cover
Contact Name
Bayu Koen Anggoro
Contact Email
Publisher@um.ac.id
Phone
+6282124960909
Journal Mail Official
admin.jolla@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang no. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA)
ISSN : 27970736     EISSN : 27974480     DOI : https://doi.org/10.17977/um064
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts is a double-blind peer-reviewed journal published monthly (pISSN 2797-0736 eISSN 2797-4480). This journal publishes scientific articles on language, literature, library information management, and arts. It publishes empirical and theoretical studies in the form of original research and case studies from various perspectives. Articles can be written in English, Indonesian, and other foreign languages.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 11 (2023)" : 10 Documents clear
Aplikasi Android Menggunakan iSpring Suite untuk Mengajarkan Kosakata Bahasa Arab bagi Siswa Kelas IV Mahadi, Berlianda Salsabila; Tohe, Achmad
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1606-1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran kosakata bahasa Arab berbasis android menggunakan iSpring Suite. Model penelitian ini menggunakan ADDIE dengan modifikasi sesuai dengan kebutuhan. Hasil pengembangan berupa aplikasi bernama AMIRA “Aku Mahir Bahasa Arab” yang memuat empat tema yaitu alamat (al-unwan), profesi (al-mihnah), anggota keluarga (afradul usroh), dan di rumah (fil baiti). Materi yang disajikan secara keseluruhan terdiri atas 67 kosakata disertai contoh kalimat dan tata bahasa. Selain itu, terdapat empat ragam game interaktif seperti mencocokkan gambar dan mufradat, mencocokkan pelafalan mufradat dan gambar, menyusun huruf mufradat secara acak, dan mengisi mufradat dalam kalimat rumpang, serta latihan soal. Aplikasi ini telah memenuhi syarat kelayakan dengan penilaian oleh ahli media, ahli materi, guru, dan pengguna sebesar 91,8 persen. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa aplikasi yang diujicobakan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Arab yang menarik, efektif, dan variative untuk meningkatkan minat belajar siswa. Kata Kunci: media pembelajaran; Android; iSpring Suite; kosakata bahasa Arab Developing An Android-Based Arabic Vocabulary Learning Application using iSpring Suite for 4th-Grade Students This study aims to develop an Android-based Arabic vocabulary learning application using iSpring Suite. The research model uses ADDIE with modifications according to the needs. The development results in an application called AMIRA "Aku Mahir Bahasa Arab" which contains four themes: address (al-unwan), profession (al-mihnah), family members (afradul usroh), and at home (fil baiti). The material presented consists of a total of 67 vocabulary words accompanied by example sentences and grammar. In addition, there were four types of interactive games such as matching pictures and mufradat, matching the pronunciation of mufradat and pictures, arranging mufradat letters randomly, and filling in mufradat in incomplete sentences, as well as exercises. This application has met the feasibility requirements with an assessment by media experts, material experts, teachers, and users of 91.8 percent. This number indicates that the tested application is considered suitable for use as an interesting, effective, and varied Arabic vocabulary learning media to increase students' learning interest. Keywords: learning media; Android; iSpring Suite; Arabic vocabulary
Penerapan Strategi Active Learning untuk Meningkatkan Minat Siswa terhadap Ansambel Musik SMP Kelas VII Ramadhan, Kharisma; Rahayuningtyas, Wida; Hartono, Hartono
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1663-1670

Abstract

Proses pembelajaran seni budaya di SMPN 3 Singosari menjadi bukti bahwa rata-rata minat belajar peserta didik kurang lebih 60 persen dari presentase yang diharapkan. Sementara itu, minat siswa begitu penting dalam pembelajaran seni budaya khususnya seni musik. Faktor strategi pembelajaran yang kurang dalam menggali minat dan bakat siswa berakibat minat siswa menjadi kurang meningkat. Oleh karena itu, pemilihan strategi pembelajaran menjadi sangat penting. Salah satu strategi pembelajaran Ansambel Musik yaitu strategi active learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran active learning dalam meningkatkan minat siswa terhadap Ansambel Musik. Metode yang dipergunakan adalah kuantitatif menggunakan desain eksperimen. Rancangan penelitian yang dipergunakan adalah Pretest-Posttest bertujuan mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik. Data yang diperoleh menggunakan beberapa uji, yaitu uji   normalitas   yang diperoleh dari nilai pretest dan posttest kelas VII A dan VII G yaitu 0,51; 0,299; 0,204; 0,339 lebih besar dari 0,05 sehingga data berdistribusi normal hasil uji homogenitas data dengan nilai 0,080 lebih besar dari 0,05, uji linieritas data menggunakan hasil nilai sig. sebesar 0,061 lebih besar dari 0,05 dan. uji t dengan hasil nilai sig. (2-tailed) = 0,039 lebih besar dari 0,05 dengan maksud ada pengaruh secara signifikan. Hasil analisis data secara keseluruhan menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran active learning berpengaruh pada minat siswa terhadap pembelajaran Ansambel Musik. Kata kunci: strategi pembelajaran; active learning; minat Implementation of Active Learning Strategy to Increase Student's Interest in Class VII SMP Ensemble Music The learning process of cultural arts at SMPN 3 Singosari shows that on average, the learning interest of students is less than 60 percent of the expected rate. However, learning interest is crucial in cultural arts education, especially in music. The lack of effective teaching strategies in unearthing students' interests and talents has led to a decrease in students' learning interest. Therefore, the choice of teaching strategies is crucial. One such teaching strategy for the Music Ensemble is active learning. This study aims to identify the application of active learning teaching strategies in enhancing students' interest in Music Ensemble. The method used is quantitative, using an experimental design. The research plan uses a Pretest-Posttest approach to determine the increase in students' learning interest. Data was collected using several tests, including the normality test obtained from the pretest and posttest scores of Class VII A and VII G, which were 0.51; 0.299; 0.204; 0.339, and were found to be greater than 0.05, indicating that the data distribution was normal. The homogeneity of the data was found to be greater than 0.05 with a value of 0.080. Linearity data was tested using the significance value of 0.061, which was greater than 0.05. The t-test with a two-tailed significance value of 0.039 was found to be greater than 0.05, indicating a significant effect. Overall, the analysis of the data shows that the application of active learning teaching strategies has a significant impact on students' interest in Music Ensemble. Keywords: learning strategy; active learning; interest
Struktur Koreografi Tari Rara Abhinaya sebagai Tari Penyambutan Tamu Di Kabupaten Madiun April Yanti, Rosalia; Ninik Harini; Yurina Gusanti
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1574-1584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur koreografi pada tari Rara Abhinaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian diambil dari observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian struktur koreografi tari Rara Abhinaya ini menunjukkan ada 24 unsur gerak (kepala, badan, tangan, dan kaki), 12 motif gerak, dan 16 ragam gerak tari, iringan gamelan lengkap laras pelog pathet 5, tata rias dengan rias korektif cantik, tata busana seperti Gambyong Pareanom hanya terdapat perbedaan Bolero dan hiasan kepala, tema mengenai kepemim­pinan Retno Djumilah, dan properti yang digunakan sampur. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru maupun peneliti selanjutnya agar mampu mengembangkan dan melestarikan karya-karya seni daerah lainnya. Kata kunci: struktur koreografi, gerak tari, tari Rara Abhinaya Choreographic Structure of Rara Abhinaya Dance as a Guest Welcoming Dance in Madiun Regency The research aims to describe the choreographic structure of the Rara Abhinaya dance. It is a qualitative descriptive study. The data sources include observation, interviews, and documentation, with data analysis using source triangulation and technique triangulation. The results of the research on the choreographic structure of the Rara Abhinaya dance show 24 movement elements (head, body, hands, and feet), 12 movement motifs, and 16 dance movement variations, accompanied by a complete gamelan ensemble in the pelog scale, pathet 5, makeup arrangement with beautiful corrective makeup, costume arrangement similar to Gambyong Pareanom with the only difference being the Bolero and head ornaments, themed on the leadership of Retno Djumilah, and the use of a sampur as a property. The research results are expected to serve as a reference for teachers and future researchers to be able to develop and preserve other regional artistic works. Keywords: dance, structure, choreography, Rara Abhinaya dance
Perancangan Artbook sebagai Concept Art dan Character Design dari Kisah Legenda Danau Kembar di Sumatera Barat Fauzan Alwinata
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1671-1684

Abstract

Industri kreatif di Indonesia sangat berkembang pesat dalam kurun waktu 5 tahun belakangan ini terutama dalam bidang entertainment. Ada banyak industry entertainment di Indonesia namun yang penulis fokuskan adalah industry entertainment visual yang dapat kita lihat di sekitar kita mulai dari film, animasi dan, game. Banyak kesuksesan yang sudah diraih namun demikian juga yang menghadang industri kreatif untuk berkembang. Developer besar dalam negeri di industri entertainment sendiri masih banyak melakukan kebiasaan buruk dalam hal perancangan Alur cerita, scenario, konsep yang terlalu klise dan sering di ulang-ulang atau repetitive. Selalu menggunakan pola dan ritme yang sama mulai dari meniru hingga menjiplak sesuatu yang sudah terbukti keberhasilannya. Tujuan dari perancangan buku Art Book/Concept Art ini adalah untuk memvisualisasikan sebuah cerita rakyat yang dari Sumatra barat kedalam bentuk Concept Art yang dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk hal-hal di masa depan seperti pembuatan film, animasi, atau game bagi developer di dalam negeri hingga luar negeri jika ingin mengangkat cerita legenda danau kembar tersebut untuk dijadikan sebuah produksi bagi media entertainment. Dengan menggunakan metode Sadjiman Ebdi Sanyoto yang dimodifikasi sesuai kebutuhan proses perancangan Artbook sebagai concept art dan character design. Model hasil dari perancangan yang diharapkan dapat menghasilkan produk dari sebuah judul kreatif diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan pemahaman bahwa dalam menciptakan sesuatu produk memerlukan proses yang begitu rumit dan lama dalam pengerjaanya sehingga pemahaman atas karya yang dapat dihargai akan juga ditumbuhkan di dalam masyarakat era sekarang. Kata kunci: perancangan; artbook; concept art; karacter desain; Legenda Danau Kembar Artbook Design as Concept Art and Character Design from The Story of Legenda Danau Kembar in West Sumatera The creative industry in Indonesia has grown rapidly in the last 5 years, especially in the entertainment sector. There are many entertainment industries in Indonesia, but what the author focuses on is the visual entertainment industry that we can see around us, starting from films, animation, games. Many successes have been achieved, but so have the creative industries to develop. Big domestic developers in the entertainment industry themselves still have a lot of bad habits in terms of designing storylines, scenarios, concepts that are too cliche and often repeated or repetitive. Always use the same pattern and rhythm from imitating to copying something that has been proven to work. The purpose of designing this Artbook/Concept Art book is to visualize a folklore from West Sumatra into the form of Concept Art that can be used and utilized for things in the future such as making films, animations, or games for developers at home and abroad. the country if you want to raise the legend of the twin lakes to be made into a production for entertainment media. By using the Sadjiman Ebdi Sanyoto method which was modified according to the needs of the Artbook design process as concept art and character design. The model resulting from the design which is expected to produce a product from a creative title is expected to foster a sense of care and understanding that creating a product requires a very complicated and long process in its execution so that an understanding of works that can be appreciated will also be grown in today's society. Keywords: design; artbook; concept art; Legends Story of Twin Lakes
Penguasaan Kosa Kata Bahasa Arab Menggunakan Kartu Kata dan Teka-Teki Silang pada Siswa Kelas IX Arifin, Agyl Yuni; Khasairi, Moh.
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1559-1573

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran kartu kata dan teka-teki silang untuk meningkatkan penguasaan kosa-kata bahasa Arab. Model penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Data penelitian ini ialah data deskriptif kuantitatif yang didapatkan dari hasil pretest dan posttest, dan data kualitatif didapatkan dari hasil observasi, hasil wawancara dan juga angket sebelum dan setelah penerapan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 9 di SMP Darul Quran yang berjumlah 34 orang. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan masing masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan Hasil penelitian dengan menggunakan media kartu kata dan teka-teki silang pada setiap siklusnya meningkat dengan baik, aktivitas belajar siswa meningkat setelah menggunakan media dengan presentase 77,3 persen, serta hasil observasi aktivitas guru juga meningkat dengan baik. Dari hasil pretest ke posttest pada siklus 1 dengan menggunakan media, rata-rata nilai meningkat menjadi 61,76 persen, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 82,3 persen. Kata kunci: penguasaan kosa kata, kartu kata; teka teki silang Mastery of Arabic Vocabulary Using Word Cards and Crosswords for The 9th Grade Students The purpose of this study is to describe the use of word card and crossword puzzle learning media to improve Arabic vocabulary mastery. The research model used is Classroom Action Research (CAR) which consists of two cycles. The data of this research are descriptive quantitative data obtained from the results of the pre-test and post-test, and qualitative data obtained from the results of observations, interviews and also questionnaires before and after implementation. The subjects of this study were the 9th grade students at Darul Quran Middle School, which amounted to 34 people. This study consisted of two cycles and each cycle consisted of 4 meetings. The results of the study using word cards and crossword puzzles in each cycle improved well, student learning activities increased after using media with a percentage of 77.3 percent, and the results Observation of teacher activity also improved well. From the results of pretest to posttest in cycle 1 using the media, the average value increased to 61.76 percent, while in cycle II it increased to 82.3 percent. Keywords: vocabulary mastery, word cards; crossword puzzle
Kisah Raden Gatotkaca sebagai Ide Ornamentasi Cipta Kriya Keramik Guci Lampu Hias Makmun, Moh; Ponimin, Ponimin; Anggriani, Swastika Dhesti
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1585-1605

Abstract

Wayang bertema Gatotkaca memiliki nilai edukasi dan aspek estetik yang sangat menarik ketika di angkat sebagi ide penciptaan suatu karya seni, hal tersebut karena mengandung nilai-nilai edukatif tentang kepahlawanan serta dan nilai-nilai pendidikan moral. Tujuan dari penciptaan ini adalah dapat merumuskan konsep kreatif penciptaan karya kriya keramik guci lampu hias bertema kisah Raden Gatotkaca, dapat melakukan proses kreatif penciptaan karya kriya keramik guci lampu hias bertema kisah Raden Gatotkaca, dan dapat menghasilkan serta menganalisis hasil visualisasi penciptaan karya kriya keramik guci lampu hias kisah Raden Gatotkaca. Adapun metode penciptaan yang digunakan pada penelitian ini meliputi beberapa proses yaitu eksplorasi gagasan, menggali sumber ide, merumuskan konsep penciptaan, eksplorasi bentuk dan eksplorasi teknik, mewujudkan karya, menganalisis hasil karya guci lampu yang bertema kisah Raden Gatotkaca. Adapun hasil kreasi desain produk keramik ini meliputi 6 karya berjudul; Anugerah, Pengorbanan, Keberuntungan, Taktik, Balas Budi, dan Wasiat. Hasil proses kreasi ini telah memenuhi aspek interior seperti aspek fungsi, ergonomi, dan estetika. Kata Kunci: wayang; Raden Gatotkaca; kriya keramik; guci lampu. The Story of Raden Gatotkaca as Creation's Ornamentation Ideas Ceramic Urns Decorative Lights The Gatotkaca-themed puppet has educational values ​​and very interesting aesthetic aspects when it is adopted as the idea of ​​creating a work of art, this is because it contains educational values ​​about heroism and moral education values. The purpose of this creation is to be able to formulate a creative concept of creating ceramic craft works of decorative lamps with the theme of the story of Raden Gatotkaca, to be able to carry out the creative process of creating ceramic works of decorative lamps with the theme of the story of Raden Gatotkacha, and to be able to produce and analyze the results of visualization of the creation of ceramic works of lamp jars. Decorate the story of Raden Gatotkaca. The creation method used in this study includes several processes, namely exploration of ideas, exploring sources of ideas, formulating the concept of creation, exploration of forms and exploration of techniques, realizing works, analyzing the work of lamp jars with the theme of the story of Raden Gatotkaca. The creations of this ceramic product design include 6 works entitled; Grace, Sacrifice, Luck, Tactics, Rewards, and Wills. The results of this creation process have fulfilled the interior aspects such as aspects of function, ergonomics, and aesthetics. Keywords: puppet; Raden Gatotkaca; ceramic crafts; lamp jar
Psikologi Tokoh Utama pada Hikayah Al-Malik Syahruman Wa Ibnuhu Al-Malik Qamaruzzaman Al Husna, Nadia; Huda, Ibnu Samsul
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1651-1662

Abstract

Perkembangan kepribadian dalam psikologi sastra dapat dijelaskan menggunakan teori psiko­analisis. Teori ini mengasumsikan perkembangan suatu karakter dapat terjadi akibat konflik psiko­logis yang dialami oleh karakter tersebut. Pada penelitian ini, tema yang diangkat adalah analisis psikologi tokoh utama dalam kisah Hikayah al-Malik Syahruman Wa Ibnuhu al-Malik Qamaruzzaman. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang ditinjau aspek psikoanalisis sastra oleh Sigmund Freud. Adapun prosedur yang dilakukan antara lain (1) pengum­pulan data kata, kalimat dan dialog; (2) klafisifikasi data berdasar unsur instrinsik dan psikologis; dan (3) menyajikan temuan penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah sebuah acuan referensi analisa perkembangan karakter seseorang berdasarkan Id, Ego dan Superego. Melalui pemahaman ketiga aspek tersebut pada naskah penelitian yang digunakan, harapan keluaran penelitian ini adalah dapat digunakan sebagai pembanding dan referensi dalam memecahkan masalah-masalah pengem­bangan karakter dan psikologis yang ditemukan dalam karya sastra lainya. Kata Kunci: teori psikoanalisis; struktur kepribadian; Id, ego, dan superego The main character psychology in the story of Al-Malik Syahruman and his son Al-Malik Qamaruzzaman The development of personality in literary psychology can be explained using psychoanalytic theory. This theory assumes that the development of a character can occurs due to the psychological conflicts experienced by the character. In this study, the theme is the psychological analysis of the main character in the story of Al-Malik Syahruman and his son Al-Malik Qamaruzzaman. The analysis method used in this research is a qualitative descriptive approach, focusing on the psychological aspects of literary psychoanalysis by Sigmund Freud. The procedures include data collection of words, sentences, and dialogues; classification of data based on intrinsic and psychological elements; and presentation of the research findings. The purpose of this research is to serve as a reference for analyzing the development of a character based on the Id, Ego, and Superego. By understanding these three aspects in the research manuscript, the expected outcome of this research is to be used as a comparison and reference in solving character development and psychological issues found in other literary works. Keywords: psychoanalytic theory, personality structure, Id, ego, and superego ملخص يمكن تفسير تطور الشخصية في علم النفس الأدبي باستخدام نظرية التحليل النفسي. تفترض هذه النظرية أن تطور الشخصية يمكن أن يحدث بسبب الصراع النفسي الذي تعاني منه الشخصية. الموضوع المطروح في هذه الدراسة هو التحليل النفسي للشخصية الرئيسية في قصة حكاية الملك سيهرمان وابنه الملك قمر الزمان. المنهج التحليلي المستخدم في هذا البحث هو المنهج الوصفي النوعي الذي تمت مراجعته من الجانب التحليلي النفسي للأدب بواسطة سيغموند فرويد. وتشمل الإجراءات التي تم تنفيذها (1) جمع البيانات من الكلمات والجمل والحوارات. (2) تصنيف البيانات على أساس العناصر الجوهرية والنفسية ؛ و (3) عرض نتائج البحث. الغرض من هذه الدراسة هو مرجع لتحليل تطور شخصية الشخص بناءً على Id و Ego و Superego. من خلال فهم هذه الجوانب الثلاثة في نص البحث المستخدم ، من المؤمل أن يتم استخدام مخرجات هذا البحث كمقارنة ومرجعية في حل مشاكل الشخصية والنمو النفسي الموجودة في الأعمال الأدبية الأخرى. الكلمات المفتاحية: نظرية التحليل النفسي. هيكل الشخصية الهوية والأنا والأنا العليا
Batik Gringsing Teratai Karya Soendari Batik and Art Gallery Kota Malang Damayanti, Rizky Eka; Sumarwahyudi, Sumarwahyudi; Sidyawati, Lisa
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1632-1650

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan visualisasi motif dan visualisasi warna batik motif Gringsing Teratai karya Soendari Batik and Art Gallery di Kota Malang. Metode yang digunakan merujuk pada teori Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tiga karya batik dengan motif Gringsing Teratai yaitu motif Gringsing Teratai kombinasi sulur, motif Gringsing Teratai kombinasi Topeng, dan motif Gringsing Teratai kombinasi bunga Andong. Visualisasi motif batik tersebut merupakan perpaduan corak non-geometris dan geometris. Ketiga motif batik tersebut sama – sama menggunakan pewarna sintetis dan alat cap batik. Pada akhir penelitian, diperoleh hasil bahwa batik Gringsing Teratai memiliki perbedaan dengan motif batik Gringsing klasik dan motif batik Malangan pada umumnya. Hal tersebut dibuktikan dengan ciri khas pada tiap lembar kain yang memiliki motif Grinsing, bunga Teratai, serta kombinasi motif adaptasi dari ikon Kota Malang lainnya. Kata kunci: batik; Gringsing Teratai; Soendari Gringsing Teratai Batik by Soendari Batik and Art Gallery Malang City The purpose of this study is to describe the visualization of motifs and color visualization of the Gringsing Teratai batik motif by Soendari Batik and Art Gallery in Malang City. The method used refers to the theory of Milles and Huberman, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions and verification. The results of this study show three batik works with the Gringsing Lotus motif, namely the Gringsing Lotus motif with a combination of tendrils, the Gringsing Lotus motif with a mask combination, and the Gringsing Lotus motif with a combination of Andong flowers. The visualization of the batik motif is a combination of non-geometric and geometric patterns. The three batik motifs use synthetic dyes and batik stamping tools. At the end of the study, it was found that Gringsing Teratai batik had differences with classical Gringsing batik motifs and Malangan batik motifs in general. This is evidenced by the characteristics of each sheet of cloth that has the motif of Gringsing, Lotus flower, and a combination of adaptation motifs from other Malang City icons. Keywords: batik; Gringsing Teratai; Soendari
Proses Kreatif Penulisan Antologi Cerita Pendek Edicius Suoires Ulum, Hidayatul; Zahro’, Azizatuz
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1685-1697

Abstract

Karya sastra dan lingkungan memiliki keterkaitan erat. Karya sastra berwawasan lingkungan atau ekokritik dapat menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan yang ada. Kritik terhadap kondisi lingkungan yang mengkhawatirkan dapat disampaikan kepada pembaca melalui karya sastra berupa antologi cerpen berjudul Edicius Suoires yang menceritakan lingkungan pantai dan kawasan laut dengan berfokus pada penderitaan hewan laut akibat perbuatan manusia. Selain antologi cerita pendek Edicius Suoires bertema ekokritik, penulis juga menyusun proses kreatif untuk melengkapinya. Proses kreatif ini bertujuan memaparkan proses penulisan antologi cerita pendek Edicius Suoires. Model yang dirujuk dalam proses kreatif ini, yaitu tahapan-tahapan proses kreatif yang dijabarkan oleh Sumardjo dalam Catatan Kecil tentang Menulis Cerpen yang meliputi lima tahapan proses kreatif. Hasil dari proses kreatif ini, yaitu terdapat lima tahapan proses kreatif dalam menciptakan karya sastra berupa antologi cerita pendek berjudul Edicius Suoires. Tahapan-tahapan tersebut meliputi (1) tahap persiapan, (2) tahap inkubasi, (3) tahap inspirasi, (4) tahap penulisan, dan (5) tahap revisi. Kata kunci: ekokritik; proses kreatif; Edicius Suoires The Creative Process of Writing the Edicius Suoires Short Story Anthology Literary work and the environment are closely related. Eco-minded or ecocritical literary works can be a solution to existing environmental problems. Criticism of the alarming environmental conditions can be conveyed to the reader through a literary work in the form of an anthology of short stories entitled Edicius Suoires which tells the environment of the beach and sea area by focusing on the suffering of marine animals due to human actions. In addition to the anthology of Edicius Suoires short stories on the theme of ecocritic, the author also structured the creative process to complement it. This creative process aims to explain the process of writing the short story anthology of Edicius Suoires. The model referred to in this creative process, namely the stages of the creative process described by Sumardjo in a Catatan Kecil tentang Menulis Cerpen which includes five stages of the creative process. As a result, there are five stages of the creative process in creating a literary work in the form of a short story anthology entitled Edicius Suoires. These stages include (1) the preparation stage, (2) the incubation stage, (3) the inspiration stage, (4) the writing stage, and (5) the revision stage. Keywords: ecocritic; creative process; Edicius Suoires
Kreasi Guci Keramik Terakota dari Inspirasi Budaya Lokal Jombang sebagai Elemen Estetik Interior Rochmah, Dinta Wisnu Nur; Ponimin, Ponimin
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i112023p1698-1718

Abstract

Jombang merupakan kota yang terletak di provinsi Jawa Timur yang memiliki banyak budaya. Salah satunya Wayang Topeng Jatiduwur dan Ringin Contong yang merupakan icon budaya yang kuat terhadap citra kota Jombang dan paling menonjol di kawasan tersebut. Wayang Topeng Jatiduwur memiliki keunikan dari aspek bentuk visual topeng, nilai karakter, nilai kearifan lokal dan pertunjukannya. Namun masih belum banyak pengrajin yang mengkreasikan kesenian tersebut kedalam seni kriya keramik, selama ini hanya dikreasi dalam bentuk seni batik dan lukisan saja. Penciptaan ini bertujuan untuk memperkaya ragam kreasi guci terakota yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Jombang sebagai home accessories interior. Pada sisi lain dapat dikembangkan sebagai sumber belajar dari budaya lokal Jombang pada mata pelajaran seni budaya di sekolah. Sehingga dapat membangun para siswa untuk lebih menghargai dan melestarikan budaya lokal. Mengingat saat ini Topeng Jatiduwur sudah mulai redup sebab tergerus oleh zaman. Untuk mencapai hasil visualisasi tersebut diperlukan metode kreatif yang meliputi beberapa tahapan, diantaranya eksplorasi konsep penciptaan, eksplorasi bentuk dan teknik, eksplorasi ornamen, Visualisasi hasil eksplorasi, analisis dan gelar karya. Penciptaan ini meng­hasilkan delapan karya, yang berjudul Sang Panji, Dewi Sekartaji, Pertemuan, Patah Kuda Narawangsah, Perjuangan, Kesetiaan, Hampa, dan Menyatu. Hasil karya tersebut mengandung aspek nilai fungsional, nilai estetika dan nilai kebudayaan. Kata kunci: wayang topeng Jatiduwur; Jombang; keramik Creation of Terracotta Ceramic Guns from Local Culture Inspiration of Jombang as Interior Aesthetic Elements Jombang is a city located in East Java province that has many cultures. One of them is Wayang Topeng Jatiduwur and Ringin Contong, which is a strong cultural icon for the image of Jombang city and the most prominent in the area. Wayang Topeng Jatiduwur is unique in terms of its visual form, character value, local wisdom value and performance. However, there are still not many craftsmen who create this art into ceramic crafts, so far only created in the form of batik art and paintings. This creation aims to enrich the variety of terracotta jar creations that can be utilized by the people of Jombang as interior home accessories. On the other hand, it can be developed as a source of learning from the local culture of Jombang in cultural arts subjects at school. So that it can build students to appreciate and preserve local culture. Given the current Jatiduwur Mask has begun to fade because it is eroded by the times. To achieve the visualization results, a creative method is needed which includes several stages, including exploration of the concept of creation, exploration of forms and techniques, exploration of ornaments, visualization of exploration results, analysis and work title. This creation produced eight works, entitled Sang Panji, Dewi Sekartaji, Pertemuan, Patah Kuda Narawangsah, Perjuangan, Kesetiaan, Hampa, and Menyatu. The works contain aspects of functional value, aesthetic value and cultural value. Keywords: Jatiduwur mask puppet; Jombang; ceramic

Page 1 of 1 | Total Record : 10