cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 22 No 1 (2024): April 2024" : 20 Documents clear
Pengembangan Mesin Pencampur Bahan Media Tanam Jamur Tiram Anugrah, Andra; Tanan, Gladyza Agatha; Jamaluddin, Irwansyah; Salam, Abdul; Iswar, Muhammad
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4765

Abstract

Jamur merupakan salah satu bahan alam yang mempunyai nilai gizi tinggi, dimana kandungan proteinnya sekitar 15%—20% (bobot kering). Jamur tiram merupakan salah satu komoditas yang sedang diminati masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan. Setiap tahun permintaan jamur tiram meningkat 10% baik untuk kebutuhan hotel, restoran, vegetarian dan lain sebagainya olehnya itu perlu dilakukan budidaya jamur tiram, nutrisi utama yang dibutuhkan jamur tiram untuk dapat tumbuh dengan baik adalah sumber karbon yang dapat disediakan dari berbagai sumber sepert serbuk gergaji dan berbagai limbah organic lain. Proses pencampuran bahan baglog merupakan bagian penting dalam proses pembuatan baglog karena akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan jamur tiram. Untuk proses pencampuran baglog digunakan mesin pencampur berbentuk horizontal yang digerakkan dengan motor bakar berdaya 6.5 HP. Mesin pencampur bahan media tanam jamur tiram berbentuk horizontal dengan pengaduk berbentuk spiral yang saling bersilangan, spiral tersebut yang nantinya akan mengaduk bahan baglog hingga tercampur dengan merata. Adapun untuk ukuran bak pencampur adalah 600 x 400 x 590 mm yang dapat menampung ± 15 kg bahan baglog sekali proses pencampuran, untuk mendapatkan hasil pencampuran yang merata kecepatan putran pengaduk adalah 65 rpm dengan lama waktu pencampuran adalah 2.5 menit, hasil ini didapat setelah melakukan pengujian dengan berbagai macam variasi putaran dan waktu yang berbeda-beda dan didapat putaran dan waktu terbaik pada angka tersebut.
Rancang Bangun Sistem Catu Daya Robot Pengaduk Proses Pengeringan Biji Kakao pada Solar Dryer dan Box Dryer Mukhtar, Mukhtar; Muhammad, Abdul Kadir; Rahgita, Wening Widowati; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.3001

Abstract

Proses pengeringan biji kakao hingga saat ini masih menggunakan sumber daya yang terbilang masih terbatas yakni menggunakan tenaga manusia secara terus menerus hingga 2 hari. Kemudian, dikarenakan masih bersifat tradisional maka pengeringan biji kakao masih kurang meratadan pengeringan biji kakao tidak mencapai 100%. Hal ini terjadi karena aktivitas pengeringan dapat dipengaruhi oleh faktor human error. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan robot pengaduk  pada proses pengeringan biji kakao, yang mana nantinya kan mempermudah proses pengeringan serta penggunaan sumber energi yang efektif karena menggunakan sumber tenanga utama dari solar panel. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan biji kakao yang kering dengan kadar air 7 % - 8 % agar dapat diolah menjadi bahan makanan. Selain itu, penelitian ini bertujuan meningkatkan efektifitas pengeringan para petani kakao dan mendapatkan produk/hasil yang unggul. Sehubungan dengan itu, penelitian ini diawali dengan perakitan baterai, perancangan dan spesifikasi sistem catu daya, dan perancangan automatic charging terhadap sumber PLN ketika kapasitas baterai tidak dapat dipenuhi oleh solar panel. Pengumpulam data dilakukan dengan (teknik) pengujian, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan robot pengaduk dapat meninggkatakan kualitas biji kakao dan lebih efektif dalam penggunaannya . Bahkan, penggunaan alat ini lebih mneghemat daya listrik karena menggunakan sumber daya terbarukan dari solar panel.
Analisis Ekstrak Gambir dan Kopi Untuk Menghambat Laju Korosi Pada Sambungan Las SMAW Anam, Muhamad Khoirul; Masrukin, Masrukin; Putra, Adi Pratama
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4674

Abstract

Sarden merupakan salah satu makanan instan yang diunggulkan di Indonesia. Namun, ada berbagai masalah yang ada didalam pengalengan ikan sarden, diantaranya adalah korosi. Salah satu upaya pencegahan korosi adalah dengan menggunakan metode pelapisan. Inhibitor organik merupakan pelapis yang harganya terjangkau dan mudah didapat di alam untuk industri pangan. Penelitian ini akan menggunakan inhibitor organik dengan metode pelapisan menggunakan ekstrak gambir dan kopi pada sambungan las SMAW stainless steel aisi 304 karena penerapan metode tersebut mudah, bahan mudah didapat dari alam dan aman untuk lingkungan industri. Penelitian ini mengambil sample pipa saluran saus sarden di PT Balmbangan Food Packers Indonesia. Sambungan pipa yang terkorosi diambil untuk analisa kronologi laju korosi yang terjadi pada sambungan pipa dengan menggunakan SEM, pipa di potong searah dengan garis pipa untuk dapat menampilkan struktuk sambungan secara rinci. Dalam penelitian ini penambahan inhibitor organik kombinasi ekstrak daun gambir (uncaria gambir roxb) dan ekstrak kopi (coffea) pada sambungan las SMAW plat baja tahan karat AISI 304 dapat menurunkan laju korosi pada sambungan plat baja tahan karat dari laju korosi sebelumnya. Perbandingan kombinasi terbaik inhibitor yakni 70% ekstrak kopi dan 30% ekstrak gambir.
Analisis Potensi Sumber Energi Panas Terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya Di Kabupaten Batu Bara Menggunakan Software Vos Viewers Refiza, Refiza; Husaini, Muhammad Alwi; Syuhada, Ferry; Safitri, Indriani; Syafira, Nadira; Imran, Ali
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4833

Abstract

Teknologi seperti nanokristal selulosa dapat meningkatkan efisiensi panel surya, meningkatkan kinerja dan umur panjang sel fotovoltaik, meningkatkan potensi pembangkit energi surya. Data cuaca, geografis, dan statistik tentang konsumsi energi listrik akan digunakan sebagai data sekunder dalam penelitian ini. Selain itu, penelitian ini akan memanfaatkan software vos viewers untuk memodelkan potensi energi panas matahari dan efisiensi pembangkit listrik tenaga matahari. Kabupaten Batu Bara memiliki potensi energi panas yang sangat menjanjikan untuk digunakan dalam pembangkit listrik tenaga matahari.Dengan sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun, Kabupaten Batu Bara memiliki potensi yang besar untuk memanfaatkan energi panas matahari untuk menghasilkan energi terbarukan.
Rancang Bangun Sistem Mekanik Robot Pengaduk pada Pengeringan Biji Kakao di Solar Dryer dan Box Dryer Muhammad, Abdul Kadir; Mukhtar, Mukhtar; Aprisal, Zaiful; Kasim, Kurniawan
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4767

Abstract

Kakao atau cocoa bean (Theobroma cacao L.)   merupakan buah di mana cokelat berasal. Kakao murni atau yang sudah diolah menjadi cokelat hitam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Seiring dengan perkembangan indsutri pertanian di Indonesia, produksi kakao khususnya di Indonesia terus menerus bertambah. Dalam pengolahan biji kakao, terdapat tahapan yang tidak boleh terlewati yakni proses pengeringan. Pengeringan merupakan proses pemisahan zat cair dan zat padat pada suatu bahan tertentu untuk mengurangi kandungan zat cair dengan menguapkan bahan tersebut sampai suatu nilai yang telah ditentukan. Dalam proses pengeringan biji kakao kebanyakan masih dilakukan secara konvensional atau secara manual dimana biji kakao yang telah difermentasi dikeringkan dibawah sinar matahari dan dilakukan pengadukan secara berkala agar pengeringannya merata, pada proses pengadukan ini dilakukan oleh manusia sehingga akan banyak menggunakan tenaga SDM, dimana tenaga SDM itu pula terbatas. Sehingga untuk meringankan atau memudahkan proses pengeringan biji kakao dimana mengurangi tenaga manusia di dalam nya adalah dengan membuat sebuah inovasi dimana dalam proses pengeringan biji kakao tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia, karena menggunakan alat pengering berupa Solar Dryer dan Box Dryer yang dapat bekerja sendiri dalam mengaduk ataupun membalik biji kakao yang dikeringkan.
Studi Komparatif Mesh Hexahedral dan Tetrahedral pada Analisis Statis Crane Hook dengan ANSYS Febrianto, Pramudya; Muzakki, M Ghulam; Sastranegara, Azhari
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4834

Abstract

Dalam proses pemindahan barang, hook crane diperlukan sebagai pengait beban berat. Untuk memastikan integritas struktural dan keamanan hook crane, diperlukan desain dan analisis yang melibatkan perhitungan serta simulasi rumit guna memprediksi perilakunya dalam menangani beban tertentu dan kondisi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan mesh hexahedral dan tetrahedral dalam analisis statis hook crane menggunakan software ANSYS. Proses analisis melibatkan pembuatan model hook crane dan penerapan teknik meshing yang berbeda. Hasil analisis dibandingkan untuk menilai keakuratan dan efisiensi waktu komputasi dari masing-masing teknik meshing. Temuan penelitian ini akan memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode yang lebih akurat dan efisien untuk menganalisis hook crane, meningkatkan keamanan dan kinerja komponen penting ini dalam berbagai aplikasi industri. Penelitian ini menggunakan berbagai jenis mesh, baik orde rendah maupun orde tinggi, dan menunjukkan kemampuan yang berbeda dalam menangkap distribusi tegangan pada struktur geometri hook crane. Mesh tetrahedral orde rendah dan tinggi memberikan hasil yang serupa dengan efisiensi komputasi yang baik dibandingkan dengan mesh hexahedral orde rendah. Meskipun mesh hexahedral orde tinggi menghasilkan distribusi tegangan yang lebih linear, penggunaannya memerlukan waktu komputasi yang lebih lama. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis mesh harus didasarkan pada kriteria spesifik dari kasus yang sedang dianalisis, dengan mempertimbangkan trade-off antara kepresisian hasil dan efisiensi komputasi.Dalam proses pemindahan barang, hook crane diperlukan sebagai pengait beban berat. Untuk memastikan integritas struktural dan keamanan hook crane, diperlukan desain dan analisis yang melibatkan perhitungan serta simulasi rumit guna memprediksi perilakunya dalam menangani beban tertentu dan kondisi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan mesh hexahedral dan tetrahedral dalam analisis statis hook crane menggunakan software ANSYS. Proses analisis melibatkan pembuatan model hook crane dan penerapan teknik meshing yang berbeda. Hasil analisis dibandingkan untuk menilai keakuratan dan efisiensi waktu komputasi dari masing-masing teknik meshing. Temuan penelitian ini akan memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode yang lebih akurat dan efisien untuk menganalisis hook crane, meningkatkan keamanan dan kinerja komponen penting ini dalam berbagai aplikasi industri. Penelitian ini menggunakan berbagai jenis mesh, baik orde rendah maupun orde tinggi, dan menunjukkan kemampuan yang berbeda dalam menangkap distribusi tegangan pada struktur geometri hook crane. Mesh tetrahedral orde rendah dan tinggi memberikan hasil yang serupa dengan efisiensi komputasi yang baik dibandingkan dengan mesh hexahedral orde rendah. Meskipun mesh hexahedral orde tinggi menghasilkan distribusi tegangan yang lebih linear, penggunaannya memerlukan waktu komputasi yang lebih lama. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis mesh harus didasarkan pada kriteria spesifik dari kasus yang sedang dianalisis, dengan mempertimbangkan trade-off antara kepresisian hasil dan efisiensi komputasi.[PF1]  [PF1]Sudah diperbaiki, mohon tinjauannya.
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid PLTS dan Genset Sebagai Suplai Beban Untuk Daerah Terpencil Nauwir, Herman; Yunus, Muhammad Yusuf; Elvikasari, Novi; S, Rahim
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4763

Abstract

Salah satu kebijakan strategis yang ditetapkan PT.PLN (Persero) adalah meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) pada tahun 2015 hingga 2019, yaitu dengan meningkatkan desa-desa berlistrik. Sistem distribusi listrik yang ada saat ini, sekitar 1000 desa belum dapat menikmati layanan listrik, sebagian besar desa tersebut merupakan desa terpencil yang sulit dijangkau. Penyediaan energi listrik untuk desa-desa tersebut dapat dilakukan dengan memasang jaringan listrik dari grid ke desa atau mengembangkan pembangkit listrik alternatif dengan memanfaatkan sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan yaitu energi baru dan terbarukan. Sasaran khusus penelitian terapan ini adalah memperoleh model hasil perancangan sistem hybrid PLTS-Genset untuk diaplikasikan pada penerangan rumah di daerah terpencil. Untuk merancang, menganalisa dan mengoptimalkan potensi pembangkit listrik hybrid PLTS-Genset pada penyediaan beban rumah untuk daerah terpencil, diawali dengan survey lapangan, kemudian dilakukan uji coba perancangan alat sehingga pasokan energi listrik kepada penduduk dapat terpenuhi. dapat terpenuhi secara terus menerus. Sistem penggabungan dua pembangkit listrik atau biasa disebut hybrid ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan rasio elektrifikasi di daerah terpencil serta dapat meminimalkan biaya listrik dan efisiensi daya listrik yang digunakan.
Analisis dan Pengurangan Blind Spot pada Alat Berat (Excavator dan Buldozer) Melalui Implementasi Kamera 360 Pitriadi, Peri; M, Muh Iqbal; Iswar, Muhammad; Ariputra, A
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4645

Abstract

Dalam industri alat berat, masalah keamanan dan pemantauan operasional unit yang ditinggalkan tanpa pengawasan telah menjadi isu signifikan. Risiko pencurian komponen alat berat dan kurangnya pemantauan real-time saat berada di daerah terpencil atau dari jarak jauh menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Monitoring Portable untuk Operasional dan Anti Blind Spot guna meningkatkan keamanan operator dan orang di sekitar serta mengurangi titik blind spot. Sistem ini menggunakan teknologi kamera yang dipasang pada alat berat untuk pemantauan real-time dan deteksi dini potensi pencurian komponen. Metode penelitian yang dilakukan meliputi perancangan dan pemasangan Sistem Monitoring dan Anti Blind Spot pada unit alat berat. Dengan pemasangan Kamera 360 Portable, keamanan komponen meningkat berkat tersedianya sistem pemantauan video real-time. Desain dan implementasi Kamera 360 Portable memungkinkan pengambilan video dan gambar dari jarak jauh melalui perangkat ponsel operator atau pemilik unit selama terhubung dengan internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kamera 360 Portable berhasil mengurangi persentase blind spot pada berbagai unit alat berat. Pada Excavator 313D, blind spot berhasil dikurangi sebesar 83,57%, sedangkan pada Bulldozer D3K, penurunan blind spot mencapai 79,82%. Sementara itu, pada Truk Kontainer, persentase penurunan blind spot sebesar 62,06%. 
Evaluasi Pemanfaatan High Pressure Heater Pada Beban Rendah Unit 1 PLTU Punagaya Wirawan, Tri Susilo; Suryanto, Suryanto; Anshar, Muhammad; Iskandar, Achmad Afrizal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4764

Abstract

PLTU Punagaya yang berlokasi di Kabupaten Jeneponto, Kecamatan Bangkala, Desa Punagaya merupakan salah satu unit dari PT. PLN (Persero) yang menggunakan Boiler dengan Circulating Fluidized Bed (CFB). Terdapat system High Pressure Heater (HPH) yang berfungsi sebagai pemanas lanjut dimana air kondensat masuk melewati 4 LP Heater (Low Pressure Heater) lalu menuju ke Deaerator kemudian dipompakan oleh BFP (Boiler Feedwater Pump) kemudian air pengisi dipanaskan kembali di 2 buah HP Heater (High Pressure Heater) sebelum masuk ke  economizer yang terpasang horizontal dan menuju Steam Drum. Beban maksimal untuk Sektor Punagaya unit 1 adalah 100 MW, jika salah satu HPH gagal berfungsi selama pengoperasian, pada saat yang bersamaan salah satu dari HPH harus dioffkan. Penggunaan 1 HPH digunakan pada saat beban 50% dari maksimal beban dan penggunaan 2 HPH dioperasikan pada saat beban diatas 60 MW. Bila terjadi kerusakan pada system HPH di beban 50% dari total maksimal beban maka dapat menyebabkan penurunan efisiensi dari siklus secara keseluruhan. Efisiensi boiler rata-rata saat penggunaan HPH 76.9 % sedangkan tanpa penggunaan HP efisiensinya 74.2%.
Optimalisasi Proses Pembuatan Cocofiber Dengan Merancang Dan Membuat Mesin Pengurai Serat Sabut Kelapa Sultan, Ahmad Zubair; Razak, Arthur Halik; Fenni, Al; Zulkarnaen, A Muh; Syawal, Kurnia Taqwa
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4768

Abstract

Cocofiber terkenal sebagai bahan baku jok pesawat atau mobil, bahan industri karpet, pengisi sandaran kursi, dashboard mobil, kasur, genteng, dan plafon atau bahan kerajinan lainnya. Sasaran khusus penelitian ini adalah mengoptimalkan proses pembuatan cocofiber dan cocopeat dengan merancang, membuat dan mengimplementasikan mesin pengurai sabut kelapa. Luaran dari kegiatan ini adalah dihasilkannya alat berupa mesin pengurai sabut kelapa. Tahap implementasi program diawali dengan perancangan mesin pengurai di bengkel mekanik PNUP yang dilanjutkan dengan uji lapangan untuk melihat sejauh mana efektifitas dan efisiensi mesin tersebut. Hasil yang diperoleh adalah terciptanya mesin pengurai sabut kelapa dengan kapasitas produksi 138 kg/jam. Dari pengujian pada putaran mesin 1566 rpm diperoleh 62% cocofiber, 37% cocopeat dan 1% bahan sisa dari total 5 kg sampel sabut kelapa yang digunakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20