cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 600 Documents
Optimasi Tata Letak Fasilitas Produksi dengan Metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk Meningkatkan Efisiensi Material Handling Febriyanto, Bayu; Setiafindari, Widya
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.522

Abstract

Perusahaan di sektor industri kreatif menghadapi permasalahan tata letak fasilitas produksi yang belum optimal, menyebabkan ketidakefisienan dalam aliran material dan meningkatnya biaya material handling. Studi ini bertujuan untuk mengusulkan perbaikan tata letak fasilitas produksi menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna mengoptimalkan efisiensi perpindahan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perbaikan, jarak perpindahan material mencapai 102,5 meter per hari dengan biaya material handling sebesar Rp201.190 per hari. Setelah perbaikan tata letak, jarak perpindahan berkurang menjadi 79,5 meter per hari, sehingga biaya material handling menurun menjadi Rp165.066 per hari. Dengan demikian, implementasi metode SLP menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp35.584 atau sekitar 17% dibandingkan dengan tata letak awal. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan sejenis dalam meningkatkan efisiensi produksi melalui optimasi tata letak fasilitas.
Optimalisasi Penerapan Total Productive Maintenance Pada Mesin Mosher I Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness Kurniawan, Fajar; Muhammad Isnaini Hadiyul Umam; Ismu Kusumanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.526

Abstract

Mesin Mosher merupakan salah satu komponen utama dalam proses produksi bahan baku disebuah perusahaan multinasional di Indonesia yang berfokus pada industri semen. Mesin ini berfungsi sebagai penghancur material, sehingga efektivitas operasionalnya sangat berpengaruh terhadap kualitas produksi. Oleh karena itu, analisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) diperlukan untuk menilai efisiensi mesin dalam mendukung proses produksi. Penelitian ini menggunakan data dari pekerja shift 1 serta waktu operasi Mesin Mosher I selama dua minggu pertama bulan Februari 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan kegiatan monitoring dan maintenance secara berkala, namun masih terdapat total waktu downtime sebesar 528 menit, yang berpotensi mengurangi efektivitas mesin. Sebagai solusi, disarankan untuk melakukan inspeksi berkala secara lebih ketat, serta memastikan penggunaan suku cadang asli atau material dengan daya tahan lebih tinggi dalam proses penggantian komponen guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi downtime.
Transformasi Manajemen Rantai Pasokan Berbasis Internet of Things (IoT): Tinjauan Literatur Wahyudi, Bayu; Muhammad Danu; Fahrurrozi Mawasandi; Zakaria Nur Aziz; M. Fahrul Ghifari Rosyadi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.535

Abstract

Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan konektivitas dan interaksi antarobjek cerdas melalui jaringan internet. Dalam konteks manajemen rantai pasokan, IoT berperan dalam meningkatkan efisiensi, visibilitas, dan responsivitas operasional melalui integrasi perangkat pintar, seperti sensor, RFID, dan perangkat lunak. Namun, implementasi rantai pasok digital masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di negara berkembang yang mengalami keterbatasan dalam adopsi teknologi Industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran IoT dalam transformasi manajemen rantai pasokan serta mengidentifikasi tantangan utama dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis yang mencakup pengujian kualitas studi, pengumpulan dan karakterisasi data, analisis, interpretasi hasil, serta rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT memiliki peran krusial dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan distribusi, serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data dalam rantai pasokan. Namun, tantangan seperti keamanan data, biaya investasi tinggi, serta keterbatasan infrastruktur dan regulasi menjadi hambatan utama dalam penerapan IoT. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif, termasuk kebijakan insentif, penguatan infrastruktur digital, dan peningkatan literasi teknologi untuk mendukung implementasi IoT dalam manajemen rantai pasokan.
Optimasi Produktivitas Mesin Microfeed melalui Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE): Studi Kasus di Industri Manufaktur Ihsan Hadi Nugroho; Xander Salahudin; Fuad Hilmy
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.542

Abstract

Perkembangan industri manufaktur yang pesat menuntut peningkatan produktivitas, salah satunya melalui penerapan sistem pemeliharaan mesin yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interval waktu perawatan mesin, yaitu perawatan bulanan (tahun 2022) dan mingguan (tahun 2023), terhadap nilai availability, performance, quality, dan Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada mesin produksi Microfeed. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dan pengumpulan data aktual, mencakup waktu kerja mesin, waktu henti, hasil produksi, serta jumlah produk cacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2022, rata-rata nilai availability sebesar 61,68%, performance 75,50%, quality 100%, dan OEE 45,23%. Sedangkan pada tahun 2023, nilai availability meningkat menjadi 81,28%, performance 83,41%, quality tetap 100%, dan OEE meningkat menjadi 67,83%. Temuan ini menunjukkan bahwa perawatan dengan interval mingguan lebih efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas mesin produksi.
Optimasi Tata Letak Penyimpanan Kontainer Berbasis Utilitas dan Allowance untuk Meningkatkan Kapasitas dan Efisiensi Operasional Yevita Nursyanti; Sagita, Selfiana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.548

Abstract

Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan jasa depo kontainer, khususnya pada area penyimpanan kontainer, yang menghadapi permasalahan tata letak penyimpanan yang tidak optimal. Kontainer ditempatkan tidak hanya di area penyimpanan, tetapi juga di area stuffing dan stripping akibat kapasitas yang melebihi daya tampung. Saat ini, kapasitas penyimpanan hanya mampu menampung 600 kontainer berukuran 20', sementara rata-rata jumlah kontainer yang masuk mencapai 634 kontainer, sehingga diperlukan perancangan ulang tata letak untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mempertimbangkan luas allowance berdasarkan jenis material handling yang digunakan. Hasil perbaikan tata letak menunjukkan peningkatan kapasitas penyimpanan menjadi 694 kontainer dengan tingkat utilitas mencapai 93,4%. Selain itu, jumlah tumpukan kontainer ditingkatkan dari tiga tier menjadi empat tier serta dilakukan pemanfaatan area yang sebelumnya tidak bernilai tambah untuk blok penyimpanan baru (blok F). Lebar allowance juga ditingkatkan dari 12 meter menjadi 13,5 meter guna mendukung efektivitas pergerakan kontainer. Perbaikan tata letak ini berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kapasitas penyimpanan dan efisiensi operasional perusahaan. Dengan tata letak yang lebih optimal, depo dapat mengakomodasi volume kontainer yang lebih besar tanpa mengganggu alur kerja stuffing dan stripping, sehingga meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Mengapa Pengelolaan Talenta Masih Setengah Hati Setiawan, Priatna Agus
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.566

Abstract

Pengelolaan talenta merupakan faktor krusial dalam memastikan keberlanjutan dan daya saing organisasi. Namun, banyak perusahaan masih menerapkannya secara setengah hati, tanpa strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan lemahnya implementasi pengelolaan talenta serta dampaknya terhadap keberlanjutan dan daya saing organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus pada beberapa organisasi di berbagai sektor industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan talenta masih dilakukan secara setengah hati akibat kurangnya komitmen kepemimpinan, keterbatasan anggaran, serta kurangnya kesadaran akan dampak strategis pengelolaan talenta terhadap kinerja jangka panjang. Selain itu, banyak organisasi masih memandang investasi dalam pengembangan sumber daya manusia sebagai biaya, bukan sebagai aset strategis yang dapat meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan perlunya perubahan paradigma dalam strategi pengelolaan talenta, dengan menekankan pentingnya dukungan dari manajemen puncak serta alokasi sumber daya yang lebih optimal guna meningkatkan daya saing organisasi.
Desain User Experience (UX) Pada Website Smart City untuk Meningkatkan Aksesibilitas Layanan Publik Wijaya, Agustinus Fritz; Surya Mulyana, Teady Matius; Liunard, Garren Janico
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.582

Abstract

Perkembangan konsep smart city menuntut pemerintah untuk menyediakan layanan publik yang tidak hanya efisien dan terintegrasi, tetapi juga inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi desain user experience (UX) pada website smart city guna meningkatkan aksesibilitas digital, khususnya bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan lansia. Pendekatan Human-Centered Design (HCD) dan standar Web Content Accessibility Guidelines (WCAG 2.1) diintegrasikan dalam proses perancangan. Metode penelitian meliputi observasi, studi literatur, wawancara, penyebaran kuesioner, serta evaluasi heuristik dan usability testing terhadap prototipe website. Hasil pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) menunjukkan skor rata-rata 86,4 (kategori “Excellent”), dengan mayoritas pengguna dapat mengakses fitur utama dalam waktu kurang dari dua menit. Elemen UX seperti navigasi intuitif, kontras warna tinggi, kompatibilitas screen reader, dan desain responsif terbukti meningkatkan kenyamanan dan efektivitas interaksi pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis dalam pengembangan website smart city yang inklusif dan berorientasi pada pengguna, serta mendorong transformasi digital layanan publik yang berkelanjutan.
Penerapan Metode Statistical Process Control Dalam Pengendalian Kualitas Proses Produksi Tahu Dhiba, Aninda Putri; Arsiwi, Pramudi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.586

Abstract

Permintaan tinggi terhadap produk pangan mendorong Pabrik Tahu H. Fadhol untuk meningkatkan kualitas produknya dengan mengurangi jumlah produk cacat, yang saat ini rata-rata mencapai 29 tahu per hari. Jika kondisi ini terus berlanjut, dapat berdampak pada penurunan penjualan dan potensi kerugian. Untuk mengatasi permasalahan ini, digunakan metode Statistical Process Control (SPC) guna mengkaji sejauh mana efektivitas proses produksi yang berjalan serta mengidentifikasi kekurangan dan kelemahannya. Dari hasil kajian melalui diagram Pareto, tingkat kerusakan tertinggi adalah cacat kepotong dengan total 222 potong atau 37,88%, serta kerusakan hancur yang mencapai 364 potong atau 62,12%. Sedangkan capaian kemampuan proses (process capability) saat ini memiliki Cp sebesar 0,00 dengan indeks Cpk -1,54, yang menunjukkan bahwa proses produksi belum mampu menghasilkan tahu sesuai standar. Oleh karena itu, pabrik tahu H. Fadhol perlu mengendalikan proses produksinya agar mencapai nilai indeks kapabilitas Cpk minimal 1. Faktor utama penyebab produk cacat produksi tahu ini adalah aspek manusia dan metode. Rekomendasi perbaikan diperlukan seperti pelatihan SDM dan perbaikan metode kerja sebagai langkah peningkatan kualitas
Penentuan Penjadwalan Produksi Fabrikasi Baja dengan Pendekatan PDCA serta Metode FCFS dan SPT (Studi Kasus: PT. BSBMP) Muhammad Alfyan Rizqi Rahmadhani; Yanuar Pandu Negoro; Hidayat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.600

Abstract

Industri fabrikasi baja membutuhkan penjadwalan produksi yang efisien untuk meningkatkan produktivitas dan menekan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan penjadwalan di PT. BSBMP dengan mengintegrasikan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Action) serta metode First Come First Served (FCFS) dan Shortest Processing Time (SPT). Empat pesanan utama yang dianalisis meliputi Link Arm, Single Hanger, Lip Mount, dan Precast Skid, menggunakan perhitungan manual berbasis waktu proses aktual. Hasil penelitian menunjukkan metode FCFS menghasilkan waktu produksi rata-rata 57 hari, utilisasi 48%, dan keterlambatan rata-rata 9 hari. Sementara itu, metode SPT menurunkan waktu penyelesaian menjadi rata-rata 41 hari, tidak ada keterlambatan, dan meningkatkan utilisasi menjadi 67%, dan menghilangkan keterlambatan. Temuan ini menunjukkan metode SPT lebih optimal dalam efisiensi waktu dan kapasitas produksi, sementara integrasi PDCA menjadi kerangka kerja penting untuk perbaikan berkelanjutan dalam sistem penjadwalan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi efektivitas manajemen produksi di industri fabrikasi baja.
Analisa Pengaruh Suhu Tempering 440˚C, 460˚C, 480˚C Dengan Suhu Oli Quenching 50˚C Pada Baja 50CrV4 Terhadap Sifat Mekanis dan Struktur Mikro Zamrony Irawan; Lisa Puspita Aryanto; Meryanalinda
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.601

Abstract

Untuk memperoleh kualitas pegas daun yang memenuhi standar pelanggan, diperlukan serangkaian proses produksi yang kritis, salah satunya adalah proses heat treatment. Penelitian ini bertujuan mengembangkan material baru di PT X, yaitu baja 50CrV4, yang sebelumnya hanya menggunakan material SUP 9, SUP 11, dan SUP 11AM. Data yang dikumpulkan meliputi sifat mekanik dan struktur mikro baja 50CrV4 dengan variasi temperatur tempering 440˚C, 460˚C, dan 480˚C, serta temperatur oli pendingin 50˚C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa struktur mikro setelah tempering pada ketiga variabel (N1, N2, dan N3) sesuai standar, yaitu berupa struktur tempered martensite. Nilai kekerasan material 50CrV4 pada variabel N1 (457–478 Hv) melebihi batas maksimum standar kekerasan, pada N2 (434–455 Hv) mendekati batas atas standar, dan pada N3 (414–438 Hv) berada di kisaran tengah standar kekerasan. Berdasarkan temuan ini, untuk menghindari kegagalan proses heat treatment pada material baja 50CrV4, disarankan untuk memberikan identifikasi khusus pada material tersebut dan menetapkan parameter temperatur tempering yang spesifik