cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 256 Documents
REPUTASI KELEMBAGAAN DAN KUALITAS PELAYANAN e-KTP UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT Studi di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Malang Eko Prasetiyo; Afifuddin Afifuddin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 4 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.863 KB)

Abstract

Melayani masyarakat merupakan tugas utama pemerintah, salah satu pelayanan pemerintah yaitu pembuatan e-KTP dalam rangka mewujudkan tertib administrasi kependudukan serta keberlangsungan penyediaan data kependudukan secara nasional, pemerintah bertanggungjawab dalam menyediakan data kependudukan yang akurat dan terkini. Dalam hal ini peneliti memilih untuk meneliti Kualitas Pelayanan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya beberapa masalah dalam proses pembuatan E-KTP seperti waktu pengurusan yang lama, rendahnya sikap kedisiplinan pegawai, serta sarana dan prasarana kurang memadai. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang. Hasil penelitian mengenai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang berdasarkan hasil wawancara terhadap masyarakat dapat terlihat dari pelayanan yang diberikan pegawai berupa Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty. Semua faktor tersebut diberikan yang terbaik seluruhnya untuk masyarakat dengan harapan masyarakat dapat menyelesaikan semua keperluan identitas ataupun yang lainnya secara terarahdan terselesaikan secara cepat dan akurat. Kata kunci: Pelayanan, Kualitas Pelayanan, e-KTP
EFEKTIVITAS PROGRAM APLIKASI SISTEM INFORMASI MOJOKERTO DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (Studi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mojokerto) Diah Purnamawati; Suyeno Suyeno; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 16, No 6 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.643 KB)

Abstract

Aplikasi system informasi mojokerto atau yang disingkat Si-Mojo. Program aplikasi Si-Mojo merupakan jenis pelayanan publik yang berbasis online untuk pelayanan perizinan. Aplikasi Si-Mojo bisa diakses oleh masyarakat melalui smartphone atau langsung pada website DPMPTSP Kota Mojokerto. Aplikasi Si-Mojo dapat dikatakan efektif apabila sudah mencapai tujuan yang ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya program aplikasi system informasi mojokerto (Si-Mojo) yang digunakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mojokerto dalam pelayanan perizinan. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif (creswell). Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni dengan observasi, wawancara, dokumen, materi audio dan visual. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model dari Creswell (2016) yaitu mengolah data mentah, menyusun dan mempersiapkan data untuk dianalisis, penyajian deskripsi dan tema, dan interprestasi. Pengukuran efektivitas program menggunakan teori menurut Budiani (2007:53) yang terdiri dari empat indikator yakni dengan melihat sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas program aplikas Si-Mojo dalam meningkatkan pelayanan perizinan di DPMPTSP Kota Mojokerto secara umum sudah berjalan dengan baik dan efektif. Namun, masih terdapat beberapa indikator yang pelaksanaannya belum maksimal. Untuk mendukung keefektivitasan program aplikasi Si-Mojo sekiranya bisa mengoptimalisasikan sosialisasi program aplikasi Si-Mojo kepada masyarakat. Baik dengan menggunakan media sosial (online) maupun secara langsung (offline). Dan menambahkan informasi pada website resmi DPMPTSP tentang program aplikasi Si-Mojo. Kata kunci : Efektivitas, E-government, Pelayanan Publik
PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI TAMAN MANYUNG KABUPATEN NGANJUK OLEH LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN (LMDH) “SAMBIROBYONG” Mery Bela Oktavia; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 16, No 9 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.969 KB)

Abstract

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk melanjutkan penugasan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan Sambirobyong untuk mengembangkan Wisata Edukasi Taman Manyung berdasarkan prinsip pengelolaan hutan lestari dan prinsip tata kelola yang baik sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2010. Wisata Edukasi Taman Manyung memiliki atraksi wisata yang menarik, namun  seiring pengembangannya, permasalahan dana menjadi penghambatnya. Hal ini mendorong adanya pengembangan Wisata Edukasi Taman Manyung oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan Sambirobyong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji Pengembangan Wisata Edukasi Taman Manyung Kabupaten Nganjuk oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan Sambirobyong serta faktor pendukung dan penghambatnya. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pada analisisnya peneliti menggunakan teori komponen-komponen pengembangan pariwisata  menurut Inskeep dalam M. Liga Suryadana (2015:33) daya tarik (attraction), aksesibilitas (accessibilities), fasilitas (amenities), dan lembaga pengelola (ancillary). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wisata Edukasi Taman Manyung memiliki daya tarik yang menarik sehingga membuat minat berkunjung kembali wisatawan. Hal ini berdampak pada terangkatnya perekonomian masyarakat sekitar. Ditambah  dengan pemberdayaan masyarakat sekitar oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan Sambirobyong dengan membuka lapangan pekerjaan.  Kata Kunci: Pengembangan Wisata, Wisata Edukasi, LMDH
INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA MALANG ( Studi Kasus Krisis Blangko E-KTP Di Dispendukcapil Kota Malang ) Lisna Wati Mohamad; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.97 KB)

Abstract

Saat ini kartu identitas dibutuhkan dalam bidang apapun. Kartu identitas berfungsi sebagai alat yang menunjukkan diri, identitas dan informasi lainnya. Masyarakat yang terus bertambah setiap tahunnya mendiring pembauatan kartu identitas lebih sederhana namun mencakup semua informasi. Di Indonesia kartu identitas untuk penduduknya disebut dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Namun semenjak ada perubahan regulasi terkait kartu identitas, KTP diganti menjadi e-KTP atau Kartu tanda penduduk elektronik. Perbedaan e-KTP dengan KTP biasa adalah masa berlaku, informasi yang berada didalamnya dan bahan pembuatan kartu. Masa berlaku e-KTP adalah seumur hidup, sedangkan informasi yang ada dialamnya tidak hanya informasi diri secara umum melainkan informasi secara khusus seperti sidik jari, iris mata dan lainnya. Untuk bahan pembuatan dalam e-KTP terdapat chip memori yang disebut blangko untuk perekaman data tersebut. Dalam upaya pelayanan e-KTP masih terdapat banyak permasalahan yang muncul. Salah satunya pada Dinas Dukcapil Kota Malang.Kata Kunci : Kartu Identitas, e-KTP, Pelayanan Publik.
MOTIVASI MASYARAKAT PERBATASAN INDONESIA DALAM MENGGUNAKAN BARANG IMPOR DARI NEGARA MALAYSIA (Studi Kasus Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat) AdeMohamad Wiranda; Afifuddin Afifuddin; RoniPindahanto Widodo
Respon Publik Vol 13, No 1 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.003 KB)

Abstract

ABSTRAKSeorang administrator harus memperhatikan efisiensi suatu nilai dan juga harus mengetahui rasionalitas kepuasan dari masyarakat itu sendiri. Di masa sekarang masyarakat perbatasan sendiri cenderung rentan dalam berbagai hal bukan karena hidupnya yang jauh terpelosok dari kehidupan ynag ramai, karena nyata nya walaupun berada di dearah yang terpelosok, warga masyarakat perbatasan memilik banyak keuntungan dari masyarkat lain nya yang tinggal diperkotaan. Karena biasanya untuk masuk ke negara lain yang bertetangga dengan daerahnya maka akan lebih mudah dibandingkan dengan masyarakat lainnya.                 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Motivasi Masyarakat Perbatasan Indonesia Dalam Menggunakan Barang Impor Dari Negara Malaysia. Untuk Mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif yaitu dengan cara menguraikan dan menggambarkan keadaan yang riil atau yang sebenarnya dan tentu saja berdasarkan pada fakta yang ada dan yang terjadi pada saat ini. Penelitian kualitatif sendiri ialah penelitian untuk peristiwa atau fenomena tentang apa yang dalami oleh subjek penelitian nya seperti, perilaku,persepsi, motivasi dan tindakan lain nya. Secara holitis dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; (1) Motivasi Penggunaan Barang Impor Dari Negara Malaysia Bagi Masyarakat Perbatasan yaitu ialah rata-rata motivasi masyarakat perbatasan dalam menggunakan barang impor sangatlah beragam yaitu, karena Barang impor dari malaysia jarang mengalami kenaikan atau perubahan harga yang signifikan,  jarak tempuh yang lumayan dekat ketimbang harus pergi ke kota lain nya (2) Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Pengunaan Barang Impor Di Wilayah Perbatasan yaitu ialah kebanyakan pelayanan yang diberikan dimalaysia cenderung ramah dan bersahabat serta tak jarang pula diberikan potongan harga dan  untuk pembelian barang-barang impor  kualitas nya kebanyakan lebih bagus dari barang atau produk lokal.Kata Kunci : Motivasi, Masyarakat perbatasan, barang impor
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI TAMAN WISATA ALAM LAUT (TWAL) 17 PULAU RIUNG DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT RIUNG KABUPATEN NGADA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Pada Kantor Koordinator Pariwisata dan Masyarakat Kecamatan Riung) Utami Sri Maryani; Slamet Muchsin; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.688 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Strategi Pengembangan Taman Laut 17 Pulau Riung (2) Mengetahui Dampak Dari Pengembangan Potensi Wisata Taman Laut 17 Pulau Riung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi di lapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengontrol keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu di antaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Strategi yang digunakan oleh kantor Koordinator Pariwisata Kecamatan Riung menggunakan Analisis SWOT, dimana Strategi menggunakan Analisis SWOT yaitu mengukur kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari pariwisata tersebut. Strategi yang di lakukan oleh Kantor Koordinator Pariwisata Kecamatan Riung ialah membuat daya tarik wisatawan, melengkapi sarana prasarana penunjang, melibatkan pihak swasta ataupun masyarakat dan melakukan promosi pariwisata (2) Dampak dari berkembangkan pariwisata Taman Laut 17 Pulau Riung berdampak positif dan negatif terhadap pariwisata dan masyarakat, dampak postif dari berkembangnya pariwisata membuat perekonomian masyarakat semakin membaik sehingga masyarakat dapat memanfaatkan pengembangan Potensi Wisata Taman Laut 17 Pulau Riung, dampak negatif dari pengembangan pariwisata juga dirasakan oleh masyarakat sekitar yang berada di kawasan Taman Laut 17 Pulau Riung yaitu banyak pendatang yang membuat usaha sehingga berdampak pada meningkatnya harga jual tanah menjadi mahal. Kata Kunci : Pengembangan Potensi Taman Wisata Alam Laut, dan Perekonomian Masyarakat.
AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PEMERINTAH DESA TERHADAP ALOKASI DANA DESA DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus di Desa Pesanggrahan, Kota Wisata Batu) Indana Masda Masruroh; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 2 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.091 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tata kelola Pemerintah Desa dalam bidang keuangan terhadap Anggaran Dana Desa Jika dilihat dari Akuntanbilitas dan Transparansi dalam Mewujudkan Good Governance di Desa Pesanggrahan, Realisasi pemanfaatan anggaran dana desa dan kendala yang terjadi di Desa Pesanggrahan. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah Pengumpulam data, reduksi data, penyajian data, analisis pembahasan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Pesanggrahan dalam mewujudkan good governace yang dilihat dari akuntabilitas sudah berjalan dengan baik. Dan dari transparansinya desa Pesanggrahan sudah transparan dengan membuat berbagai cara dalam menyampaikan penggunaan dana desanya. Dalam realisasi pemanfaatan dana desa Pesanggrahan dilakukan dengan baik dengan tahapan yang dibutuhkan setiap tahunnya. Serta kendala dalam pemanfaatan anggaran dana desa pesanggrahan dapat di hadapi dengan baik dengan terus berupaya menjalankan program yang telah di anggarkan..  Kata kunci: Akuntabilitas, Transparansi , dan Good Governance.
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN PENGHUBUNG BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT (Studi Formulasi Kebijakan Infrastruktur Jalan Penghubung Antara Dusun di Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu NTB) Hamdani Hamdani; Afifuddin Afifuddin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.987 KB)

Abstract

Pembangunan merupakan pencapaian dan tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat .Infrastruktur masih menjadi persoalan serius di negeri ini, terutama ditingkat pedesaan. Tidak sedikit infrastruktur desa yang saat ini kondisinya tidak terurus,bahkan masih banyak desa yang belum memiliki infrastruktur semisal minimnya proses pembangunan jalan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar dusun adalah salah satu alternatif pembangunan yang produktif untuk memicu segala aspek pertumbuhan baik sosial, ekonomi, serta meningkatan sember daya manusia pada umunya.  Berdasarkan tujuan pembangunan infrastruktur jalan penghubung tersebut, maka pelaksanaannya harus mengarah pada hal - hal yang subtansif sesuai apa yang menjadi kebutuhan masayarakat. Tentunya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan lebih khususnya ekonomi. Maka formulasi kebijakan adalah jawaban untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai menuju desa yang mandiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, obsesrvasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling, dan untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, pengajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa Kwangko dalam formulasi kebijakan yang melibatkan masyarakat yaitu: Dalam proses formulasi kebijakan masyarakat terlibat aktif dalam tahap proses perencanaan pengambilan keputusan. Bentuk partisipasi masyarakat Desa Kwangko tergolong macam-macam seperti ikut mendukung, menyelenggarakan dan ikut serta dalam program, dalam berpartisipasi ada warga yang aktif dan ada juga yang tidak aktif . Usaha aparatur desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam formulasi kebijakan yaitu: memberikan arahan, memberikan motivasi, dan memberikan intuksi langsung maupun tidak langsung secara keseluruhanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi formulasi kebijakan infrastruktur jalan penghubung antara dusun Desa Kwangko. Bahwa faktor yang menjadi pendukung yakni: faktor kedaran masyarakat dan koordinasi semua stakeholder. Faktor yang menjadi penghambat yakni: masalah anggran dan rendahnya kulitas Pendidikan secara keseluruhannya. Kata Kunci : Pembangunan, Formulasi Kebijakan, dan Partisipasi.
PERAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA TELUK TRITON KABUPATEN KAIMANA PROVINSI PAPUA BARAT Fauziah Hanum Ladia; Afifuddin Afifuddin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.115 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja potensi wisata Teluk Triton di Kabupaten Kaimana, dan mengetahui upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mengembangan potensi-potensi wisata di Teluk Triton Kabupaten Kaimana, serta mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat yang dialami Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mengembangkan potensi-potensi wisata Teluk Triton di Kabupaten Kaimana. Jenis penelitian ini adalah peneliti  kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang tujuan untuk mendeskripsikan keadaan atau obyek dari penelitian berdasarkan fakta-fakta dilapangan. Dalam pengembangan Obyek Wisata Teluk Triton ini ternyata masih mengalami faktor penghambat oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, antara lain : Rencana pengembangan kawasan Teluk Triton belum optimal dan terarah, keterbatasan sumber daya aparatur Pariwisata dalam segi jumlah dan keahlian, penyediaan sarana prasara yang belum memadai, keadaan georafis dan kondisi alam serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap Kepariwisataan. Maka dapat disimpulkan bahwa Obyek Wisata Teluk Triton memiliki potensi sebagai obyek wisata bahari yang sangat menarik untuk dikembangkan, dan peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana sangat dibutuhkan dalam pengembangannya tersebut, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dalam negeri maupun mancanegara, meningkatkan kesehjahteraan masyarakat, serta dapat memajukan Sektor Pariwisata di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat. Kata kunci : Peran Dinas Pariwisata, Pengembangan Potensi Wisata, Teluk Triton.
PERAN PEMERINTAH DESA SEKAPUK DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BUKIT SETIGI DESA SEKAPUK, KECAMATAN UJUNGPANGKAH, KABUPATEN GRESIK Dinda Zizwatin Ainia; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.906 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh Perkembangan dunia pariwisata telah mengalami banyak kemajuan di berbagai Negara terutama Indonesia. Indonesia memiliki berbagai macam pulau yang mempunyai ciri khas pada masing-masing tempat dan memiliki pesonanya tersendiri, pesona yang ditampilkan merupakan mahakarya yang telah dianugerahkan tuhan terhadap Negara Indonesia. Penelitian ini menfokuskan pada wisata yang dikelola oleh pemerintah Desa, dimana peran pemerintah desa sangat penting untuk meningkatkan pembangunan desa dan mensejahterakan masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian yang hendak dicapai oleh peneliti adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah Desa Sekapuk dalam pengembangan objek wisata Bukit Setigi. (2) Untuk Mengetahui apa saja kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa Sekapuk dalam pengembangan objek wisata Bukit Setigi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa dalam penelitian ini maka dapat diambil kesimpulan bahwasannya Peran Pemerintah Desa Sekapuk Dalam Pengembangan Objek Wisata Setigi: Peran Pemerintah desa sekapuk sudah menjalankan tugas dengan cukup efektif dan dirasa cukup maksimal dalam menjalankan perannya sebagai (a) Sebagai Motivator, Peran Pemerintah Desa Sekapuk berperan sebagai pendorong dalam pengembangan potensi objek wisata Setigi sejauh ini sudah terlaksana dengan baik dilihat dengan partisipasi yang diikuti oleh masyarakat, (b) Sebagai Fasilitator, dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan objek wisata Setigi, pemerintah desa Sekapuk sudah cukup maksimal dilihat dari penyediaan sarana prasarana serta fasiliatas dan aksebilitas yang mendukung, (c) Sebagai Dinamisator, Peran Pemerintah Desa Sekapuk sebagai penggerak dipastikan tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya kerjasama dengan pihak-pihak investor maupun dukungan masyarakat. Kendala yang dihadapi oleh pemerintah Desa Sekapuk dalam menjalankan perannya adalah kurangnya inovasi promosi yang diberikan oleh pemerintah Desa Sekapuk, kendala selanjutnya adalah terbatasnya anggaran dana untuk perawatan objek wisata, dan kendala yang terakhir adalah kendala yang dihadapi oleh semua sektor yang ada di dunia yaitu penyebaran virus covid 19. Kata Kunci: Peran Pemerintah, Pengembangan Objek Wisata, Wisata Setigi

Page 11 of 26 | Total Record : 256