cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
Risiko Ergonomi, Karakteristik Penjahit, Dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Penjahit Di Tanjungpinang Kota MF, M. Yusuf; Ikhwan, Zainul
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i3.479

Abstract

Aktivitas menjahit yang melibatkan postur tubuh yang statis, gerakan tangan berulang, dan penggunaan peralatan yang tidak ergonomis meningkatkan risiko MSDs seperti nyeri otot dan sendi. Penelitian ini mengeksplorasi gambaran risiko ergonomi, karakteristik penjahit, dan keluhan MSDs di Tanjungpinang Kota. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk menilai risiko ergonomi, Nordic Body Map (NBM) untuk keluhan MSDs, dan kuesioner untuk karakteristik penjahit. Hasil penelitian menunjukkan hanya 3,33% penjahit memiliki postur kerja yang masih dapat diterima, sedangkan 56,67% berada dalam kategori yang memerlukan investigasi lebih lanjut dan 40% memerlukan perubahan segera. Dari 30 penjahit yang diteliti, 2 orang (6,67%) tidak mengalami keluhan MSDs, 10 orang (33,33%) mengalami keluhan ringan, 14 orang (46,67%) mengalami keluhan sedang, dan 4 orang (13,33%) mengalami keluhan berat. Karakteristik seperti posisi duduk membungkuk (60%), durasi kerja > 8 jam sehari (56,67%), dan waktu istirahat ≤ 1 jam sehari (96,67%) berkontribusi pada tingginya risiko MSDs. Penelitian ini menyarankan perlunya perbaikan ergonomis di tempat kerja serta intervensi yang lebih baik untuk mengurangi risiko MSDs dan meningkatkan kesejahteraan penjahit. Upaya yang dapat direkomendasikan untuk mengurangi keluhan MSDs pada penjahit yaitu memberi jedah istirahat 10-15 menit dengan melakukan peregangan.
Integrasi Metode FMEA dan FTA dalam Strategi Mitigasi Risiko Kecelakaan Kerja: (Studi Kasus : PT. Semen Padang) Muhammad Nur; Suherman; Yelsa Putri Aulia
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i4.483

Abstract

PT Semen Padang merupakan produsen semen tertua di Indonesia, yang berdiri sejak 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM). Perusahaan ini telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta membentuk Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) dan Tim Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Namun demikian, insiden kecelakaan kerja masih terjadi di area perusahaan, yang terkait dengan 22 jenis aktivitas berisiko. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko kecelakaan kerja. Hasil analisis FMEA menunjukkan terdapat tiga jenis kecelakaan kerja dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 108, yang dikategorikan sebagai risiko medium. Selanjutnya, metode FTA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kecelakaan kerja tersebut. Mitigasi risiko dirancang untuk mengurangi dan mencegah kecelakaan kerja, khususnya di area produksi, guna meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja secara keseluruhan.
Distribusi Binomial: Analisis Kepuasan Generasi Z Dengan Layanan E-Commerce Shopee Sakina, Elin Putri; Depriwana Rahmi; Annisah Kurniati; Suci Yuniati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i4.486

Abstract

 Generasi Z merupakan kelompok demografis yang lahir dan tumbuh bersama perkembangan teknologi digital, sehingga memiliki preferensi unik dalam perilaku belanja, khususnya pada platform e-commerce. Preferensi ini menciptakan tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku e-commerce untuk memenuhi kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan Generasi Z terhadap layanan e-commerce. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui penelusuran literatur dari publikasi resmi dan basis data digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang memengaruhi kepuasan Generasi Z meliputi harga yang kompetitif, kualitas produk yang baik, kemudahan akses platform, keberadaan diskon, jaminan garansi, serta kecepatan pengiriman. Selain itu, Generasi Z menganggap belanja online sebagai aktivitas yang praktis dan efisien. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pelaku e-commerce untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepuasan konsumen dari kelompok Generasi Z.
Model Distribusi Binomial dalam Mengukur Probabilitas Keberhasilan Uji Coba Kualitas Layanan Sistem Informasi Nurhaliza; Depriwana Rahmi; Annisah Kurniati; Suci Yuniati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i4.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan probabilitas keberhasilan uji coba kualitas layanan sistem informasi dengan menggunakan pendekatan distribusi binomial. Penilaian kualitas layanan dilakukan berdasarkan dimensi E-ServQual, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Distribusi binomial digunakan untuk memodelkan jumlah keberhasilan pada sampel berukuran ???? n dari populasi ???? N, dengan probabilitas keberhasilan sebesar ???? p dan probabilitas kegagalan sebesar 1 − ???? 1−p. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa probabilitas masing-masing tingkat kepuasan adalah: ???? ( sangat puas ) = 0 , 207 p(sangat puas)=0,207, ???? ( puas ) = 0 , 518 p(puas)=0,518, ???? ( cukup puas ) = 0 , 228 p(cukup puas)=0,228, ???? ( tidak puas ) = 0 , 047 p(tidak puas)=0,047, dan ???? ( sangat tidak puas ) = 0 , 002 p(sangat tidak puas)=0,002. Simulasi variasi nilai ???? n dan ???? x menunjukkan bahwa probabilitas keberhasilan meningkat pada ukuran sampel yang lebih kecil dengan nilai probabilitas keberhasilan yang lebih besar. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam pengukuran kualitas layanan sistem informasi dan potensi peningkatan keberhasilannya melalui optimalisasi parameter distribusi binomial.  
Strategi Optimalisasi Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru dengan New Seven Tools di Kampus Politeknik Kristianto, Fesa Putra; Ulfia, Yessi Nasia
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i4.517

Abstract

Politeknik X, sebuah politeknik negeri di bawah kementerian lain, berlokasi di Kendal, Jawa Tengah. Pada tahun 2023, implementasi kebijakan biaya perkuliahan menjadikan promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB) krusial untuk mencapai target jumlah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam promosi PMB dan memberikan rekomendasi strategis untuk peningkatan efektivitas promosi. Penelitian dilakukan di Unit PMB Politeknik X menggunakan metode New Seven Tools, yang meliputi affinity diagram, interrelationship diagram, tree diagram, matrix diagram, matrix data analysis, activity network diagram, dan process decision program chart. Temuan penelitian mengidentifikasi beberapa kendala utama, yaitu kurangnya identitas branding yang jelas, metode promosi yang belum terstruktur, rendahnya sinergi tim promosi, dan keterbatasan anggaran promosi. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor manusia, material, teknologi, metode, dan lingkungan menjadi penyebab utama kegagalan promosi. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan strategi promosi, termasuk penguatan branding institusi, optimalisasi metode promosi, dan alokasi sumber daya yang lebih efektif
Analisis Ergonomi Operator Crane: Penerapan Metode REBA Dan QEC Untuk Mengurangi Risiko Cedera : (Studi Kasus: PT Petrokimia Gresik) Khalabi Lathif, Muhammad; Elly Ismiyah; Hidayat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v3i4.518

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi postur kerja operator crane di PT Petrokimia Gresik guna mengidentifikasi faktor risiko ergonomis yang dapat menyebabkan cedera fisik. Dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Quick Exposure Check (QEC), penelitian ini menganalisis postur tubuh operator selama pengoperasian crane. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi kasus observasi. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja operator crane sering berada dalam posisi tidak ideal, terutama pada bagian leher, punggung, dan lengan. Penilaian menggunakan REBA menghasilkan skor yang menunjukkan risiko sedang hingga tinggi, memerlukan tindakan perbaikan segera. Hasil QEC menunjukkan paparan tinggi pada leher, bahu, dan punggung, yang diakibatkan oleh desain stasiun kerja yang kurang ergonomis. Rekomendasi yang diberikan meliputi penggantian kursi dan joystick untuk solusi jangka pendek serta desain ulang ruang kontrol untuk solusi jangka panjang. Implementasi langkah-langkah ergonomi yang disarankan diharapkan dapat mengurangi risiko cedera, meningkatkan kenyamanan kerja, dan mendukung produktivitas operator. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap penerapan ergonomi di lingkungan kerja industri dan dapat menjadi acuan untuk perbaikan ergonomi pada pekerjaan serupa di industri lain
Optimasi Tata Letak Fasilitas Produksi dengan Metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk Meningkatkan Efisiensi Material Handling Febriyanto, Bayu; Setiafindari, Widya
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.522

Abstract

Perusahaan di sektor industri kreatif menghadapi permasalahan tata letak fasilitas produksi yang belum optimal, menyebabkan ketidakefisienan dalam aliran material dan meningkatnya biaya material handling. Studi ini bertujuan untuk mengusulkan perbaikan tata letak fasilitas produksi menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna mengoptimalkan efisiensi perpindahan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perbaikan, jarak perpindahan material mencapai 102,5 meter per hari dengan biaya material handling sebesar Rp201.190 per hari. Setelah perbaikan tata letak, jarak perpindahan berkurang menjadi 79,5 meter per hari, sehingga biaya material handling menurun menjadi Rp165.066 per hari. Dengan demikian, implementasi metode SLP menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp35.584 atau sekitar 17% dibandingkan dengan tata letak awal. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan sejenis dalam meningkatkan efisiensi produksi melalui optimasi tata letak fasilitas.
Optimalisasi Penerapan Total Productive Maintenance Pada Mesin Mosher I Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness Kurniawan, Fajar; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Ismu Kusumanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.526

Abstract

Mesin Mosher merupakan salah satu komponen utama dalam proses produksi bahan baku disebuah perusahaan multinasional di Indonesia yang berfokus pada industri semen. Mesin ini berfungsi sebagai penghancur material, sehingga efektivitas operasionalnya sangat berpengaruh terhadap kualitas produksi. Oleh karena itu, analisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) diperlukan untuk menilai efisiensi mesin dalam mendukung proses produksi. Penelitian ini menggunakan data dari pekerja shift 1 serta waktu operasi Mesin Mosher I selama dua minggu pertama bulan Februari 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan kegiatan monitoring dan maintenance secara berkala, namun masih terdapat total waktu downtime sebesar 528 menit, yang berpotensi mengurangi efektivitas mesin. Sebagai solusi, disarankan untuk melakukan inspeksi berkala secara lebih ketat, serta memastikan penggunaan suku cadang asli atau material dengan daya tahan lebih tinggi dalam proses penggantian komponen guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi downtime.
Transformasi Manajemen Rantai Pasokan Berbasis Internet of Things (IoT): Tinjauan Literatur Wahyudi, Bayu; Muhammad Danu; Fahrurrozi Mawasandi; Zakaria Nur Aziz; M. Fahrul Ghifari Rosyadi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.535

Abstract

Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan konektivitas dan interaksi antarobjek cerdas melalui jaringan internet. Dalam konteks manajemen rantai pasokan, IoT berperan dalam meningkatkan efisiensi, visibilitas, dan responsivitas operasional melalui integrasi perangkat pintar, seperti sensor, RFID, dan perangkat lunak. Namun, implementasi rantai pasok digital masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di negara berkembang yang mengalami keterbatasan dalam adopsi teknologi Industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran IoT dalam transformasi manajemen rantai pasokan serta mengidentifikasi tantangan utama dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis yang mencakup pengujian kualitas studi, pengumpulan dan karakterisasi data, analisis, interpretasi hasil, serta rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT memiliki peran krusial dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan distribusi, serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data dalam rantai pasokan. Namun, tantangan seperti keamanan data, biaya investasi tinggi, serta keterbatasan infrastruktur dan regulasi menjadi hambatan utama dalam penerapan IoT. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif, termasuk kebijakan insentif, penguatan infrastruktur digital, dan peningkatan literasi teknologi untuk mendukung implementasi IoT dalam manajemen rantai pasokan.
Optimasi Produktivitas Mesin Microfeed melalui Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE): Studi Kasus di Industri Manufaktur Ihsan Hadi Nugroho; Xander Salahudin; Fuad Hilmy
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.542

Abstract

Perkembangan industri manufaktur yang pesat menuntut peningkatan produktivitas, salah satunya melalui penerapan sistem pemeliharaan mesin yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interval waktu perawatan mesin, yaitu perawatan bulanan (tahun 2022) dan mingguan (tahun 2023), terhadap nilai availability, performance, quality, dan Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada mesin produksi Microfeed. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dan pengumpulan data aktual, mencakup waktu kerja mesin, waktu henti, hasil produksi, serta jumlah produk cacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2022, rata-rata nilai availability sebesar 61,68%, performance 75,50%, quality 100%, dan OEE 45,23%. Sedangkan pada tahun 2023, nilai availability meningkat menjadi 81,28%, performance 83,41%, quality tetap 100%, dan OEE meningkat menjadi 67,83%. Temuan ini menunjukkan bahwa perawatan dengan interval mingguan lebih efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas mesin produksi.