cover
Contact Name
Hery Fajeriadi
Contact Email
heryfaje@gmail.com
Phone
+6285332834301
Journal Mail Official
heryfaje@gmail.com
Editorial Address
Jl. Trans Kalimantan KM.12, Sungai Lumbah, Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan 70582
Location
Kab. barito kuala,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan
Published by HAFECS
ISSN : -     EISSN : 2830568X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Practice of The Science of Teaching Journal : Jurnal Praktisi Pendidikan (POSTJournal) membuka peluang bagi praktisi pendidikan, profesional, maupun akademisi untuk mempublikasikan artikel ilmiah di bidang praktik mengajar di kelas. POSTJournal terbit 2 kali per tahun pada bulan April, dan Agustus. Proses publikasi dilakukan sistematis melalui aplikasi Open Journal System (OJS). Bidang ilmu yang dipublikasikan secara rinci meliputi Penelitian Tindakan Kelas/Action Research (PTK), Evaluasi Pembelajaran, Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Best Practice Pendidikan, dan Kajian Literatur Sistematis.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2025): May" : 8 Documents clear
Development of a popular scientific book on water hyacinth liquid organic fertilizer on cowpea growth Istiqamah, Istiqamah; Hazimi, Muhammad
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.82

Abstract

Water hyacinth is an invasive aquatic weed that is very detrimental. Its growth is so fast that it can be detrimental in terms of the water sector, fisheries and accelerate siltation of waters.  Water hyacinth contains nutrients such as nitrogen, phosphorus, and potassium that are important for plant growth. Popular scientific books on making organic liquid fertilizer from water hyacinth are very limited so there is a need to develop this book. This research aims to make a popular scientific book with the title “Benefits of Water Hyacinth Liquid Organic Fertilizer on Long Bean Growth” that is valid and can be used by all groups. This research uses Educational Design Research (EDR) with a quantitative approach. EDR includes a preliminary research phase, a product prototype design phase (prototyping phase), and a product assessment phase by experts (assessment phase) but in this study only up to the product prototype design phase (prototyping phase). This research uses Tessmer's formative evaluation which includes self-evaluation and expert review.  The validation data were analyzed using Akbar's categories.  The validation of the developed BIP showed a validity level of 87.65% (very valid), so that this book is suitable for use as a reference in learning and as a source of information for the general public who are interested in the use of water hyacinth as fertilizer or fertilizer. Abstrak. Eceng gondok merupakan tanaman gulma air invasif yang sangat merugikan. Pertumbuhannya yang sangat cepat sehingga dapat merugikaan dari segi bidang perairan, perikanan dan mempercepat pendangkalan perairan.  Eceng gondok mengandung unsur hara seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang penting bagi pertumbuhan tanaman. Buku ilmiah populer mengenai pembuatan pupuk cair organik dari eceng gondok sangat terbatas sehingga perlu adanya pengembangan buku ini. Penelitian ini bertujuan untuk membuat buku ilmiah populer dengan judul “Manfaat Pupuk Organik Cair Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Kacang Panjang” yang valid dan dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Educational Design Research (EDR) dengan pendekatan kuantitatif. EDR meliputi tahap pendahuluan (preliminary research), fase perancangan prototipe produk (prototyping phase), serta fase penilaian produk oleh ahli (assessment phase) namun pada penelitian ini hanya sampai tahap perancangan prototipe produk (prototyping phase). Penelitian ini menggunakan evaluasi formatif Tessmer yang meliputi evaluasi diri (self evaluation) dan uji pakar (expert review).  Data hasil validasi dianalisis menggunakan kategori Akbar.  Validasi BIP yang dikembangkan menunjukkan tingkat kevalidan sebesar 87,65% (sangat valid), sehingga buku ini layak digunakan sebagai referensi dalam pembelajaran maupun sebagai sumber informasi bagi masyarakat umum yang tertarik dalam pemanfaatan eceng gondok sebagai pupuk organik.
The influence of social media use on students' academic engagement and health outcomes Wafi, Akmal Ahmad; Purnamasari, Purnamasari; Pradita, Stella Putri; Julianti, Berliana; Kholipah, Nur
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.114

Abstract

The primary issue in this research is the impact of social media use, which can have both positive and negative influences on students. Social media provides real-time access to information and enables freedom of expression; however, it also presents risks such as privacy violations, cyberbullying, and mental health challenges. These concerns raise questions about the extent to which social media affects students' mental health and learning interest. This research aims to understand the impact of social media use on students' mental health. Social media, as a communication tool that has become part of everyday life, provides users with access to information from around the world in real-time. This can be utilized by students to find information related to their studies, thereby stimulating their interest in learning more effectively. Social media is known as a platform for expression, where individuals can freely express themselves online. However, social media can also be a double-edged sword for its users. Unlimited access to information can lead to risks such as privacy violations. The freedom to express oneself can also be exploited by certain individuals to harm others anonymously, causing mental distress or even depression for the victims. Abstrak. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah dampak penggunaan media sosial yang dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap siswa. Media sosial menawarkan akses informasi real-time dan kebebasan berekspresi, namun juga menghadirkan risiko seperti pelanggaran privasi, cyberbullying, dan tekanan mental. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana media sosial memengaruhi kesehatan mental dan minat belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental siswa. Media sosial, sebagai perangkat komunikasi yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari hari dapat memberikan penggunanya akses terhadap informasi dari seluruh dunia secara real-time. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pelajar guna mencari informasi yang terkait dengan pembelajaran sehingga mampu merangsang minat belajar siswa secara lebih efektif.  Media sosial dikenal sebagai panggung berekspresi karena setiap individu dapat mengekspresikan dirinya dengan lebih bebas secara daring. Namun, media sosial juga dapat menjadi pedang bermata dua bagi penggunanya. Akses informasi tanpa batas dapat membahayakan hingga berujung pada pelanggaran privasi. Hak berekspresi yang bebas juga dapat dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk menjatuhkan individu lain secara anonim sehingga korbannya akan mengalami tekanan mental hingga depresi.
The influence of social media on learners' mental health Safina, Tiara; Redyno, Fatima Meilani Putri; Rahmatika, Rizqina; Julianti, Berliana; Kholipah, Nur
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.115

Abstract

Today, the phenomenon of massive social media use raises concerns about the mental and emotional health of individuals, especially among adolescents and young adults. This phenomenon even affects students' interest in learning. The solution to this problem is health education, which aims to raise awareness of the negative impacts of social media use and encourage wise use. In this study, the integration of health education about social media in the school curriculum can help better understand how to use social media healthily and wisely. Therefore, it is important to pay attention to the problem of addiction due to social media use in adolescents to protect mental health. The purpose of this study is to see how far the effect is, and how risk prevention to deal with this to adolescents or students. Based on the results of the study, according to the results of the coefficient of determination, it can be concluded that Instagram social media can affect the mental health of students by 58.5%. This finding highlights the need for health education interventions in the school environment to minimize the risk of mental health disorders caused by excessive use of social media. Abstrak. Dewasa ini, fenomena penggunaan media sosial yang masif menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan mental dan emosional individu khususnya kalangan remaja dan dewasa muda. Fenomena ini bahkan memengaruhi minat belajar peserta didik. Solusi masalah ini adalah pendidikan kesehatan yang dimana bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif penggunaan media sosial dan mendorong penggunaan yang bijak. Dalam penelitian ini, Adanya integrasi pendidikan kesehatan tentang media sosial dalam kurikulum sekolah dapat membantu memahami lebih baik cara menggunakan media sosial secara sehat dan bijak. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan masalah kecanduan akibat penggunaan media sosial pada remaja guna melindungi kesehatan mental. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruhnya seberapa jauh, dan bagaimana pencegahan risiko untuk menangani ini kepada remaja atau siswa.Berdasarkan hasil penelitian, sesuai dengan hasil koefisien determinasi dapat disimpulkan bahwa media sosial Instagram dapat mempengaruhi kesehatan mental peserta didik sebesar 58,5%. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah untuk meminimalkan risiko gangguan mental akibat penggunaan media sosial yang berlebihan.
Validity and practicality of integrated interactive digital timeline infographic learning media for mathematical thinking on the concept of metamorphosis Arsyad, M.; Wardani, Ika
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.119

Abstract

The concept of metamorphosis can be taught through interactive digital timeline infographics that integrate mathematical thinking to practice numeracy literacy and technology skills, but existing media are generally not interactive and do not include these aspects. This study aims to test the validity and practicality of interactive digital infographic media integrated with mathematical thinking in material metamorphosis. This type of research is descriptive quantitative research as part of development research. The validation test and practicality test stages are part of the post-development stage in the Lee & Owens development model. The indicators of mathematical thinking integrated into the media include indicators of interpretation, representation, calculation, analysis, assumptions, and communication. The subjects for validation were three experts consisting of material experts, media experts, and language experts. The subjects for the practicality test were fourteen students who had taken embryology courses. The validation instrument and practicality test were developed by referring to the article published by Muliani in 2021. The data were in the form of quantitative data from validity scores and practicality tests, and qualitative data in the form of input to the validation process.  The data were analyzed descriptively by calculating validity and practicality scores and matching them to validity criteria and practicality criteria. The results of the menu research. The results of the validity test of the interactive digital timeline infographic media on the metamorphosis of material were valid. The content validity aspect is included in the very valid category. The media and language construct validity aspects are included in the valid category. The results of the practicality test on the four aspects, namely the aspects of ease, time efficiency, benefits, and attractiveness, show that all aspects are included in the practical category. Abstrak. Konsep metamorfosis dapat diajarkan melalui infografis garis waktu digital interaktif yang mengintegrasikan berpikir matematis untuk melatih literasi numerasi dan keterampilan teknologi, tetapi media yang ada umumnya belum bersifat interakitf dan belum memuat aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan kepraktisan media infografis digital interaktif terintegrasi berpikir matematis pada materi metamorfosis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif sebagai bagian dari penelitian pengembangan. Prosedur penelitian mengambil tahapan desain dan pengembangan pada model pengembangan Lee & Owens. Tahap uji validasi dan uji kepraktisan merupakan bagian dari tahap pasca pengembangan. Indikator berpikir matematis yang diintegrasikan pada media meliputi indikator interpretasi, representasi, kalkulasi, analisis, asumsi, dan komunikasi. Subjek untuk validasi adalah tiga orang ahli yang terdiri dari ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Subjek uji kepraktisan adalah empat belas orang mahasiswa yang telah menempuah mata kuliah embriologi. Instrumen validasi dan uji kepraktisan dikembangkan dengan merujuk pada artikel yang dipublikasikan Muliani tahun 2021. Data berupa data kuantitatif dari skor validitas dan uji kepraktisan serta data kualitatif berupa masukan pada proses validasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung skor validitas dan kepraktisan dan mencocokkan pada kriteria validitas dan kriteria kepraktisan. Hasil uji validitas media infografis garis waktu digital interaktif pada materi metamorfosis telah valid. Aspek validitas isi termasuk kategori sangat valid. Aspek validitas konsturk media dan bahasa termasuk kategori valid. Hasil uji kepraktisan terhadap keempat aspek yaitu aspek kemudahan, efisiensi waktu, keuntungan, dan daya tarik menunjukkan bahwa seluruh aspek termasuk kategori praktis.
Implementation of literacy program in increasing reading interest and oral language skills of seven-year-old students Nua, Agustina; Ngura, Elisabet Tantiana; Laksana, Dek Ngurah Laba; Ita, Efrida
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.122

Abstract

The purpose of this study is to describe the implementation of the literacy program at UPTD SD Inpres Kolokoa, its implications for reading interest, critical thinking skills, and character formation of students, as well as supporting and inhibiting factors for the implementation of the program. The research approach is qualitative with descriptive research type. Data collection using observation, interview and documentation methods. The literacy program implemented consists of: 1) library visit schedule, 2) making a bulletin board, 3) reading every morning, and 4) reading corner. Data was analyzed by condensing data through the activity of selecting field notes, interview transcripts that were in accordance with the research focus, as well as presenting data by organizing, unifying, and drawing conclusions. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of the literacy program can increase students' interest in reading and their oral language skills. The implementation of the literacy program at UPTD SD Inpres Kolokoa has a positive influence on the aspects of interest in reading and oral language skills. The increase in students' interest in reading can be seen from students who initially did not like reading books to liking them, even making reading a good habit. Meanwhile, the increase in oral language skills can be seen from several aspects, including students being able to ask questions, share stories, and encourage them to respond. As a result of this literacy program, children's oral language skills have improved, allowing them to retell the stories they have heard to the teacher. Children are able to react to stories told by the teacher. They also develop the ability to recognize vowels and expand their vocabulary through oral games. Abstrak. Tujuan penalitian ini adalan untuk mendeskripisan implementasi program literasi di UPTD SD Inpres Kolokoa, implikasinya terhadap minat baca, kemampuan berpikir kritis, dan pembentukan karakter siswa, serta faktor pendukung dan penghambat berjalanya program. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif denagn jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Program literasi yang diimplementasikan terdiri dari: 1) jadwal kunjungan perpustakaan, 2) membuat madding, 3) membaca setiap pagi, dan 4) pojok baca. Data dianalisis dengan kondenasi data melalui kegiatan menyeleksi catatan lapangan, transkip wawancara yang sesuai fokus penelitian, serta penyajian data dengan mengorganisasikan, menyatukan, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi program literasi dapat meningkatkan minat baca peserta didik serta kemampuan bahasa lisan. Pelaksaan program literasi di UPTD SD Inpres Kolokoa memberikan pengaruh positif dalam aspek minat baca dan kemampuan bahasa lisan. Peningkatan minat baca siswa dapat dilihat dari siswa yang awalnya tidak suka membaca buku jadi menyukainya, bahkan menjadikan membaca sebagai kebiasaan baik. Sedangkan peningkatan kemampuan bahasa lisan dapat dilihat dari beberapa aspek daintaranya siswa dapat mengajukan pertanyaan, berbagi cerita, dan mendorong mereka untuk merespons. Sebagai hasil dari program literasi ini, keterampilan bahasa lisan anak meningkat, sehingga memungkinkan mereka menceritakan kembali cerita yang telah mereka dengar kepada guru. Anak mampu bereaksi terhadap cerita yang disampaikan guru. Mereka juga mengembangkan kemampuan mengenali vokal dan memperluas kosa kata melalui permainan lisan.
Biology laboratory completeness analysis in high school Aulia, Nurul; Nurtamara, Luthfiana; Munada, Laila; Arsyad, Muhammad Rifani; Purwanti, Ni Komang Ayu; Rokhima, Rumaisha Zahra Hanifa
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.123

Abstract

Practical activities are an inseparable part of biology learning, because through practical work, students will prove concepts or theories that have been obtained through a series of experimental processes so that they can support students in understanding learning materials. The existence of a biology laboratory that supports the success of the biology teaching and learning process must of course meet the minimum requirements for the establishment of a laboratory related to the completeness of tools and facilities in accordance with the standards of educational facilities and infrastructure. The purpose of this study was to analyze the completeness of the chemistry laboratory at SMA Negeri 1 Alalak. Laboratory analysis based on standard facilities and Permendiknas RI No. 24 of 2007. The method used in this research is the descriptive method with a quantitative approach. The school subjects used in this study were SMA Negeri 1 Alalak. The results of the analysis of the completeness of the chemical laboratory at SMA Negeri 1 Alalak showed that 85.8% of the furniture used for practicum was available in the laboratory, while the suitability of the equipment used was 78.2%. For consumables stored in the laboratory as a whole by existing standards (100%), and as much as 100% of other available equipment, so the analysis results show that the chemical laboratory equipment owned by SMA Negeri 1 Alalak is by the standard of facilities. and laboratory infrastructure in this case Permendiknas RI No. 24 of 2007. Abstrak. Kegiatan praktikum merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam pembelajaran biologi, karena melalui praktikum peserta didik akan membuktikan konsep atau teori yang sudah didapat melalui serangkaian proses percobaan sehingga dapat menunjang peserta didik untuk memahami materi pembelajaran. Keberadaan laboratorium biologi yang mendukung keberhasilan proses belajar mengajar biologi tentu harus memenuhi syarat minimal berdirinya laboratorium terkait kelengkapan alat dan sarana sesuai dengan standar sarana dan prasarana pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelengkapan laboratorium Biologi di SMA Negeri 1 Alalak. Analisis laboratorium berdasarkan standar sarana dan prasarana dan Permendiknas RI No. 24 Tahun 2007. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek sekolah yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 1 Alalak. Hasil analisis kelengkapan laboratorium biologi di SMA Negeri 1 Alalak menunjukkan bahwa perabot yang digunakan untuk praktikum tersedia di laboratorium sebesar 85,8%, sedangkan kesesuaian peralatan yang digunakan sebesar 78,2%. Untuk bahan habis pakai yang tersimpan di laboratorium secara keseluruhan sesuai dengan standar yang ada yaitu 100%, dan sebanyak 100% dari peralatan lain yang tersedia, maka hasil analisis menunjukkan bahwa peralatan laboratorium biologi yang dimiliki SMA Negeri 1 Alalak sudah sesuai dengan standar sarana dan prasarana laboratorium dalam hal ini Permendiknas RI No. 24 Tahun 2007.
Comparison of student learning outcomes using artificial intelligence and physics textbooks on harmonic vibration material Juldial, Tri Upi Hajarwati; Oktarisa, Yuvita; Suryana, Tresna Galih Sukma
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.124

Abstract

Technological advances in the digital era have brought significant changes in the world of education, including in physics learning methods. This study aims to analyze the learning outcomes of students who use Artificial Intelligence (AI) and physics textbooks on harmonic vibration material. The study used a quantitative method with a quasi-experimental design of the control group pretest-posttest type. The study population was all students of class XI FA in one of the high schools in Serang Regency. The sample consisted of two classes selected purposively, namely XI FA 1 as the experimental class and XI FA 2 as the control class, each with 34 students. The instrument was in the form of 15 multiple-choice questions based on Bloom's Taxonomy (C1–C4) which had been tested for validity, reliability, difficulty level, and distinguishing power. The experimental class received AI-based learning, while the control class used a physics textbook. The results of statistical tests using SPSS 30.0 showed significant differences between the two classes with a significance value of 0.038 <0.05. The average posttest score of the experimental class was 82.72 (very high category), while the control class was 76.64 (high category). This shows that AI-based learning is more effective in helping to understand physics concepts, especially complex concepts such as harmonic vibrations. However, textbooks still have an important role in building conceptual understanding. Therefore, AI should be used as a complement, not a substitute for textbooks, to optimize student learning outcomes in physics learning. Abstrak. Kemajuan teknologi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam metode pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan hasil belajar siswa yang menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan buku teks fisika pada materi getaran harmonik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental tipe control group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI FA di salah satu SMA di Kabupaten Serang. Sampel terdiri dari dua kelas yang dipilih secara purposive, yaitu XI FA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI FA 2 sebagai kelas kontrol, masing-masing 34 siswa. Instrumen berupa 15 soal pilihan ganda berdasarkan Taksonomi Bloom (C1–C4) yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran berbasis AI, sedangkan kelas kontrol menggunakan buku teks fisika. Hasil uji statistik menggunakan SPSS 30.0 menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelas dengan nilai signifikansi 0,038 < 0,05. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 82,72 (kategori sangat tinggi), sedangkan kelas kontrol 76,64 (kategori tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis AI lebih efektif dalam membantu pemahaman konsep fisika, terutama konsep kompleks seperti getaran harmonik. Meskipun demikian, buku teks tetap memiliki peran penting dalam membangun pemahaman konseptual. Oleh karena itu, AI sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti buku teks, untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika.
Development of artificial intelligence-based physics learning modules on static fluid material to facilitate student learning outcomes Annida, Alzahranitia; Oktarisa, Yuvita; Guntara, Yudi
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i1.125

Abstract

This study aims to develop a physics learning module based on Artificial Intelligence (AI) on static fluid material to facilitate the learning outcomes of grade XI SMA/MA students. The background of this study is the low learning outcomes of students caused by lack of interest in learning, limited learning media, and the abstract nature of static fluid material that is difficult to understand without the help of interactive and adaptive media. This study uses the Research and Development (R&D) method with a 4D development model modified into three stages, namely define, design, and develop. The product developed is an AI-based learning module with chatbot integration as a virtual tutor, equipped with comics, activity sheets, practice questions, and evaluations that enable independent learning. The validation results from material and media experts show that this module is very feasible to use with a material feasibility value of 4.08 and media of 4.15. Limited trials were conducted on 34 grade XI SMAN 1 Kragilan students with an average response result of 4.46, which indicates a very feasible category. It can be concluded that the developed Artificial Intelligence-based physics learning module is stated to be feasible and effective as an alternative teaching material in physics learning in high school, especially in static fluid material. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika berbasis Artificial Intelligence (AI) pada materi fluida statis untuk memfasilitasi hasil belajar peserta didik kelas XI SMA/MA. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya minat belajar, keterbatasan media pembelajaran, serta sifat abstrak dari materi fluida statis yang sulit dipahami tanpa bantuan media yang interaktif dan adaptif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu define, design, dan develop. Produk yang dikembangkan berupa modul pembelajaran berbasis AI dengan integrasi chatbot sebagai tutor virtual, dilengkapi dengan komik, lembar kegiatan, latihan soal, serta evaluasi yang memungkinkan pembelajaran mandiri. Hasil validasi dari ahli materi dan media menunjukkan bahwa modul ini sangat layak digunakan dengan nilai kelayakan materi sebesar 4,08 dan media sebesar 4,15. Uji coba terbatas dilakukan pada 34 peserta didik kelas XI SMAN 1 Kragilan dengan hasil rata-rata respons sebesar 4,46, yang menunjukkan kategori sangat layak. Dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika berbasis Artificial Intelligence yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran fisika di SMA, khususnya pada materi fluida statis.

Page 1 of 1 | Total Record : 8