cover
Contact Name
Widia Ningsih
Contact Email
widianingsih633@gmail.com
Phone
+6285960430213
Journal Mail Official
jcsjurnal@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Recidence, Blk. F No.02, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Comprehensive Science
ISSN : 296247     EISSN : 29624584     DOI : https://doi.org/10.36418/jcs
This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, which includes: Humanities and social sciences, contemporary political science, Educational sciences, religious sciences and philosophy, economics, Engineering sciences, Health sciences, medical sciences, design arts sciences and media. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,263 Documents
Hubungan Letak Hemiparesis Dengan Derajat Depresi Pada Penderita Stroke Non Hemoragik di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Legoh, Christiano Yeheskiel; Louis Wungouw, Herman Pieter; Riwu, Magdarita; Deo, Dwita Anastasia
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4103

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan gangguan neurologis akibat sumbatan aliran darah otak yang sering menimbulkan hemiparesis sebagai gejala sisa. Kondisi kelemahan satu sisi tubuh ini tidak hanya berdampak pada fungsi fisik, tetapi juga berkontribusi terhadap gangguan psikologis seperti depresi. Perbedaan hasil penelitian sebelumnya mengenai kecenderungan depresi berdasarkan letak hemiparesis mendorong dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan letak hemiparesis dengan derajat depresi pada penderita stroke non hemoragik di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 46 responden yang dipilih secara consecutive sampling. Derajat depresi diukur menggunakan kuesioner Hamilton Depression Rating Scale (HDRS), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Koefisien Kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami depresi derajat sedang (37%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara letak hemiparesis dengan derajat depresi (p=0,009; p<0,05). Disimpulkan bahwa letak hemiparesis berhubungan secara bermakna dengan tingkat keparahan depresi pada pasien stroke non hemoragik, sehingga diperlukan perhatian multidisiplin dalam penanganan aspek fisik dan psikologis pasien.
Analisis Faktor-Faktor Internal yang Berpengaruh Terhadap Pertumbuhan Kredit (Studi Kasus Pada PT. Bank Pembangunan Daerah Papua Periode 2009 – 2024) Toban, Omilka; Budhijana, R. Bambang; Haryanti, Enny; Pracoyo, Antyo
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor internal terhadap pertumbuhan kredit pada PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) selama periode 2009–2024. Faktor internal yang dianalisis meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), serta Pemanfaatan Teknologi. Pertumbuhan kredit digunakan sebagai variabel dependen dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan Bank Papua selama periode pengamatan. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan diuji dengan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Pemanfaatan Teknologi berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan kredit. Sementara itu, Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan kredit. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kredit Bank Papua.
Waktu Optimal Olahraga dalam Sehari untuk Meningkatkan Fungsi Kognitif Siswa Muliani, Muliani
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4055

Abstract

Pendahuluan: Olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan fungsi kognitif siswa. Berolahraga dengan intensitas sedang, tiga sampai lima kali seminggu selama 30 menit sampai satu jam sangat bermanfaat bagi kesehatan, menurunkan angka kesakitan dan kematian. Sampai saat ini masih terdapat pro dan kontra waktu yang terbaik dalam berolahraga untuk meningkatkan fungsi kognitif. Waktu yang tepat akan mengoptimalkan fungsi kognitif siswa. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui waktu optimal olahraga dalam sehari untuk meningkatkan fungsi kognitif siswa. Metode Penelitian: merupakan suatu kajian Pustaka. Diskusi: berolahraga di pagi, sore maupun malam hari memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Jam 7-9 pagi, udara lebih bersih, oksigen lebih banyak, tubuh lebih berenergi dan bisa mendapat asupan sinar matahari yang cukup. Selain itu juga lebih menurunkan lemak perut dan tekanan darah namun lebih sering menyebabkan kematian mendadak. Peningkatan fungsi kognitif pada remaja berusia 11-14 tahun lebih signifikan ketika berolahraga pada pagi hari dibandingkan dengan sore dan malam. Semakin Olahraga sore hari lebih meningkatkan kerja otot, kontrol gula darah dan menurunkan tekanan darah pada laki-laki sedangkan pada malam hari terjadi penurunan kualitas tidur, peningkatan radikal bebas serta stress oksidatif. Kesimpulan: Pemilihan waktu olahraga yang tepat berbeda-beda, tergantung dari manfaat dan ketersediaan waktu masing-masing individu namun lebih disarankan pada pagi hari.
Analisis Metode Always Better Control (ABC) dan Economic Order Quantity (EOQ) pada Rumah Makan Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi Cabang Bandung Kartiman, Ade; frisilia, Risa
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku pada Rumah Makan Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi Cabang Bandung dengan menggunakan metode Always Better Control (ABC) dan Economic Order Quantity (EOQ). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan penggunaan bahan baku serta biaya persediaan. Hasil analisis metode ABC menunjukkan bahwa bahan baku bebek, ayam kampung, dan ayam pejantan termasuk ke dalam kategori A karena memiliki kontribusi nilai terbesar terhadap total nilai persediaan sehingga memerlukan pengendalian yang ketat. Selanjutnya, bahan baku minyak goreng diklasifikasikan ke dalam kategori B karena memiliki kontribusi nilai menengah dan memerlukan pengawasan secara periodik. Sementara itu, bahan baku lele serta bumbu dan bahan pendukung lainnya termasuk ke dalam kategori C karena memberikan kontribusi nilai paling kecil terhadap total persediaan sehingga dapat dikelola dengan pengendalian yang lebih sederhana. Hasil perhitungan metode EOQ menunjukkan bahwa jumlah pemesanan optimal bahan baku bebek sebesar 52,8 kg, ayam kampung sebesar 18,23 kg, dan ayam pejantan sebesar 18,21 kg dengan frekuensi pemesanan masing-masing sebanyak dua kali. Selain itu, perhitungan safety stock menunjukkan kebutuhan stok pengaman sebesar 5,9 kg untuk bebek, 4,7 kg untuk ayam kampung, dan 4,5 kg untuk ayam pejantan, sedangkan reorder point ditetapkan masing-masing sebesar 26,53 kg, 9,24 kg, dan 9,22 kg. Penerapan metode ABC dan EOQ terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan serta meminimalkan risiko terjadinya kelebihan dan kekurangan persediaan.
Participatory Communication and the Promotion of Sundanese Culture Through the Pakuwon Bantaragung Earth Market Event Firdaus, Ridwan; Andriany, Dian
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4087

Abstract

The strengthening of globalization and the dominance of modern popular culture have contributed to the gradual fading of local cultural values, especially in rural areas that are rich in traditions. To respond to these challenges, community-based cultural events are used as an important strategy for cultural promotion and the development of sustainable tourism. This research aims to analyze the role of participatory communication in increasing tourism attraction and encouraging the advancement of Sundanese culture through the Pakuwon Earth Market event in Bantaragung Village, Majalengka Regency, focusing on its communication mechanisms, impacts, and strategies. This study uses a qualitative method, specifically a case study approach, in which data were collected through semi-structured interviews with three informants, participatory observation, and documentation studies, and analyzed using thematic analysis. The results indicate that dialogical, open, and inclusive participatory communication can increase awareness of Sundanese cultural values and strengthen community involvement by presenting meaningful tourism experiences. In addition, participation plays a role in transmitting cultural heritage values orally and strengthening a collective sense of belonging. This research concludes that participatory communication is an effective strategy for linking cultural advancement with the development of community-based cultural tourism and provides both theoretical and practical contributions to the development of sustainable tourism communication.
The Effect of Ice Breaking on Student Focus in Physical Education, Health, and Sports (PJOK) Lessons at Mutiara Bunda 2 Junior High School in Sidoarjo Esrayanto Benu, Randi; Hakim, Luqmanul
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4095

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing Ice Breaking strategies on improving students' learning focus in Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) subjects at SMP Mutiara Bunda 2 Sidoarjo. The research is motivated by the phenomenon of boredom and low student concentration during the learning process, which often hinders optimal material absorption. The research method is a quantitative quasi-experimental approach with a pretest-posttest control group design. The research population includes all 7th-grade students at SMP Mutiara Bunda 2 Sidoarjo, with a sample of 30 students selected through purposive sampling. The sample was divided into two groups: an experimental group that received Ice Breaking treatment and a control group using conventional learning methods. Data collection instruments included learning outcomes tests (pretest and posttest questions) and student learning focus observation sheets. Data analysis using the Independent Samples t-Test yielded a significant value (2-tailed p=0.000 <0.05 p=0.000<0.05). The average posttest score for the experimental group (79.33) was significantly higher than that of the control group (46.00). Based on these results, it can be concluded that applying Ice Breaking has a positive and significant influence on increasing students' learning focus in PJOK lessons. This study suggests that PJOK teachers integrate various ice-breaking activities to create a more interactive and conducive learning atmosphere.
The Optimization of Shell and Tube Condenser Cooling System on a 5-Liter Distillation Apparatus Using a Water Jacket with Thermoelectric Sudana, I Made; Managi, I Wayan Marlon
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4107

Abstract

Background: In small-scale alcohol distillation, the efficiency of the condenser is critical for product quality and yield. A common problem is the rise in condenser temperature during operation, which diminishes vapor condensation efficiency and results in low alcohol concentration in the distillate. Objective: This research aims to optimize the performance of a shell-and-tube condenser in a 5-liter distillation apparatus by integrating a water jacket system equipped with a thermoelectric (Peltier) cooler. Methods: An experimental approach was employed, comparing the apparatus's performance before and after modification. Key parameters measured included inlet vapor temperature, inlet and outlet cooling water temperatures of the condenser, process duration, and the alcohol concentration of sequential distillate fractions. Results: The findings demonstrate that the thermoelectric water jacket significantly reduced and stabilized the condenser's outlet water temperature throughout the operation. The time to obtain the first distillate decreased from 23 to 16 minutes. The alcohol concentration of the initial fraction increased from 40% to 50%, and the total processing time for the same 5-liter batch was reduced from 55 to 35 minutes. Conclusion: The integration of a thermoelectric water jacket substantially enhances heat transfer and alcohol vapor condensation efficiency. This modification proves to be an effective strategy for improving the thermal performance and product quality of small-scale distillation equipment.
System Pakar Kerusakan Printer Menggunakan Metode Hardware Computer Chaining Berbasis Web Nus Wenda; Emo Wuka; Melince Wanimbo
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4112

Abstract

System pakar kerusakan printer ini dirancang untuk membantu pengguna dalam mendiagnosa kerusakan printer dengan lebih cepat dan akurat. Sistem ini menggunakan metode hardware chaining untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab kerusakan printer berdasarkan gejala-gejala yang dialami. System ini dibangun berbasis web. Sehingga dapat diakses oleh pengguna dari mana saja. Printer adalah alat yang penting dalam dunia perkantoran. Printer berfungsi untuk mencetak laporan yang telah dikerjakan di computer. Kerusakan printer adalah hal yang paling membosankan karena printer tidak dapat digunakan untuk aktivitasnya sehari-hari. Kerusakan printer tidak dapat dengan mudah untuk diperbaiki. Ada beberapa banyak masalah yang menyebabkan kerusakan printer. Masalah tersebut harus dapat diidentifikasi. Ada yang berhubungan dengan masalah katrid dan nada juga berhubungan dengan masalah teknis lainnya. System pakar dapat membantu pengguna printer dalam menentukan jenis kerusakan yang sedang dialami oleh printer tersebut. Metoode hardware chaining dapat membantu mengatasi kerusakan printer dengan mencoba mendiagnosa printer kerusakan printer tersebut dengan gejala yang ada. Setiap gejala akan dihubunkan gejala yang lain untuk mengetahui kerusakan printer tersebut. Dengan menerapkan metode ini, para pengguna printer dapat mengetahui kerusakan printer tersebut.
Analisis Kinerja Stator Generator Unit 2 di PLTA Tonsealama Tangaranlayuk, Oktavian Tolangi; Tumaliang, Hans; Tuegeh, Maickel
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4113

Abstract

Generator merupakan komponen utama pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), di mana stator berperan penting dalam proses pembangkitan energi listrik. Penurunan kualitas isolasi stator dapat menyebabkan gangguan operasi dan menurunkan keandalan generator. Oleh karena itu, diperlukan analisis kinerja stator untuk memastikan kondisi operasional yang aman dan andal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja stator generator Unit 2 di PLTA Tonsealama berdasarkan pengujian tahanan isolasi, indeks polarisasi (Polarization Index/PI), dan tangen delta (tan ?). Metode penelitian dilakukan melalui pengambilan data hasil pengujian sebelum dan sesudah perbaikan, kemudian dianalisis dengan mengacu pada standar IEEE Std 43-2013 dan IEC 60034-27-3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perbaikan, nilai tahanan isolasi stator mengalami peningkatan signifikan hingga berada pada kisaran yang aman, dengan nilai indeks polarisasi di atas batas minimum standar. Selain itu, nilai tangen delta pada setiap fasa berada di bawah batas maksimum yang diizinkan, yang menandakan kondisi isolasi stator masih baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kinerja stator generator Unit 2 di PLTA Tonsealama berada dalam kondisi layak dan aman untuk dioperasikan.
Unveiling The Perception of Safety Culture on Incident Reporting at Siloam Hospitals Kebon Jeruk: A Qualitative Study Agatha, Vinny; Yvonne Yovita Pangemanan , Alice
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4114

Abstract

Patient safety culture and incident reporting are important components in maintaining quality of care and safety in hospitals. However, their implementation often faces challenges, especially regarding the involvement of health workers in the reporting process. This study aims to identify and analyze the safety culture, challenges, and factors that influence incident reporting at Siloam Kebon Jeruk Hospital. This study used a qualitative approach with a semi-structured interview method with health workers in various service units. Data were thematically analyzed to gain an in-depth understanding of participants' experiences and perceptions. The results showed that safety culture has been integrated into the hospital system, but there are still variations in understanding and implementation in the field. Factors influencing incident reporting included leadership, non-punitive policies, workload, understanding of the reporting system, and support from direct supervisors. Key challenges included time constraints, access to the reporting system, and concerns about the impact of reporting. Hospitals need to strengthen education, provide flexible and accessible reporting systems, and build a reporting culture based on equity and collaboration. Managerial support and incentivization may also be strategies to increase staff participation in incident reporting.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 11 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 10 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 9 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 7 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 6 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 5 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 12 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 11 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 10 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 9 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 7 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 6 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 4 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 12 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 11 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 7 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 6 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 5 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 4 (2022): Journal of Comprehensive Science (Jcs) Vol. 1 No. 3 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) More Issue