cover
Contact Name
imam khowim
Contact Email
attahdzib@iaipd-nganjuk.ac.id
Phone
+6281232576146
Journal Mail Official
attahdzib@iaipd-nganjuk.ac.id
Editorial Address
jln wilis kramat nganjuk
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
At-Tahdzib: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
ISSN : 25033034     EISSN : 27986632     DOI : https://doi.org/10.53429/
Core Subject : Religion, Education,
Merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk dan diterbitkan secara berkala setiap 6 (enam) bulan sekali atau 2 kali dalam satu tahun, yaitu bulan Maret dan Bulan Agustus. Fokus dari Jurnal ini adalah mempublikasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dalam bidang pendidikan utamanya pendidikan dasar Islam, baik penelitian literasi maupun pada penelitian lapangan. Adapun cakupan kajian yang ada didalam jurnal ini adalah semua hal yang berkaitan dengan pendidikan Dasar Islam yang meliputi, metode pembelajaran, manajemen pendidikan, kurikulum, teknologi pendidikan, inovasi pendidikan dan pembelajaran, psikologi pendidikan, dan lain-lain.
Articles 98 Documents
ALAT ALAT PENDIDIKAN DALAM PRESPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM muhammad khoerul anam; Afiful Ikhwan
Bahasa Indonesia Vol 9 No 2 (2024): At-Tahdzib: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/at-tahdzib.v9i2.1068

Abstract

Pendidikan Islam memiliki tujuan untuk membentuk individu yang berilmu, berakhlak mulia, dan beriman melalui integrasi nilai-nilai agama dalam proses pembelajaran. Penggunaan alat pendidikan modern, termasuk teknologi, merupakan salah satu upaya untuk mencapai tujuan ini. Namun, dalam implementasinya, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, seperti aksesibilitas teknologi, kualitas konten, dan penguasaan teknologi oleh guru. Artikel ini membahas tantangan-tantangan utama yang dihadapi dalam penggunaan alat pendidikan dalam konteks pendidikan Islam dan menawarkan solusi untuk mengatasinya. Tantangan seperti keterbatasan akses ke teknologi, kurangnya materi yang sesuai dengan ajaran Islam, serta keterampilan guru dalam menggunakan teknologi, memerlukan pendekatan yang komprehensif. Solusi yang diusulkan meliputi pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas konten, pelatihan guru, dan pendekatan budaya yang sensitif. Evaluasi yang menyeluruh dan adaptasi metode juga penting untuk memastikan alat-alat pendidikan dapat digunakan secara efektif. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan panduan bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan penggunaan alat pendidikan dalam konteks pendidikan Islam untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN SHARED PADA ANAK SEKOLAH DASAR Imam khowim
Bahasa Indonesia Vol 8 No 02 (2023): At-Tahdzib: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan pembelajaran tematik, khususnya Model Shared, telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan efektivitas dan relevansi pendidikan. Dengan mengintegrasikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran ke dalam satu kerangka pembelajaran yang koheren, model ini memungkinkan siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam, keterampilan yang terintegrasi, dan perspektif yang lebih luas tentang dunia yang kompleks ini. Penelitian menggunakan metode kepustakaan memperkuat gagasan bahwa pendekatan ini tidak hanya memfasilitasi pemahaman konsep akademis, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, kreativitas, dan kecakapan hidup yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi model ini memerlukan kerjasama erat antara guru-guru dari berbagai mata pelajaran serta dukungan yang kuat dari pihak sekolah dan pemerintah. Meskipun demikian, potensi Model Shared untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pendidikan di era yang semakin kompleks ini menawarkan solusi yang menjanjikan bagi masa depan pembelajaran holistik dan terpadu
PENGARUH GADGET DAN SUPPORT ORANG TUA BAGI PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA DINI Noor Hafidhoh
Bahasa Indonesia Vol 10 No 03 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Usia dini adalah usia yang paling berpengaruh bagi anak. Apa yang diajarkan dan dibiasakan pada usia dini akan sangat mempengaruhi bagaimana dia ke depannya. Dalam konteks ini, artikel ini akan membahas dampak kesalahan pola asuh orang tua misalnya dengan mempertontonkan gadget pada anak usia dini. Artikel ini juga membahas pentingnya dukungan orang tua bagi perkembangan anak terutama perkembangan emosi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi para orang tua untuk lebih memperhatikan perkembangan anak dengan sebaik mungkin. Artikel ini juga membahas apa yang harus dilakukan orang tua jika anak sudah terlanjur senang menonton gadget. Artikel ini juga memaparkan tentang dampak yang terjadi pada anak yang terbiasa menonton gadget dan anak yang kurang dukungan dari orang tua dimasa pertumbuhannya. Selain itu, artikel ini juga menyoroti beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu dan mengajarkan anak agar mampu mengenali dan mengontrol emosi yang anak rasakan. Artikel ini menawarkan wawasan bagi para orang tua dan calon orang tua dalam mengambil langkah pengasuhan untuk anak, dengan tujuan akhir anak-anak dimasa ini akan berkembang dan bertumbuh dengan baik sesuai dengan usianya.
PERAN ORANG TUA DALAM POLA ASUH ANAK YANG BAIK Muhammad Syaifullah
Bahasa Indonesia Vol 10 No 03 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peran orang tua dalam pola asuh anak sangat penting dalam mendidik dan membimbing anak,baik lahir dan batinnya sejak dini hingga dewasa.tujuanya adalah agar anak tumbuh secara benar menurut agama dan etika masyarakat.peran orang tua memberikan bimbingan dan arahan dengan pola asuh tertentu.orang tua juga harus memiliki pengetahuan dan keterampilan,dalam pengasuhan anak,yaitu peran ibu dan ayah.pola asuh harus di pahami oleh kedua orang tua dengan baik agar kelak anak bisa meraih kesuksesan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Kata Kunci : Peran orang tua dalam pola asuh anak
MELATIH KEMAMPUAN MOTORIK DAN KOGNITIF PADA PERKEMBANGAN ANAK MASA PRASEKOLAH Muhammad Rizal Rifa’i
Bahasa Indonesia Vol 10 No 03 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan fisik motorik anak adalah aspek penting dalam memahami tahapan pertumbuhan dan perkembangan mereka, khususnya pada masa prasekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perkembangan fisik motorik anak serta faktor-faktor yang mempengaruhinya, dengan fokus pada konteks latihan kemampuan motorik dan kognitif pada anak masa prasekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dari berbagai sumber terpercaya yang membahas tentang perkembangan fisik motorik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan fisik motorik anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan fisik, stimulasi sensorik, dan faktor genetik. Pembahasan hasil penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya memperhatikan perkembangan fisik motorik anak dalam proses pendidikan dan perawatan anak masa prasekolah. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan fisik motorik anak serta keterkaitannya dengan perkembangan kognitif, pendekatan holistik dalam melatih kemampuan motorik dan kognitif pada anak masa prasekolah dapat memberikan dasar yang kuat bagi perkembangan optimal mereka. Kata Kunci : Prasekolah; Perkembangan anak; Kemampuan motorik; Kemampuan kognitif
"Konsep Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini" Siti Durotun Naseha
Bahasa Indonesia Vol 10 No 03 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan Sosial emosional anak usia dini merupakan proses yang sangat amat penting bagi kehidupan anak karena pada masa inilah terbentuk karakter anak yang menentukan kesuksesan jalan hidup mereka di masa depan,memilih antara mengikuti pola hidup yang positif maupun sebaliknya yakni negative. Pada dasarnya anak usia dini adalah anak yang masih membutuhkan arahan dan perintah dari orang yang lebih tua dikarenakan dia belum mampu untuk memutuskan suatu perkara sendiri dan cenderung mudah mengikuti kebiasaan-kebiasaan yang dilihat,di dengar,dan di perhatikannya setiap hari.Sehingga,sudah selayaknya kita orang yang lebih tua meberikan contoh,arahan,perintah yang baik dan membangun sehingga anak –anak dapat mencontoh perilaku baik dari orang –orang sekitarnya. Artikel ini menawarkan wawasan yang berharga bagi para pendidik,orang tua, dan peneliti sebagai bahan pembelajaran dalam mengajar perihal sosial emosional pada anak usia dini,sehingga di harapkan dapat membantu dalam pembentukan karakter anak-anak usia dini yang berakhlak mulia dan berpikiran terbuka. Kata kunci: perkembangan ,sosial emosional, anak usia dini
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI ISORA KHAIRUNNISA
Bahasa Indonesia Vol 10 No 03 (2024): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak Pentingnya Mempersiapkan Kebebasan Anak. Salah satu komponen penting dalam perkembangan dan kemajuan anak adalah kebebasan. Anak yang mempunyai Kemandirian dalam latihan belajar melihat dinamika, tidak mengenal lelah dan aktif dalam melaksanakan tugas, menguasai metodologi dalam belajar, mempunyai kewajiban, mampu mengendalikan perilaku dan kognisinya serta mempunyai rasa percaya diri. Kemandirian adalah kemampuan mengkoordinasikan dan mengendalikan diri dalam mempertimbangkan dan bertindak, serta tidak merasa subordinat terhadap individu lain secara jujur, dalam artian anak yang bebas tidak akan bergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam menentukan pilihan secara jujur dan dalam kolaborasi dengan individu lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal-hal mendasar, beraktivitas, mencoba hal-hal yang tidak terpakai, mematuhi aturan dan bermain dengan teman sebaya, serta merasa aman, nyaman, dan mampu mengendalikan diri. Secara akal sehat, kebebasan adalah kemampuan anak untuk berpikir dan melakukan segala sesuatunya sendiri untuk memenuhi kebutuhannya sehingga tidak bergantung pada orang lain tetapi dapat menjadi orang yang mandiri. Kata Kunci: Faktor Kemandirian, Pengaruh, Usia dini
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMAMPUAN ADAPTASI SOSIAL PADA REMAJA SMP Afina Wastyanti
Bahasa Indonesia Vol 12 No 02 (2025): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kecerdasan emosional dengan kemampuan adaptasi sosial pada remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi, sedangkan kemampuan adaptasi sosial mengacu pada kemampuan individu untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan sosial mereka. Sampel penelitian terdiri dari 200 siswa SMP yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat kecerdasan emosional dan kemampuan adaptasi sosial. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan kemampuan adaptasi sosial pada remaja SMP. Implikasi temuan ini dibahas dalam konteks pembangunan pendidikan dan kesejahteraan remaja. Kata Kunci: Kecerdasan emosional, Kemampuan adaptasi sosial, Remaja SMP, Hubungan.
Peran Lingkungan Terhadap Perkembangan psikologi Anak AYU HARTINI
Bahasa Indonesia Vol 12 No 02 (2025): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Peranan lingkungan keluarga merupakan salah satu pilar dalam tri pusat pendidikan. Lingkungan keluarga adalah Pilar utama untuk membentuk baik buruknya pribadi manusia agar berkembang dengan baik dalam beretika, moral dan akhlaknya. Peran Keluarga menjadi penentu proses pendidikan yang diperoleh anak.pendidik dalam tinjauan profesionalisme merupakan faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk membentuk perkembangan intelektual dan pribadi peserta didik,sehingga menciptakan normatif pribadi baik dan buruknya peserta didik .pendidikan pada anak di peroleh tidak hanya di sekolah saja ,namun di semua faktor tersebut dapat di jadikan sebagai sumber pendidikan ,apalagi di lingkungan keluarga dapat menjadi faktor utama dalam psikologi anak. Kata kunci:lingkungan,psikologi anak
Melatih Perkembangan Motorik Anak Dengan Menerapkan Pembelajaran Yang Menyenangkan Moh. Miftahul Arifin
Bahasa Indonesia Vol 12 No 02 (2025): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi kemampuan motorik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak berjumlah 21 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Data penelitian berupa data kualitatif dan sumber data penelitian adalah guru dan anak. Data penelitian diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data penelitian menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian dianalisis menggunakan model interaktif Milles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yaitu: (1) indikator motorik anak yang meliputi koordinasi mata dan tangan, kekuatan jari tangan, dan kelenturan pergelangan tangan meningkat; (2) kegiatan seni rupa yang dapat diterapkan pada anak usia dini adalah mewarnai, menggambar, melukis, menjiplak, membentuk, menempel, meronce, dan figer painting; serta (3) kemampuan motorik anak dapat distimulasi melalui kegiatan seni rupa

Page 5 of 10 | Total Record : 98