cover
Contact Name
Daud Pamungkas
Contact Email
daudp@unsur.ac.id
Phone
+6285721613541
Journal Mail Official
alinea@unsur.ac.id
Editorial Address
Jalan Dr. Muwardi, Cianjur, 43216 Telp/fak 0263 262284
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
ISSN : 23016345     EISSN : 26147599     DOI : 10.35194/alinea.v1i1
Alinea is a scientific journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Suryakancana that covers various issues related to the learning of bahasa Indonesia. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been studied in the area of learning bahasa-sastra Indonesia.
Articles 118 Documents
Pola Asuh Orang Tua terhadap Psikis Anak dalam Tiga Cerpen Indonesia Utami*, Zahwa Febby; Sarifah, Riski Nur
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 1 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i1.4017

Abstract

The focus of this article is on the parenting pattern depicted in the short story by Leila S. Chudori entitled "Adila", then the short story by Eka Kurniawan entitled “Si Cantik Yang Tak Boleh Keluar Malam”, and the short story by Ratna Indraswari Ibrahim entitled "Anting". Thus, this article will describe (1) the influence of parental parenting; and (2) its influence on the child's psychology. The method used in the research is comparative literature with a qualitative descriptive approach. The primary data source is three short stories. Secondary data sources are library literature. Data collection techniques are listening and taking notes. The data processing technique is document analysis. The results of the research showed that the influence of parenting patterns on children's psychology was found. Children whose lives are under pressure in their families tend to be more silent and determined to do something. Children are also limited in exploring themselves due to the lack of opportunities given.Keywords: child; parenting; psychic Abstrak:Fokus artikel  ini pada pola asuh yang tergambar  dalam cerpen karya Leila S. Chudori yang berjudul “Adila”, lalu cerpen karya Eka Kurniawan dengan judul “Si Cantik Yang Tak Boleh Keluar Malam”, dan cerpen karya Ratna Indraswari Ibrahim berjudul “Anting”. Dengan demikian, artikek  ini akan  mendeskripsikan (1) pengaruh pola asuh orang tua; dan (2) pengaruhnya terhadap psikis anak. Metode yang digunakan dalam penelitian  yaitu sastra bandingan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data primer adalah tiga buah cerpen. Sumber data sekunder adalah literatur kepustakaan. Teknik pengumpulan data yaitu simak dan catat. Teknik pengolahan data yaitu analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan pengaruh pola asuh terhadap psikis anak. Anak yang hidupnya tertekan di dalam keluarga cenderung lebih diam dan nekat dalam melakukan sesuatu. Anak juga terbatas dalam mengeksplorasi diri akibat minimnya kesempatan yang diberikan.Katakunci: anak; pola asuh;  psikis 
Perkembangan Mental pada Tokoh Utama dalam Novel "Catatan Juang" Karya Fiersa Besari Trisnawati, Yunita
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 11, No 1 (2022): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v11i1.1648

Abstract

Artikel ini akan membahas pekembangan mental serta upaya dalam menjaga kesehatan mental yang digambarkan  dalam novel “Catatan Juang” karya Fiersa Besari. Metode yang digunakann dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Teknik penelitian berupa membaca, memahami, mencatat dan mengidentifikasi bentuk perkembangan mental yang terdapat dalam novel. Berdasarkan analisis dapat diketahui bahwa bentuk mental yang terdapat dalam novel berupa kehilangan harga diri dan kepercayaan diri, serta merasa efisien dalam tindakannya. Upaya sang tokoh dalam menjaga kesehatan mental yakni dengan cara  memiliki perasaan batin yang bergairah, tenang, dan harmonis. Tokoh digambarkan mudah beradaptasi dengan standar, norma, dan nilai sosial, tuntutan, serta perubahan sosial, tempat ia berada. Tokoh merasa ada koordinasi yang baik antara tenaga, aktivitas, dan potensi yang dimiliki individu.  Struktur kepribadian tokoh utuh dan teratur. Tokoh memiliki tujuan hidup yang sehat dan masuk akal.Katakunci: mental;  perkembangan;  psikologi.   Abstract:This article will discuss mental development and efforts to maintain mental health as described in the novel “Catatan Juang” by Fiersa Besari. The method used in this research was a qualitative descriptive method with an interpretive approach. The research techniques were reading, understanding, recording, and identifying types of mental development in the novel. Based on the analysis, it can be revealed that the mental issues shown in the novel are losing self-esteem and self-confidence and feeling efficient in their actions. The characters’ efforts in maintaining mental health are by having a passionate, calm, and harmonious inner feeling. The character is described as adaptable to social standards, norms, values, demands, and social changes. The characters consider that there is good coordination between energy, activity, and individual potential. The personality structure of the characters is complete and organized. The characters have strong and reasonable life goals.Keywords: mental; development; psychology
Penerapan Instrumen Penilaian Diri pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII MTs Al-Awwabin Bedahan Rahmadani*, Regita Oktiana; Syifa, Hanna Maulida; Syamsiyah, Nur
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 1 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i1.3902

Abstract

This article will describe the application of self-assessment instruments in class VIII Indonesian language subjects at MTs Al Awwabin Surgery. The research technique uses field observation. Research data collection uses a questionnaire. The questionnaire contains 10 statements related to self-assessment using a Likert scale. The population of class VII students at MTs Al-Awwabin Surgery is 13 students. Data were analyzed using non-test assessment theory in the form of self-assessment techniques. The results of this research found that the percentage of self-assessment in class VIII Indonesian language subjects at MTs Al-Awwabin Surgeryan obtained the highest percentage level in statement 5, namely 94% of students were able to respect the opinions of friends in the group. Meanwhile, the lowest percentage level obtained in statement 1 was 75% of students actively involved in group work..Keywords: Indonesian; non-test; self-assessmentAbstrakArtikel ini akan mendeskripsikan  penerapan instrumen penilaian diri pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII di MTs Al Awwabin Bedahan. Teknik penelitian menggunakan observasi lapangan. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket. Angket tersebut berisi 10 pernyataan yang berkaitan dengan penilaian diri dengan menggunakan skala likert. Populasi siswa kelas VII MTs Al-Awwabin Bedahan yang berjumlah 13 siswa. Data dianalisis menggunakan teori penilaian nontes berupa teknik penilaian diri. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa persentase penilaian diri pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII di MTs Al-Awwabin Bedahan diperoleh tingkat persentase tertinggi pada pernyataan 5 sebesar 94% siswa mampu menghargai pendapat teman dalam kelompok. Sementara itu, diperoleh tingkat persentase terendah pada pernyataan 1 sebesar 75% siswa terlibat aktif dalam bekerja kelompokKatakunci: bahasa Indonesia; nontes; penilaian diri
Dampak Penggunaan Alat Permainan Edukatif terhadap Perkembangan Sintaksis Anak Penderita ADHD Ulandari, Griya Rizqi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i2.4072

Abstract

This article will describe the impact of the use of APE on the syntactic development of children, especially children with language disorders, namely Attention Deficit Hyperactivity Disorder or known as ADHD. This study is included in descriptive research with qualitative methods. While the subjects in this study were ADHD children aged 4-7 years. The data in the study were the statements of an informant, namely a teacher with the initials S. The data collection technique used in the study was the interview technique. The results of the study showed that APE had a significant impact on the syntactic development of children with ADHD. With this tool, children are more enthusiastic, can focus, enjoy more, and have fun in every learning activity that takes place. Not only that, children also more often express expressions that have positive connotations. In fact, children, intentionally or not, are able to form language in the aspects of syntax, phrases and sentences.Keywords: ADHD; educational play tools; syntactic development; psycholinguistics Abstrak: Artikel ini akan mendeskripsikan dampak penggunaan APE terhadap perkembangan sintaksis anak, khususnya anak penderita gangguan berbahasa, yaitu Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau dikenal dengan ADHD. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Sementara subjek dalam penelitian ini adalah anak ADHD berusia 4-7 tahun. Data dalam penelitian adalah tuturan seorang informan, yaitu guru berinisial S. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik wawancara. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa APE sangat berdampak terhadap perkembangan sintaksis anak penderita ADHD. Dengan alat ini, anak lebih semangat, bisa fokus, lebih enjoy, dan bersenang-senang pada setiap kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tidak hanya itu, anak juga lebih sering mengungkapkan ekspresi yang berkonotasi positif. Bahkan, anak disengaja maupun tidak, mampu membentuk bahasa dalam aspek sintaksis, frasa dan kalimat.Katakunci: ADHD; alat permainan edukatif; perkembangan sintaksis; psikolinguistik
Eksistensi Perempuaan dalam Novel "Merahnya Merah" karya Iwan Simatupang Nensilianti*, Nensilianti; Ridwan, Ridwan; Riska Nadia, Riska Nadia
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i2.4105

Abstract

This article discusses the existence of women in the novel "Merahnya Merah" by Iwan Simatupang. The study uses a qualitative descriptive method. Data were collected through careful reading of the novel and extraction of quotes that describe the existence of women. The data were then analyzed qualitatively using the theory of existentialist feminism. The findings of the study show that female characters in the novel display their existence through work, becoming intellectual agents, and rejecting gender subordination. They show courage, independence, and rejection of male domination, in line with the concept of existentialist feminism. The novel also depicts the existence of women as active subjects who oppose patriarchal norms. Female characters such as Maria and Fifi show the potential of women to be independent, think critically, and oppose gender subordination.Keywords: existentialism; feminism; novel Abstrak: Artikel ini mendiskusikan  eksistensi perempuan dalam novel "Merahnya Merah" karya Iwan Simatupang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui pembacaan teliti terhadap novel dan ekstraksi kutipan yang menggambarkan eksistensi perempuan. Data kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori feminisme eksistensialis. Temuan penelitian menujukkan bahwa tokoh perempuan dalam novel menampilkan eksistensi diri mereka melalui pekerjaan, menjadi agen intelektual, dan menolak subordinasi gender. Mereka menunjukkan keberanian, kemandirian, dan penolakan terhadap dominasi laki-laki, sejalan dengan konsep feminisme eksistensialis. Dalam novel juga  tergambar eksistensi perempuan sebagai subjek aktif yang menentang norma-norma patriarki. Tokoh perempuan seperti Maria dan Fifi menunjukkan potensi perempuan untuk mandiri, berpikir kritis, dan menentang subordinasi gender.Katakunci: eksistensialisme; feminisme; novel 
Kajian Filologi dan Hakikat Ilmu Rasa dalam Naskah Raos Jawi Nur’aini*, Mutiara Suci; Ekowati, Venny Indria; Hartanto, Doni Dwi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i2.4498

Abstract

This article will examine ancient texts or manuscripts through philological studies. The research uses library research combined with descriptive research methods and modern philological methods. The objects of the research are Raos Jawi manuscripts and texts. Data collection techniques are through manuscript inventory, manuscript description, text transliteration, text editing, and text translation. Data analysis uses descriptive analysis techniques. In the research, 2 copies of the Raos Jawi manuscript were found. The research only examined 1 Raos Jawi manuscript, manuscript code NB 1582. The results of this research are in the form of a description of the Raos Jawi manuscript and text, transliteration and editing, translation, and the nature of the science of feeling in the Raos Jawi text as follows: (1) The existence of God, (2) true soul, (3) true teacher, (4) paraning dumadi as the origin of humans, (5) humans as thinking and creative beings, (6) humans as socially feeling beings.Keywords: philology; science of taste; Raos Jawi script Abstrak: Artikel ini akan menelaah teks atau naskah kuno melalui kajian filologi. Penelitian menggunakan jenis penelitian pustaka (library research) yang dipadukan dengan metode penelitian deskriptif serta metode filologi modern. Objek penelitian yaitu naskah dan teks Raos Jawi. Teknik pengumpulan data melalui inventarisasi naskah, deskripsi naskah, transliterasi teks, penyuntingan teks, dan penerjemahan teks. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Dalam penelitian ditemukan 2 eksemplar naskah Raos Jawi. Penelitian hanya meneliti 1 naskah Raos Jawi, kode naskah NB 1582. Hasil penelitian ini berupa deskripsi naskah dan teks Raos Jawi, transliterasi dan suntingan, terjemahan, serta hakikat ilmu rasa dalam teks Raos Jawi sebagai berikut: (1) Keberadaan Tuhan, (2) sukma sejati, (3) guru sejati, (4) paraning dumadi sebagai asal mula manusia, (5) manusia sebagai makhluk berpikir dan mencipta, (6) manusia sebagai makhluk berperasaan sosial.Katakunci: filologi; ilmu rasa; naskah Raos Jawi 
Perjuangan dan Realitas Gender dalam Puisi "Perempuan Yang Tergusur" karya W.S Rendra Asia*, Asia; Ridwan, Ridwan; Wulandari, Welda
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i2.4148

Abstract

This article will describe gender inequality and social stereotypes in a poem. This study uses a qualitative approach because poetry is subjective and full of symbolic meaning, which allows for an in-depth approach to understanding and interpreting the poem's message. The results of the study show that the poem “Perempuan yang Tergusur” by W.S. Rendra intensely describes the struggle of marginalized women through the combination of natural elements with emotional and social journeys. In addition, from a feminist perspective, the poem depicts issues such as sexual exploitation, oppression, legal injustice, and eviction as a result of inequality. This is a deep, thought-provoking depiction of inequality and women's struggles, making this poem a call for more just and equal change.Keywords: feminism; inequality; poetry Abstrak:Artikel ini akan menggambarkan ketidaksetaraan gender dan stereotip sosial dalam sebuah puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena puisi bersifat subjektif dan penuh makna simbolis, yang memungkinkan pendekatan mendalam untuk memahami dan menginterpretasikan pesan puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Perempuan yang Tergusur” karya W.S. Rendra menggambarkan secara intens perjuangan perempuan yang terpinggirkan melalui penggabungan elemen alam dengan perjalanan emosional dan sosial. Selain itu, dari kaca mata feminisme dalam puisi tergambar isu-isu seperti eksploitasi seksual, penindasan, ketidakadilan hukum, dan pengusiran sebagai akibat ketidaksetaraan. Inilah gambaran mendalam yang menggugah pemikiran mengenai ketidaksetaraan dan perjuangan perempuan, menjadikan puisi ini sebagai panggilan untuk perubahan yang lebih adil dan setara.Katakunci: feminisme; ketidaksetaraan; puisi 
Makna Konotatif dalam Lirik Lagu “Berisik” Karya Dere dan Tulus Anggraini*, Eva Fitri; Marwan, Iwan
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i2.4384

Abstract

This article will describe the connotative meaning in the lyrics of the song "Berisik" by Dere and Tulus. The method used in the research is qualitative. Data collection techniques use reading and note-taking techniques. Secondary and primary research data. The results of the research show that in the lyrics of "noisy" songs, people sometimes forget that what they say can hurt or disturb other people. When speaking, you should think first so you can filter your words. The lyrics of the song above also tell about humans having one mouth but speaking a lot and not wanting to be outdone by other humans.Keywords: noisy; connotative; song lyricsAbstrak:Artikel ini akan mendeskripsikan makna konotatif dalam lirik  lagu “Berisik” karya Dere dan Tulus. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Data penelitian sekunder dan primer. Hasil penelitian menunjukkan  dalam lirik lagu “berisik”manusia terkadang lupa bahwa hal yang mereka ucapkan dapat menyakiti atau menggangu orang lain. Dalam berbicara seharusnya harus di fikirkan dulu sehingga dapat memfilter perkataan nya. Lirik lagu di atas juga mencerimkan tentang manusia memiliki satu mulut tapi banyak sekali dalam berbicara dan tidak mau kalah dengan manusia yang lain..Kata kunci berisik; konotatif; lirik lagu 
Pengembangan Kreativitas Berbahasa dalam Pembelajaran Menulis Cerita Rakyat dengan Menggunakan Media Audio Visual Astuti*, Cikitha Dewi; Erdlanda, Febry Marindra Cysbya
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i2.4627

Abstract

This article discusses the influence of the use of audio-visual media on language creativity in writing folk tales in students. The research method used is the true experimental method with a post-test only control design. The data collection technique used is a test in the form of subjective questions in the form of short questions that are realized in the test sheet instrument. The findings of the study are known in the normality test obtained values for the experimental class and the control class are normally distributed (0.304> 0.05 experimental class and control class 0.107> 0.05). The results of the hypothesis test obtained the results that the calculated value of sig = 0.000 <0.05 then H0 is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that audio-visual media can develop students' language creativity in learning to write folk tales.Keywords: audio visual; folklore; language creativity Abstrak: Artikel ini membahas pengaruh penggunaan media audio visual terhadap kreativitas berbahasa menulis cerita rakyat pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan ialah metode true exsperimental dengan desain postest only control design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berupa soal subjektik berbentuk pertanyaan singkat yang diwujudkan dalam instrumen lembar tes. Temuan penelitian diketahui dalam uji normalitas  diperoleh nilai untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal (0,304 > 0,05 kelas eksperiman dan kelas kontrol 0,107 > 0.05).  Hasil uji hipotesis diperoleh hasil bahwa nilai hitung sig= 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa media audio visual dapat mengembangkan kreativitas berbahasa peserta didik dalam pembelajaran menulis cerita rakyat.Katakunci: audio visual; cerita rakyat; kreativitas bahasa 
Pemerolehan Bahasa pada Anak Penyandang "Down Syndrome" Muldawati*, Muldawati; Rosidin, Odien; Juansah, Dase Erwin
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 13, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/alinea.v13i2.4302

Abstract

This article analyzes, classifies and explains the acquisition of speech in children with Down syndrome, both reduction and substitution. Qualitative descriptive research method, data collection techniques: listening, taking notes, interviews and documentation. The results of speech reduction research for people with Down syndrome experienced difficulties with vowels [e] and vowels [i]. Consonant difficulties include the bilabial consonant phoneme [b] [m] [p], the alveolar consonant phoneme [l] [r] [n] [s], the glottal consonant phoneme [h], and the dental consonant phoneme [t]. Meanwhile, in speech substitution, 15 phonemes are substituted, namely [l] ? [y], [l] ? [r], [j] ? [s], [d] ? [i], [k] ? [ t], [g] ? [h], [s] ? [w], [b] ? [w], [b] ? [y], [r] ? [y], [t] ? [w] , [t] ? [?], [?] ? [g], [n] ? [?], [?] ? [n].Keywords: down syndrome; psycholinguistics; speechAbstrak:Artikel ini menganalisis, mengklasifikasikan, menjelaskan pemerolehan ujaran pada anak down syndrome baik reduksi maupun substitusinya. Metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data simak, catat, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian reduksi ujaran penyandang down syndrome mengalami kesulitan vokal [e] dan vokal [i]. Kesulitan konsonan yaitu fonem konsonan bilabial [b] [m] [p], fonem konsonan alveolar [l] [r] [n] [s], fonem konsonan glotal [h], dan fonem konsonan dental [t]. Sedangkan pada substitusi ujaran  fonem yang mengalami substitusi sebanyak 15 fonem, yaitu [l] ? [y], [l] ? [r], [j] ? [s], [d] ? [i], [k] ? [t], [g] ? [h], [s] ? [w], [b] ? [w], [b] ? [y], [r] ? [y], [t] ? [w], [t] ? [?], [?] ? [g], [n] ? [?], [?] ? [n].Kata kunci: down syndrome; psikolinguistik; ujaran

Page 10 of 12 | Total Record : 118