cover
Contact Name
Saryono
Contact Email
saryono.bhumi@stkipkusumanegara.ac.id
Phone
+628129959122
Journal Mail Official
adpk@stkipkusumanegara.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan Gedung STKIP Kusuma Negara Jalan Raya Bogor KM. 24 Cijantung, Jakarta Timur 13770
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Citizenship Virtues
Published by STKIP Kusuma Negara
ISSN : 27759946     EISSN : 27759946     DOI : prefix 10.37640
Jurnal Citizenship Virtues is a multi-disciplinary national academic publication with internet access followed by peers qualified to disseminate state-of-the-art knowledge in education, teaching development, instructional projects and inventions, learning methodologies, and new technologies in the field of education. Index Copernicus, Google Scholar and Moraref are currently indexing this journal. Jurnal Citizenship Virtues is a scientific journal containing and disseminating research findings, in-depth study, and innovative ideas in the field of education. Teacher and lecturer innovation in educational sector development can make a positive contribution to schools and educational institutions. Jurnal Citizenship Virtues is organized periodically (twice a year in March and September) by Asosiasi Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan. The scope of this journal is: 1) The Five Principles; 2) Citizenship; and 3) Humanities.
Articles 121 Documents
Sistem Religi Dan Kepercayaan Masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi Cisolok Sukabumi Suidat Suidat; Diah Winarsih; Ahmad Rojali Said
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 1 No. 2 (2021): Nilai-Nilai Pendidikan dalam Budaya Lokal dan Modern
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.973 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v1i2.1008

Abstract

Tujuan dari kajian ini adalah mengidentifkasi sistem religi dan kepercayaan pada masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi. Suatu sistem religi dalam suatu kebudayaan selalu mempunyai ciri-ciri untuk sedapat mungkin memelihara emosi keagamaan itu diantara pengikut-pengikutnya. Dengan demikian emosi keagamaan merupakan unsur penting dalam suatu religi bersama dengan tiga unsur lain,yaitu; sistem keyakinan; sistem upacara keagamaan; umat yang menganut religi. Sistem upacara keagaman secara khusus mengandung emosi aspek yang menjadi perhatian khusus adalah: Tempat upacara keagamaan dilakukan; Saat-saat upacara keagamaan dijalankan; Benda-benda dan alat-alat upacara; Orang-orang yang melakukan dan memimpin upacara. Warga Kasepuhan mempunyai keyakinan bahwa seseorang yang ingin sukses hidupnya atau bahagia, ia harus dapat mencapai satu kesatuan hidup atau rasa manunggal, yakni menyatukan alam makro kosmos dengan mikro kosmos. Sebuah ungkapan yang sering dijadikan pedoman untuk mencapai rasa yang dimaksud adalah tilu sapamilu, dua sakarupa, hiji eta keneh (tiga sejenis, dua serupa, satu itu-itu juga),tata nilai ini mengandung pengertian bahwa hanya dapat dilakukan dengan tiga syarat, yaitu 1) tekad, ucap dan lampah (niat, pemikiran dan tindakan) harus selaras dan dapat dipertanggungjawabkan kepada incu-putu (keturunan masyarakat kasepuhan) dan sesepuh (orang tua dan nenek moyang). 2) jiwa, raga dan perilaku harus selaras dan berakhlak. 3) kepercayaan adat sara, nagara dan mokaha harus selaras, harmonis dan tidak bertentangan satu dengan lainnya.
Kearifan Lokal Arsitektur Tradisional Kasepuhan Sinar Resmi Cisolok Sukabumi Sutisna Sutisna; Yudi Falahi; Jaya Wiharja; Iis Sunaryanti
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 1 No. 2 (2021): Nilai-Nilai Pendidikan dalam Budaya Lokal dan Modern
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.546 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v1i2.1009

Abstract

Masyarakat adat yang masih tetap eksis, telah memelihara kearifan lokal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan menjadi dasar bagi solusi terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakatnya. Pada umumnya, suatu budaya diwariskan oleh leluhur secara turun temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Permukiman Kasepuhan Sinar Resmi merupakan bentuk dari kebudayaan fsik. Manusia memandang sebuah rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal dan tempat bernaung, namun terdapat dimensi citra yang menyebabkan adanya pemaknaan pada bangunan serta ruang tempat tinggalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran secara utuh dan mendalam tentang arsitektur serta mengungkap simbol dan nilai filosofis masyarakatnya. Metode penelitian adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara. Arsitektur, merupakan buah karya yang tak lepas dari simbol dan nilai yang melekat pada masyarakat pendukungnya, sehingga tata cara pembangunan tidak ditinggalkan walaupun perubahan terus melanda. Keteguhan dalam mempertahankan adat ini menjadi ciri mandiri dalam menghasilkan bentuk arsitektur yang ada di Sinar Resmi.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Antikorupsi Pada Mata Kuliah Pancasila di Universitas Budi Darma Medan Sumiaty Adelina Hutabarat
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 1 No. 2 (2021): Nilai-Nilai Pendidikan dalam Budaya Lokal dan Modern
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.589 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v1i2.1013

Abstract

Korupsi  penyakit menular yang  sangat berbahaya merupakan  masalah serius dalam setiap pemeintahan yang ada di dunia ini, dan bukan hanya masalah regional namun telah menjadi permasalahan internasional. Korupsi   juga melanda  lembaga dan profesi yang marak terjadi saat ini, termasuk lembaga pendidikan perguruan tinggi merupakan bagian dari korupsi itu sendiri. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai untuk memberantas korupsi melalui pendidikan anti korupsi yang ditanamkan secara terpadu termasuk perguruan tinggi. Hal ini disebabkan para koruptor adalah orang-orang pintar lulusan perguruan tinggi juga. Oleh sebab itu implementasi  nilai-nilai pendidikan antikorupsi pada mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi. Sehingga dapat menumbuhkan jiwa antikorupsi pada mahasiswa dan juga membangun mentalitas para generasi muda. Mengantikan para pejabat untuk bekerja secara jujur, tanggung, jawab dan adil. Tujuan penelitian ini mengetahui implementasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi pada mata kuliah Pancasila, dan untuk mengetahui metode penanaman nilai-nilai pendidikan antikorupsi itu pada mata kulian Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik kuesioner pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai pendidikan antikorupsi pada mata kuliah Pancasila menunjukan hasil yang baik artinya mahasiswa sudah mampu mengimplementasikannya namun belum menjadi karakter atau nilai pribadi pada mahasiswa Universitas Budi Darma Medan.
Manajemen Peningkatan Mutu Kinerja Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Masrum, Masrum
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.732 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1017

Abstract

Perumusan masalah dalam penelitian ini memfokuskan pada manajemen peningkatan kinerja guru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoritis maupun praktis. Data yang dikumpulkan melalui pendekatan kualitatif, hal ini ditujukan untuk menggambarkan suatu realitas dan kondisi objektif sosial masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Perencanaan kegiatan pelatihan, workshop, dan lesson study di laksanakan berdasarkan prosedur kerja. Tujuan pembinaan mengembangkan kemampuan melaksanakan tugas dan fungsi kerja lebih baik, lebih efektif, lebih terampil dan lebih sistematik dalam melakukan sesuatu pekerjaan. 2) Pelaksanaan program kegiatan untuk meningkatkan kinrja guru PPKn. Materi program peningkatan kinerja guru disusun untuk mendukung kinerja sebagai guru yang professional. Capaian program peningkatan, yaitu terbentuknya kualitas guru yang memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. 3) Evaluasi program peningkatan kompetensi guru melibatkan peran kepala sekolah dan pengawas sekolah. Dari hasil evaluasi tentang personil yang terlibat dalam proses peningkatan kinerja guru, baik sebagai panitia maupun narasumber. 4) Faktor pendukung pogram peningkatan kinerja guru adalah tersedianya SDM, sarana dan prasarana serta lingkungan yang mendukung. 5) Faktor penghambat dalam program pembinaan kompetensi kepala sekolah, kualitsa SDM yang tidak sama, angaran yang terbatas serta kurangnya kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan.
Pengembangan Strategi Penguatan Karakter PPKn Dengan Pendekatan Saintifik Pada Materi Kebangkitan Nasional Di MTs Negeri 14 Jakarta Khakim, Nor; Santi, Noor Mela; Indira , Adinda Ellen; Malik, Imam; Sabrina, Rofa Ummu
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.1 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1154

Abstract

Pendidikan Karakter adalah proses berkelanjutan dan tak pernah berakhir (never ending process), sehingga menghasilkan perbaikan kualitas yang bertujuan pada terwujudnya sosok manusia masa depan, dan berakar pada nilai-nilai budaya bangsa. Melalui pendidikan karakter yang diimplementasikan dalam institusi pendidikan, diharapkan krisis degradasi karakter atau moralitas anak bangsa ini bisa segera teratasi. penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai karakter yang diajarkan dalam mata pelajaran PPKn Nilai-nilai karakter yang dimaksud adalah nilai karakter yang dikembangkan oleh gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2017 dan pada delapan belas nilai yang dikembangkan dari Pedoman Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Penelitian ini menggunakan metode analisis dengan pendekatan kualitatif dengan analisis konten berupa buku ajar PPKn SMP berjudul “Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP/MTs kelas VIII” terbitan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2016. Adapun bagian yang dianalisis adalah muatan nilai karakter dalam buku ajar tersebut yang disajikan pada RPP Semester Genap. Selain itu juga dianalisis bagaimana pengaruh dari muatan nilai karakter yang diajarkan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Analisis data kualitatif ini terdiri dari beberapa alur kegiatan yaitu kategorisasi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selain itu untuk penanaman dan penguatan nilai karakter di MTsN 14 juga dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang relevan seperti Pramuka, Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra), dan Palang Merah Remaja (PMR). Masih banyak pula kegiatan ekstrakurikuler lainnya yang bisa di ikuti oleh peserta didik seperti Tahfidzh, Qiro’ah, Robotic, Kaligrafi, Taekwondo, Bola Basket, Futsal, Science, Arabic Club dan English Club. Strategi pembinaan dan penguatan karakter MTsN 14 terhadap peserta didik akan terus ddiupayakan dengan cara bertahap dan berkesinambungan. Kata kunci: Strategi, Penguatan Karakter, Pendekatan Saintifik
Pengaruh Pandemi Dalam Menciptakan Ketimpangan Sosial Ekonomi Antara Pejabat Negara Dan Masyarakat Irawan, Anang Dony; Sulistyo, Al Qodar Purwo
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.43 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1184

Abstract

Kesenjangan sosial memang menjadi masalah tahunan yang terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Adanya kesenjangan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ketidaksiapan masyarakat terhadap pandemi, kebijakan Pemerintah, dan pengaruh globalisasi. Dengan adanya kesenjangan tersebut bisa menimbulkan kecemburuan sosial yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Kecemburuan sosial juga bisa menyebabkan tindak kriminal, timbulnya kelompok si kaya dan si miskin, standar gizi buruk pada balita, banyak anak putus sekolah dan masih banyak lagi. Kesenjangan sosial erat kaitanya dengan kemiskinan. Kemiskinan sendiri menjadi masalah yang seakan akan terus ada dari dulu meskipun telah dilakukan berbagai upaya untuk menangani kemiskinan. Adanya pandemi Covid 19 menambah beban perekonomian negara khususnya rakyat kecil karena segala aktivitas sangat dibatasi sudah hampir dua tahun belakangan ini. Rakyat kecil semakin menjerit karena lapangan pekerjaan yang dipersempit sehingga mencari sesuap nasi bagi mereka pun sulit. Pasal 34 ayat (2) UUD 1945 menyebutkan bahwa Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan. Tentunya Negara juga terus mengupayakan berbagai upaya untuk menangani hal tersebut, salah satunya mengurangi jumlah kemiskinan. Anehnya banyak beberapa pejabat justru mengalami kenaikan jumlah kekayaan selama pandemi. Hal tersebut menjadi sebuah ironi mengingat masyarakat sedang kesusahan mencari pundi-pundi rupiah tetapi aset pejabat malah naik. Hal diatas mengindikasikan bahwa keadilan sosial di Indonesia masih belum sepenuhnya terlaksana.
Eksistensi Pancasila Sebagai Simbol Pemersatu Multikultural Bangsa Alif, Alif Lukmanul Hakim
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.9 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1353

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi pandangan hidup warga negara Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Tulisan ini membahas terkait fungsi atau kapasitas Pancasila melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai simbol persatuan ditengah kekayaan multikultural bangsa Indonesia. Tulisan ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mendapatkan data-data kepustakaan yang kemudian mengklasifikasi, mengevaluasi, menginterpretasikannya, kemudian menyusunnya. Tulisan ini menemukan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat menjadi landasan teoritis untuk memperkuat dan mempersatukan segenap elemen bangsa ditengah anugerah multikultural yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Tentunya landasan teoritis tersebut tidaklah cukup jika negara tidak ikut hadir dalam menanamkan dan menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila secara terus menerus dengan mengarusutamakannya secara konsisten kepada generasi penerus bangsa.
Potret Pendidikan di Daerah Terpencil Kampung Manceri Cigudeg Kabupaten Bogor Abduh, Mohamad; Basiru, Andika Angga; Narayana, Melly Wulandari; Safitri, Nurlaila; Fauzi, Rohman
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.111 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1364

Abstract

Pendidikan di daerah terpencil dihadapkan dengan berbagai masalah yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana masyarakat terpencil di kampong Manceri, Cigudeg Bogor memandang pentingnya pendidikan dan untuk mengetahui factor-faktor apa yang mempengaruhi rendahnya pendidikan di terpencil di Kampung Manceri, Cigudeg Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling, dengan pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan wawancara serta dokumentasi. Selanjutnya analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) Pendangan masyarakat di Kampung Manceri Cigudeg Bogor terkait pentingnya pendidikan masih sangat rendah, hal ini dibuktikan masih terdapat anak putus sekolah. (2) Yang menjadi penyebab rendahnya tingkat pendidikan di Kampung Mancari, Cigudeg Bogor adalah: rendahnya kesadaran dan pemahaman terkait pentingnya pendidikan, karena factor ekonomi, lingkungan dan jarak menuju kesekolah.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di MI Uswatun Hasanah Kampung Manceri Ciguded Kabupaten Bogor Pudjiastuti, Sri Rahayu; Tresnasenjaya, Devi; Hery, Achmad; Ishak, Ravensca Oktora Angelica; Rosidawati, Nenden
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.22 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di MI Uswatun Hasanah Kampung Manceri, Ciguded, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literature, dengan responden para siswa, guru, Kepala Sekolah dan pengurus Yayasan MI Uswatun Hasanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Sarana sanitasi lingkungan di MI Uswatun Hasanah meliputi sarana air bersih, sarana jamban, sarana pembuangan sampah, sarana cuci tangan sebanyak 50% kategori baik dan 50% kurang baik . (2) Siswa yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 73% dan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 27% . (3) Siswa yang memiliki sikap baik sebanyak 60% dan yang memiliki sikap kurang baik sebanyak 40% (4) Siswa yang memiliki perilaku baik sebanyak 56% dan yang memiliki perilaku kurang baik sebanyak 44%. (5) Pemahaman pihak sekolah terkait dengan peraturan kesehatan lingkungan di sekolah masih kurang, sehingga untuk kondisi fasilitas sanitasi sekolah banyak yang belum memenuhi syarat. (6) Dukungan sekolah untuk mewujudkan PHBS di sekolah masih kurang, tidak ada kebijakan untuk mewujudkan PHBS di sekolah, serta tidak ada materi PHBS dalam pembelajaran.
Merajut Asa dan Rasa Untuk Generasi Pancasila Melalui Budaya Gotong Royong di Desa Banyu Asih Bogor Sutisna, Mohamad; Triyono, Triyono; Suhaemi , M. Suhaemi; Mufatiroh, Siti; Istiqomah, Nurul; Nurfarida, Nurfarida
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.428 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1366

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Kehidupan gotong royong di Desa Banyu Asih, Cigudeg Kabupaten Bogor (sekarang) sangatlah berbeda. jika masyarakat dahulu turut serta dan saling membantu secara sukarela dalam kegiatan gotong royong tanpa mengharapkan imbalan, tetapi saat ini masyarakat mengharapkan imbalan dari setiap kegiatan yang di kerjakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya pergeseran budaya gotong royong pada warga di Desa Banyu Asih. Selanjutnya penelitian ini juga ingin mengetahui peran tokoh masyarakat dalam mempertahankan budaya gotong royong di Desa Banyu Asih. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah melalui analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Banyu Asih benar telah mengalami pergeseran nilai gotong royong yang di sebabkan oleh (1) factor kesibukan yaitu adanya sistem upah atau gaji, dan adanya rasa berat memanggil atau mengumpulakan warga untuk gotong royong (2) Tokoh masyarakat turut berperan dalam memelihara budaya gotong royong dengan membina dan menggerakan masyarakat agar tetap mempertahankan budaya gotong royong, dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Page 3 of 13 | Total Record : 121