cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
ISSN : 28097661     EISSN : 28097750     DOI : https://doi.org/10.55784/juster
Core Subject : Science,
JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan menerbitkan hasil penelitian atau hasil karya ilmiah lainnya di bidang sains dan terapan. Adapun scope terbitan JUSTER meliputi Matematika dan IPA (Fisika, Kimia, Biologi), dan aplikasi sains bidang Matematika dan IPA. Terbit tiap bulan Januari, Mei dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 141 Documents
Pengaruh Pemberian Pakan Ternak Bersumber Protein Hewani Dan Protein Nabati Terhadap Pertumbuhan Itik Peking Lamiyah Lamiyah; Maya Istyadji; Ellyna Hafizah
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pembuatan ransum ternak bersumber dari protein hewani dan protein nabati. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kandungan protein dalam ransum dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan itik. Jenis/Model penelitian adalah model  penelitian eksperimen rancangan acak lengkap (RAL). Teknik pengumpulan hasil data dengan teknik observasi dan eksperimen langsung. Hasil penelitian dianalis berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil Kesimpulan penelitian ini yaitu (1) Kandungan protein dari pakan berbahan baku ikan kering adalah sekitar 23,63 % dan kombinasi kedelai dan jagung sebesar 21,44 %, (2) Itik yang paling baik pertumbuhannya adalah itik yang diberikan pakan ikan kering, kemudian kombinasi kedelai dan jagung dan terakhir adalah br-1 dan dedak, (3) Hasil ANOVA didapatkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti pemberian pakan yang bersumber dari protein hewani dan protein nabati memberikan pengaruh  terhadap berat badan itik peking
Pengaruh Proporsi Berbagai Stabilizer Alami Terhadap Overrun, Daya Leleh Dan Organoleptik Es Krim Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Muhammad Fikri; Ellyna Hafizah; Rizky Febriyani Putri
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh dari penggunaan beberapa tepung sebagai alternatif stabilizer pada es krim buah naga terhadap mutu fisik dan organoleptik. Tepung yang digunakan adalah tepung maizena (jagung), tepung tapioka(singkong), tepung jamur tiram serta CMC sebagai kontrol. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu 1) pembuatan es krim buah naga dengan penambahan stabilizer alami berupa tepung maizena(jagung), tepung tapioka(singkong), tepung jamur tiram pada berbagai tingkat konsentrasi yaitu sebesar 0,1, 0,3 dan 0,5%b/v dan 2) penentuan perlakuan terbaik dari masing-masing penggunaan penstabil alami. Berdasarkan hasil penelitian diketahui es krim buah naga merah yang menggunakan jenis stabilizer alami tepung tapioka(singkong) dan tepung jamur tiram. Perlakuan tersebut secara data penelitian mampu mendekati CMC (Carboxyl Methyl Cellulose) sebagai penstabil es krim. Pada perlakuan tepung tapioka(singkong)  konsentrasi sebesar 0,5% diperoleh overrun sebesar 31,67%, daya leleh sebesar 1266 detik/10 gram atau sebesar 21,1 menit/10 gram, skor organoleptik tekstur sebesar 3,6 (agak lembut mengarah ke lembut), dan skor organoleptik rasa sebesar 3,3 (agak suka). Pada perlakuan tepung jamur tiram konsentrasi sebesar 0,5% diperoleh overrun sebesar 52,60 %, daya leleh sebesar 1122 detik/10 gram atau sebesar 18,7 menit/10 gram, skor organoleptik tekstur sebesar 3,5 (agak lembut mengarah ke lembut), dan skor organoleptik rasa sebesar 3,3 (agak suka) pada konsentrasi sebesar 0,1%.
Pengaruh Penambahan Krim Nabati Buah Alpukat (Persea americana Mill) Terhadap Sifat Fisik Dan Organoleptik Es Krim Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) M. Taufik Hidayat; Rizky Febriyani Putri; Yudha Irhasyuarna
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahan es krim kreatif semakin berkembang dewasa ini, olahan es krim sehat perlu diolah dengan mutu yang tinggi. Hal tersebut menjadi latar belakang pembuatan es krim jamur tiram dengan tambahan krim nabati buah alpukat ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan krim nabati buah alpukat terhdap daya leleh dan uji organoleptik es krim.  Metodolog penelitian ini merupakan Rancangan Acak Lengkap dengan desain penelitian 5 perlakuan dan 4 pengulangan dengan memodifikasi konsentrasi buah alpukat sebanyak 0%, 10%, 20%, 30% dan 40% serta jumlah panelis uji organoleptik sebanyak 35 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan konsentrasi penambahan krim nabati buah alpukat memiliki pengaruh yang nyata terhadap nilai daya leleh es krim, dengan dibuktikan nilai F hitung> dari Ftabel, 281, 65 > 3,06 pada uji Annova dan tidak ada kelompok perlakuan yang memiliki kesamaan rata-rata sesuai hasil uji Duncan. Daya leleh terbaik pada penelitian ini ada pada formulasi ketiga dengan perlakuan 20% whipcream : 20% krim nabati buah alpukat. Hasil uji organoleptik menunjukan bahwa perbedaan perlakuan penambahan krim nabati buah alpukat pada es krim jamur tiram memengaruhi tekstur, rasa, dan warna secara nyata dengan nilai asymp kruskal-wallis .000, .000, dan .006, namun tidak memengaruhi organoleptik aroma.  Formula yang paling disukai panelis ada pada formula ketiga dengan perlakuan 20% whipcream : 20% krim nabati buah alpukat
Pertumbuhan Dan Perkembangan Tanaman Tomat (Solanum Lycopersium L.) Dengan Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Campuran Cangkang Telur Dengan Ampas Teh Novita Dwi Hariani; Sauqina Sauqina; Rizky Febriyani Putri
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pemanfaatan limbah cangkang telur dan ampas teh sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik. Pupuk organik dapat digunakan untuk mendorong pertumbuhan serta  perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) yang memiliki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk campuran cangkang telur dengan ampas teh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.).Penelitian ini dilaksanakan di UPT Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH), Guntungmanggis, kec. Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan dalam  penelitian ini adalah P0 (tanpa pemberian pupuk organik), P1 (50 gr pupuk organik), P2 (100 gr pupuk organik), P3 (150 gr pupuk organik) dan P4 (200 gr pupuk organik). Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tomat. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Uji One-way ANOVA dan Uji Duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik campuran bubuk cangkang telur dan ampas teh berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan serta perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) yaitu pada tinggi batang, jumlah daun dan jumlah buah tomat. Dosis pupuk organik campuran bubuk cangkang telur dan ampas teh yang paling optimal untuk pertumbuhan serta perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah perlakuan P1 (50 gr pupuk organik)
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Air Cucian Beras Dan Sayuran Sawi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanium lycoersicium L) Dina Hanifa; Sauqina Sauqina; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian guna memanfaatkan air limbah cucian beras dan sawi yang keduanya merupakan bahan yang sangat dasar dalam pembuatan pupuk organik yang berjenis cair. Pupuk organik cair juga dapat digunakan guna mempercepat tumbuhnya tomat (Solanum lycopersicum L.) yang memiliki banyak manfaat. Tujuan penelitian saat ini adalah guna memahami apa yang mempengaruhi pemberian air limbah cucian beras dan sawi terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycoersicum L). Penelitian ini telah dilakukan di salah satu instansi yaitu UPT Balai Besar Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH), Guntungmanggis, kec. Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini memakai perancangan melalui metode acak yang Lengkap (RAL) melalui tahap empat perlakuan serta tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 (kontrol), P1 (konsentrasi 10%), P2 (konsentrasi 15%) dan P3 (konsentrasi 20%). Parameter yang digunakan untuk diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tomat. Data observasi dianalisis menggunakan One-way ANOVA dan serta Duncan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan pupuk organik cair yang diberikan pada beras dan air cucian sawi sangat nyata pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) yang terdapat pada tinggi batang, jumlah daun dan jumlah tomat. Konsentrasi pupuk organik cair dari beras dan sawi yang memiliki hasil optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah perlakuan P1 (konsentrasi 10%)
Pengaruh Pemberian Limbah Kulit Nanas (Ananas comusus L) Sebagai Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L) Tiara Puji Lestari; Sauqina Sauqina; Yudha Irhasyuarna
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara berkelanjutan menyebabkan menurunnya kualitas tanah. Umumnya, pupuk organik digunakan sebagai pengganti pupuk anorganik dalam memenuhi unsur hara lebih cepat dibandingkan pupuk anorganik pada tanaman. Tanaman mudah dalam menyerap nutrisi sebab nutrisi tersebut telah diuraikan dalam pupuk organik cair. Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat pengaruh limbah kulit nanas sebagai pupuk organik cair serta konsentrasi optimal POC limbah kulit nanas yang diberikan pada tanaman tomat. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulang, yakni P0 (tanpa perlakuan), P1 (4%), P2 (8%) dan P3 (12%). Pada penelitian ini, pengukuran yang dilihat mencakup tinggi batang, pertambahan daun serta junlah buah. Pengumpulan data dengan eksperimen, pengukuran dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik melalui uji Analysis of Variace, kemudian dilanjutkan dengan Uji Duncan. Setelah dilakukan uji ANOVA, pemanfaatan POC limbah kulit nanas memberikan hasil yang berbeda signifikan pada perlakuan yang berbeda. Perbedaan ini ditunjukkan terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun yang menujukkan nilai p-value < 0,05. Sedangkan pada pertumbuhan jumlah buah tidak memiliki perbedaan yang signifikan menujukkan nilai p-value > 0,05. Hasil data menyatakan bahwa konsentrasi terbaik POC kulit nanas berpengaruh pada tinggi batang tanaman, jumlah daun maupun jumlah buah yaitu pada perlakuan P3 yaitu konsentrasi 12% (120 ml POC + 880 ml air). Dengan demikian, pemanfaatan POC limbah kulit nanas memberikan pengaruh efektif pada tomat.
Pengaruh Pupuk Organik Cair Keong Mas Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Artika Haspita Ardy; Yudha Irhasyuarna; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keong mas merupakan jenis fauna dalam filum Mollusca yang bersifat herbivora atau pemakan segala. Kemampuan beradaptasi serta daya reproduksi yang tinggi menyebabkan keong mas dikategorikan sebagai hewan invasif dan menjadi hama bagi lahan persawahan. Keong mas memiliki kandungan unsur hara yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair (POC) dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan tanaman pakcoy. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan POC keong mas terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy serta mengetahui konsentrasi terbaik dalam pemakaian POC keong mas terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan yaitu N0 (kontrol negatif), N1 (20 ml/l POC), N2 (40 ml/l POC), N3 (60 ml/l POC), N4 (80 ml/l POC), N5 (kontrol positif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Keong Mas berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan bobot segar tanaman dengan konsentrasi terbaik yaitu perlakuan N4  dengan pemberian 80 ml/l POC Keong Mas.
Pengaruh Campuran Pakan Alami (Artemia dan Kuning Telur Bebek) Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Koi (Cyprinus carpio) Nur Alfina Laili; Maya Istyadji; Ratna Yulinda
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pakan alami Artemia untuk kebutuhan larva ikan koi sudah banyak, begitupun dengan kuning telur yang digunakan sebagai pakan larva. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mencampurkan kedua pakan tersebut dengan dosis yang berbeda guna menghasilkan pakan yang berkualitas lebih baik. Teknik penelitian yang digunakan adalah observasi dan eksperimen. Hasil penelitian yang didapatkan adalah perlakuan B yaitu campuran Artemia 70% + kuning telur bebek 30% menghasilkan pertumbuhan berat dan panjang paling besar yaitu 0,48 gr dan 38 mm, selanjutnya perlakuan A campuran Artemia 50% + kuning telur bebek 50% menghasilkan pertumbuhan berat dan panjang senilai 0,31 gr dan 33 mm. Selanjutnya disusul dengan perlakuan K pakan Artemia 100% tanpa campuran dengan nilai pertumbuhan berat dan panjang yaitu 0,19 gr dan 30 mm, terakhir nilai paling kecil yaitu perlakuan C pakan kuning telur bebek 100% tanpa campuran dengan nilai pertumbuhan berat dan panjang 0,12 gr dan 28 mm. Hasil tingkat kelagsungan hidup paling tinggi yaitu pada perlakuan B senilai 87,50%, lalu perlakuan A senilai 77,50%, perlakuan K 65% dan terakhir nilai paling kecil perlakuan C dengan nilai 52,50%. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan perlakuan yang paling berpengaruh adalah perlakuan campuran Artemia dan kuning telur bebek serta dosis paling baik yaitu perlakuan B
Penambahan Probiotik Rabal Dari Susu Fermentasi, Ragi Tape Dan Kulit Jagung Sebagai Pakan Fermentasi Terhadap Pertumbuhan Dan Tingkat Keberlangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Rizki Ma’waddah; Sauqina Sauqina; Maya Istyadji
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian dan lamanya pertumbuhan ikan nila hal yang dapat menghambat proses produksi. Tingginya serta meningkatnya harga pakan dan rendahnya kualitas nutrisi merupakan suatu hambatan terhadap peningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup terhadap ikan nila, dibutuhkannya penambahan suplemen kedalam pakan yang dapat meanaikan tingkat pertumbuhan terhadap ikan nila dan efesiensi pakan agar dapat menurunkan biaya yang tinggi terhadap produksi pakan. Karena adanya permasalahan ini dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik rabal dari susu yang difermentasi, ragi tape serta kulit jagung sebagai pakan fermentasi terhadap pertumbuhan dan tingkat keberlangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan teknik yaitu fermentasi,  yaitu dapat menurunkan serat kasar pada kulit jagung, dengan penguraian yang dicampurkan menggunakan susu fermentasi (Lactobacillus,sp.) dan ragi tape (S.cerevisiae). Kulit jagung mengandung protein dan diuraikan menghasilkan asam amino dan sumber energi (ATP) untuk ikan nila. Penelitian dilakukan selama 0-28 hari. Rancangan penelitian yaitu RAL dengan dua perlakuan dan tiga kali pengulangan, P0(tanpa pakan fermentasi) dan P1(menggunakan pakan fermentasi). Uji yang digunakan Uji-T. Hasil penelitian menunjukkan kedua perlakuan berpengaruh nyata dimana pada P0 menurun sedangkan P1 meningkat. Pada hari ke-28 terhadap pertumbuhan bobot ikan P0 2,9gr, P1 4,81gr. Rasio konversi pakan (FCR) P0 2,06%, P1 0,71%. Panjang ikan P0 5,1cm, P1 6,2cm. Kelangsungan hidup dari hasil survival rate (SR) menunjukkan P0 40% dan P1 70%.
Pengaruh Pemberian Limbah Cair Tahu Dengan Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Secara Hidroponik Istiqomah Istiqomah; Mella Mutika Sari; Maya Istyadji
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair tahu dihasilkan dari proses pencucian, perebusan, pengepresan, dan pencetakan tahu sangat tinggi. Limbah cair tahu banyak mengandung bahan organik sehingga berpotensi sebagai pupuk organik. Hal ini perlu dilakukan pengolahan atau pemanfataan limbah tersebut, yaitu dijadikan sebagai nutrisi pertumbuhan tanaman pakcoy dengan sistem tanam hidroponik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah cair tahu sebagai nutrisi terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L) secara hidroponik. Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan metode pengumpulan data yaitu eksperimen, pengukuran, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan 5 perlakuan 1 kontrol dan 4 kali ulangan yaitu L0 (100% AB Mix), L1 (20%), L2 (35%), L3 (50%), L4 (65%), L5 (80%). Data dianalisis secara statistik melalui ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan L2 (35%). Hal ini dibuktikan dengan rata-rata hasil tertinggi pemberian pupuk organik cair limbah cair tahu pada tinggi tanaman: 16,7 cm, jumlah daun: 15,25 berat basah: 20,25. Sedangkan pada panjang akar rata-rata tertinggi pada perlakuan L5 (80%) yaitu 7,775. Dengan demikian, penggunaan limbah cair tahu sebagai nutrisi pertumbuhan tanaman pakcoy memberikan pengaruh yang efektif.

Page 4 of 15 | Total Record : 141