cover
Contact Name
Rengki Afria
Contact Email
jurnal.kalistra@unja.ac.id
Phone
+6282268070067
Journal Mail Official
jurnal.kalistra@unja.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Jambi Pinang Masak, Jln, Jambi - Ma. Bulian, KM.15 Mendalo Indah, Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Kajian Linguistik dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : 29638380     EISSN : 29637988     DOI : -
Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra merupakan jurnal ilmiah kebahasaan dan kesastraan yang diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi. Kalistra terbit tiga kali setahun setiap Mei, September, dan Januari. Jurnal Kalistra menerbitkan hasil penelitian ilmiah dalam kajian bahasa dan sastra yang meliputi linguistik teoretis, linguistik terapan, linguistik interdisipliner, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra interdisipliner, serta sastra dan politik identitas. Setiap artikel yang dimuat di Kalistra akan melalui proses penilaian oleh peer reviewer.
Articles 166 Documents
Representation of Women in Public and Private Spheres in Henrik Ibsen’s A Doll’s House Puspita, Rani; Samanik, Samanik; Maretha , Carla
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i2.42259

Abstract

This study examines Henrik Ibsen’s A Doll’s House through feminist frameworks, focusing on Nora’s navigation of 19th-century Norway’s public and private spheres. Using Simone de Beauvoir’s concept of “the Other” and Judith Butler’s theory of performativity, the analysis reveals how patriarchal norms shaped Nora’s subjugation and ultimate rebellion. The study highlights the play’s enduring relevance in advocating for gender equality and contributes to feminist literary criticism by exploring the intersection of gender, power, and societal norms. While previous studies have extensively analyzed Nora's character, this study explores how the play's portrayal of the duality of public and private spaces shapes Nora's rebellion against societal expectations. Furthermore, this study explores how Ibsen's work continues to resonate with contemporary audiences, highlighting the enduring relevance of his critique of gender inequality and the need for women's empowerment. By examining the enduring power of A Doll's House, the article argues that Ibsen's play continues to serve as a vital tool for understanding and challenging the structures that perpetuate gender inequality in the modern world. Abstrak Penelitian ini membahas drama Henrik Ibsen, Rumah Boneka, dari sudut pandang feminis. Kita akan melihat bagaimana Nora berjuang di tengah-tengah kehidupan publik dan pribadi di Norwegia abad ke-19. Dengan menggunakan konsep "The Other" dari Simone de Beauvoir dan teori performativitas Judith Butler, kita akan memahami bagaimana norma-norma patriarki menekan Nora dan akhirnya memicu pemberontakannya.  Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya drama ini dalam memperjuangkan kesetaraan gender, dan menambah wawasan kritik sastra feminis dengan melihat hubungan antara gender, kekuasaan, dan norma-norma sosial. Meskipun sudah banyak penelitian yang membahas karakter Nora, penelitian ini berfokus pada bagaimana penggambaran kehidupan publik dan pribadi dalam drama tersebut memengaruhi pemberontakan Nora terhadap harapan masyarakat. Penelitian ini juga akan mengeksplorasi bagaimana karya Ibsen masih relevan bagi penonton modern, menekankan kritiknya yang terus aktual tentang ketidaksetaraan gender dan pentingnya pemberdayaan perempuan. Dengan melihat dampak Rumah Boneka yang terus berlanjut, penelitian ini berpendapat bahwa drama Ibsen tetap menjadi alat yang ampuh untuk memahami dan menantang sistem yang menyebabkan ketidaksetaraan gender hingga saat ini.
Gangguan Berbahasa Pada Penyandang Tunagrahita di SLB (Sekolah Luar Biasa) Sri Soedewi Kota Jambi: Kajian Psikolinguistik Putri, Yuliani Eka; Kusmana, Ade; Putri, Aprilia Kartika
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.42353

Abstract

This study aims to explain and describe language disorders in the syntactic level in the sentence patterns of people with intellectual disabilities. The subjects of this study were students of class IX-C SLB Sri Soedewi, Jambi City named Fazza, Tama and Zahira. The analysis was carried out based on the compound sentence pattern. The method used in this study was descriptive qualitative. Data collection techniques used elicitation, recording and interviews. Data analysis techniques used were transcription, codification, classification, and data tabulation. The results of the data analysis showed that in compound sentences did not use conjunctions as connectors between clauses. Three (3) out of three (3) mentally retarded people of class IX-C at SLB Sri Soedewi constructed compound sentences without using the building elements, namely subject-predicate-conjunction-subject-predicate-conjunction. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan mengenai gangguan berbahasa dalam tataran sintaksis pada pola kalimat penyandang tunagrahita. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-C SLB Sri Soedewi kota Jambi yang bernama Fazza, Tama dan Zahira. Analisis dilakukan dengan berdasar pada pola kalimat majemuk. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan elisitasi, rekam dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu transkripsi, kodifikasi, klasifikasi dan tabulasi data. Hasil analisis data didapatkan bahwa pada kalimat majemuk tidak menggunakan konjungsi sebagai penghubung antar klausa. Tiga (3) dari tiga (3) penyandang tunagrahita kelas IX-C di SLB Sri Soedewi membangun kalimat majemuk tanpa menggunakan unsur pembangunnya yaitu subjek-predikat-konjungsi-subjek-predikat-konjungsi.
Kata Sapaan dalam Bahasa Duano: Kajian Sosiolinguistik Chotimah, Khusnul; Kusmana, Ade; Amri, Ulil
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.42366

Abstract

This study aims to analyze the types of greeting words used in the Duano language. This study uses a descriptive qualitative approach conducted in Tanjung Solok Village from December 2024 until January 2025. The research data is obtain trough interviews with Duano language speakers. The research data is in the form of greeting vocabularies. The result of the studyfound six tupes of greetings, including personal name greetings founds six four data, personal pronoun greetngs found seven data, kinship greeting found 40 data, title greetings found three data, rank and positon greetings found eight data, and professional greetings found ten data. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kata sapaan yang digunakan dalam bahasa Duano. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan di Kelurahan Tanjung Solok pada Desember 2024 sampai dengan Januari 2025. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan informan penutur bahasa Duano. Data penelitian ini berupa kosakata sapaan. Hasil penelitian menemukan sebanyak enam jenis sapaan, di antaranya yaitu sapaan nama diri ditemukan sebanyak empat data, sapaan pronomina persona ditemukan sebanyak tujuh data, sapaan kekerabatan ditemukan sebanyak 46 data, sapaan gelar ditemukan sebanyak tiga data, sapaan pangkat dan jabatan ditemukan sebanyak delapan data, dan sapaan profesi ditemukan sebanyak sepuluh data.
Representasi Nilai Filsafat Stoikisme Tokoh Utama Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye Firliyana, Nur; Fitrah, Yundi; Rahariyoso, Dwi
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.42383

Abstract

This study aims to analyze the representation of Stoicism philosophical value ​in the main character in the novel Tentang Kamu by Tere Liye. The value is in the form of a dichotomy of control. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection using reading and note-taking techniques on the research object of the novel Tentang Kamu by Tere Liye. The data is in the form of the main character's character that represents the dichotomy of control of Stoicism philosophical values ​​which are analyzed using the nature of characterization by Burhan Nurgiyantoro. The results of the study showed twelve data on the dichotomy of control values ​​consisting of descriptions through narration 2 data, descriptions through the main character's dialogue 1 data, descriptions through interactions between other characters 3 data, descriptions through the thoughts of other characters towards the main character 2 data. Based on the results of the study, it can be concluded that the main character in the novel Tentang Kamu represents the value ​of Stoicism philosophy. Proven by the findings in the form of dichotomy of control value ​​fulfilling all elements of the nature of characterization so that the representation of dichotomy of control values ​​through the main character is easily understood by the reader. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis repsentasi nilai filsafat Stokisme tokoh utama novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Nilai tersebut berupa dikotomi kendali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data penelitian teknik baca dan catat pada objek penelitian novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Data berupa karakter tokoh utama yang merepresentasikan dikotomi kendali nilai filsafat Stoikisme dianalisis menggunakan hakikat penokohan oleh Burhan Nurgiyantoro.   Hasil penelitian menunjukkan nilai dikotomi kendali terdiri atas deskripsi melalui narasi 2 data, deskripsi melalui dialog tokoh utama 1 data, deskripsi melalui interaksi antar tokoh lain 3 data, deskripsi melalui pikiran tokoh lain terhadap tokoh utama 2 data. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan tokoh utama novel Tentang Kamu merepresentasikan nilai filsafat Stoikisme, dibuktikan dengan nilai dikotomi kendali memenuhi semua unsur hakikat penokohan sehingga representasi nilai dikotomi kendali tokoh utama dipahami dengan mudah oleh pembaca.
Analisis Campur Kode Pada Film Kaka Boss Karya Arie Kriting: Kajian Sosiolinguistik Siha, Ainun
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.42402

Abstract

This study aims to analyze code-switching and the factors that cause code-switching in the movie Kaka Boss. The research found various types of code-switching and factors that contribute to code- switching in the movie Kaka Boss. This study uses a descriptive qualitative approach. The data collected are conversations from the movie Kaka Boss, and the data source is the movie Kaka Boss available on  Netflix. The  techniques used  to  collect data  are listening and note-taking techniques. The data collected are then analyzed using Del Hymes' SPEAKING qualitative data analysis technique. The results of this study show that code-switching in the movie can be categorized into two types: internal code-switching and external code-switching. The factors that contribute to code- switching are also categorized into two types: attitude background and linguistic background abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis campur kode dan fakor penyebab    terjadinya    campur    kode    dalam    film    kaka    boss terdapat   jenis-jenis campur kode dan faktor penyebab terjadinya campur kode dalm film kaka boss. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Setelah itu data merupakan tuturan percakapan dalam film Kaka Boss dan sumber data merupakan film Kaka Boss tayangan di aplikasi Netflix.   Adapun teknik   yang  digunakan   untuk   memperoleh   data   yaitu,   teknik simak dan teknik catat. Kemudian data yang diperoleh dianalsis menggunakan teknik analisis data kualitatif teori Del Hymes SPEAKING. Hasil penelitian ini adalah campur kode pada film yang terdapat Jenis-jenis campur kode dibagi menjadi dua yaitu, campur kode internal dan campur kode eksternal. Faktor penyebab terjadinya campur kode dibagi menjadi dua yaitu, latar belakang sikap  dan latar belakang kebahasaan
Analisis Kaidah Kebahasaan Teks Berita di Website unja.ac.id Aspinanda, Gemisya; Kusmana, Ade; Yusra, Hilman
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i2.42415

Abstract

This study aims to analyze the language rules in writing news on the unja.ac.id website, especially news about outstanding students. The study uses a qualitative approach with a document/text study method. Data in the form of sentences containing the language rules of news texts are taken from news about outstanding students on the website. The results of the study indicate that the language rules of the news texts are lacking: three texts do not use the conjuncition “that”, and two texts do not have temporal conjuctions. Thus, there are still improvements in the use of language rules.  Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis kaidah kebahasaan dalam penulisan berita di website unja.ac.id, khususnya berita tentang mahasiswa berprestasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen/teks. Data berupa kalimat yang mengandung kaidah kebahasaan teks berita diambil dari berita mahasiswa berprestasi di website tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah kebahasaan teks berita terdapat kekurangan: tiga teks tidak menggunakan konjungsi "bahwa", dan dua teks tidak memiliki konjungsi temporal. Dengan demikian, masih terdapat perbaikan dalam penggunaan kaidah kebahasaan.
Penamaan Usaha Mikro di Wilayah Perbatasan Jambi – Riau: Kajian Lanskap Linguistik Teresia , Meisinta Ayu; Kusmana, Ade; Izar, Julisah
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.42441

Abstract

This study aims to see the information function and symbolic function of naming micro-businesses in the Jambi-Riau Border area with a Linguistic Landscape Study. The research method is descriptive with a qualitative approach. After that, the data obtained were in the form of interview results and visual portraits of business nameplates located in the Jambi-Riau Border Area, precisely in Suban Village and Sungai Penoban Village, Batang Asam District. Data was obtained from thirty-two informants. The techniques used to obtain data were Observation, Interviews and Visual Portraits. Then the data obtained were analyzed using descriptive analysis techniques. Based on research that has been conducted in the Jambi-Riau border area, monolingual, bilingual, and multilingual forms were found in naming business names. Monolingual and bilingual forms dominate business names in the Jambi-Riau border area. Based on the information function, it shows the use of regional languages, foreign languages, and personal power in naming business names in the Jambi-Riau border area. Abstrak Peneltian ini bertujuan untuk  melihat fungsi informasi dan fungsi simbolik penamaan usaha mikro di wilayah Perbatasan Jambi – Riau  dengan Kajian Lanskap Linguistik. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Setelah itu data yang diperoleh berupa hasil wawancara dan potret visual papan nama usaha yang berada di Wilayah Perbatasan Jambi – Riau tepatnya di Desa Suban dan Desa Sungai Penoban Kecamatan Batang Asam. Data diperoleh dari tiga puluh dua Informan. Adapun Teknik yang digunakan untuk memperoleh data yaitu Observasi, Wawancara dan Potret Visual. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di wilayah perbatasan Jambi – Riau ditemukan bentuk monolingual, bilingual, dan multilingual dalam penamaan nama usaha. Bentuk monolingual dan bilingual mendominasi penamaan usaha di wilayah perbatasan Jambi-Riau. Berdasarkan fungsi informasi, menunjukan adanya penggunaan Bahasa daerah, Bahasa asing, dan kekuasaan pribadi dalam penamaan nama usaha di wilayah perbatasan Jambi Riau.
Nilai Pendidikan Pada Dialog Tokoh dalam Film Animasi Kiko Season 2 Guna Mengetahui Ideologi yang Terkandung di Dalamnya Wahyuni, Eka Sri
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i2.42482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai Pendidikan Pada Dialog Tokoh dalam Film Animasi Kiko Season 2 Guna Mengetahui Ideologi yang Terkandung Di dalamnya. Data di analisis secara kualitatif dengan metode deskriptif. Data dan sumber data merupakan kata, frasa, kalimat yang terdapat pada dialog antar tokoh dalam film animasi Kiko season 2. Kemudian teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil dari penelitian ini ditemukan 31 data analisis secara keseluruhan, yakni 23 data analisis yang menunjukkan nilai pendidikan, yang terdiri dari: 7 data nilai pendidikan budi pekerti, 4 data nilai pendidikan kecerdasan, 3 data nilai pendidikan soial, 1 data nilai pendidikan jasmani, 7 data nilai pendidikan religius, dan 1 data nilai pendidikan kesejahteraan keluarga. Kemudian 8 data lain yang ditemukan adalah data akhir, yaitu ideologi. Dimana ideologi tersebut menemukan 2  data ideologi. Data pertama adalah ideologi Humanisme, dan menemukan 7 data yang merupakan ideologi humanisme. Dan 1 data ideologi kapitalisme. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai Pendidikan Pada Dialog Tokoh dalam Film Animasi Kiko Season 2 Guna Mengetahui  Ideologi  yang  Terkandung  Di  dalamnya.  Data  di  analisis secara kualitatif dengan metode deskriptif. Data dan sumber data merupakan kata, frasa, kalimat yang terdapat pada dialog antar tokoh dalam film animasi Kiko season 2. Kemudian teknik pengumpulan data dilakukan  dengan  teknik  simak  dan  catat.  Hasil  dari  penelitian  ini ditemukan 31 data analisis secara keseluruhan, yakni 23 data analisis yang menunjukkan nilai pendidikan, yang terdiri dari: 7 data nilai pendidikan budi pekerti, 4 data nilai pendidikan kecerdasan, 3 data nilai pendidikan soial, 1 data nilai pendidikan jasmani, 7 data nilai pendidikan religius, dan 1 data nilai pendidikan kesejahteraan keluarga. Kemudian 8 data  lain  yang  ditemukan  adalah  data  akhir,  yaitu  ideologi.  Dimana ideologi  tersebut  menemukan  2  data  ideologi.  Data  pertama  adalah ideologi Humanisme, dan menemukan 7 data yang merupakan ideologi humanisme. Dan 1 data ideologi kapitalisme.
Inventarisasi Leksikon Pada Lingkungan Flora dan Fauna di Jambi Kota Seberang: Kajian Ekolinguistik Al-Munawar, Diak Ulhak
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i2.42692

Abstract

Penelitian ini membahas ekolinguistik sebagai kajian hubungan antara bahasa dan lingkungan, yang menggambarkan bagaimana manusia memanfaatkan alam dalam ekspresi pemikiran melalui leksikon. Salah satu wujud keterhubungan ini terlihat pada penggunaan leksikon sebagai alat pelacak ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi leksikon flora dan fauna di Jambi Kota Seberang dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 40 leksikon fauna dan 35 leksikon flora yang masih digunakan oleh masyarakat setempat. Leksikon-leksikon tersebut didominasi oleh kata dasar dalam kategori nomina, dengan sebagian besar merujuk pada lingkungan biotik. Pola penamaan leksikon flora dan fauna dipengaruhi oleh karakteristik fisik, habitat, serta fungsi dalam kehidupan masyarakat.
Wracking the Stereotype: Freedom Expression in Woman on "Man! I Feel Like a Woman!" Shania Twain Song's Lyric Simanjuntak, Juni Santa; Sinaga, Muhammad Hidayatullah Tuahta; Trifena, Atalya; Rangkuti, Rahmadsyah
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i2.42774

Abstract

This study analyzes the song "Man! I Feel Like a Woman!" by Shania Twain using Sara Mills' feminist stylistic theory of three linguistic levels, namely words, phrases, and discourse to explore the lyrics that try to wrack various stereotypes attached to women, especially freedom of expression. This study uses a descriptive-qualitative method and explain the results on the word, sentence, and discourse level. Word-level analysis reveals generic pronouns and nouns emphasizing collective female identity. The phrase level reveals ready-made phrases, presuppositions and inferences, metaphors and transitive choices such as material, mental, relational, and existential that illustrate various aspects that wrack stereotypes against women. Discourse-level analysis reveals characterization, focalization, and schemata that provide deeper insight into the perspectives of the characters in the song. Overall, three-level analysis are in line with feminist principles, emphasizing to wracking stereotypes of freedom expression against women as the main theme. Abstrak Studi ini menganalisis lagu "Man! I Feel Like a Woman!" oleh Shania Twain menggunakan teori gaya feminis Sara Mills dari tiga tingkat linguistik, yaitu kata-kata, frasa, dan wacana untuk mengeksplorasi lirik yang mencoba merobek berbagai stereotip yang melekat pada perempuan, terutama kebebasan berekspresi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dan menjelaskan hasilnya pada tingkat kata, kalimat, dan wacana. Analisis tingkat kata mengungkapkan kata ganti dan kata benda generik yang menekankan identitas perempuan kolektif. Tingkat frasa mengungkapkan frasa siap pakai, praanggapan dan kesimpulan, metafora dan pilihan transitif seperti material, mental, relasional, dan eksistensial yang menggambarkan berbagai aspek yang merusak stereotip terhadap perempuan. Analisis tingkat wacana mengungkapkan karakterisasi, fokalisasi, dan skema yang memberikan wawasan lebih dalam tentang perspektif karakter dalam lagu. Secara keseluruhan, analisis tiga tingkat sejalan dengan prinsip-prinsip feminis, menekankan pada stereotip kebebasan berekspresi terhadap perempuan sebagai tema utama.