cover
Contact Name
Daud Pamungkas
Contact Email
daudp@unsur.ac.id
Phone
+6285721613541
Journal Mail Official
alinea@unsur.ac.id
Editorial Address
Jalan Dr. Muwardi, Cianjur, 43216 Telp/fak 0263 262284
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
ISSN : 23016345     EISSN : 26147599     DOI : 10.35194/alinea.v1i1
Alinea is a scientific journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Suryakancana that covers various issues related to the learning of bahasa Indonesia. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been studied in the area of learning bahasa-sastra Indonesia.
Articles 138 Documents
Agresi sebagai Mekanisme Pertahanan Dominan pada Diri Wayan Setiawan, Muamar Dwi; Ghani, Raditya Haickal Abdul; Nugroho, Rudi Adi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 14, No 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.4990

Abstract

This article discusses the personality of Wayan in the drama "Bila Malam Bertambah Malam" by Putu Wijaya using a literary psychology approach based on Sigmund Freud's psychoanalytic theory. This study uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques in the form of text analysis and literature study. The main data is in the form of dialogues that reflect Wayan's personality. The results of the analysis show that Wayan's personality structure is dominated by the id aspect, which reflects his desire to fight the injustice of the caste system and regain the love of Gusti Biang. The dynamics of Wayan's personality are influenced by his interactions with other characters and the conflicting instincts of life and death. The anxiety he experiences is largely caused by social pressure symbolized by the character of Gusti Biang. In facing conflict, Wayan relies on defense mechanisms such as aggression, rationalization, and regression, which help convey his anxiety and maintain emotional stability. This study provides new insights into the relationship between character personality and social context in literary works. Keywords: literary psychology; drama script; Sigmund Freud Abstrak Artikel ini membahas kepribadian tokoh Wayan dalam drama ”Bila Malam Bertambah Malam” karya Putu Wijaya menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis teks dan studi kepustakaan. Data utama berupa dialog yang mencerminkan kepribadian Wayan. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur kepribadian Wayan didominasi oleh aspek id, yang mencerminkan keinginannya untuk melawan ketidakadilan sistem kasta dan mendapatkan kembali cinta Gusti Biang. Dinamika kepribadian Wayan dipengaruhi oleh interaksinya dengan tokoh lain serta naluri kehidupan dan kematian yang saling bertentangan. Kecemasan yang dialaminya sebagian besar disebabkan oleh tekanan sosial yang dilambangkan melalui karakter Gusti Biang. Dalam menghadapi konflik, Wayan mengandalkan mekanisme pertahanan berupa agresi, rasionalisasi, dan regresi, yang membantu menyampaikan kecemasannya serta mempertahankan kestabilan emosional. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara kepribadian tokoh dan konteks sosial dalam karya sastra. Katakunci: psikologi sastra; naskah drama; Sigmund Freud
Bahasa Retoris Tokoh dalam Film "Ngeri-Ngeri Sedap" karya Bene Dion Rajagukguk Novitasari, Lusy; Nurzhita Dewi, Silvia; Munifah, Siti
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 14 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.4697

Abstract

This article describe the form and function of rhetorical language in the film Ngeri-Ngeri Sedap by Bene Dion Rajagukguk. This research is a qualitative descriptive research, using a pragmatic approach. The data collection technique in this research uses the Content Analysis method or often known as Content Analysis. The data analysis technique uses the Miles and Hubberman technique which consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the analysis carried out, researchers found 5 types of rhetorical language including: (1) getting agreement on 5 data; (2) hedge 3 data; (3) some questions 5 data; (4) ending question 2 data; and (5) talk to yourself 2 data. Researchers also found 4 functions of rhetorical language including: (1) satirical function 7 data; (2) 1 data advisory function; (3) 4 data support function; and 1 data introspection function. Keywords: film; pragmatics; rhetorical Abstrak Artikel ini mendeskripsikan bentuk dan fungsi bahasa retoris dalam film Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dion Rajagukguk. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode Conten Analysis atau sering dikenal dengan Analisis Isi. Teknik analisis data menggunakan teknik Miles dan Hubberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, peneliti menemukan 5 jenis bahasa retoris tersebut meliputi : (1) mendapatkan kesepakatan 5 data; (2) lindung nilai 3 data; (3) beberapa pertanyaan 5 data; (4) mengakhiri pertanyaan 2 data; dan (5) bicara sendiri 2 data. Peneliti juga menemukan 4 fungsi bahasa retoris meliputi: (1) fungsi sindiran 7 data; (2) fungsi nasehat 1 data; (3) fungsi dukungan 4 data; dan fungsi introspeksi 1 data. Katakunci: film; pragmatik; retoris
Orientasi Nilai Budaya dalam Cerpen "Ngaben Sederhana" karya I Made Sugiyanto Dewi, Tiara Tri; Ramadhan, Syahrul; Amir, Amril
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 14 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.4757

Abstract

In a cultural context, short stories are often used to reflect the values, norms, and customs of the society in which they are set. This article will describe the cultural orientation and nature of human relationships, both vertically, horizontally, and individually, in the short story "Ngaben Sederhana" by I Made Sugiyanto. Furthermore, the implications of the research findings for students' learning and cultural understanding are also discussed. The type of research used is qualitative research with a descriptive method. The data in this study are words or sentences contained in the short story. The data source used is the short story. The data collection technique in this study uses documentary study techniques. The results of the study indicate that there are relationships between humans that are vertical, horizontal, and individual. The results of the study can be used as teaching materials for short story text material. Keywords: culture; short stories; values Abstrak Dalam konteks budaya, cerpen sering digunakan untuk merefleksikan nilai-nilai, norma, dan kebiasaan masyarakat tempat cerita itu dibuat. Artikel ini akan mendeskripsikan orientasi budaya dan hakikat hubungan manusia dengan manusia baik secara vertikal, horizontal, dan maupun individual dalam cerpen Ngaben Sederhana karya I Made Sugiyanto. Selain itu, dibahas juga implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran dan pemahaman budaya siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kata atau kalimat yang terdapat dalam cerpen. Sumber data yang digunakan adalah cerpen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antar manusia yang bersifat vertikal, horizontal, dan individual. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan ajar pada materi teks cerpen Katakunci: budaya; cerpen; nilai
Tindakan Sosial Tokoh dalam Novel "Gadis Kretek" karya Ratih Kumala Irhamna, Irhamna -; Fadillah, Indah; Mahiroh, Hanifah
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 14 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.4962

Abstract

This article describes the social actions of the characters in the novel "Gadis Kretek" by Ratih Kumala using Max Weber's theory which explains that human behavior to achieve a goal is influenced by interactions with others. The appropriateness of the meaning of behavior will lead to an understanding of the form of goals desired by each character, such as Idroes Moeria, Dasiyah, Soedjagad, Lebas, Soeraja, Tegar and Roemaisa. The method used is qualitative descriptive with data collection techniques in the form of literature studies. The collected data will be analyzed using Max Weber's theory of social action. The results of this study indicate that the characters in the novel Gadis Kretek carry out four types of social actions, namely instrumental rational, value-oriented social actions, traditional social actions and affective social actions. Keywords: novel; social action; character Abstrak Artikel ini mendeskripsikan tindakan sosial tokoh dalam novel “Gadis Kretek” karya Ratih Kumala menggunakan teori Max Weber yang menjelaskan bahwa perilaku manusia untuk mencapai suatu tujuan dipengaruhi oleh interaksi dengan orang lain. Kesesuaian makna perilaku akan berujung pada pemahaman tentang bentuk tujuan yang diinginkan oleh masing-masing tokoh, seperti Idroes Moeria, Dasiyah, Soedjagad, Lebas, Soeraja, Tegar dan Roemaisa. Metode yang digunakan adalah dekriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Data yang sudah terkumpul akan dianalisis menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para tokoh dalam novel Gadis Kretek melakukan keempat jenis tindakan sosial yaitu rasional instrumental, tindakan sosial berorientasi nilai, tindakan sosial tradisional dan tindakan sosial afektif. Katakunci: novel; tindakan sosial; tokoh
Kemampuan Mahasiswa dalam Mengkonstruksi Paragraf di Era Digital Sudika, Aryandi; R., mantasiah; Juanda, Juanda
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 14 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.4964

Abstract

Writing skills play an important role in supporting academic and professional communication, especially in the technology-dominated digital era. This study uses a qualitative approach to analyse students' ability to structure paragraphs, discover their strengths and weaknesses, and explore the influence of digital technology in learning to write. The findings show that students face challenges in constructing topic sentences, developing ideas, and stringing together relevant supporting sentences. Digital media, such as social media and blended learning, help them understand different types of writing, but the quality of the paragraphs produced has not met academic standards. The use of digital technologies, including platforms such as Facebook, improved students' motivation and writing performance and helped distinguish between informal and formal writing. The blended technology-based learning approach is effective in gradually improving writing skills, although further strategies are needed to ensure the quality of writing meets academic standards in the digital era. This research makes a novel contribution by presenting an innovative approach that leverages specific digital platforms, such as Facebook, supplemented with metadata to analyse its impact on the development of academic writing skills. Keywords: paragraph writing skills; learning; technology Abstrak Keterampilan menulis memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi akademik dan profesional, terutama di era digital yang didominasi teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam menyusun paragraf, menemukan kelebihan dan kelemahan mereka, serta mengeksplorasi pengaruh teknologi digital dalam pembelajaran menulis. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi tantangan dalam menyusun kalimat topik, mengembangkan ide, dan merangkai kalimat pendukung yang relevan. Media digital, seperti media sosial dan pembelajaran campuran, membantu mereka memahami berbagai jenis tulisan, tetapi kualitas paragraf yang dihasilkan belum memenuhi standar akademik. Penggunaan teknologi digital, termasuk platform seperti Facebook, meningkatkan motivasi dan performa menulis mahasiswa serta membantu membedakan tulisan informal dan formal. Pendekatan pembelajaran berbasis teknologi campuran efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis secara bertahap, meskipun diperlukan strategi lebih lanjut untuk memastikan kualitas tulisan memenuhi standar akademik di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menghadirkan pendekatan inovatif yang memanfaatkan platform digital tertentu, seperti Facebook, yang dilengkapi dengan metadata untuk menganalisis dampaknya terhadap pengembangan keterampilan menulis akademik. Katakunci: keterampilan menulis paragraf; pembelajaran; teknologi _______
Agresi sebagai Mekanisme Pertahanan Dominan pada Diri Wayan Setiawan, Muamar Dwi; Ghani, Raditya Haickal Abdul; Nugroho, Rudi Adi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 14 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.4990

Abstract

This article discusses the personality of Wayan in the drama "Bila Malam Bertambah Malam" by Putu Wijaya using a literary psychology approach based on Sigmund Freud's psychoanalytic theory. This study uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques in the form of text analysis and literature study. The main data is in the form of dialogues that reflect Wayan's personality. The results of the analysis show that Wayan's personality structure is dominated by the id aspect, which reflects his desire to fight the injustice of the caste system and regain the love of Gusti Biang. The dynamics of Wayan's personality are influenced by his interactions with other characters and the conflicting instincts of life and death. The anxiety he experiences is largely caused by social pressure symbolized by the character of Gusti Biang. In facing conflict, Wayan relies on defense mechanisms such as aggression, rationalization, and regression, which help convey his anxiety and maintain emotional stability. This study provides new insights into the relationship between character personality and social context in literary works. Keywords: literary psychology; drama script; Sigmund Freud Abstrak Artikel ini membahas kepribadian tokoh Wayan dalam drama ”Bila Malam Bertambah Malam” karya Putu Wijaya menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis teks dan studi kepustakaan. Data utama berupa dialog yang mencerminkan kepribadian Wayan. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur kepribadian Wayan didominasi oleh aspek id, yang mencerminkan keinginannya untuk melawan ketidakadilan sistem kasta dan mendapatkan kembali cinta Gusti Biang. Dinamika kepribadian Wayan dipengaruhi oleh interaksinya dengan tokoh lain serta naluri kehidupan dan kematian yang saling bertentangan. Kecemasan yang dialaminya sebagian besar disebabkan oleh tekanan sosial yang dilambangkan melalui karakter Gusti Biang. Dalam menghadapi konflik, Wayan mengandalkan mekanisme pertahanan berupa agresi, rasionalisasi, dan regresi, yang membantu menyampaikan kecemasannya serta mempertahankan kestabilan emosional. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara kepribadian tokoh dan konteks sosial dalam karya sastra. Katakunci: psikologi sastra; naskah drama; Sigmund Freud
Wacana Sekolah Gratis di Metro TV: Analisis Kritis Van Dijk Sindi, Agustina; Patriantoro, Patriantoro
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 15 No. 1 (2026): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the construction of the “ Sekolah Rakyat Gratis” discourse in digital media using Teun A. van Dijk’s Critical Discourse Analysis model. The research employs a qualitative approach by examining three dimensions of discourse: text structure (macrostructure, superstructure, and microstructure), social cognition, and social context in a Metro TV YouTube broadcast. The findings reveal that the media frames the program critically with a tendency toward skepticism, indicated by the dominance of opposing sources, the use of rhetorical diction, and semantic strategies that reinforce criticism. The constructed social cognition reflects a cautious attitude toward populist programs ahead of elections, while the social context highlights educational inequality and declining public trust in institutions. This study confirms that media discourse is not neutral but functions as an instrument of ideological reproduction. Therefore, critical public awareness is needed in interpreting media discourse. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi wacana “Sekolah Rakyat Gratis” dalam media digital menggunakan model Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menganalisis tiga dimensi wacana, yaitu struktur teks (makro, super, dan mikro), kognisi sosial, dan konteks sosial pada tayangan Metro TV di YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media membingkai program tersebut secara kritis dengan kecenderungan skeptis melalui dominasi narasumber kontra, penggunaan diksi retoris, serta strategi semantik yang menguatkan kritik. Kognisi sosial yang dibangun merepresentasikan kehati-hatian terhadap program populis menjelang pemilu, sementara konteks sosial menunjukkan adanya ketimpangan pendidikan dan krisis kepercayaan publik. Penelitian ini menegaskan bahwa media tidak bersifat netral, melainkan berperan dalam reproduksi ideologi. Oleh karena itu, diperlukan sikap kritis masyarakat dalam memahami wacana media
Pemanfaatan Aplikasi MiMind dalam Meningkatkan Pembelajaran Menulis Puisi Ode Bertema Tokoh Cianjur Susilawati, Dede; Maryam, Siti; Adawiyah, Aprilla
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 14 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.5302

Abstract

This article to describe the utilization of MiMind application in improving the learning outcomes of writing ode poetry in class XI students of MAN 1 Cianjur. The research method used was an experiment with a One-Group Pretest-Posttest design, The results showed a significant improvement in the ability to write ode poetry after using MiMind application, especially in the aspects of theme, diction and imagery. This can be seen from the increase in students' average scores, from 50.55 in the initial test (pretest) to 88.88 in the final test (posttest). The Wilcoxon hypothesis test obtained an Asymp. Sig. (2-tailed) 0.00 (
Mata dan Manusia Laut Karya Okky Madasari: Tinjauan Ekokritik Greg Garrard Juanda, Juanda
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 14 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v14i2.5479

Abstract

This article explores the representation of human and environmental relationships in Okky Madasari's novel “Mata dan Manusia Laut” using Greg Garrard's ecocritical approach. This theoretical framework has six main aspects: pollution, wilderness, disaster, settlement, animals, and the earth. This research method is qualitative with a descriptive-analytical approach. The data comes from direct quotations in the text that represent environmental issues. Data analysis was conducted using NVivo software. The results of data analysis show that this novel voices criticism of the damage to marine and coastal ecology due to human activities, as well as the importance of ecological awareness through the main character, Mata, and her interactions with nature and the Bajo tribe. The novel not only conveys a moral message about environmental conservation but also raises the social inequality experienced by indigenous coastal communities facing modernization and exploitation. The most dominant aspect is pollution, with a coverage of 14.68%, indicating the high representation of environmental damage due to waste, marine pollution, and unsustainable human activities in the novel's narrative. The contribution of the research provides input to the government to make rules on environmental conservation that are pro-coastal people. Future research is the curriculum content of literature teaching materials on environmental themes. Keywords: ecocriticism; Greg Garrard; environment; humans and nature Abstrak Artikel ini mengeksplorasi representasi hubungan manusia dan lingkungan dalam novel “Mata dan Manusia Laut” karya Okky Madasari dengan pendekatan ekokritik Greg Garrard. Kerangka teori ini, terdapat enam aspek utama, yaitu: polusi, hutan belantara, bencana, pemukiman, binatang, dan bumi. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data bersumber dari kutipan-kutipan langsung dalam teks yang merepresentasikan isu-isu lingkungan. Analisis data menggunakan software nvivo. Hasil analisis data menunjukkan bahwa novel ini menyuarakan kritik terhadap kerusakan ekologi laut dan pesisir akibat ulah manusia, serta pentingnya kesadaran ekologis melalui tokoh utama, Mata, dan interaksinya dengan alam serta masyarakat suku Bajo. Novel ini tidak hanya menyampaikan pesan moral tentang pelestarian lingkungan, tetapi mengangkat ketimpangan sosial yang dialami masyarakat adat pesisir menghadapi modernisasi dan eksploitasi. Aspek yang paling dominan adalah polusi, dengan cakupan sebesar 14,68% yang menandakan tingginya representasi kerusakan lingkungan akibat limbah, pencemaran laut, dan aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan dalam narasi novel. Kontribusi penelitian memberikan masukan kepada pemerintah untuk membuat aturan tentang pelestarian lingkungan yang pro pada rakyat pesisir. Penelitian ke depan adalah muatan kurikulum materi pengajaran sastra tema lingkungan. Katakunci: ekokritik; Greg Garrard; lingkungan; manusia dan alam
Penggunaan Aplikasi Sipebi dan ChatGPT sebagai Instrumen Evaluasi Linguistik dalam Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Darmawan, Arief
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 15 No. 1 (2026): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes the use of the Indonesian Spelling Editing Application (Sipebi) and ChatGPT in evaluating students' scientific work. The research method used is descriptive qualitative with reading and listening techniques for papers, mini-research, and theses. The main instrument of this research is the researcher with the help of Sipebi and ChatGPT tools. The results show that Sipebi is effective in detecting formal errors, such as spelling, capitalization, loanwords, and punctuation, but Sipebi is limited in assessing semantic aspects, pragmatics, and academic register suitability. In contrast, ChatGPT is able to provide a more comprehensive analysis, covering diction, syntactic structure, discourse logic, and paragraph cohesion and coherence. ChatGPT also provides alternative sentence corrections that are in accordance with academic writing styles. Thus, the collaboration between Sipebi and ChatGPT can provide a more complete, accurate, and contextual evaluation, towards improving the quality of students' scientific work. Abstrak Artikel ini mendeskripsikan penggunaan Aplikasi Penyuntingan Ejaan Bahasa Indonesia (Sipebi) dan ChatGPT dalam mengevaluasi karya ilmiah mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan simak terhadap makalah, mini riset, dan skripsi. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti dengan alat bantu Sipebi dan ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sipebi efektif dalam mendeteksi kesalahan formal, seperti ejaan, kapitalisasi, penulisan kata serapan, dan tanda baca, tetapi Sipebi terbatas dalam menilai aspek semantik, pragmatik, serta kesesuaian register akademik. Sebaliknya, ChatGPT mampu memberikan analisis yang lebih komprehensif, mencakup diksi, struktur sintaksis, logika wacana, hingga kohesi dan koherensi paragraf. ChatGPT juga memberikan alternatif perbaikan kalimat yang sesuai dengan gaya penulisan akademik. Dengan demikian, kolaborasi antara Sipebi dan ChatGPT dapat memberikan evaluasi yang lebih utuh, akurat, dan kontekstual, terhdap peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa