cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 220 Documents
PENURUNAN KADAR ION KALSIUM DARAH DAN MASSA TULANG DENGAN PENGUKURAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS (BIA) PADA WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG Luthfiyyah Dewi Heriyanto; fancy Brahma Adiputra; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Lanjut usia adalah individu berusia lebih dari 59 tahun yang jumlahnya terus meningkat. Penuaan  secara fisiologis dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif termasuk kelainan tulang dan sendi. Penurunan esterogen pada wanita menopause dapat menurunkan massa tulang dan mengganggu absorbsi kalsium di usus. Penelitian menggunakan Bioelectrical  Impedence Analysis (BIA) sebagai alat ukur massa tulang belum pernah dilakukan sebelumnya sehingga perlu diteliti.Metode: Penelitian metode Descriptive Analytic dengan pendekatan Cross Sectional dengan responden wanita sehat di Kota Malang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu wanita dewasa muda usia 19-23 tahun dan lansia usia 59-66 tahun. Kadar ion kalsium darah diukur dengan Atomic Absorbtion Spectroscopi (AAS) dan massa tulang diukur  dengan  Bioelectrical Impadance Analysis (BIA). Hasil dianalisa dengan uji Mann-Whitney dan p<0,05 dianggap signifikanHasil dan Pembahasan: Kadar ion kalsium wanita dewasa muda dan lansia adalah 9.420±0.374 vs 9.670±0.329 (p=0.003). Nilai massa tulang wanita dewasa muda dan lansia adalah 2.1800±0.31801 vs 1.969±0.2901 (p=0.006). Hasil uji korelasi usia dengan kadar ion kalsium r=-0.276 (p=0.013) dan massa tulang r=-0.279 (p<0.012). Hal ini menunjukkan bahwa kalsium dan massa tulang akan menurun dengan proses penuaan yang diduga terjadi akibat penurunan absorbsi ion kalsium di usus dan peningkatan eksresi kalsium di ginjal serta tidak terjadinya remodeling tulang.Kesimpulan: Penuaan menurunkan kadar ion kalsium darah dan massa tulang pada wanita lansia sehat di Kota MalangKata Kunci : Usia, penuaan, kalsium darah, massa tulang
PERANAN PENGENDALIAN GLUKOSA PADA PARAMETER ZAT BESI SERUM DAN JUMLAH ERITROSIT PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI MALANG Rosa Falih Wiliyarizki; Yeni Amalia; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pengendalian kadar glukosa pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe 2 diduga dapat mengganggu homeostasis dan metabolisme zat besi (Fe) sehingga mengubah kadar Fe serum dan mempengaruhi jumlah eritrosit darah. Namun, penelitian kadar Fe serum dan jumlah eritrosit darah pasien DM type 2 di kota malang belum pernah diteliti sehingga perlu dilakukan.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional control group post test only menggunakan subyek pasien DM tipe 2 yang ada di Malang menggunkan teknik purposive sampling method (n=40 orang) yang dibagi dalam 2 kelompok yakni DM type 2 terkendali (n=15) dan tidak terkendali (n=25). Kadar Fe serum diukur dengan Atomic Absorption Spectrofotometry (AAS), dan jumlah eritrosit darah diukur dengan Hemato Analyzer. Data dianalisa dengan uji Mann Whitney dan uji korelasi Spearman dan p<0,05 dianggap signifikan.Hasil: Kadar Fe serum pasien DM dengan glukosa terkendali adalah 0,19 ± 0,15 mg/dL, dan 0,14 ± 0,11 mg/dL untuk kelompok DM tipe 2 yang tidak terkendali (p=0,150) dengan jumlah eritrosit 4,76±0,6x106/µL dan 4,85±0,73x106/µL (p=0,620). Perbedaan yang tidak signifikan ini diduga terjadi karena pengelompokan DM yang belum baik, dan jumlah subyek yang terbatas sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan.Kesimpulan: Kendali glukosa tidak berperan terhadap kadar zat besi (Fe) serum dan jumlah eritrosit pasien DM tipe 2 di kota Malang. Kata Kunci: diabetes melitus, kendali glukosa, serum Fe, jumlah eritrosit
HUBUNGAN SPIRITUALITAS TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER STADIUM 3 DAN 4 DI MALANG Lilian Ardhitaningrum; Erna Sulistyowati; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Beberapa faktor seperti psikologis, fisik, dan sosial berkorelasi dengan kualitas hidup pasien kanker sehingga pengobatannya berusaha meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Penatalaksanaan non farmakologis pada pasien kanker salah satunya melalui pendekatan spiritual agar pasien dapat mencapai kesehatan yang baik dari aspek psikis, sosial dan religius. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi pada keyakinan nilai agama, kegiatan religius, dan peran bimbingan rohani terhadap kualitas hidup pasien kanker. Metode: Penelitian deskriptif analitik ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Metode pemilihan sampel melalui teknik purposive sampling. Data sekunder penelitian ini adalah 50 orang responden pasien kanker stadium 3 dan 4 menurut data registrasi rekam medis tahun 2015-2019 di Poli Onkologi Terpadu Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar Malang. Kuesioner untuk menilai aspek spiritualitas pasien menggunakan Brief Multidimensional Measure of Religiousness/Spirituality (BMMRS). Sedangkan, data kualitas hidup pada pasien menggunakan kuesioner European Organization for Research and Treatment of Cancer Quality of Life Questionnaire-C30 (EORTC QLQ-C30). Analisa data menggunakan uji korelasi, dikatakan bermakna bila nilai p value < 0,05. Hasil: Karakteristik menunjukkan hasil bahwa keyakinan nilai agama, frekuensi ibadah dan peran bimbingan rohani sebagian besar berada pada kategori sedang. Seluruh responden memiliki kualitas hidup berada pada kategori sedang. Keyakinan nilai agama tidak berhubungan terhadap kualitas hidup pasien (p 0,317; r -0,144). Kegiatan religius tidak berhubungan terhadap kualitas hidup pasien (p 0,550; r 0,087). Bimbingan rohani tidak berhubungan terhadap kualitas hidup pasien (p 0,932; r 1,000). Kesimpulan: Keyakinan nilai agama, kegiatan religius, dan bimbingan rohani tidak berhubungan dengan  kualitas hidup. Kata Kunci: kanker, kualitas hidup, keyakinan nilai agama, kegiatan religius, bimbingan rohani
PENGARUH KECERDASAN LINGUISTIK DAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Alek Reza Muhammad; Amelia Daeng Pramono; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika Matematika merupakan salah satu faktor pengaruh prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika Matematika terhadap prestasi akademik mahasiswa. Selain itu penelitian ini juga menjadi pertimbangan sebagai komponen tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu melakukan pengumpulan dan analisa data secara kuantitatif dengan kuesioner dan Intellegence Stucture Test (IST) dan data sekunder dengan IP. Sampel penelitian ini adalah 172 mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS.Hasil: Kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika matematika memiliki nilai R Square 0,035 yang berarti memiliki pengaruh 3,5% kepada prestasi akademik. Hasil yang diperoleh pada kecerdasan linguistik, T statistik 2,282 dan path coefficients -0.225 yang menunjukkan hasil pengaruh negatif yang signifikan, sedangkan kecerdasan logika Matematika memiliki nilai T statistik 1,112 dan path coefficients 0,114 sehingga menunjukkan hubungan positif yang tidak signifikan terhadap pengaruh akademik.Simpulan: Kecerdasan linguistik memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap kecerdsan akademik dan kecerdasan logika matematika memiliki hubungan positif namun tidak signifikan terhadap prestasi akademik. Kata Kunci: kecerdasan linguistik; kecerdasan logika Matematika; prestasi akademik; dan mahasiswa fakultas kedokteran.
PENURUNAN JUMLAH ERITROSIT TANPA PERUBAHAN INDEKS ERITROSIT PADA WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG Muhammad Dwiki Kevin Pribadi; Sasi Purwanti; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Jumlah penduduk lansia di Indonesia cukup tinggi. Penuaan diketahui menyebabkan perubahan pada jumlah eritrosit dan indeks eritrosit. Namun, pengaruh penuaan pada jumlah eritrosit dan indeks eritrosit yakni Mean Corpuscular Volume (MCV), Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH), dan Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) belum pernah diteliti pada wanita sehat di Kota Malang sehingga perlu dilakukan.Metode: Penelitian studi Cross-sectional ini dilakukan pada individu wanita sehat yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok dewasa muda usia (19-23 tahun, n=40) dan lansia (usia 59-66 tahun, n=40). Kedua kelompok dilakukan pemeriksaan darah lengkap dengan Hematology Auto Analyzer untuk menilai jumlah eritrosit dan indeks eritrositnya. Data dianalisis dengan uji Independent T-Test/Mann Whitney. Selanjutnya dilakukan uji korelasi Pearson/Spearman dengan p <0.05 dianggap signifikan.Hasil dan Pembahasan: Rata-rata jumlah eritrosit dewasa muda dan lansia didapatkan 4.91±0.47 vs 4.66±0.38 (p=0.040). Rata-rata indeks eritrosit dewasa muda dan lansia pada MCV adalah 85.05±4.34 vs 86.94±4.24 ( p= 0.122), MCH 28.39±1.55 vs 28.55±1.70 (p= 0.525) , dan MCHC 33.32±1.10 vs 32.90±1.33 (p= 0.107). Uji korelasi antara usia dengan jumlah eritrosit  didapatkan r= -0.150 (p= 0.185) sedangkan uji korelasi antara usia dengan indeks eritrosit pada MCV r= 0.174 (p=0.123), MCH r= 0,157 (p=0.164), dan MCHC r= -0.078 (p= 0.493). Hal ini  menunjukkan penuaan menurunkan jumlah eritrosit yang diduga karena lansia mengalami permasalahan produksi dan destruksi eritrosit.Kesimpulan: Penuaan menurunkan jumlah eritrosit namun tidak mempengaruhi indeks eritrosit.Kata Kunci : Usia, Penuaan, Eritrosit, Indeks Eritrosit
PENGARUH JENIS PENGALAMAN BELAJAR TERHADAP PERFORMA AKADEMIK PRAKTIKUM ANATOMI DAN RETENSI MAHASISWA KEDOKTERAN SELAMA PEMBELAJARAN DARING Salsa Bella Firdausy Intania; Reza Hakim; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Selama masa pandemi COVID 19 mahasiswa kedokteran melakukan praktikum anatomi secara daring sehingga mereka menghadapi kesulitan untuk memahami ilmu anatomi manusia. Salah satu ilmu dasar kedokteran yang penting bagi mahasiswa kedokteran adalah anatomi sistem reproduksi perempuan. Pemanfaatan media belajar anatomi seperti modul praktikum, naskah power point, pengantar kuliah, aplikasi anatomi tiga dimensi, atlas anatomi, rekaman kuliah atau penelusuran sumber di internet dapat dijadikan sebagai pilihan media belajar anatomi. Berbagai media tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda-beda antara lain: verbal, visual, terlibat dan berbuat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis pengalaman belajar yang tepat agar performa akademik mahasiswa dan kemampuan retensi mahasiswa tetap baik.Metode: Desain penelitian adalah deskriptif anatilik dengan pendekatan cross sectional dengan responden mahasiswa prodi pendidikan dokter FK UNISMA tingkat dua sejumlah 85 responden. Instrumen untuk mengukur retensi berupa soal-soal tentang anatomi sistem reproduksi. Data sekunder yakni performa akademik mahasiswa berupa nilai responsi praktikum. Kuesioner daftar media pembelajaran yang digunakan untuk persiapan tes dan dikategorikan sesuai jenis pengalaman belajar. Analisa statistika digunakan untuk menghubungkan jenis pengalaman belajar dengan nilai retensi belajar mahasiswa dan skor responsi praktikum anatomi menggunakan regresi multivariat dengan SPSS versi 16.0 dan nilai p kurang dari 0,05 dianggap signifikan.Hasil: Mahasiswa dengan jenis pengalaman belajar secara visual (melihat dan membaca) paling banyak terdapat dalam penelitian ini dibandingkan verbal, terlibat dan berbuat. Jenis pengalaman belajar berpengaruh signifikan baik pada performa akademik (p  0,015) maupun retensi belajar mahasiswa (p  0,003).Kesimpulan: Jenis pengalaman belajar kategori melakukan berpengaruh baik terhadap performa akademik dan meningkatkan retensi belajar mahasiswa sarjana kedokteran selama pembelajaran daring.Kata Kunci: pengalaman belajar, praktikum anatomi, pembelajaran daring.
KOMBINASI SODIUM HYALURONATE DAN OMEGA-3 MEMPERBAIKI GEJALA DRY EYE MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNISMA Shafa Tsurayya; Ariani Ratri Dewi; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Sindroma mata kering adalah penyakit multifaktorial yang mengakibatkan ketidakstabilan lapisan air mata dengan gejala ketidaknyamanan hingga gangguan penglihatan. Peningkatan penggunaan video display terminal oleh mahasiswa akibat pembelajaran dalam jaringan pada masa pandemi meningkatkan risiko terjadinya mata kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kombinasi artificial tears dan suplemen Omega-3 terhadap mata kering yang dialami mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISMA dengan pengukuran skor kuesioner  Standardized Patient Evaluation of Eye Dryness (SPEED).Metode: Penelitian ini secara statistik menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan metode komparasi untuk membandingkan skor SPEED sebelum dan setelah perlakuan yaitu pemberian sodium hyaluronat tetes mata dan suplemen Omega-3 selama dua minggu pada mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran UNISMA tingkat 2, 3 dan 4 yang menderita dry eye selama pembelajaran daring dan metode korelasi untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan skor SPEED tersebut. Uji hipotesis dilakukan dengan uji T berpasangan dan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p<0.05.Hasil: Didapatkan rata-rata skor SPEED sebelum perlakuan sebesar 11,25±3,69 dan setelah perlakuan sebesar 6,37±6,03 dengan uji statistik menunjukkan  perbedaan yang signifikan (p=0.006). Uji korelasi Spearman tidak mendapatkan korelasi antara jenis kelamin dengan skor SPEED pada mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran UNISMA tingkat 2, 3 dan 4 yang menderita dry eye selama pembelajaran daring dalam penelitian ini.Kesimpulan: Pemberian kombinasi sodium hyaluronat tetes mata dan Omega-3 selama 2 minggu memperbaiki gejala dry eye yang diukur dengan skor kuesioner SPEED pada  mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran FK UNISMA tingkat 2, 3 dan 4 yang menderita dry eye selama pembelajaran daring.Kata Kunci: dry eye; sodium hyaluronat; omega 3; kuesioner SPEED
KORELASI ANTARA KEMAMPUAN RETENSI DAN PERSEPSI LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PERFORMA AKADEMIK MAHASISWA SELAMA PEMBELAJARAN DARING Mellinia Wahyuning Dyas; Ariani Ratri Dewi; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Selama pembelajaran daring di FK UNISMA terjadi penurunan performa akademik berupa nilai ujian mingguan mahasiswa di blok Imunohematologi sebanyak 10%. Salah satu faktor yang diduga dapat mempengaruhi performa akademik mahasiswa adalah kemampuan retensi dan lingkungan belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kemampuan retensi dan lingkungan belajar terhadap performa akademik blok Imunohematologi selama pembelajaran daring pada mahasiswa tingkat 1 dan 2.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi observasional analitik dengan menggunakan metode cross sectional pada 183 mahasiswa FK UNISMA. Data kemampuan retensi diperoleh dari uji retensi mahasiswa FK UNISMA, sedangkan penilaian ingkungan belajar diukur dengan kuisioner The Dundee Ready Educational Environment Measure (DREEM).Hasil: Hasil uji regresi logistik ordinal pada mahasiswa tingkat 2 mendapatkan pengaruh signifikan dari kemampuan retensi terhadap performa akademik mahasiswa (nilai p-value < 0.05), sedangkan pada mahasiswa tingkat 1 kemampuan retensi tidak berpengaruh signifikan terhadap performa akademik (nilai p-value >0.05). Lingkungan belajar mendapatkan pengaruh yang signifikan terhadap performa akademik mahasiswa tingkat 1 dan 2 (nilai p-value < 0.05).Kesimpulan: Kemampuan retensi hanya berpengaruh positif terhadap performa akademik mahasiswa tingkat 2, hal ini dapat disebabkan karena  kegiatan diluar akademik yang dilakukan mahasiswa  tingkat 1 dapat mengganggu retensi. Lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap performa akademik mahasiswa tingkat 1 dan 2, hal ini dapat disebabkan karena pada mahasiswa tingkat 1 dan 2 tinggal dilingkungan yang baik sehingga berpengaruh pada performa akademiknya. Faktor yang paling1mempengaruhi performa akademik adalah lingkungan belajar.Kata kunci: Performa akademik; kemampuan retesi; lingkungan belajar; pembelajaran daring
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI POLAR DAUN KUMIS KUCING ( Orthosiphon stamineus) TERHADAP Propionibacterium acnes Putri Nabila Khalisha; Ike Widyaningrum; Sasi Purwanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Daun kumis kucing (Orthosiphon stamineus) memiliki kandungan senyawa yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol dan fraksi polar daun kumis kucing ( O. stamineus) terhadap Propionibacterium acnes yang dibandingkan dengan klindamisin.Metode: Daun kumis kucing diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan dilakukan fraksinasi dengan pelarut polar (etanol:air) dengan rasio (9:1). Selanjutnya dilakukan pengamatan aktivitas antibakteri dengan zona hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan konsentrasi ekstrak etanol dan fraksi polar dalam persentase yakni 10%, 7,5%, 5%, 1%. Diukur dengan uji zona hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer (disc diffusion) menggunakan klindamisin 2µg.Hasil: Ekstrak etanol daun kumis kucing menggunakan setiap konsentrasi terhadap Propionibacterium acnes dalam persentase yakni 10%, 7,5%, 5%, 1% berturut-turut adalah  7.79±0,10mm; 7.70±0,08mm; 7.49±0,11mm; 7.37±0,28mm  dan pada fraksi polar daun kumis kucing menggunakan setiap konsentrasi terhadap Propionibacterium acnes dalam persentase yakni 10%, 7,5%, 5%, 1% berturut-turut adalah 7.56±0,34mm; 7.36±0,24mm; 7.19±0,38mm; 7.10±0,29mm. ekstrak etanol dan fraksi polar daun kumis memiliki signifikansi (p<0,05). Hal tersebut menunjukan bahwa ekstrak etanol dan fraksi polar memiliki daya hambat yang lebih rendah dari klindamisin.Kesimpulan: Ekstrak etanol dan fraksi polar daun kumis kucing dengan persentase  10%, 7,5%, 5%, 1%   memiliki perbedaan daya hambat yang lebih rendah dari klindamisin dalam menghambat P.acnes.Kata kunci: Daun Kumis Kucing: Orthosiphon stamineus; Ekstrak Etanol; Fraksi Polar; Propionibacterium acnes.
KONTRIBUSI KECERDASAN SPIRITUAL DAN KECERDASAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Muhammad Ilham Bagas Waskito; Amelia Daeng Pramono; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Kecerdasan spiritual membantu mahasiswa dalam mengambil keputusan dan kecerdasan sosial membantu mahasiswa dalam bersosialisasi ketika perkuliahan. Semakin baik kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial yang dimiliki mahasiswa maka akan semakin baik pula prestasi akademiknya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasi deskriptif analitik dengan pendekatan explanatory squencial mixed method, yaitu melakukan pengumpulan dan analisa data secara kuantitatif dengan kuesioener lalu kualitatif dengan Focus Group Discussion (FGD). Sampel penelitian ini adalah 241 mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang yang didapat dari total sampling dengan kriteria minimal sampel (Morgan and Krecjie Table) dan dianalisis menggunakan aplikasi Smart PLS. Sedangkan Focus Group Discussion menggunakan 12 sampel (6 laki-laki dan 6 perempuan) yang diambil dari variasi maksimum responden dan dianalisis dengan analisa konten model Miles and Huberman.Hasil: Kecerdasan spiritual memiliki nilai T statistik 2,119 sehingga menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap prestasi akademik. Sedangkan kecerdasan sosial memiliki nilai T statistik 1,069 sehingga menunjukkan pengaruh positif tidak signifikan.Simpulan: Kecerdasan spiritual berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi akademik sedangkan kecerdasan sosial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap prestasi akademik. Kata Kunci: kecerdasan spiritual; kecerdasan sosial; prestasi akademik; dan mahasiswa fakultas kedokteran.