cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Aktivitas Antifertilitas Ekstrak Daun Pacing Costus Speciosus (Koen.) J.E. Smith pada Sperma Tikus Wistar Jantan Wulanzani, Urla Tri; Lestari, Umie; Syamsuri, Istamar
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.965 KB)

Abstract

Pacing secara empiris digunakan oleh masyarakat sebagai bahan kontrasepsi tradisional, contohnya di Pulau Wawonii Sulawesi Tenggara daun pacing digunakan untuk kontrasepsi dan perawatan pasca persalinan dengan cara direbus. Berdasarkan fakta tersebut, penelitian ini bertujuan sebagai dasar dari pembuktian secara ilmiah kemampuan daun pacing sebagai calon obat kontrasepsi khususnya pada individu jantan baik secara makroskopi maupun secara molekuler. Penelitian ini juga bertujuan untukmengetahui pengaruh ekstrak daun pacing terhadap motilitas tikus jantan strain wistar dan uji aktivitas fosforilasi protein membran spermatozoa tikus. Ekstrak daun pacing diberikan dengan variasi dosis yakni 65 dan 32 mg/kgBB, sementara itu kelompok kontrol diberikan akuades. Semua sediaan uji diberikan secara oral setiap hari selama 14 hari. Data hasil dari perhitungan motilas sperma selanjutnya dianalisis secara statistik menggunakan uji non-parametrik Kruskal-Wallis, dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian motilitas sperma menunjukkan pada dosis 65 dan 32 mg/kg BB, ekstrak daun Pacing mampu menurunkan motilitas spermatozoa sebesar 32-46% (P<0,05). Hasil penelitian pada tahap elektroforesis menunjukkan terbentuknya 6 pita (band) dengan berat molekul 88 kDa; 57 kDa, 47 kDa, 22 kDa, 9 kDa, 3 kDa. Perhitungan aktivitas fosforilasi protein membran spermatozoa secara manual pada protein dengan berat molekul 47 kDa kontrol sebesar 5,8 x 10-1 μmol/mL.menit; pada dosis satu 5,2 x 10-1 μmol/mL.menit; sedangkan pada dosis dua 4,4 x 10-1 μmol/mL.menit. Perhitungan aktivitas fosforilasi protein membran spermatozoa dengan berat molekul 3 kDa pada kontrol sebesar 5,3 x 10-1 μmol/mL.menit; pada dosis satu 1,2 x 10-1 μmol/mL.menit;sedangkan pada dosis dua 1,7 x 10-1 μmol/mL.menit. Nilai aktivitas fosforilasi tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai penunjang penentuan kalitas sperma terutama untuk motilitas sperma secara molekuler.
Profil Kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru IPA Kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Sukoharjo Kastutik, Anita Windy; Hariyatmi, H
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.894 KB)

Abstract

Guru merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan PCK guru IPA kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian adalah deskripstif kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 15 guru SMP kelas VIII di Kabupaten Sukoharjo. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 10 guru yang telah menggunakan kurikulum 2013. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling dan diambil lima RPP untuk setiap guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 aspek yang diidentifikasi, aspek yang tertingi adalah kemampuan guru dalam menyesuaiakan pemilihan strategi dengan jenjang pendidikan, dan terendah adalah aspek pengetahuan akan kaidah penyusunan rencana pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan PCK guru IPA kelas VIII SMP Negeri diKabupaten Sukoharjo temasuk baik (69.1%).
Kemampuan Technological Knowledge (TK) Calon Guru Biologi FKIP UMS Dhawati, Dwi Anis Aris; Hariyatmi, H
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.745 KB)

Abstract

Guru merupakan faktor utama dan penentu (kunci) keberhasilan pembelajaran serta upaya pembaharuan mutu pendidikan. Mishra dan Koehler (2006) mengembangkan konsep Pedagogical Contant Knowledge (PCK) dengan menambahkan aspek Technological Knowledge sehingga terbentuk Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Seiring berkembangnya dunia teknologi seorang guru maupun calon guru juga harus mampu mengikuti perkembangan yang ada untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, efisien dan inovatif. Technological Knowledge (TK) merupakan suatu pengetahuan yang harus dimiliki guru tentang teknologi, dimana TK mampu mendukung suatu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran TK calon guru Biologi FKIP UMS. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif karena mendeskripsikan kemampuan TK calon guru. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan cara mengambil 120 RPP dari 60 calon guru dimana setiap calon guru diambil dua RPP. Dari penelitian didapatkan bahwa pengetahuan calon guru tentang macam teknologi termasuk kategori baik (80,58%), kemampuan menggunakan software termasuk kategori baik (76,37%), kemampuan menggunakan hardware termasuk sangat baik (90,75%). Berdasarkan hasil penelitian diperlihatkan bahwa kemampuan TK calon guru Biologi FKIP UMS termasuk kategori baik (82,56%).
Deteksi Cemaran Coliform dan Salmonella Sp. pada Tempe Kedelai dari Kecamatan Sidorejo dan Tingkir, Kota Salatiga Kusuma, Rizky Dewi Darma; Dewi, Lusiawati
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.788 KB)

Abstract

Tempe kedelai merupakan produk makanan hasil fermentasi oleh Rhizopus sp. dan berpotensi sebagai sumber protein nabati. Tempe didapatkan melalui tahapan pensortiran kedelai, pemasakan, perendaman (pengasaman), pencucian, penirisan, peragian, dan pengemasan. Namun, sebagian sumber daya pekerja berkualitas rendah, bahan, proses, dan tempat pengolahan sederhana, sertaperalatan pengolahan konvensional menyebabkan tempe berisiko terkontaminasi mikroba patogen. Standar tempe kedelai pada SNI 3144-2015 menunjukkan batas cemaran coliform maksimal 10 APM/g dan Salmonella sp. negatif/25g. Kota Salatiga memiliki pengrajin tempe berkemasan plastik di Kecamatan Sidorejo dan Tingkir dengan skala produksi 50-100kg/hari. Besarnya skala produksi menyebabkan produsen perlu menyesuaikan standar produknya agar memiliki produk bermutu dan aman ketika didistribusikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mendapatkan data jumlah cemaran coliform serta Salmonella sp. pada tempe kedelai berkemasan plastik yang diproduksi di Kecamatan Sidorejo dan Tingkir, Kota Salatiga dengan standar ketentuan SNI 3144-2015. Sampel berasal dari total 35% pengrajin tempe berkemasan plastik dengan skala produksi 50-100kg/hari yang dipilih secara acak. Deteksi jumlah cemaran coliform menggunakan metode Most Probable Number (MPN) dengan tahapan Uji Dugaan dan Uji Penegasan, sedangkan Salmonella sp. dideteksi dengan medium Salmonella Shigella Agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel yang diujikan belum memenuhi standar dengan jumlah cemaran coliform tertinggi 1.100 APM/g dan terendah 36 APM/g, serta ditemukan satu sampel yang tercemar Salmonella sp.. Pencemaran diketahui berasal dari air untuk produksi, lingkungan produksi, dan pekerja yang minim pemahaman sanitasi.
Kajian Penggunaan Kopi Toraja sebagai Media Fermentasi Kombu Marampa, Edgar Meyer; Dewi, Lusiawati
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.226 KB)

Abstract

Kopi Toraja merupakan salah satu jenis kopi dari Indonesia yang memiliki cita rasa dan daya saing internasional. Salah satu yang bisa menjadi inovasi baru dari penyajian kopi adalah kopi fermentasi atau yang dikenal dengan kopi kombucha. Selain mendapatkan manfaat dari kopi, mengkonsumsi kopi kombucha juga dapat memberikan manfaat dari hasil fermentasi kopi dari jamur kombu bagi tubuh. Jamur kombucha merupakan SCOBY, atau simbiosis dari koloni bakteri dan yeast. Kultur kombucha merupakan kerjasama simbiotik dari ragi dan bakteri yaitu Acetobacter xylinum dan yeast yaitu Saccharomyces cereviseae, Saccharomyces ludwigii, Saccharomyces bisporus, Zygosaccharomyces sp dan beberapa jenis kapang (Torolupsis sp). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan kopi Toraja sebagai media fermentasi jamur kombu. Penelitian ini dilakukan dengan menyiapkan kultur kombucha, mengencerkan kopi dengan seri pengenceran 2.5gr/250ml; 4.5gr/250ml; 6,5gr/250ml; 8.5gr/250ml; 10.5gr/250ml, di mana 6,5gr/250ml sebagai kontrol mengikuti resep umum penyajian kopi, dan masing-masing perlakuan dibuat sebanyak 3 kali ulangan. Gula tebu ditambahkan sebanyak 15gr untuk semua perlakuan. Kopi difermentasi selama 14 hari sesuai standar waktu fermentasi teh kombucha, dan dihari terkahir dilakukan pengukuran terhadap total asam, berat kering, ketebalan jamur sebagai indikator pertumbuhan jamur serta uji organoleptik warna, rasa dan bau hasil fermentasi kopi terhadap 30 orang responden untuk mengetahui minat konsumen terhadap nilai pengenceran yang paling disukai. Dari penelitian ini diketahui bahwa kopi Toraja dapat menjadi media fermentasi jamur kombu, dengan pengenceran 2.5gr/250ml adalah konsentrasi yang paling baik untuk pertumbuhan jamur, sedangkan dari hasil uji organoleptik yang paling disukai adalah pengenceran 8.5gr/250ml.
Efektivitas Praktikum Sistematika Vertebrata di Pendidikan Biologi FKIP UMS Hariyatmi, H; Kurniasih, Riza Fitroh
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.646 KB)

Abstract

Praktikum Sistematika Vertebrata (SV) merupakan salah satu praktikum yang ada di Kurikulum Pendidikan Biologi. Mulai tahun akademik (TA) 2013/2014 ada perbedaan dari TA 2011/2012 dan 2012/2013 pelaksanaanya.. Pada pelaksanaan praktikum SHV TA 2011/2012 dan 2012/2013, pengamatan praktikum dipandu dengan buku kegiatan praktikum (Biologi UMS) yang masih belum terdapat panduannya, sedangkan pelaksanaan praktikum SV TA 2013/2014, pengamatan praktikum dipandu dengan Lembar Kerja Mahasiswa (Biologi UMS) yang sudah terdapat panduannya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji rasio efektivitas untuk mengetahui seberapa besar tingkat persentase sasaran yang dicapai atas target yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan praktikum SV TA 2011/2012, 2012/2013 dan 2013/2014. Untuk mengetahui perbedaan antara ketiga sampel digunakan uji Kruskal-Wallis (non-parametrik), sedangkan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara pelaksanaan praktikum SV TA 2011/2012, 2012/2013 dan 2013/2014 digunakan uji lanjut Mann-Whitney. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik dokumentasi dengan mengumpulkan data pada masing-masing tahun akademik. Hasil uji rasio efektivitas TA 2011/2012 (125.62%), TA 2012/2013 (145.06%) dan TA2013/2014 (151.04%). Suatu kegiatan dikatakan efektif apabila rasio efektivitas mencapai seratus persen atau diatas seratus persen. Hasil dari uji Mann-Whitney perbandingan antara TA 2011/2012 dengan 2012/2013, 2011/2012 dengan 2013/2014 dan 2012/2013 dengan 2013/2014, memiliki nilai probabilitas yang sama, yaitu 0.000 < 0.05, maka H0 ditolak artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara pelaksanaan praktikum SV di Laboratorium Biologi UMS pada TA 2011/2012, 2012/2013 dan 2013/2014 ditinjau dari penggunaan LKM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pelaksanaan praktikum Sistematika Vertebrata di laboratorium biologi UMS dari ketiga tahun akademik yaitu 2011/2012, 2012/2013 dan 2013/2014 sudah efektif, dan yang paling efektif adalah pada TA 2013/2014.
Profil Pedagogical Knowledge Guru IPA Kelas VIII SMP Muhammadiyah Se-Kota Surakarta Maryanto, Joko; Hariyatmi, H
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.412 KB)

Abstract

Guru merupakan komponen system pendidikan yang berperan sebagai pengendali keberhasilan suatu program pendidikan. Kinerja guru diyakini sebagai faktor yang paling penting dalam tercapainya pembelajaran yang berkualitas.Tiga pilar utama yang dijadikan sebagai dasar pengetahuan seorang guru yaitu Content Knowledge (CK), Pedagogical Knowledge (PK), dan Pedagogical Content Knowledge (PCK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil PK Guru IPA kelas VIII SMP Muhammadiyah Se-Kota Surakarta dalam penyusunan RPP tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif karena mendeskripsikan profil PK guru dalam penyusunan RPP. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah delapan sekolah SMP Muhammadiyah Se-Kota Surakarta dengan sampel berupa RPP buatan guru kelas VIII. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan cara mengambil lima RPP buatan guru menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model memperlihatkan hasil baik (74,37%), penggunaan metode memperlihatkan hasil sangat baik (92,50%), penggunaan pendekatan memperlihatkan hasil tidak baik (29,37%), pengetahuan media memperlihatkan hasil cukup (64,37%), dan pemilihan ranah evaluasi memperlihatkan hasil baik (77,50%). Berdasarkanpenelitian yangtelahdilakukan dapat disimpulkan bahwa profil PK guru IPA kelas VIII SMP Muhammadiyah Se-Kota Surakarta memperlihatkanhasilcukup baik (64,92%).
Gambaran Kemampuan Pedagogical Content Knowledge Guru IPA Kelas VII SMP Negeri Se-Kabupaten Sukoharjo Chotimah, Khusnul; Hariyatmi, H
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.88 KB)

Abstract

Guru berperan dalam menentukan keberhasilan proses dan hasil belajar peserta didik. Pengetahuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) dibutuhkan agar guru dapat mengajar dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan PCK guru IPA Kelas VII SMP Negeri Se-Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan mendokumentasikan RPP. Populasi meliputi seluruh guru IPA kelas VII Negeri Se-Kabupaten Sukoharjo yang menggunakan Kurikulum 2013. Sampel diambil secara random sampling yaitu satu guru pada tiap sekolah dengan jumlah total guru 13 orang. Jumlah RPP yang diidentifikasi sebanyak 4 RPP untuk setiap gurunya sehingga total RPP adalah 52 buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 sub aspek PCK, terdapat 10 sub aspek yang sudah baik dan 4 sub aspek yang masih kurang. Kemampuan yang paling tinggi adalah menyesuaikan strategi dengan jenjang peserta didik (84,77%) dan terendah adalah kesesuaian materi dengan kurikulum (44,92%). Kemampuan PCK guru IPA Kelas VII SMP Negeri Se-Kabupaten Sukoharjo dapat disimpulkan termasuk baik (66,19%).
Aplikasi Helicoverpa Armigera Nuclear Polyhedrosis Virus Subkultur (Hanpv1) pada Ectropis Burmitra Miranti, Mia; Safitri, Ratu; Melanie, M; Fitriani, Nurullia
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.241 KB)

Abstract

Helicoverpa armigera Nuclear Polyhedrosis Virus (HaNPV) telah diproduksi pada larva Spodoptera litura. Virus hasil produksi tersebut adalah Helicoverpa armígera Nuclear Polyhedrosis Virus Subkultur atau HaNPV1. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif eksplorasi dengan menginfeksikan larva instar dua, tiga dan empat Ectropis burmitra (ulat jengkal daun teh) dengan sediaan HaNPV1 yang dioleskan pada pakan larva dengan konsentrasi virus yang digunakan sebesar 4 x 102, 4 x 104 dan 4 x 106 polihedra/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematian larva instar dua, tiga dan empat Ectropis burmitra yangdiinfeksi virus dengan konsentrasi 4 x 102, 4 x 104 dan 4 x 106 polihedra/ml antara 80%-100%. Efektivitas infeksi HaNPV1 hingga 100% pada larva E. burmitra instar dua untuk semua konsentrasi infeksi. Akan tetapi semakin tua instar larva, tingkat kematian turun menjadi 80% pada larva instar tiga dan empat yang diinfeksi HaNPV1 dengan konsentrasi sebesar 4 x 102 polihedra/ml. Pada konsentrasi virus sebesar 4 x 106 polihedra/ml seluruh larva instar dua, tiga dan empat mencapai tingkat kematian 100%. Tingkat kematian yang tinggi terjadi pada larva ini karena E. burmitra masih satu ordo dengan H. armigera (sebagai inang utama HaNPV) dan S. litura yaitu Ordo Lepidoptera
Profil Kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru IPA SMP Negeri Se-Jatisrono Arifah, Miftah; Hariyatmi, H
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.777 KB)

Abstract

Guru sebagai figur sentral dalam proses pendidikan merupakan komponen utama yang menentukan keberhasilan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kemampuan PedagogicalContent Knowledge(PCK) Guru IPA SMP Negeri se-Jatisrono dalam menyusun RPP Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 17 guru IPA di SMP Negeri se- Jatisrono dengan sampel 15 guru IPA. Hasil identifikasi RPP menunjukkan bahwa sub aspek kesesuaian strategi dengan jenjang peserta didik, sub aspek kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan sekolah dan kesesuaian media dengan kondisi lingkungan sekolah termasuk sangat baik (100%), sedangkan sub aspek kesesuaian materi dengan kurikulum termasuk cukup (46,7%). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan PCK guru IPA SMP Negeri se-Jatisrono termasuk sangat baik (80,5%).