cover
Contact Name
Esi Emilia
Contact Email
esiemilia@unimed.ac.id
Phone
+6281380427767
Journal Mail Official
jurnalgizikuliner@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara, Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary)
ISSN : -     EISSN : 27754650     DOI : https://doi.org/10.24114/jnc.v2i2
Core Subject : Health,
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) merupakan jurnal tentang gizi dan kuliner nusantara maupun internasional yang dikelola oleh Program Studi S1 Gizi Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. Fokus jurnal ini meliputi gizi dan pangan, manajemen pelayanan makanan, gizi klinis dan dietetik, serta gizi masyarakat. Jurnal Gizi dan Kuliner terbit 2 kali dalam setahun
Articles 133 Documents
Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Titi Papan Sabrina Agustina; Rasita Purba; Esi Emilia; Erli Mutiara; Novita Sari Harahap
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.40815

Abstract

Salah satu masalah gizi signifikan yang mempengaruhi balita dan belum terselasaikan hingga kini adalah stunting. Selain menjadi masalah di Indonesia, stunting kini menjadi isu global. Pada tahun 2019, Medan menjadi salah satu daerah lokus pencegahan stunting dengan persentase 17,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross-sectional dan dilakukan pada bulan Juni - Juli 2022 di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 153 balita. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel adalah random sampling dan didapat sampel sebanyak 60 balita. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan uji regresi logistik. Berdasarkan hasil uji chi-square dapat diketahui p-value dari masing-masing variabel terhadap kejadian stunting adalah BBLR (p=0,125), pekerjaan ibu (p=0,679), pemberian ASI eksklusif (p=0,333), pendidikan ibu (p=0,004), pendapatan keluarga (p=0,026) dan pola makan (p=0,023). Sedangkan berdasarkan hasil uji regresi logistik dapat diketahui bahwa pendidikan ibu dan pendapatan keluarga memilki risiko 2 kali lipat terhadap kejadian stunting dan pola makan memiliki risiko 6 kali lipat terhadap kejadian stunting. Maka dapat disimpulkan bahwa determinan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan adalah pendidikan ibu, pendapatan keluarga dan pola makan. Faktor yang paling berpengaruh pada kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan adalah pola makan balita.Kata kunci: Stunting, Determinan, Pendidikan, Pendapatan, Pola Makan
Pengembangan Media Flipbook Obesitas dan Makanan Sehat Anak Sekolah Dedy Cristoffer Manalu
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42336

Abstract

Siswa belum pernah mendapatkan edukasi gizi tentang obesitas dan pangan jajanan anak sekolah sehingga anak sekolah kurang mendapatkan edukasi gizi dan kurangnya media yang dapat digunakan dalam memberikan edukasi gizi. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis kebutuhan siswa dan guru pada media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah; (2) Mengembangkan media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah; (3) Mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah menurut ahli materi dan ahli media; (4) Mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah menurut siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R & D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) yang dilakukan pada bulan Mei “ Agustus 2022 di SD Negeri 104283 Jaharun B. Produk yang dihasilkan divalidasi oleh 3 ahli materi dan 1 ahli media untuk menilai kelayakan media. Uji coba produk dilakukan pada kelompok kecil sebanyak 6 siswa dan kelompok besar sebanyak 20 siswa. Validasi kuesioner pengetahuan siswa dilakukan di sekolah yang berbeda sebanyak 30 siswa. Sampel pada uji efektivitas media sebanyak 57 siswa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil analisis kebutuhan guru dan siswa menunjukan bahwa seluruh guru dan siswa membutuhkan media pembelajaran interaktif dengan skor > 50 persen. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah yang telah diuji kelayakannya menunjukan persentase rata “ rata dari ahli materi, ahli media, dan siswa sebesar 89,01 % sehingga dikategorikan sangat layak. Hasil uji efektivitas media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan siswa sebesar 35,56 %, terdapat perbedaan rata “ rata antara nilai pretest dan posttest siswa dengan nilai sig.  0,006 (< 0,05), serta media flipbook efektif terhadap peningkatan pengetahuan siswa dengan nilai sig. (2 “ tailed) 0,000 (<0,05). Kata kunci: Flipbook, Obesitas, Makanan Sehat.
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Susu dan Intensitas Latihan terhadap Status Gizi Atlet Karate Kelas Pemula-Junior Siti Raniva Aristina; Angga Hardiansyah; Nur Hayati
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42420

Abstract

Atlet remaja termasuk kelompok usia yang rentan mengalami permasalahan terkait dengan status gizi. Faktor yang mempengaruhi status gizi meliputi tingkat konsumsi makanan baik secara kualitas maupun kuantitas yang dikonsumsi seseorang. Asupan yang diperlukan untuk memberikan kondisi kesehatan gizi yang optimal salah satunya adalah dengan konsumsi susu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi susu dan intensitas latihan terhadap status gizi pada atlet karate kelas pemula-junior. Desain yang dipakai dalam penelitian ini adalah observational dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 30 orang yang diambil dengan menggunakan metode purposive total sampling. Variabel yang diteliti adalah karakteristik, kebiasaan konsumsi susu, intensitas latihan dan status gizi. Data kebiasaan konsumsi susu diambil dari formulir Food Frequency Questionaire (FFQ) berdasarkan wawancara dengan responden.Hasil dari penelitian ini menunjukan sebanyak 53,3% atlet karate kelas pemula “ junior di BKC Kota Semarang memiliki kategori kebiasaan konsumsi susu baik, sedang 18,8%,  kurang 13,3% dan sangat kurang 10%.  Sebanyak 63,3% atlet memiliki kategori intensitas latihan rendah, sedang 33,3% dan submaksimal 3,3%. Sebanyak 80% atlet memiliki kategori status gizi baik, gizi lebih 13,3% dan obesitas 6,6%. Hasil uji bivariat menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara intensitas latihan  dengan status gizi (p-value = 0,874). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi susu dengan status gizi (p-value =0,756). Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi status gizi seperti konsumsi makanan dan aktivitas fisik dalam hal ini konsumsi susu dan intensitas latihan merupakan sebagian dari asupan makanan dan status gizi sehingga tidak dapat menjadi patokan terkait dengan status gizi. Kata kunci: status gizi, intensitas latihan, konsumsi susu
Pengetahuan Gizi, Mutu Makanan, dan Sisa Makanan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan Nazzalia Ilmi; Angga Hardiansyah; Puji Lestari
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42425

Abstract

Sisa makanan adalah makanan yang tersisa di piring setelah selesai makan dan melihat sisa makanan dapat mengungkapkan kemampuan dan kemauan seseorang untuk mengkonsumsi makanan yang telah disediakan. Dampak sisa makanan yaitu malnutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan mutu makanan dengan sisa makanan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah santri dan santriwati Madrasah Stanawiyah sebanyak 300 orang, dengan sampel 75 orang. Data yang diukur adalah pengetahuan gizi mengunakan kuesioner, mutu makanan (penampilan dan rasa) menggunakan kuesioner, dan sisa makanan menggunakan food weighing. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan sisa makanan nilai p sebesar 0,001. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara penampilan makanan dengan sisa makanan nilai p sebesar 0,197. Terdapat hubungan yang bermakna antara rasa makanan dengan sisa makanan nilai p sebesar 0,001. Pengetahuan gizi dan rasa makanan merupakan aspek yang menentukan sisa makanan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan. Kata Kunci : Pengetahuan gizi, penampilan makanan, rasa makanan, sisa makanan
Pengetahuan Gizi Ibu, Pendapatan Orang Tua, Pemberian Susu Formula, dan Kaitannya dengan Status Gizi Balita di Posyandu Desa Welahan Kabupaten Jepara Fita Nur Laila; Angga Hardiansyah; Fitria Susilowati
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42426

Abstract

Balita adalah anak dengan usia kurang dari lima tahun atau dapat dikelompokkan ke dalam usia 0-59 bulan. Pada usia tersebut merupakan masa tahap tumbuh kembang anak yang sangat rentan oleh berbagai penyakit, salah satunya yaitu penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan serta kelebihan asupan zat gizi jenis tertentu. Status gizi yang kurang atau lebih pada balita diakibatkan oleh faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung, seperti penyakit infeksi serta asupan makan. Faktor tidak langsung adalah tingkat pengetahuan ibu, pendidikan, pendapatan orang tua, jenis pekerjaan, budaya, serta jumlah anggota dalam keluarga. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi ibu, pendapatan orang tua, dan pemberian susu formula terhadap status gizi balita di Posyandu Desa Welahan Kabupaten Jepara. Penelitan ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 363 responden, sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 79 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner pada variabel pengetahuan gizi, pendapatan orang tua dan pemberian susu formula. Pada variabel status gizi balita menggunakan antropometri dengan indikator status gizi BB/TB. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita usia 6-59 bulan di Posyandu Desa Welahan Kabupaten Jepara dengan nilai p-value 0,692. Tidak terdapat hubungan antara pendapatan orang tua dengan status gizi balita dengan nilai p- value 0,132. Ada hubungan antara pemberian susu formula dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,000. Kata Kunci: Pendapatan orang tua, pengetahuan gizi ibu, susu formula, status gizi balita
Hubungan antara Pengetahuan Gizi, Kebiasaan Jajan dan Status Gizi pada Anak Sekolah Dasar Lilik Rahmawati; Angga Hardinsyah; Zana Fitriana Octavia
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42427

Abstract

Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok rentan masalah gizi yang diakibatkan pola konsumsi makan yang salah, yaitu anak lebih suka konsumsi jajanan yang mengandung energi tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kebiasaan konsumsi jajanan pada anak adalah pengetahuan gizi, karena pengetahuan gizi merupakan landasan dalam menentukan konsumsi makanan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dengan status gizi pada anak usia sekolah dasar. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Data yang diukur adalah pengetahuan gizi menggunakan kuesioner pengetahuan, kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi diukur menggunakan wawancara kuesioner semi kuantitatif FFQ, dan status gizi dari IMT/U. Pengolahan data menggunakan uji korelasi Gamma dengan taraf signifikansi =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan gizi kurang (43,5%), memiliki kebiasaan konsumsi jajan sedang (52,9%), dan status gizi normal (56,5%). Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dan terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dan status gizi dengan kekuatan hubungan yang sangat kuat.Kata kunci: Pengetahuan gizi, kebiasaan jajan, status gizi.
Hubungan Kecukupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Anak SMP yang Tinggal di Panti Asuhan Vinesya Shintauly Siahaan; Rasita Purba; Esi Emilia; Erli Mutiara; Juliarti Juliarti
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42724

Abstract

Untuk mencapai tumbuh kembang yang ideal, seorang anak SMP atau remaja membutuhkan zat gizi yang cukup sesuai dengan usia dan jenis kelaminnya, sehingga tidak ada kejadian malnutrisi. Layaknya anak SMP pada umumnya, anak SMP yang tinggal di panti asuhan juga membutuhkan zat gizi yang sama layaknya remaja pada umumnya meski tidak tinggal bersama dengan orang tuanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecukupan zat gizi makro dengan status gizi anak SMP yang tinggal di panti asuhan. Lokasi penelitian di Panti Asuhan Sendoro dan Panti Asuhan Anugrah Kasih Abadi. Waktu penelitian Mei “ Juni 2022. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling sehingga jumlah sampel adalah 48 orang. Teknik pengumpulan data kecukupan zat gizi makro diambil dari persen rata-rata konsumsi zat gizi makro yang diperoleh dari food recall 3x24 jam dan data status gizi diambil dengan menggunakan hasil pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji univariate dan uji bivariate dengan metode Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil uji bivariate menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kecukupan zat gizi makro dengan status gizi anak SMP yang tinggal di panti asuhan yang ditunjukkan dengan p value = 0.002. Penting bagi lembaga sosial untuk memperhatikan dan mempertahankan status gizi warga binaannya agar warga binaan tetap sehat. Kata kunci: kecukupan zat gizi makro, remaja, status gizi
Pengaruh Penggunaan Tepung Ubi Jalar Putih, Ubi Jalar Merah dan Ubi Jalar Putih pada Pembuatan Tangzhong terhadap Kualitas Japanese Milk Bread Andri Suryapraja; Cucu Cahyana; Mutiara Dahlia
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.42863

Abstract

Konsumsi ubi jalar cenderung makin turun dari tahun ke tahunnya, dikarenakan ada anggapan bahwa masyarakat yang pangan pokoknya non beras mempunyai status ekonomi dan sosial yang lebih rendah dibandingkan masyarakat yang mengkonsumsi beras. Dikarenakan kandungan air yang cukup tinggi maka masa simpan ubi tidak bisa terlalu lama. Metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kadar air dalam ubi jalar yaitu dengan cara dibuat tepung. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang diawali dengan uji fisik dengan mengukur volume roti, tinggi roti, lebar roti dan berat roti. Dilanjutkan dengan uji organoleptik kepada 5 panelis ahli. Tepung yang digunakan dalam pembuatan tangzhong menggunakan 80% tepung ubi jalar, dan 20% tepung terigu protein tinggi. Volume terbaik didapatkan oleh formula yang menggunakan tangzhong ubi putih. Warna kulit roti bagian atas terbaik didapatkan oleh formula yang menggunakan tangzhong ubi jalar merah. Formula yang menggunakan tangzhong ubi putih memiliki nilai terbaik untuk aspek aroma susu dan yang menggunakan tanghzong ubi merah memiliki nilai terbaik untuk aspek aroma ubi jalar. Formula yang menggunakan tangzhong ubi putih memiliki nilai terbaik untuk aspek warna remah, pori-pori remah, tekstur remah, dan tekstur ketika dirasakan. Rasa manis pada formula yang menggunakan tangzhong ubi putih dan tangzhong ubi madu memiliki nilai terbaik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Japanese milk bread dengan penggunaan tangzhong ubi jalar putih merupakan formula terbaik, karena berdasarkan hasil uji organoleptik lebih banyak unggul diberbagai aspek . Namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menilai daya terima konsumen produk Japanese milk bread dengan penggunaan tangzhong ubi jalar putih.
Pengaruh Penggunaan Daun Kelor terhadap Kualitas Granola Bar Ridhwan Syarif; Mahdiyah Mahdiyah; Cucu Cahyana
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.43729

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan daun kelor terhadap kualitas granola bar. Produk makanan ringan seperti granola bar yang saat ini banyak diminati sebagai makanan penunda lapar. Semakin berkembangnya produk ini, maka dapat berinovasi dengan menambahkan daun kelor. Penambahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai konsumsi daun kelor yang banyak manfaatnya bagi tubuh. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen yang dimulai dari pengolahan daun kelor dengan cara dikeringkan. Kemudian dengan membuat granola bar yang ditambahkan dengan daun kelor sebanyak 20 gram, 30 gram, dan 40 gram. Dilanjutkan dengan uji validitas dengan 5 panelis ahli, dengan meliputi 6 aspek yaitu rasa, warna, aroma, tekstur bagian luar ketika disentuh, tekstur bagian dalam (kerenyahan), dan tekstur bagian dalam (kepadatan). Hasil validasi pada kualitas granola bar dengan penambahan daun kelor terjadi pada perlakuan 2 atau penambahan daun kelor sebanyak 30 gram dengan nilai 4,4 pada aspek warna, 4,4 pada aspek tekstur bagian luar ketika disentuh, 4,2 pada aspek tekstur bagian dalam (kerenyahan), dan 4,4 pada aspek tekstur bagian dalam (kepadatan). Terdapat beda pada perlakuan 1 atau penambahan daun kelor sebanyak 20 gram yaitu pada aspek rasa dengan nilai 4,8. Dan terdapat beda pada perlakuan 3 atau penambahan daun kelor sebanyak 40 gram yaitu pada aspek aroma dengan nilai 4,6.
Gambaran Karakteristik, Pola Makan dan Kepatuhan Diet Penderita Hipertensi di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara Novitasari Dewi Auliarahmawati; Tri Ardianti Khasanah
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.45185

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal. Hipertensi salah satu masalah kesehatan yang sangat serius saat ini yang disebut slient killer. Hipertensi menduduki peringkat 1 dari 10 Penyakit Tidak Menular (PTM) di Wilayah Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Salah satu faktor yang mempengaruhi hipertensi pada penderita antara lain karakteristik, pola makan dan kepatuhan diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik, pola makan, dan kepatuhan diet pada penderita hipertensi di Wilayah Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 99 subyek. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukan mayoritas penderita hipertensi di Wilayah Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara memiliki usia 45-55 tahun 66,7%, jenis kelamin perempuan 83,8%, pendidikan SD 56,6%, tidak bekerja 68,7%, pendapatan <1.500.000 35,4%, Riwayat keluarga 79,8%, tidak merokok 83,8%, konsumsi kopi 54,5%, pola makan 70,7%, kepatuhan diet 56,6%. Kesimpulan:Pasien hipertensi di Wilayah Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara adalah masuk dalam kelompok usia lansia awal, berjenis kelamin perempuan, mayoritas berpendidikan SD, tidak bekerja, berpendapatan rendah, memiliki riwayat keluarga hipertensi, tidak memiliki kebiasaan merokok, memiliki kebiasaan konsumsi kopi, memiliki pola makan yang baik, serta sebagian responden patuh terhadap dietnya.