cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 600 Documents
Transformasi Manajemen Rantai Pasokan Berbasis Internet of Things (IoT): Tinjauan Literatur Wahyudi, Bayu; Muhammad Danu; Fahrurrozi Mawasandi; Zakaria Nur Aziz; M. Fahrul Ghifari Rosyadi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.535

Abstract

Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan konektivitas dan interaksi antarobjek cerdas melalui jaringan internet. Dalam konteks manajemen rantai pasokan, IoT berperan dalam meningkatkan efisiensi, visibilitas, dan responsivitas operasional melalui integrasi perangkat pintar, seperti sensor, RFID, dan perangkat lunak. Namun, implementasi rantai pasok digital masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di negara berkembang yang mengalami keterbatasan dalam adopsi teknologi Industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran IoT dalam transformasi manajemen rantai pasokan serta mengidentifikasi tantangan utama dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis yang mencakup pengujian kualitas studi, pengumpulan dan karakterisasi data, analisis, interpretasi hasil, serta rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT memiliki peran krusial dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan distribusi, serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data dalam rantai pasokan. Namun, tantangan seperti keamanan data, biaya investasi tinggi, serta keterbatasan infrastruktur dan regulasi menjadi hambatan utama dalam penerapan IoT. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif, termasuk kebijakan insentif, penguatan infrastruktur digital, dan peningkatan literasi teknologi untuk mendukung implementasi IoT dalam manajemen rantai pasokan.
Optimasi Tata Letak Penyimpanan Kontainer Berbasis Utilitas dan Allowance untuk Meningkatkan Kapasitas dan Efisiensi Operasional Yevita Nursyanti; Sagita, Selfiana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.548

Abstract

Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan jasa depo kontainer, khususnya pada area penyimpanan kontainer, yang menghadapi permasalahan tata letak penyimpanan yang tidak optimal. Kontainer ditempatkan tidak hanya di area penyimpanan, tetapi juga di area stuffing dan stripping akibat kapasitas yang melebihi daya tampung. Saat ini, kapasitas penyimpanan hanya mampu menampung 600 kontainer berukuran 20', sementara rata-rata jumlah kontainer yang masuk mencapai 634 kontainer, sehingga diperlukan perancangan ulang tata letak untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mempertimbangkan luas allowance berdasarkan jenis material handling yang digunakan. Hasil perbaikan tata letak menunjukkan peningkatan kapasitas penyimpanan menjadi 694 kontainer dengan tingkat utilitas mencapai 93,4%. Selain itu, jumlah tumpukan kontainer ditingkatkan dari tiga tier menjadi empat tier serta dilakukan pemanfaatan area yang sebelumnya tidak bernilai tambah untuk blok penyimpanan baru (blok F). Lebar allowance juga ditingkatkan dari 12 meter menjadi 13,5 meter guna mendukung efektivitas pergerakan kontainer. Perbaikan tata letak ini berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kapasitas penyimpanan dan efisiensi operasional perusahaan. Dengan tata letak yang lebih optimal, depo dapat mengakomodasi volume kontainer yang lebih besar tanpa mengganggu alur kerja stuffing dan stripping, sehingga meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Optimasi Produktivitas Mesin Microfeed melalui Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE): Studi Kasus di Industri Manufaktur Ihsan Hadi Nugroho; Xander Salahudin; Fuad Hilmy
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.542

Abstract

Perkembangan industri manufaktur yang pesat menuntut peningkatan produktivitas, salah satunya melalui penerapan sistem pemeliharaan mesin yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interval waktu perawatan mesin, yaitu perawatan bulanan (tahun 2022) dan mingguan (tahun 2023), terhadap nilai availability, performance, quality, dan Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada mesin produksi Microfeed. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dan pengumpulan data aktual, mencakup waktu kerja mesin, waktu henti, hasil produksi, serta jumlah produk cacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2022, rata-rata nilai availability sebesar 61,68%, performance 75,50%, quality 100%, dan OEE 45,23%. Sedangkan pada tahun 2023, nilai availability meningkat menjadi 81,28%, performance 83,41%, quality tetap 100%, dan OEE meningkat menjadi 67,83%. Temuan ini menunjukkan bahwa perawatan dengan interval mingguan lebih efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas mesin produksi.
Mengapa Pengelolaan Talenta Masih Setengah Hati Setiawan, Priatna Agus
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.566

Abstract

Pengelolaan talenta merupakan faktor krusial dalam memastikan keberlanjutan dan daya saing organisasi. Namun, banyak perusahaan masih menerapkannya secara setengah hati, tanpa strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan lemahnya implementasi pengelolaan talenta serta dampaknya terhadap keberlanjutan dan daya saing organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus pada beberapa organisasi di berbagai sektor industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan talenta masih dilakukan secara setengah hati akibat kurangnya komitmen kepemimpinan, keterbatasan anggaran, serta kurangnya kesadaran akan dampak strategis pengelolaan talenta terhadap kinerja jangka panjang. Selain itu, banyak organisasi masih memandang investasi dalam pengembangan sumber daya manusia sebagai biaya, bukan sebagai aset strategis yang dapat meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan perlunya perubahan paradigma dalam strategi pengelolaan talenta, dengan menekankan pentingnya dukungan dari manajemen puncak serta alokasi sumber daya yang lebih optimal guna meningkatkan daya saing organisasi.
Desain User Experience (UX) Pada Website Smart City untuk Meningkatkan Aksesibilitas Layanan Publik Wijaya, Agustinus Fritz; Surya Mulyana, Teady Matius; Liunard, Garren Janico
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.582

Abstract

Perkembangan konsep smart city menuntut pemerintah untuk menyediakan layanan publik yang tidak hanya efisien dan terintegrasi, tetapi juga inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi desain user experience (UX) pada website smart city guna meningkatkan aksesibilitas digital, khususnya bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan lansia. Pendekatan Human-Centered Design (HCD) dan standar Web Content Accessibility Guidelines (WCAG 2.1) diintegrasikan dalam proses perancangan. Metode penelitian meliputi observasi, studi literatur, wawancara, penyebaran kuesioner, serta evaluasi heuristik dan usability testing terhadap prototipe website. Hasil pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) menunjukkan skor rata-rata 86,4 (kategori “Excellent”), dengan mayoritas pengguna dapat mengakses fitur utama dalam waktu kurang dari dua menit. Elemen UX seperti navigasi intuitif, kontras warna tinggi, kompatibilitas screen reader, dan desain responsif terbukti meningkatkan kenyamanan dan efektivitas interaksi pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis dalam pengembangan website smart city yang inklusif dan berorientasi pada pengguna, serta mendorong transformasi digital layanan publik yang berkelanjutan.
Penerapan Metode Statistical Process Control Dalam Pengendalian Kualitas Proses Produksi Tahu Dhiba, Aninda Putri; Arsiwi, Pramudi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.586

Abstract

Permintaan tinggi terhadap produk pangan mendorong Pabrik Tahu H. Fadhol untuk meningkatkan kualitas produknya dengan mengurangi jumlah produk cacat, yang saat ini rata-rata mencapai 29 tahu per hari. Jika kondisi ini terus berlanjut, dapat berdampak pada penurunan penjualan dan potensi kerugian. Untuk mengatasi permasalahan ini, digunakan metode Statistical Process Control (SPC) guna mengkaji sejauh mana efektivitas proses produksi yang berjalan serta mengidentifikasi kekurangan dan kelemahannya. Dari hasil kajian melalui diagram Pareto, tingkat kerusakan tertinggi adalah cacat kepotong dengan total 222 potong atau 37,88%, serta kerusakan hancur yang mencapai 364 potong atau 62,12%. Sedangkan capaian kemampuan proses (process capability) saat ini memiliki Cp sebesar 0,00 dengan indeks Cpk -1,54, yang menunjukkan bahwa proses produksi belum mampu menghasilkan tahu sesuai standar. Oleh karena itu, pabrik tahu H. Fadhol perlu mengendalikan proses produksinya agar mencapai nilai indeks kapabilitas Cpk minimal 1. Faktor utama penyebab produk cacat produksi tahu ini adalah aspek manusia dan metode. Rekomendasi perbaikan diperlukan seperti pelatihan SDM dan perbaikan metode kerja sebagai langkah peningkatan kualitas
Penentuan Penjadwalan Produksi Fabrikasi Baja dengan Pendekatan PDCA serta Metode FCFS dan SPT (Studi Kasus: PT. BSBMP) Muhammad Alfyan Rizqi Rahmadhani; Yanuar Pandu Negoro; Hidayat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.600

Abstract

Industri fabrikasi baja membutuhkan penjadwalan produksi yang efisien untuk meningkatkan produktivitas dan menekan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan penjadwalan di PT. BSBMP dengan mengintegrasikan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Action) serta metode First Come First Served (FCFS) dan Shortest Processing Time (SPT). Empat pesanan utama yang dianalisis meliputi Link Arm, Single Hanger, Lip Mount, dan Precast Skid, menggunakan perhitungan manual berbasis waktu proses aktual. Hasil penelitian menunjukkan metode FCFS menghasilkan waktu produksi rata-rata 57 hari, utilisasi 48%, dan keterlambatan rata-rata 9 hari. Sementara itu, metode SPT menurunkan waktu penyelesaian menjadi rata-rata 41 hari, tidak ada keterlambatan, dan meningkatkan utilisasi menjadi 67%, dan menghilangkan keterlambatan. Temuan ini menunjukkan metode SPT lebih optimal dalam efisiensi waktu dan kapasitas produksi, sementara integrasi PDCA menjadi kerangka kerja penting untuk perbaikan berkelanjutan dalam sistem penjadwalan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi efektivitas manajemen produksi di industri fabrikasi baja.
Analisa Pengaruh Suhu Tempering 440˚C, 460˚C, 480˚C Dengan Suhu Oli Quenching 50˚C Pada Baja 50CrV4 Terhadap Sifat Mekanis dan Struktur Mikro Zamrony Irawan; Lisa Puspita Aryanto; Meryanalinda
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.601

Abstract

Untuk memperoleh kualitas pegas daun yang memenuhi standar pelanggan, diperlukan serangkaian proses produksi yang kritis, salah satunya adalah proses heat treatment. Penelitian ini bertujuan mengembangkan material baru di PT X, yaitu baja 50CrV4, yang sebelumnya hanya menggunakan material SUP 9, SUP 11, dan SUP 11AM. Data yang dikumpulkan meliputi sifat mekanik dan struktur mikro baja 50CrV4 dengan variasi temperatur tempering 440˚C, 460˚C, dan 480˚C, serta temperatur oli pendingin 50˚C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa struktur mikro setelah tempering pada ketiga variabel (N1, N2, dan N3) sesuai standar, yaitu berupa struktur tempered martensite. Nilai kekerasan material 50CrV4 pada variabel N1 (457–478 Hv) melebihi batas maksimum standar kekerasan, pada N2 (434–455 Hv) mendekati batas atas standar, dan pada N3 (414–438 Hv) berada di kisaran tengah standar kekerasan. Berdasarkan temuan ini, untuk menghindari kegagalan proses heat treatment pada material baja 50CrV4, disarankan untuk memberikan identifikasi khusus pada material tersebut dan menetapkan parameter temperatur tempering yang spesifik
Analisa Pengaruh Porositas Kain Tenun terhadap Penyerapan Zat Warna Menggunakan Image Processing Amar; Nurazizah, Verawati; Mohadi; Hendri Pujianto; Sepdhina Annisa Nur Rahma
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh porositas kain tenun terhadap penyerapan zat warna menggunakan metode pengolahan citra digital. Porositas diukur melalui citra hasil pemindaian sampel kain dengan pendekatan thresholding menggunakan perangkat lunak berbasis Java. Metode statistik Kruskal-Wallis digunakan untuk menguji signifikansi perbedaan porositas dan nilai K/S antar jenis anyaman. Hasil menunjukkan korelasi negatif yang signifikan (r = - 0.858) antara porositas dan nilai K/S, dengan kontribusi porositas sebesar 73,65% terhadap variasi penyerapan warna. Jenis anyaman satin menunjukkan performa terbaik dalam penyerapan zat warna, sesuai dengan teori peningkatan kontak antar serat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode kuantitatif dalam evaluasi kualitas kain menggunakan teknologi pengolahan citra.
Corporate Social Responsibility Implementation in Improving Company Reputation and Community Welfare Jasasmi, Anggi; Susanto, Idil Rakhmat; Haliding, Safri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Meningkatkan Citra Perusahaan dan Kesejahteraan Masyarakat (Studi pada PT. Perkebunan Nusantara XIV Persero). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR yang dijalankan, seperti perbaikan infrastruktur dan dukungan terhadap lingkungan, berdampak positif terhadap masyarakat dan citra perusahaan. Namun, masih terdapat tantangan, terutama dalam pengelolaan lingkungan, di mana masyarakat berharap perusahaan lebih memperhatikan polusi udara akibat aktivitas pabrik. Untuk meningkatkan efektivitas CSR, perusahaan disarankan mengoptimalkan program berbasis lingkungan, meningkatkan transparansi dalam pengelolaan limbah, serta memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan agar program lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.