cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 256 Documents
UPAYA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BLITAR DALAM MEMPERSIAPKAN PILKADA TAHUN 2020 DITENGAH PANDEMI COVID 19 Nur Laili Ismayanti; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.117 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya isu atau fenomena tentang masuknya pendemi Covid 19 ke Indonesia yang membawa dampak terhadap berbagai sektor termasuk politik, yakni penyelenggaraaan Pilkada serentak 2020. Pandemi yang melanda membuat perlu kajian ulang oleh penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan pemerintah dan DPR. Polemik penyelenggaraan pun menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan termasuk masyarakat awam. Hingga diputuskan Pilkada 2020 akan tetap dilaksanakan hanya saja dijadwal ulang ke tanggal 9 Desember 2020 dan memerlukan upaya yang lebih. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui implementasi PKPU Nomor 13 Tahun 2020 yang dilakukan oleh KPU Kota Blitar dalam mempersiapkan Pilkada tahun 2020; 2) untuk mengetahui evaluasi kebijakan dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh KPU Kota Blitar dalam mempersiapkan Pilkada tahun 2020 yang diselenggarakan di tengah pandemi Covid 19 dengan aman; serta 3) faktor penghambat dan pendukung bagi KPU dalam mempersiapkan pilkada tahun 2020 di tengah pandemi Covid 19.Untuk mengetahuinya digunakan metode penelitian dengan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi dan interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 di Kota Blitar berjalan lancar dan aman. Segala persiapan yang dilakukan oleh KPU Kota Blitar juga berjalan dengan baik terlihat dari suksesnya penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 di Kota Blitar. Serta, penjelasan mekanisme dan prosedur yang dipaparkan dalam PKPU Nomor 6 tahun 2020 dan PKPU nomor 13 tahun 2020. Faktor pendukung bagi KPU Kota Blitar dalam mempersiapkan Pilkada tahun 2020 adalah letak geografis dan media edukasi masyarakat. Faktor penghambat bagi Komisi Pemilihan Umum dalam mempersiapkan pilkada tahun 2020 adalah sumber daya manusia dan situasi pandemi di Kota Blitar. Kata Kunci: Covid 19, Mempersiapkan Pilkada 2020, KPU Kota Blitar
IMPLEMENTASI PROGRAM BALAI LATIHAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA KEBUNTELUK DALAM KECAMATAN SANGKAPURA KABUPATEN GRESIK Waliyatul Mardiyah; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.567 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Diantaranya yaitu dengan Implementasi Program Balai Latihan Kerja Komunitas Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Desa Kebuntelukdalam. Bedasarkan paparan dari latar belakang diatas maka peneliti dapat menarik kesimpulan tentang fokus penelitian yaitu: (1) menfokuskan pada sistem pelaksanaan program balai latihan kerja komunitas yang berbasis kompetensi dan metode on the job training (2) memfokuskan pada hambatan dalam pelaksanaan program. adapun faktor penghambatnya diantaraya yaitu faktor internal berupa  letak lokasi BLKK, fasilitas/sarana, sumber dana, instruktur pelatihan dan faktor eksternal berupa minimnya minat peserta pelatihan dan lost contact dari para alumni (3) upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam hal ini penulis menggunakan teori dari Sedarmayanti (2017) yaitu tentang manajemen sumber daya manusia dan untuk implementasi program menggunakan teori dari Agustino (2008) yaitu tentang implementasi kebijakan. Penelitian pada sitem pelatihan program ini  dilaksanakan di Balai Latihan Kerja Komunitas di Desa Kebuntelukdalam. Jenis penelitian yang digunakan yaitu berupa pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini yaitu pelaksanaan program  yang diadakan oleh Balai Latihan Kerja Komunitas berjalan sudah cukup optimal.  
PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM TAHAP KESIAPSIAGAAN ( Studi Pada Kantor BPBD Kota Batu) Aurellia Chintia Deby; Yaqub Cikusin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.222 KB)

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki wilayah yang luas dan terletak di garis khatulistiwa pada posisi silang antara dua benua dan dua samudra dengan kondisi alam yang memiliki berbagai keunggulan, namun di pihak lain posisinya berada dalam wilayah yang memiliki kondisi gegrafis, geologis, hidrologis dan demografis yang rawan terhadap terjadinya bencana dengan frekuensi yang cukup tinggi, sehingga memerlukan penanganan yang sistematis, terpadu dan terkoordinasi. Indonesia adalah Negara yang rawan terhadap berbagai macam bencana.Hal ini disebabkan letak geografis wilayah Indonesia terletak di daerah rawan  bencana, Indonesia dilewati cincin api (Ring Of Fire), serta terdapat lempeng Eurosia dan Indorustralia. Bencana di Indonesia yang sering terjadi adalah bencana alam seperti gempa  bumi, erupsi gunung berapi, tsunami, badai tropis, banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Bencana non alam seperti ledakan hama, wabah penyakit, kejadian luar biasa kesiapsiagaan suatu daerah atau kota di butuhkan untuk mengantisipasi bencana yang terjadi.Kota Batu merupakan daerah rawan bencana dan bencana dapat terjadi disebabkan oleh alam maupun non alam. Hal ini terbukti telah terjadi berbagai bencana di Kota Batu seperti banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, angin puting beliung, kekeringan, kegagalan teknologi, kecelakaan transportasi, wabah/hama penyakit, serta konflik sosial. Akibat dari bencana-bencana dimaksud berdampak pada rusaknya lingkungan, permukiman penduduk, sarana prasarana vital dan membawa kerugian harta benda dan penderitaan serta korban jiwa manusia. Selain itu, bencana-bencana dimaksud juga berdampak pada terjadinya pengungsian yang disebabkan oleh rumah tinggalnya rusak atau ancaman lainya dan memaksa mereka mencari tempat lain yang lebih aman.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Untuk mewujudkan kota Batu yang tangguh terhadap bencana maka perlu diawali dengan pembentukan desa/kelurahan tangguh bencana sebagai satuan terkecil dari Kota. Sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan  dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang tepat, terarah, dan terpadu. Adapun yang dilakukan oleh BPBD tidak lepas dari faktor penghambat dan faktor pendukung. Berkaitan dengan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah meningkatkan kesadaran akan potensi bencana dan dampak bencana dengan mendukung BPBD dalam pembentukan desa tangguh bencana yang diharapkan memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana.  Kata Kunci : Kesiapsiagaan Bencana ; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
EFEKTIVITAS KINERJA PENDAMPING LOKAL DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang) Sassi Maimunah; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.381 KB)

Abstract

Pendamping Desa adalah sebuah jabatan dibawah Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia yang pembentukannya berdasarkan Undang-undang Desa yang bertugas untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat di sebuah desa. Pendampingan ini bertujuan untuk mendampingi desa dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa juga melaksanakan pengelolaan pelayanan dasar, pengembangan usaha ekonomi desa, peningkatan kapasitas bagi pemerintah desa. Hal yang terjadi di Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang yaitu minimnya sumber daya manusia aparatur dan tingkat pendidikan masyarakat yang rendah, juga kinerja pendamping yang belum maksimal dalam mendampingi kegiatan pembangunan desa. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas kinerja pendamping, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja pendamping lokal desa di Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Dengan hasil penelitian tersebut terjawab bahwa tujuan pendampingan desa sesuai dengan Permendes Nomor 3 tahun 2015, pendamping juga menyesuaikan dengan atuaran yang dibuat desa melalui  Musdes RKPDes dan RPJMDes yang melibatkan masyarakat yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat desa, serta masih kurang memadainya sarana dan prasarana desa sehingga kurang menunjang kinerja pendamping desa. Dalam pengawasan program di desa dilakukan oleh pemerintah setempat maupun pendamping lokal desa kedok, pendamping kecamatan bersama PDTI (Pendamping Desa Teknik Infrastruktur). Kata Kunci : Efektifitas, Kinerja, Pendamping Desa, Pembangunan
UPAYA UNIT TRANSFUSI DARAH PALANG MERAH INDONESIA KOTA MALANG DALAM MEMOTIVASI PAERTISIPASI MASYARAKAT UNTUK PENDONORAN DARAH SELAMA PANDEMI COVID-19 Indah Rafika Amin; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.943 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pelayanan di Unit Transfusi Darah PMI Kota Malang selama pandemi covid-19 (2) untuk mengetahui upaya apa saja yang telah dilakukan UTD PMI Kota Malang dalam memotivasi masyarakat untuk donor darah (3) untuk mengetahui faktor pendukung dan kendala UTD PMI Kota Malang dalam memotivasu partisipasi masyarakat untuk pendonoran darah selama pandemi covid-19. Metode penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan, pada pengumpulan data yang akan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pemenuhan jumlah kebutuhan darah di UTD PMI Kota Malang selama pandemi covid-19 menyediakan pelayanan tambahan untuk mempermudah calon pendonor dalam proses pendonoran darah. Dengan memberikan layanan pendaftaran online dapat memberika kenyamanan calon pendonor darah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, selain itu UTD PMI Kota Malang juga menyediakan tempat cuci tangan, pengecekan suhu, dan pengisian formulir skrining covid-19 untuk mengurangi risiko penularan virus covid-19. Lalu untuk upaya yang dilakukan untuk pemenuhan jumlah kebutuhan darah yaitu UTD PMI Kota Malang melakukan edukasi, kerjasama antar instansi, TNI dsb, aksi jemput bola, serta pemberian hadiah. Adapun fakto pendukung bagi masyarakat yaitu, adanya kesadaran masyarakat, jiwa sosial tinggi, dan karena baik untuk kesehatan tubuh. Faktor pendukung bagi UTD PMI Kota Malang yaitu, adanya fasiltas yang memadai, sumber daya manusia terpenuhi, dan komunikasi yang baik. Lalu adapun kendala yaitu, masih kurangnya tingkat kesadaran masyarakat, merasa takut untuk donor darah, enggan berpartisipasi, jarak rumah yang jauh, serta pendonor tidak memenuhi kriteria. Kata Kunci: Pelayanan, UTD, PMI, Malang, Kendala, Upaya
EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN PASIEN BPJS (BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL) DI PUSKESMAS ( STUDI KASUS DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG ) Nur Habiba Febriantika Sari; Slamet Muchsin; Sunariyanto Sunariyanto
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.265 KB)

Abstract

Pelayanan publik adalah pelayanan penting dan menjadi prioritas utama bagi penyelenggara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kesehatan, salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama bagi peserta BPJS kesehatan dapat diperoleh di Puskesmas. Pelayanan Kesehatan di Puskesmas sangat dirasakan manfaatnya dan membantu masyarakat termasuk pasien BPJS. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada pasien harus berkualitas sesuai standar pelayanan yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data didapatkan dari data sekunder dan primer. Selanjutnya teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan responden menggunakan snoball sampling. Kemudian dianalisis menggunakan model Spradley (dalam Sugiyono 2014). Peneliti menggunakan 8 indikator efektivitas sebagai standar penilaian dan menggunakan empat pendekatan (Goal attainment), (System), ( Strategic-constituenc), dan (Competing Values) dikemukakan oleh Robbins (dalam Keban 2004).Upaya yang sudah dilakukan oleh Puskesmas Dinoyo Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan: pengadaan penyuluhan kepada seluruh staff dan pegawai, meningkatkan kedisiplinan petugas Puskesmas Dinoyo. Memberikan pelayanan, sarana serta prasarana yang dapat mebuat pasien merasa nyaman. Faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga medis terutama pada bagian pelayanan obat, lamanya antrian dan penanganan yang dikarenakan jumlah pasien yang berobat setiap harinya tidak sebanding dengan jumlah Sumber Daya Manusia atau tenaga medis ada serta kurangnya kendaraan ambulance yang tersedia di Puskesmas Dinoyo Kota Malang.Hasil penelitian menyatakan bahwa efektivitas pelayanan kesehatan yang diberikan pada pasien BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang sudah cukup efektif dan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat dilihat dari segi proses pemberian pelayanan, kenyaman pelayanan dan ketersediaan pelayanan. Sedangkan faktor pendukung efektivitas pelayanan kesehatan pasien BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang adalah biaya gratis, tidak ada perbedaan perlakuan/pelayanan, tersedianya rawat inap dan letak puskesmas yang strategis.Kata kunci: Efektivitas, Pelayanan Kesehatan, BPJS, Puskesmas Dinoyo
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN (Studi Kasus di Desa Talok Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto) Ernia Himamalini; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 1 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.115 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi keterlibatan mental dan emosional orang tua dalam pengurusan akta kelahiran. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif dan strategi survey. Pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner, observasi, dan dokumentasi.Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kepemilikan akta kelahiran di Desa Talok Kecamatan Dlanggu dikategorikan kurang baik atau masih rendah,hal tersebut terbukti dari partisipasi masyarakatnya hanya mencapai 63,5% dan belum mecapai target dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto yaitu minimal 85%. Kata Kunci: Akta Kelahiran,Partisipasi Masyarakat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Nanik Mulyani Hidayah; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.501 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masyarakat di Desa Kebontunggul yang di dominasi oleh masyarakat yang bermatapencaharian sebagai petani yang membawa desa Kebontunggul pada pemberdayaan Kawasan Rumah Pangan Lestari. Meskipun demikian kemiskinan di desa Kebontunggul disebabkan oleh beberapa aspek diantaranya adalah penghasilan rendah yang belum mencukupi kebutuhan dasar, produk unggulan belum terlembaga secara representatif, kemudian petani masih membutuhkan bimbingan dan fasilitas pola tanam dan infrastruktur yang baik, serta Usaha Mikro masih terkendala modal, kurangnya informasi pemasaran dan kurang keahlian dalam bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui bagaimana peran aktor dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari 2) Mengetahui manfaat pemberdayaan masyarakat desa melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari dan 3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian yang bermaksud untuk memahamai fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan orang-orang tersebut dalam pembahasan dan peristilahannya. Jadi data-data yang diperoleh adalah kata-kata (bukan angka-angka) yang berasal dari observasi, wawancara, catatan laporan, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran aktor dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program KRPL ini sudah di laksanakan sesuai dengan perannya, yaitu BPTP JATIM sebagai dinamisator, Pemerintah desa Kebontnggul sebagai fasilitator, masyarakat desa Kebontunggul sebagai pelaku utama pemberdayaan,manfaat yang didapatkan dari pemberdayaan masyarakat melalui program KRPL bisa dilihat dari segi organisasional, sosial, dan ekonomi, untuk faktor pendukung meliputi Sumber Daya Alamnya yang sesuai dengan kegiatan KRPL, sarana dan prasarana, dan desa Kebontunggul sering mendapatkan kunjungan, serta faktor penghambat terletak pada motivasi masyarakat menurun, pemasaran produk yang dihasilkan. Kata kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Program KRPL, Aktor, Kendala
Manajemen dan Inovasi Pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang terhadap Kepuasan Pengguna Jasa Layanan pada Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang Resti Ramadani; Yaqub Cikusin; Retno Wulan
Respon Publik Vol 13, No 4 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.201 KB)

Abstract

Manajemen pelayanan merupakan suatu proses yang terdiri planning, organizing, actuanting, dan controlling pada pelayanan yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh suatu instansi. Sedangkan inovasi pelayanan adalah ide-ide atau gagasan baru dalam pelayanan, upaya yang dirasakan atau dinanti sebagai hal yang baru dari suatu kelompok atau instansi yang digunakan untuk mencapai tujuan atau memecahkan masalah.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen dan inovasi pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang terhadap kepuasan pengguna jasa layanan dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendorong dan penghambat kepuasan pengguna jasa layanan Perpustakaan Umum Kota Malang.Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif yang dimaksud adalah untuk mengetahui fenomena-fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, dan penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) manajemen pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang sudah sesuai dengan alur yang ditetapkan oleh perpustakaan, seperti pelayanan baca ditempat, layanan peminjaman dan pengembalian. 2) inovasi pelayanan Perpustakaan Umum Kota Malang yang seperti layanan jam buka hingga malam hari dan layanan informasi berbasis digital. 3) kepuasan pengguna jasa layanan Perpustakaan Umum Kota Malang dua pengguna merasa belum puas dan satu pengguna merasa sudah puas. 4) faktor pendukung manajemen dan inovasi pelayanan perpustakaan yaitu diantaranya fasilitas dan lingkungan, user atau pengguna perpustakaan, kemampuan petugas yang mumpuni. 5) faktor penghambat manajemen dan inovasi pelayanan perpustakaan yaitu diantaranya kurangnya sumber daya manusia atau petugas, minimnya kotak kritik dan saran, kurangnya koleksi bahan pustaka dan ketidaksesuaian informasi bahan pustaka pada katalog perpustakaan.Kata Kunci: Manajemen pelayanan, Inovasi Pelayanan, Kepuasan pengguna, Perpustakaan
MANAJEMEN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DESA PESANGGRAHAN KOTA BATU Gangga Febrianto; Nurul Umi Ati; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.239 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya fakta mengenai pengelolaan Alokasi Dana Desa oleh Pemerintah Desa Pesanggrahan yang mana memiliki Alokasi Desa paling besar di Kota Baru serta realisasi yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen strategi pengelolaam Alokasi Dana Desa dalam meningkatkan Pembangunan di Desa Pesanggrahan Kota Batu beserta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi organisasi, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukan bahwa manejemen pengelolaan Alokasi Dana Desa Pesanggrahan Kota Batu sudah baik hal ini dapat dilihat dari pendekatan manajemennya dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Faktor pendukung dalam  manajemen strategi pengelolaam Alokasi Dana Desa dalam meningkatkan Pembangunan di Desa Pesanggrahan Kota Batu etos kerja yang tinggi, sarana dan prasarana yang memadai, serta keuangan desa. Sedangkan, faktor penghambatnya ialah kurangnya kesadaran masyarakat dan sering adanya perubahan-perubahan kebijakan. Kata kunci : Strategi, Pengelolaan, Alokasi Dana Desa, Pembangunan Desa