cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 220 Documents
INTERAKSI ANTAGONIS KLORAMFENIKOL DENGAN FRAKSI N-HEKSANA DAN FRAKSI AIR UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP Salmonella thypi Yossi ayu purwanto; Zainul Fadli; Reza Hakim
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.304 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Salmonella thypi adalah bakteri penyebab demam thypoid yang masih menjadi masalah utama morbiditas dan mortalitas global. Kloramfenikol masih menjadi drug of choice dari pengobatan demam thypoid. Resistensi S.thypi terhadap kloramfenikol sebesar 66,8% hingga 72%. Resistensi dapat ditanggani  dengan mengkombinasi antibiotik dengan tanaman herbal yang memiliki senyawa antibakteri seperti Allium sativum L. Senyawa antibakteri dapat dipisahkan dengan metode fraksinasi. Namun belum didapatkan data tentang bentuk interaksi kombinasi kloramfenikol dengan fraksi-fraksi umbi Allium sativum L. terhadap S.thypi.Metode: Penelitian in vitro eksperimental laboratorium dengan metode Kirby-Bauer Disk Difussion Susceptibility Test dan dianalisa dengan metode Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test (AZDAST) untuk mengetahui efek antibakteri kombinasi kloramfenikol dengan fraksi n-Heksana, etil asetat dan air dari ekstrak etanol umbi Allium Sativum L. terhadap S.thypiHasil: Fraksi n-Heksana, etil asetat serta air dari ekstrak etanol umbi Allium sativum L. dosis tunggal dan ganda tidak dapat menghambat pertumbuhan S.thypi. Zona hambat fraksi n-Heksana kombinasi kloramfenikol 20,03±2,68. Zona hambat fraksi air kombinasi kloramfenikol 17,37±4,52. Zona hambat fraksi etil asetat dosis kombinasi kloramfenikol 19,95±2,89.Kesimpulan: Kombinasi kloramfenikol dengan fraksi n-Heksana dan air dari ekstrak etanol umbi Allium sativum L. memilliki bentuk interaksi antagonis. Kombinasi kloramfenikol dengan fraksi etil asetat dari ekstrak etanol umbi Allium sativum L. memiliki bentuk interaksi not distinguishable.Kata Kunci: Antibakteri, Kloramfenikol, Allium sativum L, Salmonella thypi,Zona hambat
PENGARUH JUMLAH PASIEN RUANG RAWAT INAP KELAS I DAN II TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI PADA STETOSKOP DI SALAH SATU RUMAH SAKIT KOTA MALANG Irme Adhitya
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.437 KB)

Abstract

Introduction: Nosocomial infection is one of the biggest killers in the world that occurs due to transmission of pathogens through medical devices such as stethoscopes. This is because the stethoscope has direct contact with the patient's skin. Another factor that affects is the density of patients in the treatment room. Therefore, this study wanted to know the effect of the number of patients in class I and II inpatient rooms on the number of bacterial colonies on the stethoscope.Methods: In vitro research by swab on the bell and membrane stethoscope used for patients in class I and II inpatient rooms. Swabs used sterile cotton swabs that had been dipped in 0.9% NaCl. Samples were inoculated into three types of media in order to determine the number and nature of bacterial colonies. The samples were incubated for 48 hours and then counted the number of bacterial colonies. Then a statistical test was done by Mann-Whitney U Test and Spearman correlation.Results: The bacterial colonies that grow are thought to be family of Enterobacteriaceae, Staphylococcus spp., E.coli or Klebsiella spp., and Salmonella spp, or Shigella spp. There were no significant differences in results (p> 0.05) between the number of bacterial colonies on the bell and the membrane stethoscope in class I and II inpatient rooms. There was no correlation (p> 0.05) between the number of patients and the number of bacterial colonies on the bell and membrane stethoscopeConclusion : The number of patients in class I and II inpatient rooms did not affect the number of bacterial colonies on the stethoscope.
KOMBINASI EKSTRAK N-HEKSANA Alpinia purpurata DAN Zingiber officinale DENGAN METODE MASERASI KINETIK DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus DAN Eschericia coli Windya B. Supriadi; Erna Sulistyowati; Ike Widyaningrum
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.991 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Lengkuas merah (Alpinia purpurata) dan jahe merah (Zingiber officinale) memiliki kandungan senyawa aktif yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri. Kombinasi ekstrak dari beberapa tanaman mampu meningkatkan daya hambat bakteri lebih besar bila dibandingkan dengan ekstrak tanaman tunggal. Penelitian ini melakukan kombinasi A. purpurata dan Z. officinale untuk meningkatkan kemampuan aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya hambat bakteri kombinasi ekstrak rimpang A. purpura dan  Z. officinale.Metode: Penelitian in vitro ini mengukur daya hambat kombinasi ekstrak A. purpurata dan Z. officinale dengan menghitung diameter ZOI S. aureus atau E. coli. Perbandingan konsentrasi kombinasi ekstrak herbal yang digunakan yaitu P1(0:100), P2(25:75), P3(50:50), P4(75:25), P5(100:0). ZOI dihitung melalui metode difusi cakram. Amoksisilin dan asam nalidiksat kami gunakan sebagai antibiotik pembanding. Analisis statistik menggunakan uji one way ANOVA dengan taraf signifikansi adalah p < 0,05.Hasil: Skrining fitokimia ekstrak N-heksana A. purpurata dan Z. officinale menunjukkan adanya kandungan terpen dan alkaloid. Hasil ZOI S. aureus pada kelompok P1, P2, P3, P4, dan P5 berturut-turut yaitu 7,03±1,19, 6,76±1,13, 7,63±1,66, 8,13±0,97, dan 8,36±2,31 mm. Hasil ZOI E. coli pada kelompok P1, P2, P3, P4, dan P5 berturut-turut yaitu 11,10±1,01, 9,46±1,55, 9,03±1,56, 10,9±1,47, dan 9±0,26 mm. ZOI amoksisilin dan asam nalidiksat menunjukkan hasil lebih besar.Kesimpulan: Kombinasi ekstrak N-heksana  A. purpurata dan Z. officinale mampu menghambat S. aureus dan E. coli.Kata kunci: Alpinia purpurata, Zingiber officinale, N-heksana, bakteri, daya hambat bakteri
Pengaruh Menyikat Gigi dengan Kombinasi Pasta Gigi dan Siwak (Salvadora persica) terhadap Jumlah Koloni Bakteri Anaerob pada Saliva dan Mukosa Gingiva Santri Ar-Razi Catur Eka Sukma; Helmin Elyani; Arif Yahya
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.069 KB)

Abstract

Background: Anaerobic bacteria in oral cavity have the potential for health in the oral cavity and also systemic. Sodium Lauryl Sulfat (SLS) and fluoride in toothpaste as an antibacterial. Benzyl isothiocyanate (BITC) in siwak has antibacterial activity. This study aim to prove the effect of combination siwak and toothpaste towards anaerobic bacteria in saliva and mucosal gingiva.Method: This research was experimental laboratory with pre and post test group design. A total of 36 respondents were divided into 2 groups, brushing using toothpaste and brushing using a combination of toothpaste and siwak during 10 days. Samples of saliva and gingival mucosa were taken before and after treatment and was grown on Anaerobic Nutrient Agar (NA) media. Data of before and after treatment were analyzed using paired t-test.Result: In group using toothpaste only after treatment increased the amount of anaerobic bacteria in saliva by 34% and decreased in gingiva by 53%. In group using the combination toothpaste and siwak after treatmenct increased the amount of anaerobic bacteria in saliva by 36% and decreased in gingiva by 33%.Conclusion: The combination of brushing using siwak and toothpaste for 10 days can reduce the amount of anaerobic bacteria in gingival samples.Keywords: Siwak, toothpaste, anaerobic bacteria
PENGARUH KECERDASAN LINGUISTIK DAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Alek Reza Muhammad; Amelia Daeng Pramono; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.38 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika Matematika merupakan salah satu faktor pengaruh prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika Matematika terhadap prestasi akademik mahasiswa. Selain itu penelitian ini juga menjadi pertimbangan sebagai komponen tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu melakukan pengumpulan dan analisa data secara kuantitatif dengan kuesioner dan Intellegence Stucture Test (IST) dan data sekunder dengan IP. Sampel penelitian ini adalah 172 mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS.Hasil: Kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika matematika memiliki nilai R Square 0,035 yang berarti memiliki pengaruh 3,5% kepada prestasi akademik. Hasil yang diperoleh pada kecerdasan linguistik, T statistik 2,282 dan path coefficients -0.225 yang menunjukkan hasil pengaruh negatif yang signifikan, sedangkan kecerdasan logika Matematika memiliki nilai T statistik 1,112 dan path coefficients 0,114 sehingga menunjukkan hubungan positif yang tidak signifikan terhadap pengaruh akademik.Simpulan: Kecerdasan linguistik memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap kecerdsan akademik dan kecerdasan logika matematika memiliki hubungan positif namun tidak signifikan terhadap prestasi akademik. Kata Kunci: kecerdasan linguistik; kecerdasan logika Matematika; prestasi akademik; dan mahasiswa fakultas kedokteran.
Efek Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Emprit Terhadap Paralisis Dan Kematian Cacing Dewasa Ascaris Suum Goeze Moh. Yahya Al-Hilal; Dian Novita W; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.945 KB)

Abstract

Pendahuluan: Tanaman obat tradisional jahe emprit (Zingiber officinalle var. amarum) diduga mengandung memiliki aktivitas anthelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas anthelmintik ekstrak etanol rimpang jahe emprit pada cacing Ascaris suum goeze secara in vitro.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental studi in vitro dengan post test only controlled group design. Sampel penelitian terdiri dari 28 cacing dewasa Ascaris suum goeze yang dibagi menjadi 7 kelompok. Kelompok pertama sebagai kontrol negatif yakni normal saline 0,9%, kelompok perlakuan kedua diberikan perlakuan larutan pirantel pamoat 5mg/ml sebagai kontrol positif. Kelompok ketiga diberi perlakuan ekstrak etanol rimpang jahe emprit dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, 4% dan 8%. Masing-masing konsentrasi berisi 4 cacing dewasa Ascaris suum goeze. Data diperoleh dari pengamatan pada jam ke 1,2,3,4,5,6,7,8,9,24, 48, 72 dan 96, kemudian dihitung PC50 dan LC50 ekstrak etanol rimpang jahe emprit dengsn regresi linier Microsoft excel 2019.Hasil: Pada Ekstrak etanol rimpang jahe emprit konsentrasi 0,5%, 1%, 2% dan 4% mengalami paralisis akhir pada jam ke-48, pada ekstrak etanol rimpang jahe emprit konsentrasi 8% cacing mengalami paralisis akhir pada jam 24. Paralysis Concentration (PC50) yaitu sebesar 1,27%, artinya dibutuhkan konsentrasi 1,27% untuk membuat cacing mengalami paralisis sebanyak 50%. Sedangkan Ekstrak etanol rimpang jahe emprit konsentrasi 0,5%, 1%, 2% dan 4% mengalami kematian sempurna 100% pada jam yang sama yaitu pengamatan jam ke-96, sedangkan pada konsentrasi 8% mengalami kematian 100% pada jam ke-72. Lethal Concentration (LC50) yang didapatkan 2,005% yang bermakna dibutuhkan konsentrasi 2,005% untuk membuat cacing mengalami kematian.Kesimpulan: Ekstrak etanol rimpang jahe emprit memiliki nilai PC50 sebesar 1,27%. Sedangkan Ekstrak etanol rimpang jahe emprit memiliki LC50 sebesar 2,005%Kata Kunci : Jahe emprit, (Zingiber officinalle var. amarum), Ascaris suum goeze, anthelmintik, in vitro
EFEK KOMBINASI INFUSA DAUN SAMBILOTO, SALAM, KAYU MANIS, DAN RIMPANG TEMULAWAK TERHADAP KADAR HDL DAN LDL SERUM TIKUS WISTAR JANTAN MODEL HIPERGLIKEMIA Wahyu Rhomadon
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.474 KB)

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus (DM) is associated with impaired fat metabolism which causes an increase in VLDL, LDL and decreased HDL. Sambiloto, bay leaves, cinnamon, and ginger rhizome (SSKT) have the potential for antihyperlipidemia, antioxidants and antihyperglycemia. This study aims to determine the potential of SSKT as antihyperglycemia in DM.Methods: Experimental laboratory in vivo with the control group post test only design using male Wistar rats aged 2-3 months. Mice were divided into five groups: negative control, positive control, and treatment group. The combination of infusion is given per sonde for 30 days at a dose of 125 mg / kg, 250 mg / kg body weight, 500 mg / kg body weight per day. Examination of HDL levels using the Abx Pentra HDL direct Pentra C200 device, while for LDL level examination using the Abx pentra LDL direct Pentra C200 device. The results of HDL data were analyzed using Kruskal Wallis, and LDL was analyzed using One Way ANOVA followed by Post Hoc LSD test. The results are said to be significant if (p <0.05).Result: STZ 25 mg and 10% HFD could not reduce HDL levels and increase LDL levels significantly. There were no significant differences between the positive groups with treatment of serum HDL and LDL levels.. There is a tendency that the higher dose of SSKT extract given will reduce serum LDL levels in hyperglycemia mice.Conclusion: The apropriation of SSKT infusion combination extract could not increase HDL levels and reduce serum LDL levels in hyperglycemic mice.
INTERAKSI POTENSIASI PADA ERITROMISIN DENGAN FRAKSI ETIL ASETAT DARI EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) PADA Staphylococcus aureus RESISTEN Miftakhul Ramadhon Dwi Anjasmara; Zainul Fadli; Reza Hakim
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.735 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Staphylococcus aureus dilaporkan mengalami resistensi terhadap eritromisin sebesar 41%-68,3%. Allium sativum L. memiliki kandungan organosulfur yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Kombinasi eritromisin dan  fraksi-fraksi Allium sativum L. dapat menjadi potensi untuk menanggulangi resistensi S.aureus. Tetapi belum diketahui fraksi yang potensial dari kombinasi eritromisin dengan fraksi Allium sativum L.Metode: Penelitian dilakukan secara in vitro menggunakan kombinasi eritromisin dengan fraksi n-heksana, etil asetat dan air dari ekstrak etanol Allium sativum L. pada biakan S.aureus resisten terhadap eritromisin menggunakan konsentrasi 50%b/v. Zona hambat diukur dan dianalisa dengan metode AZDAST. Hasil analisa diuji menggunakan Kruskall Wallis.Hasil dan Pembahasan: Tidak terbentuk zona hambat pada eritromisin dosis tunggal dan ganda yang menunjukkan biakan S.aureus resisten terhadap eritromisin. Fraksi n-heksana dan fraksi air dosis tunggal maupun ganda tidak terbentuk zona hambat. Namun, fraksi etil asetat dosis tunggal menghasilkan zona hambat sebesar  18,54±1,80 mm. Fraksi etil asetat dosis ganda menghasilkan zona hambat sebesar 24,55±2,04 mm. Kombinasi eritromisin dengan fraksi n-heksana dan air tidak terbentuk zona hambat. Kombinasi eritromisin dengan fraksi etil asetat 22,52±0,76 mm yang memiliki jenis interaksi potensiasi.Kesimpulan: Fraksi yang potensial dikombinasikan dengan eritromisin menghambat pertumbuhan S.aureus yang resisten adalah fraksi etil asetat.    Kata Kunci: Staphylococcus aureus, Allium sativum L., Eritromisin, Daya Hambat, Kombinasi Antibiotik dan Herbal
Studi In Silico : Potensi Anthelmintik Senyawa Aktif Bawang putih (Allium sativum L.) dalam Menghambat Protein Target Acetylcholinesterase, Beta tubulin dan Aktivasi Voltage dependent L type Calcium Channel Sita Az Zahra Mubarika; Ariani Ratri Dewi; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.391 KB)

Abstract

Introduction: The tuber of garlic contains of various compounds that has anthelmintic effect of unknown mechanism.  Therefore, this research aimed to determine the active compounds and find their anthelminthic mechanism of action. Method: The potency of garlic active compounds to inhibit acetylcholinesterase, beta tubulin and to activate voltage dependent L type calcium channel were evaluated by molecular docking, compared with pirantel pamoat, mebendazole and praziquantel.Result:  Garlic’s active compound, S-allyl-cysteine sulfoxide (alliin) has the best affinity to target protein acetylcholinesterase, beta tubulin and calcium channel with free binding energy of -4.84 kcal / mol, -5.89 kcal / mol and 6.50 kcal / mol respectively under control values. Active compounds of bawang putih tuber have lower affinity values compared to controls of pyrantel pamoate, mebendazole and praziquantel.Conclusion: Active compounds of bawang putih (Alliium sativum L) have low antihelmintic potential through target protein acetylcholinesterase, beta tubulin and voltage dependent L type calcium channel. Keyword: Anthelmintik, Allium sativum L., in silico 
PENGARUH FAKTOR PREDISPOSISI DAN FAKTOR PENGUAT TERHADAP PERILAKU PENCARIAN PELAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL DI KOTA MALANG Adinda Izzati Lalita; Marindra Firmansyah; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.853 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Angka Kematian Ibu di Kota Malang Tahun 2019 yaitu 75,13 per 100.000 kelahiran hidup. Kematian ibu dipengaruhi oleh 3 Terlambat, yaitu terlambat mengambil keputusan, terlambat sampai ke fasilitas kesehatan, dan terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal ini dikarenakan faktor pendidikan, usia, pekerjaan, dan pendapatan yang memiliki hubungan dengan peran suami-istri dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Perempuan, terutama ibu hamil, perlu memiliki kedudukan dan kemampuan agar dapat memenuhi hak kesehatan reproduksinya. Adanya kemampuan yang dimiliki ibu hamil dan keterlibatan suami dalam mendukung ibu hamil mencari pelayanan kesehatan yang dibutuhkan, diharapkan bisa mendapatkan kehamilan yang sehat dan selamat. Hal ini akan membantu mengurangi resiko Angka Kematian Ibu (AKI) di suatu daerah, dimana tingginya AKI menunjukkan bahwa perempuan di suatu daerah tersebut kurang berdaya. Sehingga, peneliti ingin mengetahui mengenai pengaruh faktor predisposisi dan faktor penguat terhadap perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil di Kota Malang.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang berfokus pada observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada 100 ibu hamil yang tinggal dan menetap bersama suami di 5 wilayah kerja puskesmas di Kota Malang, serta pernah melakukan pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil. Kuesioner ini digunakan untuk menilai pemberdayaan perempuan, keterlibatan suami, dan perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil. Uji statistik menggunakan Structural Equation Model (SEM).Hasil: Faktor predisposisi dan faktor penguat berpengaruh signifikan terhadap perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil dengan p value kurang dari 0,001 (signifikan), serta CR masing-masing 5,685 dan 5,867.Kesimpulan: faktor predisposisi dan faktor penguat berpengaruh terhadap perilaku pencarian pelayanan kesehatan ibu hamil.Kata Kunci: Ibu Hamil, Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan

Page 5 of 22 | Total Record : 220