks berita kelas VIII SMP dengan teori model discovery learning. Serta untuk mengetahui penerapan model tersebut dalam pembelajaran di kelas. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dianalisis oleh peneliti berjumlah lima buah RPP yang didapat dari lima sekolah berbeda di wilayah Kabupaten Bogor yaitu SMP Negeri 2 Megamendung, SMP Negeri 1 Tamansari, SMP Negeri 2 Ciomas, SMP Negeri 3 Ciawi, dan SMP Negeri 1 Dramaga. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data studi dokumen. Dokumen yang digunakan oleh peneliti yaitu RPP teks berita kelas VIII. Selain itu, peneliti juga menggunakan teknik triangulasi. Teknik tersebut digunakan untuk mengecek keabsahan data dari data yang telah ditemukan dan dianalisis oleh peneliti. Jumlah pertemuan yang dianalisis adalah 18 pertemuan sehingga data yang didapat oleh peneliti dari lima RPP tersebut yaitu sebanyak 112 data temuan. Hasil dari data yang telah dianalisis oleh peneliti menunjukkan bahwa sintak model discovery learning dalam RPP yang digunakan dalam pembelajaran teks berita di kelas belum sepenuhnya sesuai dengan langkah-langkah model discovery learning. Peneliti mendapatkan empat RPP yang dikatakan belum sesuai dengan langkah-langkah model discovery. Selain itu, terdapat satu RPP lagi yang tidak sesuai dengan model discovery learning. Hal tersebut di karenakan kegiatan pembelajaran yang digunakan pada langkah-langkah pembelajaran tidak merujuk pada langkah model discovery learning seperti yang telah ditentukan pada poin model pembelajaran dalam RPP tersebut. 
ANALISIS KONFLIK BATIN : TINJAUAN PSIKOLOGI DALAM ANTOLOGI CERPEN MALAM TERAKHIR KARYA LEILA S. CHUDORI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Mukodas Sinatrya; Maurel Gharizah
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2021): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v1i2.4405

Abstract

Penelitian ini mengkaji konflik batin yang dialami oleh tokoh dalam  antologi cerpen Malam Terakhir. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kutipan atau dialog tokoh. Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Tujuan dari penelitian ini adalah menguraikan konflik batin yang dialami para tokoh dalam kumpulan cerpen Malam Terakhir ditinjau dari struktur kepribadian id, ego, dan superego.Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif, artinya data yang ditemukan berupa kata-kata dan hasilnya akan dipaparkan secara deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kutipan dialog dalam cerpen Malam Terakhir dengan 6 sub judul cerpen sebagai sumber datanya. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Konflik batin menjadi fokus penelitian pada skripsi ini, yaitu konflik id, konflik ego, dan konflik superego). Dari hasil penelitian tersebut ditemukan konflik batin sebanyak 69 data. Hasil dari penelitian ini adalah konflik batin yang disebabkan id dalam memenuhi keinginan, konflik batin ego dalam membuat keputusan berdasarkan prinsip realitas dan konflik superego yang dipresentasikan dalam bentuk penyesalan, empati, dan rasa bersalah yang dialami tokoh dalam cerpen Malam Terakhir. Hasil ini memberikan hal yang positif bagi pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.
ANALISIS LANGKAH-LANGKAH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEKS CERITA INSPIRATIF KELAS IX SMP DI KABUPATEN BOGOR UTARA Putri Nurengga Budiastuti; Rina Rosdiana; Ainiyah Ekowati
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2023): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v3i1.5129

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus pada kesesuaian langkah-langkah model pembelajaran discovery learning pembelajaran dalam rencana pelaksanaan pembelajaran teks cerita inspiratif kelas IX SMP di Kabupaten Bogor Utara. Kemudian penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kesesuaian langkah-langkah model pembelajaran discovery learning pembelajaran dalam rencana pelaksanaan pembelajaran teks cerita inspiratif kelas IX SMP di Kabupaten Bogor Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan secara rinci. Sumber data penelitian, yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran pada materi pembelajaran teks cerita inspiratif di SMP Negeri 3 Gunungsindur, SMP Negeri 2 Rumpin, SMP Negeri 1 Ciseeng, dan SMP Islam Al-Ghozali. Jenis rencana pelaksanaan pembelajaran yang dipilih, yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran dengan model discovery learning. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah studi pustaka. Triangulasi dilakukan untuk mengecek keabsahan data dalam penelitian. Model pembelajaran discovery learning memiliki enam langkah-langkah pembelajaran, yaitu stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, atau pengolahan data, verifikasi atau pembuktian, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa rencana pelaksanaan pembelajaran teks cerita inspiratif di SMP Negeri 3 Gunungsindur, SMP Negeri 2 Rumpin, SMP Negeri 1 Ciseeng, dan SMP Islam Al-Ghozali sudah sesuai dengan keenam langkah-langkah model pembelajaran discovery learning. 
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMP PLUS AL-WATASI CARINGIN BOGOR Farah Kamalia; Muhamad Firman Al-Fahad
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2022): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v2i2.6733

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa pada teks deskripsi siswa kelas VII SMP Al-Watasi Caringin Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah karangan teks deskripsi siswa kelas VII SMP Al-Watasi Caringin. Kesalahan berbahasa yang dilakukan adalah Ejaan Bahasa Indonesia berupa kesalahan penggunaan kata dan kesalahan penulisan kata. Dari hasil analisis tersebut, ditemukan 83 data. Kesalahan penggunaan huruf sebanyak 47 kesalahan (56.62%) dan penggunaan penulisan kata sebanyak 36 data (43.37%). Maka, dapat dilihat bahwa kesalahan yang dominan dalam penelitian ini ialah kesalahan penggunaan huruf, yaitu sebanyak 47 data (56.62%). Penelitian ini diharapkan dapat membantu pengajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci: Kesalahan berbahasa; kesalahan penggunaan huruf; kesalahan penulisan kata; teks deskripsi siswa 
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL KINANTHI TERLAHIR KEMBALI KARYA TASARO GK SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Suhendra Suhendra; Ainiyah Ekowati; Hanifah Ahzahrah
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2021): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v1i2.4457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Kinanthi Terlahir Kembali karya Tasaro GK, yakni religius, nasionalis, mandiri, gotong royog, dan integritas serta mendeskripsikan implikasi hasil penelitian pendidikan karakter dalam novel Kinanthi Terlahir Kembali karya Tasaro GK terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan. Fokus penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan karakter antara lain (1) religius, nilai yang berhubungan dengan Tuhan, (2) nasionalis, nilai yang mementingkan bangsa dan negara di atas kepentingan diri sendiri, (3) mandiri, nilai yang mengarah pada seseorang untuk tidak bergantung pada orang lain, melakukan sesuatu atas dorongan dirinya sendiri, (4) gotong royong, peduli terhadap aktivitas sosial demi kepentingan bersama, (5) integritas, yakni komitmen akan nilai-nilai kejujuran, keteguhan serta menjadikan teladan bagi orang lain. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai religius tercermin dalam sikap patuh menjalankan agama yang dianutnya yakni salat dan berdoa bersama. Nilai nasionalis tergambar dalam sikap kerelawanan menggalang dana demi membantu biaya pendidikan di Indonesia. Nilai mandiri tampak pada kegiatan sehari-hari yakni pencari pekerjaan demi mendapatkan penghasilan sendiri dan menyiapkan pendidikan di masa depan. Nilai gotong royong tercermin dalam sikap simpati terhadap aktivitas sosial; membersihkan lingkungan serta bahu-membahu dalam acara sosial demi kepentingan bersama. Nilai integritas tercermin dalam sikap keteguhan menjalani prinsip hidup yang diyakini, yakni tidak mengeluh sehingga apa yang dilakukan dapat menjadi teladan bagi orang lain. 
Hubungan Keterampilan Memparafrasakan Puisi dengan Keterampilan Menulis Naskah Drama pada Siswa Kelas XI SMAN 9 Kota Bogor Tri Mahajani; Adinda Masri Putri
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2021): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v1i1.3220

Abstract

This study aims to determine the correlation between poetry paraphrasing skills and drama script writing skills in class XI students of SMAN 9 Bogor City. The method for this study is a quantitative with correlation techniques. The population in this study were all students of class XI of SMAN 9 Bogor with a total of 310 students. Writing drama scripts by collecting data through poetry paraphrasing skilltests is the technique of the sample which 36 students from class XI IPS 3 as the object of this study. The research hypothesis has a positive relationship between poetry paraphrasing skills and drama script writing skills. After the data was collected, the researcher calculates it by the product moment formula. Based on the theoretical (r) coefficient or r table in the product moment correlation table, it can be seen that the significant level of 5% and 1% of (N = 36) respectivelyare 0.329 and 0.424. The results show rabel (5% = 0.329) less than rxy (0.331) less thanrabel (1% = 0.424) which means that it relates to a positive relationship between the skills of paraphrasing variable (X) with drama script function variable (Y) by weak level. Thus poetry parenting skills contributed 33% to drama script writing skills. While the other 67% is influenced by other variables not examined in this study.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA FABEL Nurlaela Nurlaela; Aam Nurjaman; Nurjanah Nurjanah
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2023): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v3i1.8171

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah kurangnya minat peserta didik dalam menulis, sulitnya mendapatkan ide, mengorganisasikan ide, dan mengembangkan ide. Selain itu, peserta didik kurang memahami struktur dan kebahasaan cerita fabel sehingga sering mengabaikan aspek tersebut ketika menulis cerita fabel. Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan menulis cerita fabel dengan menerapkan model Problem Based Learning dengan menggunakan media gambar berseri pada peserta didik kelas VII C di SMPN 3 Bogor. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif . Hasil penelitiannya adalah (1) Terjadi peningkatan aktivitas guru dan  peserta didik ketika diterapkannya model Problem Based Learning dengan menggunakan media gambar berseri;  (2) Terjadi peningkatan  hasil evaluasi menulis cerita fabel peserta didik kelas VII C. Pada tahap prasiklus dari 36 peserta didik hanya 10 peserta didik yang tuntas (28%) dan 26 peserta didik lainnya belum tuntas (72%). Siklus I peserta didik yang tuntas menjadi 27 peserta didik (75%) dan yang belum tuntas 9 peserta didik (25%).  Kemudian, pada siklus II peserta didik yang tuntas mencapai 35 orang (93%) dan yang belum tuntas 1 peserta didik  (3%).
ANALISIS GAYA BAHASA SARKASME DALAM ACARA TALK SHOW PAGI-PAGI PASTI HAPPY SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Mohamad Mulyadi; Wildan Fauzi Mubarock
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2022): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v2i1.5133

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan di semua aspek kehidupan manusia, khususnya dalam berinteraksi dengan orang-orang di sekitar. Bahasa juga memiliki bentuk dan gaya yang bervariasi, dan salah satunya adalah gaya bahasa sarkasme. Dalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, gaya bahasa sarkasme terlihat di dalam acara talkshow di televisi. Untuk itulah penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa sarkasme yang terdapat pada acara talkshow Pagi-pagi Pasti Happy. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Data pada penelitian ini berupa rekaman episode acara talkshow Pagi-pagi Pasti Happy sebanyak 10 video yang diambil dari YouTube. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tabel analisis data dengan berpedoman kepada sarkasme pintar dan sarkasme kasar, serta menggunakan empat kategori sarkasme teori Elizabeth Camp (1990), yaitu (1) Sarkasme Proporsional, (2) Sarkasme Leksikal, (3) Sarkasme Pengandaian, dan (4) Sarkasme Menyeluruh. Pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sebagi penelitian pembanding. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada terdapat 87 tuturan dari 85 kolom yang terdapat di dalam tabel, yang terbagi atas 40 tuturan termasuk sarkasme kasar dan 47 tuturan termasuk sarkasme pintar. Selain itu, didapat bahwa dari 87 tuturan, banyak didominasi dengan menyinggung, mengejek, menghujat, serta menyudutkan tingkat intelegensia terhadap objek tuturannya.
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP Kardi, Kardi; Mubarock, Wildan Fauzi; Alfahad, Muhamad Firman
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2023): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v3i2.7629

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sesuatu upaya dalam membentuk generasi yang berkualitas. Pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter dapat ditanamkan secara langsung maupun tidak langsung seperti tayangan-tayangan video animasi. Peneliti ini akan menganalisis nilai-nilai karakter dalam film animasi Nussa dan Rara. Sub Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter religius, integritas, mandiri, nasionalis, dan gotong royong. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis gambaran nilai-nilai karakter dalam animasi Nussa dan Rara episode merdeka, ambil gak ya, jangan bicara, toleransi, dan eksperimen. Metode yang digunakan dalam dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik yang digunakan adalah studi pustaka. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa nilai religius tercermin dalam dialog perkataan dan tindakan tokoh yang ada dalam film animasi Nussa dan Rara yaitu ketika tokoh Rara berdo’a. Nilai integritas terdapat dalam tindakan Nussa dan Rara yang bersikap jujur dan menjadi contoh panutan yang baik. Nilai mandiri dicerminkan dalam tindakan Nussa yang dengan rajin mengerjakan pekerjaan rumah. Nilai karakter nasionalis tercermin dalam dialog percakapan ketika tokoh Rara berteriak merdeka merdeka merdeka. Nilai karakter gotong royong ditunjukan oleh tindakan Nussa dan Rara yang membantu tokoh Kakak Kurir. Dengan demikian nilai-nilai pendidikan karakter dalam animasi Nussa dan Rara dapat dijadikan referensi data bahan mengajar penanaman nilai-nilai karakter pada anak.