cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Pertumbuhan Miselium Bibit F0 Jamur Tiram Putih Dan Jamur Merang Pada Media Ubi Jalar Ungu Suparti, S; Fatimah, Muyasarah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.174 KB)

Abstract

Budidaya jamur merupakan usaha memperbanyak jamur dengan cara menanamnya pada media buatanyang sesuai dengan tempat hidup jamur tersebut. Secara umum proses budidaya jamur meliputi empat tahap yaitu pembuatanbiakan murni, biakan induk, bibit induk dan bibit produksi (Gunawan, 2000).Biakan murni (F0) adalah asal mula bibitdiperoleh dari pemilihan jamur yang baik. Jamur kemudian diisolasi sporanya dalam keadaan steril. Isolasi ini dilakukanpada cawan petri berisi media PDA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas bibit F0 jamur tiram dan jamurmerang pada media umbi ungu dengan sumber nutrisi yang berbeda sumbernya.Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) dua faktorial dengan empatperlakuan dan dua kali ulangan yaitu faktor 1. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode rancangan acak lengkap(RAL) dua faktorial dengan empat perlakuan dan dua kali ulangan yaitu faktor 1 jenis sumber nutrien (ekstrak, bubur dantepung) dan faktor 2 jenis jamur (merang dan tiram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit F0 pada media ubi unguyang terbaik adalah untuk jamur tiram dengan sumber nutrisi bentuk ekstrak, yaitu diameter 8,5 cm, dan miseliumnya rapatdan padat, sedang pada jamur merang yang terbaik pada media bubur , diameternya 9,5 cm, miseliumnya rapat dan tipis.Sedangkan untuk bibit f0 jamur tiram yang tidak baik ialah pada sumber nutrisi bubur (5,5 cm,), untuk merang pada sumbernutrisi ekstrak (1,5 cm,).
Penentuan Posisi Pipa Mengunakan Metode Gpr Akbar, Muhammad
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.553 KB)

Abstract

Ground penetreting radar (GPR) adalah salah satu metode geofisika untuk memberi bacaan atau image bawah permukaan pada kedalaman rendah dengan resolusi yang cukup baik. GPR bekerja mengunakan prinsip elektromagnetik. GPR mengunakan pulsa radar atau radiasi elektromagnet dalam microweve bend (UHV/ VHF) yang akan di refleksilkan oleh lapisan bawah permukan untuk mengetahui bentuk bawah permukaam. Untuk mengentahui posisi pipa yang banyak ditanam perusahaan disekitar sungai Cikarang Bekasi Laut maka dilakukan survai geofisika dengan mengunakan metode GPR. Hasil data yang diperoleh kemudian diolah mengunakan software matlab GPR dengan mengunakan berbagai filter yaitu dewow, remove DC, bendpass, beckground remuve, dan standard AGC
Butir-butir Penting tentang Neurorestorasi untuk Pasien Pasca Stroke Iskemik: Pandangan Dokter dan Fisioterapis berdasarkan Penilaian Validitas Isi Rahayu, Umi Budi; Wibo, Samekto; Setyopranoto, Ismail
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.438 KB)

Abstract

Stroke yang merupakan salah satu gangguan kardiovaskuler terjadi ketika pembuluh darah yang mengangkut oksigen dannutrisi menuju otak terblokir oleh bekuan maupun pecahan, sehingga otak tidak mendapatkan darah yang dibutuhkan, otakmengalami kematian. Sebagai akibatnya adalah keterbatasan yang berat dan luas dalam segala hal. Upaya untuk mengatasihal ini antara lain dengan neurorestorasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan butir-butir penting tentangneurorestorasi untuk pasien pasca stroke iskemik berdasarkan pandangan dokter dan fisioterapis. Subyek dari penelitian iniadalah para ahli neurorestorasi pada pasien pasca stroke, yaitu dokter spesialis saraf, dokter spesialis keterapian fisik danfisioterapis. Pengambilan data dengan merumuskan butir-butir pernyataan penting atas dasar kajian literatur. Eksplorasimengenai butir-butir pernyataan dalam kuesioner menggunakan Metode Delphi. Penentuan butir-butir penting yang relevandidasarkan iterasi atau penilaian dari para ahli. Analisis statistik penilaian validitas isi butir-butir pernyataan diuji denganCVR (Content Validity Ratio) dan CVI (Content Validity Index). Dihasilkan 5 butir pernyataan penting tentangneurorestorasi untuk pasien pasca stroke. Berdasarkan pandangan dokter dan fisioterapis bahwa butir-butir tentangneurorestorasi pada pasien pasca stroke adalah sama, relevan dan sangat penting. Nilai CVR masing-masing butir pernyataanadalah 1 dan nilai CVI juga 1, baik penilaian oleh dokter maupun fisioterapis. Pandangan yang sama antara dokter danfisioterapis dalam menganalisa dan memutuskan relevansi butir-butir penting tentang neurorestorasi untuk pasien pascastroke iskemik.
Pengaruh Jenis Pelarut Dalam Ekstraksi Daun Jati Muda Sebagai Kertas Indikator Asam-Basa Wibowo, Vina Noviasanti Putri; Rahayu, Triastuti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.995 KB)

Abstract

Indikator asam basa adalah zat yang warnanya bergantung pada pH larutan sehingga menunjukkan sifatasam, basa, dan netral. Pada materi klasifikasi zat, indikator ini sangat penting keberadaannya dalampraktikum. Daun jati muda memiliki pigmen warna merah yang berasal dari antosianin sehinggaberpotensi sebagai indikator asam basa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarutterhadap perubahan warna kertas indikator asam-basa dari ekstrak daun jati muda. Penelitian inimenggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan satu faktorperlakuan yaitu jenis pelarut : Etanol 96% dan Etanol 96%+HCl 1%. Parameter dalam penelitian iniadalah perubahan warna kertas indikator asam basa dari ekstrak daun jati muda setelah diuji pada larutanasam basa kuat dan lemah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan warna yang dihasilkan padapelarut Etanol 96%+HCl 1% yaitu kertas berwarna merah pada asam kuat dan lemah, hijau tentara padabasa kuat dan hijau lumut pada basa lemah dan lebih kontras dibandingkan dengan pelarut etanol 96%.Ekstraksi dengan pelarut Etanol 96%+HCl 1% menghasilkan ekstrak terbaik dibandingkan pelarutEtanol 96%.
Potensi Daun Sirih (Piper betle, L) Dalam Pembuatan Insektisida Nabati yang Ramah Lingkungan Siamtuti, Wulanda Setty; Aftiarani, Renika; Wardhani, Zulvika Kusuma; Nanang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.639 KB)

Abstract

Ketersediaan tanaman sayuran sebagai bahan pangan bagi manusia sangat erat hubungannya dengan kesehatan. Upaya untuk pengendalian hama atau organisme pengganggu tanaman pada tanaman pangan baik padi, hortikultura, juga pada perkebunan terhadap gangguan serangga, jamur dan bakteri dilakukan dengan insektisida sintetik yang dinilai kurang bijaksana karena pemupukan residu insektisida akan sangat tinggi sehingga kurang baik untuk kesehatan. Dalam rangka mengembangkan pertanian organik/ramah lingkungan insektsida organik sangat berpotensi untuk digunakan sebab aman untuk manusia dan binatang ternak dan dapat juga sebagai bahan pengawet alami serta selektif mengendalikan organisme pengganggu tanaman pada tanaman pangan yang sudah kebal terhadap bahan kimia sintetis. Dari sinilah kami memiliki tujuan untuk menciptakan sebuah inovasi pestisida organik yang terbuat dari daun sirih sebagai bahan utama. Biasanya insektisida yang ada di pasaran memiliki kandungan kimia sintetis yang cukup tinggi yang berbahaya bagi tumbuhan, lingkungan dan manusia. Namun dengan Insektsida nabati ini akan membuat inovasi terbaru yang nantinya akan digemari oleh petani karena ramah lingkungan dan akan menghasilkan panen yang produktif.
Integral Lipat dalam Menghitung Volume dan Luas Permukan Benda Geometri Sederhana dan Terpancung Azmi, Ulil; Hendrajaya, Lilik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.83 KB)

Abstract

Pemahaman konsep fisika matematika sangat dibutuhkan dalam memecahkan berbagai persoalan fisika. Dalam studi ini, telah disusun sebuah acuan modul praktikum sebagai penguatan konsep fisika matematika mengenai integral lipat yang dapat digunakan untuk menghitung volume benda. Benda yang digunakan adalah benda bangun ruang sederhana (silinder, silinder pancung, bola, bola pancung, kerucut, dan kerucut pancung), di dalam modul praktikum ini berisi langkahlangkah menghitung volume benda ruang tersebut
Fisika Pengolahan Aspal Buton Arisat, A; Hendrajaya, Lilik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.679 KB)

Abstract

Aspal merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Buron, dan Buton sendiri adalah satu-satunya daerah penghasil aspal alam di Indonesia. Aspal Buton yang sering dikenal dengan dengan Aspal batu Buton (Asbuton) merupakan aspal alam yang kandungannya terdiri atas bitumen dan bahan mineral lainnya dalam bentuk batuan. Selama ini pemanfataan aspal Buton masih kalah dengan aspal minyak. Hal ini terjadi karena aspal Buton hanya digunakan sebagai Modifier untuk campuran aspal minyak dalam campuran perkerasan jalan raya. Selain itu juga untuk memperoleh aspal Buton murni memerlukan proses pengolahan yang besar, dan selama ini belum ada yang bisa diterapkan dalam skala industri. Dalam penelitian ini lebih ditekankan pada bagaimana belajar fisika kontekstual dari sumber daya alam daerah, khususnya aspal Buton. Proses pengamatan konsep fisika dalam pengolahan aspal Buton dimulai dari proses penghancuran Asbuton dalam pabrik crusher, prinsip fisika dalam pengolahan Buton Rock Asphalt (BRA) dalam pabrik pengolahan BRA, kegiatan pengujian kadar bitumen dan kadar air Asbuton, Pembuatan Briket Asbuton untuk Formula Campuran Rencana (FCR), dan sampai proses pengapalan Asbuton. Hal ini bertujuan selain memahami bagaimana proses pengolahan Aspal Buton, juga bisa mempelajari proses-proses fisika apa saja yang terdapat dalam pengolahan aspal Buton. Proses pembelajaran seperti ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para siswa/mahasiswa tentang pentingnya belajar dan memahami fisika dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam daerah.
Pengaruh Jenis Pelarut Dalam Ekstraksi Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana ) Sebagai Kertas Indikator Asam Basa Ernawati, Devi; Rahayu, Triastuti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.803 KB)

Abstract

Indikator asam basa merupakan salah satu bahan penting yang digunakan dalam praktikum di sekolahmenengah. Penelitian terdahulu membuktikan bahwa kandungan antosianin yang diekstraksi dari tanamanmenggunakan kertas saring dapat dijadikan sebagai kertas indikator asam basa alami yang mudah dan praktisuntuk digunakan. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana) memiliki kandungan antosianin yang cukuptinggi yaitu sebesar 59,3 gram/100 gram massa kulit manggis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh jenis pelarut dalam ekstrak kulit buah manggis sebagai kertas indikator asam basa. Penelitian inimenggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu variasi pelarut dalamekstraksi kulit manggis. Antosianin larut dalam pelarut polar, jenis pelarut yang digunakan dalam penelitianini antara lain akuades, etanol 95% dan etanol 95%+HCl 1%. Parameter penelitian ini adalah perubahan warna kertas indikator asam basa ekstrak kulit manggis setelah diujikan pada larutan asam basa kuat danasam basa lemah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kertas indikator asam basa ekstrak kulit buahmanggis berwarna merah sampai orange pada larutan asam dan berwarna hijau pada larutan basa. Jenispelarut yang berbeda menunjukkan hasil kepekatan pigmen warna yang berbeda pada kertas saring. Kertasindikator dengan karakteristik terbaik dihasilkan pada perlakuan etanol 95%+HCl 1% ditunjukkan dengankepekatan pigmen antosianin pada kertas saring dan ketajaman warna yang dihasilkan saat diujikan padalarutan asam dan basa.
Fisika Penambangan Aspal Buton Naim, N; Hendrajaya, Lilik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.866 KB)

Abstract

Pulau Buton merupakan suatu pulau yang terletak di lengan tenggara Sulawesi yang termaksud dalam gugusan busur Banda. Pulau Buton dulunya menyatu dengan benua Australia yang merupakan satu kesatuan dengan pulau yang terdapat di Indonesia bagian selatan. Adanya pergerakan lempeng tektonik antara lempeng Indo-Australia dan Pasifik yang menumbuk lempeng turasia menyebabkan pulau Buton ini terangkat dari dasar laut. Tekanan akibat tumbukan ini menyebabkan mineral aspal yang ada di dalam ikut terangkat ke permukaan. Tambang aspal di Buton telah ada sejak jaman Belanda namun perkembangan sangat lambat. Pengetahuan tentang aspal di masyarakat Buton sangat minim dan untuk mengatasi masalah ini maka perlu di buatkan bahan ajar Fisika khusus untuk masyarakat di pulau Buton. Bahan ajar yang akan dihasilkan bisa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk belajar tenang aspal sehingga masyarakat akan mendapatkan pengetahuan untuk mengelola sumber daya alamnya.
Pembuatan Salep Antinyeri dan Antireumatik dari Ekstrak Daun Seligi (Phylanthus buxifolius) Zakkia, Luthfia Umma; Ardani, Dewi Ery; Fauzi, Syaifudin; Adihaningrum, Hidayah; Harismah, Kun
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.235 KB)

Abstract

Saat ini banyak terdapat Salep antinyeri dan antireumatik berbahan dasar kimia. Penggunaan obat tersebuttidak boleh melebihi dosis yang ditentukan, karena dapat mengakibatkan dampak negatif seperti timbulnyairitasi pada kulit, alergi dan dampak lain yang menyebabkan kanker kulit. Banyak bahan alami yang biasadigunakan dalam pembuatan obat salep, seperti daun seligi yang memiliki efek farmakologi dan aktivitasimmunodulator serta dapat digunakan sebagai analgesik pada sendi terkilir. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui cara pembuatan salep antinyeri dan antireumatik dari daun seligi. Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian eksperimen, yaitu pembuatan salep dengan pelarut etil asetat yang digunakansaat ekstraksi daun seligi dengan perbandingan 1:10, selanjutnya dilakukan homogenitas, uji organoleptik, dan daya sebar. Formula salep homogen dilihat dari persebaran salep yang dioleskan pada objek glass dandari beberapa sampel menyatakan bahwa salep ini tidak menimbulkan alergi. Ekstraksi yang menggunakanpelarut yang tepat dapat menghasilkan salep dengan kualitas yang baik. Oleh karena itu, kami akanmengolah daun seligi ini menjadi suatu produk yaitu berupa salep herbal yang aman, mudah digunakan danpraktis untuk dibawa kemana saja. Dengan kelebihannya yaitu memakai bahan baku alami, dan carapembuatan yang higienis, maka salep tersebut aman digunakan dan tidak akan menimbulkan iritasi padakulit.