cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Pengembangan Majalah Educa sebagai Media Pembelajaran IPA pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia untuk Siswa Tunarungu Kelas XI SMALB Zakia, Dieni Laylatul; Yamtinah, Sri; Sunardi, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.467 KB)

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kegiatan pengajaran dan pembelajaran. Media pembelajaran IPA sangat dibutuhkan siswa tunarungu untuk memfasilitasi proses pembelajaran. Tidak tersedianya media pembelajaran khusus untuk siswa tunarungu merupakan kendala dalam pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran khusus untuk siswa tunarungu agar pembelajaran menjadi lebih mudah dan dapat dipahami siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses pengembangan majalah Educa pada materi sistem peredaran darah manusia untuk siswa tunarungu kelas XI SMALB dan untuk mengetahui kualitas majalah Educa sebagai media pembelajaran IPA.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan menggunakan model Borg and Gall yang terdiri dari : potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan yang terakhir revisi produk. Instrument penilaian yang digunakan untuk mengetahui kualitas majalah Educaadalah ;lembar angket. Validasi desain dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan ahli PLB Tunarungu. Sedangkan subyek uji coba adalah siswa tunarungu kelas XI dan guru kelas SMALB. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil akhir dari penelitian pengembangan ini adalah terciptanya majalah Educa yang layak digunakan untuk anak tunarungu. Hasil penilaian majalah Educa oleh ahli materi diperoleh presentase97,67% dengan kategori sangat baik, ahli media diperoleh presentase 94,29% dengan kategori sangat baik, sedangkan ahli PLB Tunarungu diperoleh presentase 78,57% dengan kategori baik. Keterbacaan siswa tunarungu terhadap majalah Educa pada uji coba terbatas diperoleh presentase 94,82% dengan kategori tinggi. Sedangkan respon siswa dan guru terhadap majalah Educa pada uji coba lapangan utama menunjukkan presentase 84,44% untuk respon siswa tunarungu dan 85,33% untuk respon guru. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa majalah Educa layak digunakan untuk media pembelajaran IPA siswa tunarungu.
Inovasi Media Pembelajaran Al Quran Metode Ummi Berbasis Android pada Pokok Bahasan Pengenalan Huruf Hijaiah Misbakhudin, M; Andrasto, Tatyantoro; Supraptono, Eko
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.675 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan berbasis Android dan pengaruhnya dalam peningkatan keterampilan membaca Al Quran menggunakan metode Ummi. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalentcontrolgroup dan mengadopsi penelitian researchanddevelopment dalam proses pembuatan medianya. Berdasarkan analisis data, hasil uji kelayakan produk sebesar 88.5% (sangat layak). Hasil analisis uji t diperoleh thitung = 2,891 > ttabel=2,101. Hasil analisis uji gain pada kelas eksperimen sebesar 0,544 (sedang) dan kelas kontrol sebesar 0,4 (sedang) dan hasil analisis uji regresi linear diperoleh nilai (sig) = 0.003 lebih kecil dari α = 0.025. Hal tersebut menunjukkan terdapat perbedaan dan peningkatan keterampilan membaca Al Quran kelas eksperimen lebih tinggi dan signifikan daripada kelas kontrol. Simpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran Al Quran metode Ummiberbasis android sangat layak digunakan dan bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca Al Quran
Inventarisasi Amfibi dan Reptil di Wilayah Air Terjun Irenggolo Kediri Jamaludin, Mohammad Anwar; Pratama, Mochammad Yordan Adi; Pahlevi, Mohammad Ilham; Hanifa, Berry Fakhry; Utami, Budhi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.224 KB)

Abstract

Kawasan wisata air terjun Irenggolo terletak di kawasan Besuki dengan ketinggian 1200 mdpl pada deretan gugusan GunungWilis (2563 m) yang mempunyai area hutan dengan potensi alam khususnya keragamanam fibi dan reptil yang cukup tinggi di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis amfibi dan reptil yang dapatditemukan pada kawasan wisata air terjun Irenggolo kabupaten Kediri, mengetahui karakter habitatnya serta mengetahui jenis amfibi dan reptil.Pengambilan data mulai April 2015 hingga April 2016 dengan menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES).Parameter lingkungan yang diambil adalah waktu, suhu (udaradan air), ketinggian dan kelembapan udara. Dari hasil penelitian ditemukan beberapa family, yakni Ranidae, Bufonidae, Megophryidae, Dicroglossidae, Rhacophoridae, Microhylidae, Gekkonidae, Scincidae, Agamidae, Colubridae, dan Viperidae. keanekaragaman jenis famili amfibi dan reptil pada kawasan wisata air terjun Ironggolo tergolong tinggi dengan nilai sebesar 2,04533 dengan kemerataan 0,70764 dan yang paling banyak ditemukan yaitu Leptobrachium hasseltii Sedangkan Bronchocela jubata,Limnonectessp, Microhylaachatina, Aplopeltura boa sangat sulit dijumpai.
Preferensi Ketinggian Habitat Ptychozoon Kuhlii di Tempat Wisata Air Terjun Roro Kuning Kabupaten Nganjuk Anna, Amirrul Fikri; Fauzi, Indra; Harianto, H; Hanifa, Berry Fakhry; Utami, Budhi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.478 KB)

Abstract

Kawasan wisata air terjun Roro Kuning merupakan kawasan yang terbilang masih alami terletak di Desa Bajulan Kecamatan Loceret, berjarak Sekitar 23 km ke arah selatan pusat Kabupaten Nganjuk. Air Terjun Roro Kuning berada di ketinggian 600 m dpl dengan ketinggian air terjun antara 10-15 m, sehingga masih cukup layak untuk menunjang kehidupan jenis Ptychozoon kuhlii di kawasantersebut.Berdasarkan IUCN Red List, jenis Ptychozoon kuhlii berstatus DataDeviciency (DD), belum banyak data mengenai spesies tersebut karena memiliki habitat yang cukup spesifik. Perlu adanya pendataan mengenai ketinggian habitat Ptychozoon kuhlii untuk mengetahui kemelimpahannya berdasarkan pada tingkat ketinggian habitatnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan januariapril2016 dengan menggunakan metode VES (Visual Encounter Survey). Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan memiliki suhu yang relatif konstan dari kelembaban awal penelitian dan suhu akhir penelitian dengan kelembaban berkisar antara 80-100%. Sedangkan suhu udara dan suhu air menunjukkan kisaran antara 20-250C. Lokasi yang digunakan dalam pengambilan sampel meliputi area pendopo, mushola, kantor kosong, kolam renang, kamar mandi atas, kamar mandi bawah, Taman, Toko, Gubuk, Pohon pinus. Untuk memudahkan olah data, ketinggian habitat Ptychozoon kuhlii dibedakan menjadi 3 skala yaitu skala 1 dengan ketinggian 0-2 meterhanya sedikit ditemukan dengan 5 perjumpaan, skala 2 dengan ketinggian 2,1-4 meter paling banyak ditemukan dengan 38 kali perjumpaan, untuk skala 3 dengan ketinggian > 4 meter ditemukan 6 perjumpaan. Data diperoleh per total 4 kali survey pengulangan. Sebanyak 11 telur Ptychozoon kuhliiditemukan dengan ketinggian 5 meter.Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketinggian habitat mempengaruhi kemelimpahan jenis Ptychozoon kuhlii.
Game Implementation Toga Plants Coloring for Adults Arifka, Nandhita; Aida, Harnum; Kusuma, Artiarini; Annisa, Fardani
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.218 KB)

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Namun sayangnya banyak masyarakat yang kurang mengetahui ciri-ciri dan manfaat dari tanaman tersebut. Maka dari itu dibuatlah game tentang tanaman obat keluarga (TOGA) : Coloring for adults untuk mengenalkan sekaligus memberi informasi secara rinci mengenai ciri-ciri dan manfaat yang terkandung dalam tanaman tersebut yang dikemas dengan mudah dan menyenangkan. Maraknya trend buku tentang coloring for adults di Indonesia, sehingga dilakukan pengembangan penelitian coloring untuk tanaman obat keluarga (TOGA). Implementasi game tanaman obat keluarga (TOGA) : Coloring for adults ini ditujukan untuk orang dewasa dengan rentang usia 20-40 tahun. Hasil akhir dari game ini selain dapat membantu mengenalkan tanaman obat keluarga (TOGA) kepada masyarakat juga meredakan stress dan menambah kreatifitas untuk masyarakat dewasa.
Pembelajaran Menggunakan Animasi Komputer PHET (Physics Education Technology) Simulation pada Materi Efek Fotolistrik Dewi, Tiarasita Summa; Maghfiroh, Hikmah Nur Indah Sari; Fitri, Nurani
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.872 KB)

Abstract

Artikel ini menjelaskan bagaimana pembelajaran yang diajarkan dengan menggunakan media simulasi berbasis komputer yaitu PhET (Physics Education Technology) Simulation pada mata pelajaran Fisika. Fisika meliputi tiga karakteristik yaitu: pengetahuan, proses, dan sikap ilmiah. pengetahuan dalam fisika berupa produk (hasil) seperti konsep, prinsip, hukum dan teori sehingga perlu media untuk ketercapainya karakteristik tersebut. Simulasi dalam PhETbersifat interactivedan dikemas dalam bentuk seperti permainan sehingga mempermudah siswa dalam melakukan eksplorasi. PhET sudah terdapat lebih dari 50 simulasi materi pembelajaran yang bisa digunakan dalam berbagai pembelajaran, salahsatunya adalah materi Efek Fotolistrik kelas XII SMA. Materi Efek Fotolistrik tidak bisa dilakukan percobaan di laboratorium secara langsung, oleh karena itu dibutuhkanmedia simulasi virtual berbasis komputer yang mampu menanamkan konsep pada siswa dan siswa dapat berinteraksi langsung. Pembelajaran menggunakan simulasi PhET lebih produktif untuk mengembangkan pemahaman siswa secara konseptual.
Pengembangan Data Keanekaragaman Anggrek dalam Bentuk Buku Panduan Lapangan Identifikasi Anggrek sebagai Sumber Belajar Biologi Siswa SMA/MA Siregar, Yusni Lestari; Pramesti, Dias Idha
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.223 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negera terkaya akan tumbuhan anggrek. Kondisi alamnya yang subur menjadi habitat yang cocok untuk pertumbuhan anggrek. Hal ini dibuktikan dengan jumlah total sekitar 6.000 spesies ditemukan di hutan tropis Indonesia, 2.800 spesies diantaranya ditemukan di Papua (Irian Jaya). Hasil studi pendahuluan di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat menginformasikan bahwa telah ditemukan 25 spesies anggrek yang terdiri atas 21 anggrek epifit dan 4 anggrek terrestrial. Keanekaragaman anggrek tersebut berpotensi untuk dikemas menjadi sumber belajar. Pengembangan buku panduan lapangan tumbuhan anggrek sebagai sumber belajar belum pernah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, data keanekaragaman anggrek di Teluk Bintuni dapat dikembangkan dalam bentuk sumber belajar berupa buku panduan lapangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) yang dibatasi pada tahap development. Buku panduan lapangan yang dihasilkan dinilai oleh tiga ahli, lima peer reviewer, tiga guru biologi dan tiga puluh siswa SMA/MA kelas X sebagai responden. Hasil penilaian menunjukkan bahwa kualitas buku panduan lapangan yang dikembangkan termasuk dalam kategori baik (B) menurut ahli materi dengan persentase keidealan 80% dan masuk dalam kategori sangat baik (SB) menurut ahli media, ahli bahasa, peer reviewer dan guru biologi dengan persentase keidealan masing- masing adalah 96%, 92%, 83,25% dan 82,92%. Siswa emberikan respon sangat setuju (SS) terhadap produk yang disusun dengan persentase keidealan 85,05%. Berdasarkan hasil penilaian dan respon siswa buku panduan lapangan identifikasi tumbuhan anggrek yang dikembangkan dinilai layak digunakan sebagai sumber belajar biologi.
Studi Populasi dan Keanekaragaman Gastropoda di Pantai Cigebang Cagar Alam Bojonglarang Jayanti, Cianjur, Jawa Barat Nurjamilah, Widiani; Kasmara, Hikmat
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.936 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui keadaan populasi dan keanekaragaman gastropoda di Pantai Cigebang Cagar Alam Bojonglarang Jayanti dengan menggunakan metode survey, yaitu dengan membuat garis tegak lurus garis pantai sepanjang 25 meter. Pada setiap garis transek yang dibuat, ditempatkan plot kuadrat ukuran 1 m x 1 m, yang ditempatkan secara sistematik denganjarak antarplot sepanjang 4 m. Parameter yang diamati pada setiap plot adalah jenis-jenis gastropoda dan jumlah individu setiap jenis gastropoda yang ditemukan. Gastropoda yang didapatkan diidentifikasi dan data yang diperoleh dianalisis dengan menghitung KM, KF, FM, FR, dan indeks keanekaragaman menggunakan Shannon-Wiener. Hasil penelitian di Pantai Cigebang Cagar Alam Bojonglarang Jayanti didapatkan 21 spesies gastropoda. Berdasarkan hasil analisis, spesies yang memiliki kepadatan tertinggi dan luas penyebarannya merata adalah Clypeomorus moniliferus dengan nilai rata-rata kepadatan relatif adalah 88,98% dan frekuensi relatif 38,76%. Sedangkan hasil analisis keanekaragaman gastropoda di Pantai Cigebang termasuk kedalam kategori yang tidak stabil atau tergolong rendah karena nilai indeks Shannon-Wiener yang menunjukkan kurang dari 1, yaitu sebesar 0,4.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis Saintifik untuk Siswa SMA/MA Kelas XI pada Materi Teori Kinetik Gas Putri, Elliza Efina Rahmawati; Sukarmin, S; Cari, C
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.967 KB)

Abstract

Siswa kelas XI memiliki kesulitan dalam mempelajarimateri teori kinetik gas karena sifatnyacukup abstrak. Agar siswa lebih mudah dalam memahami teori kinetik gas, diperlukan bahan ajar yang tepat dan sesuai dengan perkembangan berpikir siswa serta sejalan dengan penerapan kurikulum 2013. Salah satu bahan ajar yang dikembangkan sebagai solusi yaitu modul. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan modul fisika berbasis saintifik pada materi teori kinetik gas, (2) mengetahui kelayakan modul fisika berbasis saintifik, dan (3) mengetahui respon siswa terhadap modul fisika berbasis saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi dari perangkat pengembangan model 4-D. Tahap pengembangan dibatasi hingga Develop. Penelitian ini dilakukan di MAN Yogyakarta I. Instrumen pengumpulan data antara lain lembar observasi;lembar pedoman wawancara guru dan siswa; angket pengungkap kebutuhan guru dan siswa; lembar validasi untuk ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru fisika, dan peer reviewer; dan angket respon siswa untuk uji terbatas serta uji luas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif deskriptif. Berdasarkan validasi yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, modul fisika memiliki kualitas sangat baik dengan persentase berturut-turut 80,77%, 91,18%, dan 85,00%. Validasi oleh seorang guru fisika dan dua orangpeer reviewer menunjukkan bahwa modul fisika berkualitas sangat baik dengan persentase berturut-turut 89,00%, 86,11%, dan 92,59%. Kelayakan modul fisika dihitung berdasarkan nilai persentase rata-rata yang lebih besar daricut off score. Persentase rata-rata seluruh validator sebesar 87,44%, sementara cut off score sebesar 86,68%, sehingga modul fisika ini layak untuk dikembangkan.Respon siswa menunjukkan bahwa modul fisika dikategorikanbaik pada uji terbatas dan sangat baik pada uji luas. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) pengembangan modul fisika pada materi teori kinetik gas adalah modul yang dikembangkan berdasarkan komponenpembelajaran berbasis saintifik, (2) modul dikategorikan layak, dan (3) respon siswa pada modul dikategorikan baik dan sangat baik.
Intensitas Serangan Tungau Parasit Terhadap Larva Nyamuk Aedes Sp. Pada Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kabupaten Karanganyar Budianto, Bambang Heru; Basuki, Edi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.738 KB)

Abstract

Tungau parasit merupakan tungau yang memarasiti seluruh stadium nyamuk Aedes sp. Kemampuan memarasiti tungau parasit dapat diketahui dari intensitas serangannya. Sampai saat ini, belum diperoleh informasi mengenai besaran intensitas serangan tungau parasit pada stadium larva Aedes sp. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis tungau yang memparasiti larva nyamuk Aedes sp. dan menentukan intensitas serangan tungau parasit terhadap larva nyamuk Aedes sp. di daerah endemis DBD di Kabupaten Karanganyar. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara survai dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Pengambilan sampel dilakukan di 4 kecamatan dari Kabupaten Karanganyar yang memiliki endemisitas tertinggi, yaitu Kecamatan Karanganyar, Tasikmadu, Jaten, dan Kebakkramat. Berdasarkan tingkat kesalahan 20% maka diambil sampel minimal sebanyak 25 ekor larva Aedes sp. dari setiap kecamatan. Variabel yang diteliti adalah intensitas serangan tungau parasit dan variabel pendukungnya berupa temperatur, ketinggian, dan pH. Data dianalisis dengan cara menghitung jumlah individu jenisfamilia tungau yang ditemukan dibagi dengan jumlah individu larva yang terparasiti. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan tiga familia tungau yaitu Familia Hydrachnidae, Pionidae, dan Hydrozetidae. Intensitas serangan tungau parasite di daerah endemis demam berdarah dengue di Kabupaten Karanganyar termasuk sangat rendah. Intensitas serangan familia Pionidae dan Hydrozetidae masing-masing sebesar 0,25 dan familia Hydrachnidae 0,50.