cover
Contact Name
Bayu Koen Anggoro
Contact Email
Publisher@um.ac.id
Phone
+6282124960909
Journal Mail Official
admin.jolla@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang no. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA)
ISSN : 27970736     EISSN : 27974480     DOI : https://doi.org/10.17977/um064
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts is a double-blind peer-reviewed journal published monthly (pISSN 2797-0736 eISSN 2797-4480). This journal publishes scientific articles on language, literature, library information management, and arts. It publishes empirical and theoretical studies in the form of original research and case studies from various perspectives. Articles can be written in English, Indonesian, and other foreign languages.
Articles 278 Documents
Transformasi Tokoh dalam Cerita Rakyat Kebo Kicak: Inspirasi Penciptaan Karya Seni Scribble Manual Latifah, Ikhda Nur; Rini, Denik Ristya
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i32025p326-350

Abstract

Cerita rakyat merupakan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun melalui bahasa lisan maupun tulisan. Salah satu cerita rakyat yang berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur, adalah Kebo Kicak. Cerita rakyat ini dipercaya mengisahkan asal-usul berdirinya Kabupaten Jombang. Seiring dengan perkembangan zaman, warisan cerita rakyat semakin terlupakan, sehingga perlu dihidupkan kembali melalui berbagai bentuk media. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan tokoh-tokoh dalam cerita rakyat Kebo Kicak melalui karya seni gambar dengan teknik scribble manual. Teknik ini, yang dikenal juga sebagai chicken scratch, merupakan metode menggambar dengan membuat coretan tidak beraturan secara manual untuk membentuk objek visual. Dalam proses penciptaan karya, peneliti menggunakan metode penciptaan Alma Hawkins yang meliputi tiga tahapan: eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Selain itu, penciptaan karya ini didasarkan pada teori seni rupa dari Edmund Burke Feldman yang mencakup aspek kritik seni, serta teori representasi visual dari Stuart Hall sebagai dasar dalam memahami bagaimana visualisasi tokoh dalam cerita rakyat dapat dikomunikasikan melalui seni. Hasil dari proses ini menghasilkan tujuh karya seni teknik scribble yang menggambarkan tokoh-tokoh utama dalam cerita rakyat Kebo Kicak.
Kritik Seni terhadap Lukisan Berjudul Macari Oase Tengah Kota Karya Ardiansyah Prainhantanto Arifin, Samsul; Anggriani, Swastika Dhesti
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i32025p351-362

Abstract

Lukisan merupakan sarana ekspresi yang merefleksikan ide dan gagasan seseorang, termasuk fenomena alam yang sering menjadi inspirasi dalam karya seni. Salah satu contoh adalah lukisan Macari Oase Tengah Kota karya Ardiansyah Prainhantanto, yang merepresentasikan hubungan antara alam dan kehidupan urban. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna, nilai, serta pesan dalam lukisan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kritik holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan ini mencerminkan respons seniman terhadap perubahan lingkungan perkotaan melalui penggunaan warna yang ekspresif dan komposisi yang dinamis. Karya ini mengandung berbagai nilai, antara lain nilai sosial (gotong royong, guyub rukun, tepo seliro), nilai kehidupan (memberikan manfaat, sikap memaafkan, perbuatan baik, rendah hati), dan nilai budaya (akulturasi). Melalui Macari Oase Tengah Kota, seniman tidak hanya menyajikan estetika visual, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara alam dan pembangunan kota. Karya ini menjadi refleksi kritis terhadap perubahan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan ekologi di tengah perkembangan urbanisasi.
Inovasi Desain Kemasan PT Beema Boga Arta: Meningkatkan Daya Saing di Pasar Lokal dan Global Imanadia, Anisah; Sudarmanto, Joni Agung
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i32025p363-388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain kemasan produk baru PT Beema Boga Arta, khususnya Beema’s Junior Honey, guna memenuhi kebutuhan pemasaran lokal dan ekspor. Kemasan yang dirancang tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika tetapi juga fungsionalitas, keberlanjutan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup wawancara dengan pemangku kepentingan perusahaan, observasi langsung terhadap produk sejenis di pasar, serta analisis dokumen, termasuk profil perusahaan, data produk, dan peraturan terkait kemasan pangan. Data yang diperoleh dianalisis untuk memahami kebutuhan pasar dan preferensi konsumen. Proses perancangan mengadopsi metode Design Thinking, yang terdiri atas lima tahapan utama: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Tahapan ini memungkinkan pengembangan desain kemasan yang berorientasi pada pengguna, inovatif, dan adaptif terhadap dinamika pasar. Hasil penelitian menghasilkan desain kemasan Beema’s Junior Honey yang mencakup kemasan primer, sekunder, dan tersier dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan ergonomis. Desain ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk serta memperkuat strategi pemasaran PT Beema Boga Arta di pasar domestik maupun internasional. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan desain kemasan yang strategis dan berdaya saing.
Penggunaan Media Pintar Permasoya (Pembelajaran Interaktif Permasalahan Sosial Budaya) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII SMP Wulandari, Stevi; Perguna, Luhung Achmad
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i32025p241-252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada materi Permasalahan Sosial Budaya di kelas VII B SMPN 17 Malang melalui penggunaan media Pintar Permasoya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penerapan media Pintar Permasoya, yang berisi berbagai materi pembelajaran, seperti teks penjelasan materi, gambar ilustratif, video pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan soal tes. Data dikumpulkan menggunakan tes berupa pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman peserta didik sebelum dan setelah penerapan media. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, banyak peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah KKM (75) karena belum memahami materi secara optimal. Namun, setelah penerapan media Pintar Permasoya pada siklus II, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan, yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai posttest peserta didik. Dengan demikian, media Pintar Permasoya terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Permasalahan Sosial Budaya di kelas VII.
Functional and Aesthetic Qualities of The Visual Arts in Public Spaces Okeke, Josiah
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i32025p277-284

Abstract

One of the inherent attributes of the Visual Arts lies profoundly in the realm of aesthetics, which defines its uniqueness. Nevertheless, it is not devoid of functional qualities; rather, it combines both beauty and utility, making it a discipline with remarkable potential. The field of Visual Arts thus encompasses both functional and aesthetic characteristics, contributing significantly to the visual appeal of public spaces. However, despite these dual qualities, it is unfortunate that few scholars have thoroughly examined their core values in public spaces. This paper specifically aims to critically explore the functional and aesthetic dimensions of the Visual Arts within such spaces. To achieve this, it is first necessary to provide an overview of the role of Visual Arts in society, which serves as the foundation of this study. In conclusion, this research seeks to enhance the appreciation of art in public spaces. It is therefore recommended that governments and communities commission artists to create works that enrich public spaces while considering their emotional and therapeutic significance. Additionally, artists should be encouraged to produce more monumental works as commemorative structures and as a means of enhancing the aesthetic experience of public environments.
Strategi Metakognitif pada Keterampilan Membaca Bahasa Mandarin Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Satria, Adi
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i42025p419-430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi metakognitif dalam keterampilan membaca bahasa Mandarin serta mengidentifikasi respons mahasiswa angkatan 2021 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang terhadap strategi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada strategi metakognitif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penerapan strategi metakognitif dalam pembelajaran membaca bahasa Mandarin melibatkan tiga tahapan utama, yaitu: (1) perencanaan, yang mencakup penetapan tujuan membaca dan pemilihan strategi yang sesuai; (2) pemantauan, yang melibatkan refleksi dan evaluasi pemahaman selama membaca; dan (3) evaluasi, yang berfokus pada menilai efektivitas strategi yang telah digunakan serta menyusun perbaikan untuk pembelajaran berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan respons positif terhadap strategi metakognitif ini. Mereka menilai strategi tersebut mudah dipahami, materi yang disajikan jelas, serta efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca. Selain itu, strategi ini juga membantu mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam berpikir kritis dan lebih termotivasi dalam mempelajari bahasa Mandarin.
Menggali Nilai-nilai Etika dalam Kitab Ta’limul Muta’allim melalui Penciptaan Karya Seni Lukis Busthomi, M. Nur Yazid; Prasetyo, Abdul Rahman
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i42025p431-445

Abstract

Kitab Ta’limul Muta’allim adalah kitab klasik yang membahas etika pelajar dalam menuntut ilmu, yang ditulis oleh Syekh Az-Zarnuji. Kitab ini berisi nasihat-nasihat dan syair-syair yang mengajarkan akhlak terpuji dalam proses belajar antara seorang pelajar dengan teman sebaya, pengajar, dan ilmu yang dipelajari. Hampir di setiap pesantren dan lembaga pendidikan tradisional di Indonesia saat ini masih mengkaji dan menggunakan kitab Ta’limul Muta’allim. Namun, di lembaga pendidikan formal, kitab ini baru mulai dikenal setelah diterbitkan dalam versi terjemahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan dan mewujudkan karya seni lukis yang terinspirasi dari kitab Ta’limul Muta’allim. Penelitian ini diawali dengan mendeskripsikan ide gagasan, proses penciptaan, dan hasil karya lukis. Penciptaan karya lukis ini menggunakan prosedur metode penciptaan Alma Hawkins, yang melibatkan tiga tahapan, yaitu tahap eksplorasi, tahap improvisasi, dan tahap perwujudan. Dari tiga tahapan tersebut, kemudian dikembangkan menjadi enam karya lukis yang terinspirasi dari kitab Ta’limul Muta’allim dan disajikan dalam bentuk pameran seni lukis.
Sparkol Videoscribe sebagai Media Evaluasi Pembelajaran interaktif Mita, Sopiana
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i42025p389-398

Abstract

Media pembelajaran berbasis Sparkol Videoscribe berfungsi sebagai alat bantu dalam proses pendidikan dengan menyajikan konten secara interaktif untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Sparkol Videoscribe dalam evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII di SMP Islam Yapkum Meruyung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner Google Form. Subjek penelitian terdiri dari 34 siswa kelas VII 2 pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 91,2 persen responden merasa tertarik dan menilai Sparkol sebagai media yang mudah diakses. Namun, sebanyak 26,5 persen siswa mengalami kendala teknis dalam mengaksesnya. Meskipun demikian, efektivitas Sparkol dalam evaluasi pembelajaran tetap tinggi, dengan 91,2 persen siswa menyatakan bahwa media ini membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Selain itu, sebanyak 85,2 persen siswa setuju jika evaluasi mingguan bahasa Indonesia menggunakan Sparkol Videoscribe. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Sparkol tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga mendukung proses evaluasi pembelajaran secara lebih efisien.
Penggunaan Bahasa Gaul dalam Video MiawAug Masuk ke Rumah Kosong Angker – Jisatsu Chilla’s Art Indonesia Triono, Restu Seto; Kholifah, Anni; Hambali, Alessandra Meyla Ferrari Putri; Muzaki, Helmi
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i42025p399-407

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk bertukar ide, pendapat, dan gagasan antarindividu. Seiring perkembangan zaman, bahasa Indonesia mengalami akulturasi dengan bahasa gaul atau slang. Penyisipan bahasa gaul dalam komunikasi berbahasa Indonesia dapat menciptakan keakraban dalam batas kesopanan. Variasi bahasa ini muncul akibat interaksi dalam ruang lingkup yang luas serta dipengaruhi oleh perbedaan sosial, budaya, dan tradisi. Fenomena ini dapat ditemukan di media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan X. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa gaul dalam konten YouTube MiawAug berjudul Masuk Ke Rumah Kosong Angker - Jisatsu Chilla’s Art Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data dari video tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kata serapan dari bahasa gaul, seperti gue, emang, ntar, kek mana, meningsoy, lu, kelar, doang, mantap, buset cuy, dan nyebelin. Penggunaan bahasa gaul dalam konten ini berfungsi untuk menarik perhatian penonton dan menciptakan kedekatan dengan audiens.
Ekspresi Dampak Homesickness pada Mahasiswa Rantau dalam Penciptaan Seni Lukis Anggraini, Wini Puspita; Ponimin, Ponimin; Wisesa, Agnisa Maulani
Journal of Language Literature and Arts Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v5i42025p408-418

Abstract

Mahasiswa perantauan sering menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan akademik dan sosial di lingkungan baru. Salah satu dampak yang sering dialami adalah homesickness, yang dapat memengaruhi kondisi sosial dan psikologis mereka, seperti kehilangan motivasi, kesepian, isolasi sosial, stres akademik, dan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan dampak negatif homesickness melalui karya seni lukis beraliran Realisme. Pengalaman pribadi dan observasi terhadap teman sejawat menjadi dasar dalam penciptaan karya ini. Metode yang digunakan adalah metode L.H. Chapman yang telah dimodifikasi, terdiri dari tiga tahap: permulaan, penyempurnaan, dan penyelesaian. Hasil dari penelitian ini adalah enam karya lukis beraliran Realisme berjudul No More Dream, Tiba-Tiba Sendiri, Aku Aneh, Katanya, Feeling Blue, Day by Day, dan Orang-Orang Ku. Karya-karya ini menggambarkan berbagai aspek emosional dan psikologis dari homesickness dengan pendekatan visual yang mendalam dan detail.