cover
Contact Name
Zulkarnain Anu
Contact Email
infozulkarnain@ung.ac.id
Phone
+6281216980323
Journal Mail Official
sjce@ung.ac.id
Editorial Address
Jln. Jend. Sudirman No. 06 Kota Gorontalo 96128.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Student Journal of Community Education
ISSN : -     EISSN : 28289927     DOI : https://doi.org/10.37411/sjce
Core Subject : Education, Social,
The journal publishes research articles on current issues and trends in nonformal education includes: Educational Life Skills, Management of Education, Early childhood Education, Community education, empowerment and counseling, Education literacy and equality including package A, package B and package C, Educational Institution courses and training, Educational skills and job training, Social Science, Humanity, Art, Tourism dan Culture, and other education aimed.
Articles 74 Documents
Faktor-Faktor Penyebab Perceraian di Pengadilan Agama Kelas 1A Kota Gorontalo Futri Mohamad; Rusmin Husain; Icam Sutisna
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.3832

Abstract

Perceraian merupakan berakhirnnya ikatan pernikahan yang mengakibatkan terputusnnya hubungan keberlakuan hubungan suami-isteri. Stigma kehidupan bermasyarakat menganggap bahwa perceraian sebagai kegagalan dua individu dalam membangun hubungan bersama dalam konteks rumah tangga. Tujuan penelitian ini tidak lain untuk menggali faktor-faktor penyebab apa saja sehingga timbulnnya fenomena perceraian yang marak terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari faktor-faktor penyebab perceraian yang ada dalam penelitian ini seperti perselingkuhan, kekerasan, masalah ekonomi dan finansial, perjudian serta penyalagunaan narkoba bahwa faktor yang dominan berkontribusi besar terjadinnya perceraian yaituperselingkuhan, kekerasan, sedangkan faktor penyebab lainnya juga berkontribusi namun kecil bahkan masih cenderung bisa diselamatkan atau melakukan rujuk. Hal penting juga yang mendorong terselamatkannya keluarga dari perceraian yaitu adannya proses konsultasi dan mediasi yang dilakukkan oleh pengadilan agama.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Pemuda di Desa Girisa Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo Amin Lasibu; Mohamad Zubaidi; Yakob Napu; Rusdin Djibu; Muhammad Ibrahim
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4337

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis berbagai faktor yang memengaruhi tingkat pengangguran pemuda di Desa Girisa. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, angket terbuka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek yang paling banyak dipandang negatif oleh responden adalah besaran upah minimum (82%), diikuti oleh kesesuaian pekerjaan (56%), pasar kerja (56%), minat di sektor pertanian (56%), dan prospek pertanian (56%). Pandangan negatif ini menunjukkan bahwa mayoritas pemuda merasa pekerjaan yang tersedia tidak layak secara finansial dan tidak sesuai dengan kemampuan atau harapan mereka. Selain itu, rendahnya tingkat pelatihan keterampilan (16%) dan keterampilan yang dimiliki (26%) memperkuat temuan bahwa keterbatasan kapasitas individu turut mempengaruhi pengangguran. Sementara itu, Hanya 12% responden yang menganggap keterbatasan sumber informasi lowongan kerja sebagai tantangan, sehingga dapat disimpulkan bahwa akses informasi bukan merupakan faktor dominan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengangguran pemuda di Desa Girisa lebih disebabkan oleh masalah-masalah struktural, seperti rendahnya kualitas dan kuantitas pekerjaan yang tersedia, serta rendahnya daya tarik sektor pertanian. Diperlukan kerja sama yang sinergis antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan masyarakat dalam meningkatkan keterampilan pemuda, memperluas peluang kerja, serta menghidupkan kembali sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian yang menjanjikan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Menyimpang pada Remaja di Desa Gandasari Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo Misran S. Asi; Abd Hamid Isa; Zulkarnain Anu; Halim K Malik; Nurain Karnain
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku menyimpang pada remaja di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik yang bersifat fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyimpang remaja, merupakan hasil dari interaksi berbagai faktor. Faktor individu,Faktor keluarga,Faktor teman sebaya,faktor lingkungan sosial, Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor Teman Sebaya menjadi Faktor paling dominan yang memicu bentuk penyimpangan seperti tawuran, balap liar, minum-minuman keras dan pencurian. Perilaku tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil sinergi negatif dari berbagai faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mengawasi dan membina remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang.
Deskripsi Pembentukan Karakter Peserta Didik dalam Kegiatan Kepramukaan di SKB Kota Gorontalo Nuryan Malise; Abd Hamid Isa; Halim K Malik; Rusdin Djibu; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4472

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi yang diterapkan dalam proses pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gorontalo. Fokus utama penelitian ini adalah menggali bagaimana kegiatan kepramukaan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan karakter peserta didik, khususnya yang berkaitan dengan sikap pemalu, kurang percaya diri, dan rendahnya kemampuan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Seluruh data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai strategi pembentukan karakter yang diterapkan dalam kegiatan kepramukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan di SKB Kota Gorontalo memberikan kontribusi nyata dalam pembentukan karakter peserta didik. strategi yang digunakan mencakup pendekatan keteladanan, penegakan kedisiplinan, pembiasaan, serta pembinaan secara berkelanjutan. Kegiatan seperti Latihan kepemimpinan, public speaking, dan pemberian apresiai terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri, keberanian, serta kemampuan berinteraksi sosial peserta didik. dengan demikian, kepramukaan menjadi sarana pendidikan nonformal yang efektif dalam menumbuhkan karakter positif pada peserta didik.