cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 220 Documents
PEMBERIAN POLYVINYLPYRROLIDONE DAN OMEGA 3 DAPAT MEMPERBAIKI SKOR SPEED MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNISMA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN Catherine Regina Widyasari; Ariani Ratri Dewi; Muhammad Zainul Fadli
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.514 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Selain memiliki dampak positif dalam proses pembelajaran, gadget juga berdampak negatif pada kesehatan mata seperti sindroma mata kering (dry eye syndrome).Pemberian kombinasi polyvinylpyrrolidone dengan suplemen omega 3 diharapkan dapat mengurangi gejala mata kering. Selain itu, perbedaan jenis kelamin diketahui berpengaruh terhadap patogenesis sindroma mata kering. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh jenis kelamin dan pemberian polyvinylpyrrolidone dan omega 3 terhadap hasil skor Standardized Patient Evaluation of Eye Dryness (SPEED) mahasiswa FK UNISMAMetode: Penelitian dengan studi Cross-sectional. Responden penelitian dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang kemudian dilakukan pengisian kuesioner SPEED sebelum dan sesudah pemberian polyvinylpyrrolidone dan omega 3. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney, Wilcoxon test, dan Independent T-test dengan tingkat signifikansi p <0.05.Hasil dan Pembahasan: Pemberian polyvinylpyrrolidone dan omega 3 menurunkan skor SPEED 9,63±2,39 menjadi 2,50±2,28 (p<0.05). Jenis kelamin tidak mempengaruhi skor SPEED yakni sebesar 2,14±2,26 pada laki-laki dan 2,78±2,38 pada perempuan (p>0,05). Pemberian polyvinylpyrrolidone dan omega 3 mengurangi hiperosmolaritas air mata dan menghentikan proses inflamasi sehingga gejala dry eye syndrome berkurang. Perbedaan homonal pada laki-laki dan perempuan tidak mempengaruhi gejala dry eye syndrome.Kesimpulan: Pemberian polyvinylpyrrolidone dan omega 3 menurunkan skor SPEED mahasiswa S1 FK UNISMA pada masa pembelajaran dalam jaringan. Namun, perbedaan jenis kelamin tidak mempengaruhi skor SPEEDKata Kunci : Polyvinylpyrrolidone, Omega 3, Jenis Kelamin, Skor SPEED
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : PENGARUH PENGGUNAAN PROTON PUMP INHIBITOR (PPI) JANGKA PANJANG TERHADAP IMUNITAS TRAKTUS GASTROINTESTINAL Keke Anggun Indira Yosela; Helmin Elyani; Hardadi Airlangga
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.232 KB)

Abstract

Pendahuluan : Proton Pump Inhibitor (PPI) adalah kelompok obat yang digunakan untuk menurunkan kadar asam lambung sekaligus meredakan gejala yang disebabkan oleh peningkatan asam lambung secara patologis. Pada penggunaan PPI jangka panjang, dapat timbul sejumlah potensi efek samping, dikhawatirkan efek samping tersebut dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Systematic literature review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan PPI jangka panjang terhadap imunitas traktus gastrointestinal khusunya pada sel epitel, keasaman, kualitas mukus, mikrobiota traktus gastrointestinal, hingga efeknya pada neutrofil.Metode : Systematic Literature Review mengenai pengaruh pemberian Proton Pump Inhibitor (PPI) jangka panjang terhadap sistem imunitas serta homeostasis traktus gastrointestinal yang dilakukan pencarian melalui database google scholar, pubmed central, dan sciencedirect dengan memasukkan kata kunci “Proton pump inhibitors” “Immunity dysfunction” “Disadvantages” “Side Effect” “Microflora” dan “GI Infection”. Jurnal dipilih sesuai kriteria inklusi yakni jurnal original article dengan rentang terbit tahun 2010-2020 dan dapat diakses full text.Hasil : Sejumlah 13 jurnal terpilih sesuai kriteria inklusi. Didapatkan 2 jurnal tidak valid dan 11 jurnal valid, jurnal yang di dapat membahas mengenai keasaman, mukus, mikrobiota dan neutrofil. Jurnal yang didapat paling banyak membahas mengenai efek PPI terhadap keasaman serta mikrobiota gastrointestinal.Kesimpulan : Pada Penggunaan Proton Pump Inhibitor (PPI) jangka panjang dapat mempengaruhi imunitas gastrointestinal khususnya pada keasaman dan mikrobiota GIT.Kata Kunci : Proton Pump Inhibitor, imunitas, traktus gastrointestinal
Pengaruh Kombinasi Dekokta Rimpang Zingiber officinale var rubrum dan Imperata cylindrical Terhadap Kadar CRP Serum Tikus Model Osteoartritis Dipranastri Widyawati
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.005 KB)

Abstract

Introduction: Osteoarthritis (OA) is a chronic disorder caused by degenerative process and inflammation that lead to damage on the joint cartilage. Previous research showed that red ginger rhizome (Zingiber officinale var rubrum) and cogon grass rhizome (Imperata Cylindrica) had anti-inflammation and antioxidant effect. This research aimed to know the potencial of the combination of red ginger rhizome (Zingiber officinale var rubrum) and cogon grass rhizome (Imperata Cylindrica) (CRGCG) by measuring the OA rats serum C-Reactive Protein (CRP). C-reactive protein is an acute phase protein used as inflammation marker.Methods: 25 male Wistar rats aged 4 months divided into 5 groups namely positive control group (PC), negative control group (NC), first treatment with dose 9+40 mg/rat/day (T1), second treatment with dose 18+40 mg/rat/day (T2), and third treatment with dose 36+40 mg/rat/day(T3). Rats were induced with Complete Freund’s Adjuvant (CFA) by 0.1 ml/rat on right knee intraarticular of rats to make the OA model. The administration of CRGCG is given for 10 days. The serum CRP level was assessed by CRP ELISA Kit. Data analyzed using Kruskal-Wallis followed by Mann-Whitney test. The result is significant if p<0.05.Result: The CFA induction statistically did not increase the serum CRP level on KP (3,435±0,24) to KN (3,307±0,99) significantly (P>0,05). The administration of CRGCG on the second treatment dose 18+40 mg/rat/day (3±0,2) and third treatment dose 36+40 mg/rat/day able to decrease the serum CRP level significantly (P<0,05).Conclusion: Combination of Red Ginger Rhizome and Cogon Grass Rhizome (CRGCG) dose 18+40 mg/rat/day (T2) and 36+40 mg/rat/day (T3) able to decrease the serum CRP level of OA rats.Keywords: Osteoarthritis, Red Ginger, Cogon Grass, C-Reactive Protein
Pengaruh Proses Pembelajaran Mandiri dan Kolaboratif dalam Problem Based Learning (PBL) Terhadap Performa Akademik Berbentuk Indeks Prestasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Aurizan Naufal Habib; Dewi Martha Indria; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.176 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Metode Problem Basic Learning (PBL) merupakan salah satu hasil inovasi sistem pembelajaran yang di dalamnya mencakup metode pembelajaran mandiri dan metode pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan metode pembelajaran mandiri dan metode pembelajaran kolaboratif berbasis PBL dengan performa akademik mahasiswa yang dilihat dari Indeks Prestasi (IP).Metode: Desain enelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling dengan metode consecutive sampling dan jumlah responden yang memenuhi kriteria sebanyak 176 mahasiswa yang dibagi menjadi 3 angkatan A, B dan C. Instrument pengumpulan data menggunakan kuisisoner melalui tautan google form, setelah itu hasil diolah menjadi skala Likert. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda.Hasil: Hasil menunjukan secara simultan metode pembelajaran mandiri dan kolaboratif berpengaruh secara signifikan terhadap performa akademik dengan pvalue sebesar 0,000<0.05. Selanjutnya secara parsial metode pembelajaran mandiri mempunyai hubungan negatif dan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap performa akademik dengan pvalue sebesar 0,144>0.05. Sedangkan secara parsial metode pembelajaran kolaboratif mempunyai hubungan positif dan berpengaruh secara signifikan terhadap performa akademik dengan p value sebesar 0,000< 0.05Kesimpulan: Didapatkan bahwa pembelajaran mandiri dan kolaboratif secara simultan berpengaruh signifikan terhadap performa akademik. Metode pembelajaran kolaboratif mempunyai hubungan positif sedangkan pembelajaran mandiri mempunyai hubungan negative.Kata kunci: Problem-based learning (PBL), pembelajaran kolaboratif, pembelajaran mandiri, pendidikan kedokteran.
Efek Penambahan Fraksi Semi Polar (F1-F7) Ekstrak Metanolik Phyllanthus niruri, L. Terhadap Daya Hambat Amoxicillin atau Chloramphenicol pada Staphylococcus aureus atau Escherichia coli Wahyuni Dwi Permata Sari; Rio Risandiansyah; Hardadi Airlangga
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.415 KB)

Abstract

Pendahuluan: Tingginya angka kejadian infeksi bakteri diterapi menggunakan antibiotik dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Untuk menanggulangi resistensi antibiotik dapat menggunakan kombinasi herbal seperti meniran (Phyllanthus niruri, L.) dengan antibiotik oleh karena itu, kombinasi tersebut perlu didalami lebih lanjut untuk menjadi alternatif yang tepat dalam menurunkan angka resistensi. Namun, belum diketahui senyawa spesifik yang mempengaruhi aktivitas herbal pada kinerja antibiotik. Oleh sebab itu, perlu penelitian lebih lanjut tentang efek penambahan fraksi meniran pada antibotik dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli.Metode: Fraksi 1-7 didapatkan dari proses fraksinasi ekstrak metanolik simplisia Phyllanthus niruri, L. menggunakan resin silica dengan eluen etil asetat 100%. Uji Zona Inhibisi (ZOI) menggunakan metode Kirby-Bauer. Efek interaksinya dihitung berdasarkan metode Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test (AZDAST). Uji fitokimia menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan reagen FeCl3, dragendorff, dan formaldehyde Uji statistik dilakukan dengan Mann-Whitney dengan signifikan p<0,05.Hasil: Fraksi dengan eluen etil asetat 100% menghasilkan 7 fraksi yaitu F1-F7. Fraksi F3 memiliki interaksi sinergis dengan chloramphenicol dalam mebunuh E.coli dengan ZOI kombinasi 11,3 ± 0,57 mm dan ZOI antibiotik tunggal 11 ± 0 mm. Fraksi F6 memilki interaksi sinergis dengan amoxicillin dalam membunuh S.aureus dengan ZOI kombinasi 15,3 ± 0,57 mm dan ZOI antibiotik tunggal 14 ± 0 mm. Sedangkan pada fraksi lain memiliki interaksi not distinguishable. Fraksi F5, F6 dan F7 memiliki senyawa fenol dengan jenis senyawa yang berbeda.Kesimpulan: Fraksi F3 bersifat sinergis dengan chloramphenicol dalam membunuh E. coli. F6 bersifat sinergis dengan amoxicillin dalam membunuh S.aureus. Fraksi F1, F2, F4, F5 dan F7 memiliki interaksi not distinguishable. Fraksi F5, F6 dan F7 mengandung senyawa aktif fenol.Kata Kunci: Phyllanthus niruri,L.,Amoxicillin, Chloramphenicol, Uji Fitokimia, Zona Inihibisi, Kombinasi Antibiotik dan Herbal.
KOMBINASI POLYVINYLPYRROLIDONE DAN OMEGA-3 MEMPERBAIKI HASIL TES SCHIRMER YANG MENURUN AKIBAT PENGGUNAAN GAWAI Ega Rinestu Pramulandani; Ariani Ratri Dewi; Muhammad Zainul Fadli
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.302 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Terjadinya pandemi COVID-19 mengubah pola pembelajaran menjadi pembelajaran dalam jaringan. Menatap layar gawai terlalu lama saat pembelajaran daring mengakibatkan penguapan air mata berlebihan yang merupakan salah satu penyebab terjadinya mata kering pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kombinasi polyvinylpyrrolidone dan suplemen Omega-3 terhadap mata kering yang dialami mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISMA dan mengetahui hubungannya dengan jumlah jam penggunaan gawai yang diukur menggunakan Tes Schirmer.Metode: Responden penelitian ini adalah 16 orang mahasiswa tingkat 2, 3 dan 4 yang menderita dry eye. Responden menggunakan kombinasi Polyvinylpirrolindone tetes mata enam kali sehari satu tetes pada kedua mata dan Omega-3 dua kali satu tablet per hari selama 2 minggu. Tes Schirmer dan pengisian kuesioner penggunaan gawai dilakukan sebelum dan setelah penelitian. Hasil dianalisis menggunakan software SPSS dengan tingkat signifikansi p<0.05.Hasil: Rata-rata Tes Schirmer sebelum perlakuan adalah 6,06±1,80 mm dan setelah perlakuan sebesar 13,09±4,34 mm dengan hasil uji T berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Hasil uji korelasi Spearman mendapatkan hubungan yang signifikan (p=0,024) berkekuatan sedang (rho=-0,561) antara durasi penggunaan gawai dengan hasil tes Schirmer.Simpulan: Pemberian kombinasi polyvinylpyrrolidone tetes mata dan Omega-3 selama dua minggu dapat memperbaiki hasil Tes Schirmer dan berhubungan dengan jumlah jam penggunaan gawai pada mahasiswa peserta pembelajaran daring.Kata Kunci: Polyvinylpirrolindone, Omega-3, dry eye, pembelajaran daring, durasi penggunaan gawai, tes Schirmer
Analisa Proses Pembelajaran Berbasis Student Centered Learning, Problem Based Learning, Integrated, Community Based Learning, Electives, Systematic (SPICES) Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Nadia Uluhiyah Muhammad; Sri Herlina; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.476 KB)

Abstract

Introduction : Improving the quality of medical education, especially in the learning system, will influence  the quality of medical students. With the need for public health and the development of  modern health technologies, a good curriculum is needed to support education in accordance with Indonesian Doctors Competency Standards (SKDI). The application of learning strategies with SPICES method (Student Centered Learning, Problem Based Learning, Integrative, Community Based Learning, Electives, Systematic) is an innovative educational strategy with the aim to support the student can learn independently and solving a problem. Therefore, research related to SPICES is needed to see the successful implementation of SPICES on Achievement Index among Faculty of Medicine students.Method: Observational analytic research design with cross-sectional approach was used. The research sample collection used non probability sampling technique, namely systematic sampling, the study sample was 183 medical students who were divided into 3 batches of 2016, 2017 and 2018. The data obtained were tested using the Spearman rho with Spearman rank correlation values.Result: The relationship between the implementation of each SPICES method (SCL, PBL, Integrated, CBL, Electives, Systematic) to student achievement index has P value <0.05 which means there is significance of each SPICES method with student achievement index. The correlation coefficient on the SCL method and overall SPICES shows a moderate correlation between 0.40 - 0.59, while the PBL, Integrated, CBL, Electives, Systematic methods show a low correlation between 0.20 - 0.39.Conclusion: The Student-Centered Learning Method and SPICES are moderately correlated to student academic achievement.Keywords: learning process, SPICES, Academic Achievement.
PENGARUH EKSTRAK AIR DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP APOPTOSIS SEL β PANKREAS DAN PERUBAHAN MORFOLOGI ISLET LANGERHANS TIKUS MODEL OBESITAS Dinda Dwi Anggita; Aris Rosidah; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.651 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Pemberian diet tinggi lemak tinggi fruktosa (TLTF) akan menyebabkan obesitas yang akan memicu terbentuknya radikal bebas, dan akhirnya menginduksi terjadinya kerusakan ada sel β pankreas dan perubahan morfologi islet Langerhans. Daun sirsak memiliki aktivitas antioksidan sebagai pertahanan terhadap radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak air daun sirsak (EADS) terhadap jumlah apoptosis sel β, dan perubahan morfologi (struktur, bentuk, ukuran) islet Langerhans pankreas tikus dengan induksi TLTF.Metode: Diberikan induksi diet TLTF dan EADS selama 10 minggu pada hewan coba yang dibagi menjadi 5 kelompok secara in vivo, yaitu kelompok normal (KN), kelompok positif (KP) dan EADS dosis I (100 mg/kgBB), II (200 mg/kgBB) dan III (400 mg/kgBB) (n=6 ekor). Dilakukan pengambilan sediaan organ pankreas dengan pengecatan Hematoxylin Eosin untuk mengetahui jumlah apoptosis sel β, dan perubahan morfologi islet Langerhans, lalu diamati dengan mikroskop dotSlide dengan perbesaran 200x. Analisa statistik menggunakan One Way ANOVA dan uji LSD (p<0,05).Hasil: Pemberian EADS dosis II dan III secara signifikan menurunkan jumlah apoptosis sel β pankreas sekitar 22% dan 30% dibandingkan kontrol positif (p<0,05), sedangkan pada perubahan struktur islet Langerhans secara signifikan dapat menurunkan sekitar 17% dan 24% (p<0,05), dan pada perubahan bentuk islet Langerhans secara signifikan dapat meningkatkan sekitar 80% dan 95% (p<0,05). Pemberian EADS dosis I, II dan III secara signifikan meningkatkan luas ukuran sekitar 57%, 47%, dan 62% dibandingkan kontrol positif (p<0,05).Simpulan: Pemberian EADS dosis II dapat menurunkan jumlah apoptosis sel β pankreas, menghambat perubahan struktur, dan meningkatkan perbaikan perubahan bentuk. Sedangkan EADS dosis I dapat meningkatkan luas ukuran islet Langerhans. Kata Kunci: Daun Sirsak, Diet TLTF, Obesitas, Apoptosis, Morfologi Islet Langerhans 
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : EFEK PENGGUNAN OMEPRAZOLE DAN LANSOPRAZOLE TERHADAP Lactobacillus sp Kiki Mustika Alfiasih; Hardadi Airlangga
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.748 KB)

Abstract

Pendahuluan: Omeprazole merupakan generasi pertama sedangkan Lansoprazole generasi kedua pump proton inhibitor. Selama dekade terakhir, terdapat peningkatan penggunaan PPI yang berisiko meningkatkan efek samping. Penekanan asam kronis dengan PPI jangka panjang memfasilitasi pertumbuhan bakteri di usus kecil dan berkontribusi pada migrasi mikroflora kolon. Lactobacillus merupakan flora normal pada saluran pencernaan manusia yang memproduksi antimikroba. Systematic literature review ini bertujuan mengetahui efek penggunaan omeprazole dan lansoprazole terhadap Lactobacillus sp.Metode: Systematic Literature Review mengenai efek penggunaan omeprazole dan lansoprazole terhadap Lactobacillus sp yang dilakukan pencarian melalui database Pubmed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan memasukkan kata kunci berupa Omeprazole, Lansoprazole, Lactobacillus sp. Jurnal dipilih sesuai kriteria inklusi dan kriteria eksklusi yang telah ditetapkan.Hasil: Pencarian dengan menggunakan kata kunci dan menyeleksi berdasarkan kriteria inklusi serta kriteria eksklusi didapatkan sejumlah 13 jurnal. Sepuluh jurnal yang membahas tentang omeprazole didapatkan enam jurnal yang signifikan terhadap Lactobacillus sp. Sedangkan dari tiga jurnal lansoprazole didapatkan tiga jurnal yang signifikan terhadap Lactobacillus sp.Kesimpulan: Efek penggunaan Omeprazole berpengaruh terhadap Lactoabcillus sp dibandingkan penggunaan Lansoprazole.Kata Kunci: Omeprazole, Lansoprazole, Lactobacillus sp
EFEK KOMBINASI TAPAK LIMAN (ELEPHANTOPUS SCABER L.) DENGAN ANTIBIOTIK AMOXICILLIN, CHLORAMPHENICOL DAN COTRIMOXAZOLE TERHADAP DAYA PERTUMBUHAN BAKTERI S. AUREUS DAN E. COLI SECARA IN VITRO Verryna Yaumi M.A
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.061 KB)

Abstract

Introduction: Antibiotics are widely used as initial treatment for infections. But the use of antibiotics that can irrationally cause antibiotic resistance. In addiation to antibiotics, infections can be overcome by using herbs, one of which is Tread liman (Elephantopus scaber Linn.). This study aimed to examine the zone of inhibition (ZOI), minimum inhibitory level (MIC), and minimum bactericidal concentration (MBC) combination of antibiotics amoxicillin (AMX), chloramphenicol (CHL), and cotrimoxazole (COT) with Tread liman extract (TL) against the bacteria Escherichia coli (E. coli) and Staphylococcus aureus (S. aureus).Method: The ZOI test uses the AZDAST method which is modiafied with a well. Interpretation of results with clear zone measurements using a ruler. The MIC test was carried out by microdialution with a 96-well plate and was assessed using spectrophotometry with a wavelength of 600 nm, macrodialution using a test tube and assessed by turbidiaty and sediamentation. KBM test to assess whether there is a colony formed after incubation for 24 hours.Results: The combination of TL with AMX, CHL and COT on E. coli is addiative, while in S. aureus the addiative are obtained in the combination of TL with AMX and COT, antagonist with CHL. Fractional Inhibitory Concentration Index (FICI) results from combination MIC TL with AMX are antagonist in both bacteria, other antibiotics are addiative. Fractional Inhibitory Concentration Index (FBCI) results from the combination MBC of TL with AMX, CHL and COT were addiative to E. coli, in combination with S. aureus TL with AMX and COT were addiative, while CHL was antagonist.Conclusion: In the combination ZOI test TL with CHL in S. aureus is antagonist. The combination of TL with AMX in both bacteria is antagonist. In the combination MIC test TL with CHL on S. aureus is antagonist in the KBM test. Whereas in other combinations of antibiotics are addiative.

Page 3 of 22 | Total Record : 220