cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Inventarisasi Herpetofauna di Pemandian Air Panas Cangar Mahendra, Rizcho Afrizal; Zabrina, Jihan; Amin, Muhammad Hilman Fu'adil
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.965 KB)

Abstract

Herpetofauna adalah kelompok hewan yang terdiri dari reptil dan amfibi, mereka dikelompokan karena berdarah dingin atau ectothermic. Herpetofauna berfungsi sebagai penyeimbang rantai makanan pada suatu ekosistem. Pada Taman Hutan Raya Raden Soerjo terdapat kawasan Pemandian Air Panas Cangar dengan daya dukung lingkungan tinggi yang berpotensi sebagai habitat spesies herpetofauna. Belum adanya inventarisasi dan penelitian herpetofauna di kawasan Pemandian Air Panas Cangar menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui spesies herpetofauna apa saja yang ada, mengetahui waktu spesies herpetofauna beraktifitas, dan mengetahui status konservasi spesies herpetofauna yang hidup di kawasan Pemandian Air Panas Cangar. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 hari menggunakan metode penelitian aktif yaitu metode VES (Visual Encounter Survey) dengan mendata spesies herpetofauna yang dijumpai dan metode hand searching dengan mencari langsung menggunakan tangan atau alat di tempat spesies herpetofauna mungkin bersembunyi. Hasil penelitian ini diperoleh 18 individu dari 3 famili yang terdiri dari 6 spesies yaitu Hemidactylus garnotii, Bronchocela cristatella, Gonocephalus kuhlii, Gonocephalus sp., Eutropis sp. dan Eutropis multifasciata. Dari spesimen tersebut, didapatkan 3 spesies yang tidak dilindungi dengan status LC (Least Concern) yaitu Eutropis multifasciata, Eutropis sp., dan Bronchocela cristatella. 1 spesies yang hampir terancam punah dengan status NT (Near Threatened) yaitu Hemidactylus garnotii. dan 2 spesies dengan status kekurangan data atau DD (Data Deficient) yaitu Gonocephalus kuhlii, dan Gonocephalus sp.
Uji Aktivitas Formulasi Lotion Tabir Surya Ekstrak Bekatul Padi (Oryza sativa L.) Safitri, Desi Karisma; Safitri, Cikra Ikhda Nur Hamida
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.609 KB)

Abstract

Bekatul adalah lapisan luar dari beras yang terlepas saat proses penggilingan gabah yang mengandung senyawa bioaktif seperti tokoferol, tokotrienol dan oryzanol. Oryzanol adalah senyawa antioksidan alami yang terdapat pada bekatul, sangat kuat dalammencegah oksidasi dan mampu memotong sinar ultraviolet dipermukaan kulit. Sinar ultraviolet (UV) dapat menstimulasi munculnya kanker kulit dikarenakan UV adalah radikal bebas yang berbahaya. Perlindungan kulit dapat dilakukan antara laindengan menggunakan tabir surya yang diaplikasikan dalam bentuk sediaan lotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas tabir surya ekstrak bekatul padi yang diformulasikan dalam bentuk sediaan lotion berdasarkan nilai Sun Protection Factor (SPF) menggunakan spektrofotometri UV-VIS dengan panjang gelombang 290-320 nm. Metode Penelitian ini menggunakan eksperimen. Penelitian ini terdiri dari penyiapan simplisia, ekstraksi bekatul padi dilakukan dengan metode sokletasi menggunakan pelarut etanol 96%, skrining fitokimia, pengujian Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase gerakn-heksan : etil asetat(3:5) dan fase diamsilika gel F254. Ekstrak bekatul padi diformulasikan dalam bentuk sediaan lotion dengan konsentrasi 2% (F1), 4% (F2), 6% (F3) dan kontrol basis (F0). Formulasi lotion diuji mutu fisik sesuai SNI 16-0218-1987 dan penentuan nilai SPF. Data mutu fisik dianalisis secara deskriptif, sedangkan data nilai SPF dianalisis menggunakan SPSS OneWay Annova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu fisik lotion ekstrak bekatul F1, F2, F3 dan F0 telah memenuhi syarat mutu fisik sediaan lotion sesuai SNI. Rata-rata nilai SPF lotion F1, F2, F3 dan F0 berturut-turut adalah 11,289 ± 0,165; 12,717 ± 0,111; 13,665 ± 2,665 dan 7,019 ± 0,1. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan nilai SPF antar formula (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu sediaan lotion ekstrak bekatul padimemiliki aktivitastabirsurya. Konsentrasi 2%, 4%, 6% memiliki aktivitas tabir surya proteksi maksimal, sedangkan pada kontrol basis (F0) memiliki aktivitas tabir surya proteksiekstra.
Formulasi dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor) Krim dari Ekstrak Bekatul (Oryza sativa) Fitria, Dita Nur Lailatul; Safitri, Cikra Ikhda Nur Hamida
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.407 KB)

Abstract

Bekatul merupakan hasil samping proses penggilingan padi yang mengandung senyawa bioaktif seperti tokoferol, tokotrienol, dan oryzanol. Oryzanol merupakan antioksidan alami yang terdapat pada bekatul padi, sangat kuat dalam mencegah radikal bebas seperti sinar UV (Ultra Violet). Sinar UV merupakan radikal bebas yang dapat mengakibatkan kanker kulit, sehingga perlu adanya senyawa tabir surya sebagai penangkal radikal bebas. Salah satu bentuk perlindungan terhadap kulit dengan menggunakan tabir surya yang di aplikasikan dalam sediaan krim. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas tabir surya pada ekstrak bekatul padi (Oryza Sativa) yang diformulasikan dalam sediaan krim berdasarkan nilai SPF (Sun Protector Factor) dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 290-320 nm. Metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan penyiapan simplisia, pembuatan ekstrak yang dilakukan dengan metode sokletasi dengan pelarut etanol 96%, skiring fitokimia, pengujian Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase gerak n-heksan : etil asetat (3:5) dan fase diam silika gel F254. Krim ekstrak bekatul padi di formulasikan dengan konsentrasi 10%(F1), 15%(F2), dan kontrol basis (F0). Formulasi krim dilakukan uji penentuan nilai SPF, serta dilakukan uji mutu fisik sediaan krim yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia SNI 16-4399-1996. Data mutu fisik di analisis dengan metode deskriptif, dan data nilai SPF dianalisis dengan metode statistik T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu fisik sediaan krim ekstrak bekatul F1 dan F2 telah memenuhi syarat mutu fisik sediaan krim sesuai SNI. Rata- rata nilai SPF krim F1 dan F2 adalah 1,07±0,11 dan 4,48±0,16. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu krim ekstrak bekatul memiliki aktivitas tabir surya pada konsentrasi 15% dengan proteksi sedang.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Binahong dalam Ransum terhadap Bakteri pada Telur Puyuh Mustofa, Rudian; Kismiati, Sri; Sumarsih, Sri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.072 KB)

Abstract

Tepung daun binahong memiliki banyak manfaat dan juga salah satunya adalah sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui reaksi penambahan tepung daun binahong terhadap bakteri telur puyuh dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas eksterior telur puyuh. Penelitian ini menggunakan burung puyuh betina sebanyak 200 ekor yang berumur 7 minggu dengan bobot rata-rata awal 123,77 ± 0,72g, dengan kandang berukuran 90 cm x 35 cm x 25 cm/10 ekor. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari: T0 (kontrol), T1 (penambahan tepung daun binahong 2%), T2 (penambahan tepung daun binahong 4%), T3 (penambahan tepung daun binahong 6%). Data dianalis menggunakan ANOVA dengan uji F pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun binahong dalam ransum tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah bakteri, dan tebal kerabang telur. Total bakteri T0 = 2.2 x 104 cfu/g , T1 = 1.6 x 104 cfu/g , T2 = 1.1 x 104 cfu/g , T3 = 1.8 x 104 cfu/g. Tebal kerabang T0 = 0,32mm , T1 = 0,33mm , T2 = 0,32mm , T3 = 0,34mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung daun binahong 2 sampai 6% dalam ransum tidak merubah total bakteri dan tebal kerabang telur puyuh.
Analisis Ketercukupan Perencanaan Pembelajaran Guru Sesuai Tuntutan Kurikulum 2013 Dan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Sistem Pernapasan Astuti, Dwi; Masykuri, Mohammad; Maridi, M
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.98 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting untuk menguasai materi sistem pernapasan. Salah satu bentuk adaptasi guru terhadap materi tersebut adalah guru harus memiliki kemampuan dalam merencanakan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis ketercukupan perencanaan pembelajaran guru sesuai tuntutan kurikulum 2013 dan ketercukupan kemampuan berpikir kritis pada materi sistem pernapasan. Data kesesuaian kurikulum 2013 dipeoleh dari penilaian rencana pembelajaran (RPP) guru dan wawancara, data kemampuan berpkiri kritis diperoleh dari observasi dan wawancara Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketercukupan perencanaan pembelajarn guru sesuai tuntutan dengan kurikulum 2013 sebesar 75% dengan kriteria baik, ketercukupan kemampuan berpikir kritis sebasar 67,6% dengan kriteria sedang. Dengan demikian ketercukupan RPP guru materi sistem pernapasan terhadap kurikulum 2013 adalah baik dan ketercukupan kemampuan berpikir RPP guru materi sistem pernapasan adalah sedang.
Biokonversi Roti Kadaluwarsa dengan Fortifikasi Kulit Jeruk Nipis sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioetanol Trimayanto, Sigit; Hertiwi, Laila Rezty; Afni, Angelina Nur
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.147 KB)

Abstract

Kebutuhan energi saat ini semakin meningkat yang mengakibatkan menipisnya keberadaan minyak bumi. Di sisi lain, terdapat limbah roti kadaluwarsa dan kulit jeruk nipis yang belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, dibuatlah bioetanol yang merupakan biokonversi roti kadaluwarsa dengan fortifikasi kulit jeruk nipis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi roti kadaluarsa dan pegaruh variasi komposisi kulit jeruk nipis terhadap jumlah bioetanol yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah pembuatan starter dengan cara hidrolisa yang dilanjutkan dengan fermentasi secara anaerobik. Kemudian, hasil fermentasi didistilasi. Hasil yang diperoleh adalah kadar etanol yang dihasilkan dari proses fermentasi semakin meningkat dengan meningkatnya massa roti kadaluwarsa dan kulit jeruk nipis. Tetapi, setelah mencapai rasio massa roti kadaluwarsa maksimum, terjadi penurunan kadar etanol yang dihasilkan.
Pertumbuhan Miselium Bibit F1 Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dan Jamur Merang (Volvariella volvacea) pada Media Biji Padi Dan Biji Nangka Andriani, Sri; Suparti, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.556 KB)

Abstract

Biji padi dan biji nangka merupakan biji-bijian lokal yang mempunyai kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan mineral. Biji-bijian tersebut bisa digunakan sebagai media alternatif bibit F1 jamur merang dan jamur tiram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan miselium bibit F1 Jamur tiram dan Jamur Merang pada media biji padi dan biji nangka. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial terdiri dari dua faktor yaitu faktor 1 jenis indukan jamur (Jamur tiram dan jamur merang ), faktor 2 yaitu jenis media (biji padi dan biji nangka ). Hasil penelitian yaitu miselium jamur tiram dan jamur merang dapat tumbuh pada media biji padi dan biji nangka. Pertumbuhan miselium paling cepat tumbuh pada jamur tiram media biji nangka yaitu 7,6 cm, dan jamur merang media biji nangka yaitu 6 cm, sedangkan pertumbuhan miselium paling lambat yaitu pada jamur tiram media biji padi yaitu 2,8 cm, dan jamur merang media biji padi yaitu 3,5 cm, dengan warna putih kompak.
Profil Soal Ulangan Biologi SMA di Kecamatan Kartasura dari Perspektif Hots Hariyatmi, H; Luthfia, Annisa Rahma
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.275 KB)

Abstract

Salah satu bentuk evaluasi pembelajaran yang dilakukan guru adalah ulangan dan semestinya terdapat komponen soal dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil ulangan Biologi SMA berdasarkan prespektif HOTs. Prespektif HOTS pada Taksonomi Bloom yaitu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Subyek penelitian yang digunakan adalah naskah soal ulangan Biologi buatan guru kelas X SMA yang ada di Kecamatan Kartasura. Ada empat sekolah SMA di Kartasura, yaitu satu SMA negeri dan tiga SMA swasta. Soal diperoleh dari satu guru kelas X dari masing-masing sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Naskah soal ulangan selanjutnya diidentifikasi berdasarkan perspektif HOTs Taksonomi Bloom. Data hasil identifikasi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa soal ulangan Biologi kelas X yang termasuk LOTs sebesar 62,58% (tinggi) dan soal yang muncul meliputi C1(34.58%), C2 (20.33%), C3 (7.68%), sedangkan soal ulangan yang termasuk HOTs sebesar 37.42% (rendah) dan soal yang muncul hanya C4. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan simpulan yang dapat diajukan adalah profil soal ulangan biologi SMA di Kecamatan Kartasura dari perspektif HOTs masih termasuk katagori rendah (37.43%).
Uji Aktivitas Formulasi Lip Balm dari Ekstrak Bekatul Padi (Oryza sativa) Sebagai Tabir Surya Wijaya, Ii Ro'ika; Safitri, Cikra Ikhda Nur Hamida
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.661 KB)

Abstract

Bekatul merupakan hasil dari penggilingan gabah menjadi beras, dengan warna coklat muda yang mempunyai senyawa oryzanol, tokoferol dan tokotrienol. Oryzanol merupakan antioksidan alami yang sangat kuat dalam mencegah oksidasi dan lebih efektif dalam mencegah radikal bebas yang disebabkan oleh sinar matahari. Sinar ultraviolet (UV) merupakan radikal bebas yang mengakibatkan pigmentasi kulit bibir yang membuat warna bibir menjadi hitam, dan pecah-pecah. Pigmentasi kulit bibir dapat dicegah dengan penggunaan tabir surya yang diaplikasikan dalam bentuk lip balm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas tabir surya ekstrak bekatul padi yang diformulasikan dalam bentuk lip balm yang dilihat dari nilai Sun Protection Factor (SPF) menggunakan spektrofotometri UV-VIS dengan panjang gelombang 290-320 nm. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini terdiri dari penyiapan bekatul. ekstrasi bekatul padi dilakukan dengan metode sokletasi menggunakan pelarut etanol 96%, skrining fitokimia, pengujian Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase gerak n-heksan : ethyl acetat (3:5) dan fase diam silica gel F254. Ekstrak bekatul diformulasikan dalam bentuk lip balm dengan kosentrasi 5% (F1), 10% (F2), 15% (F3) dan kontrol basis (F0). Formulasi lip balm diuji mutu fisik sesuai dengan Standart Nasional Indonesia (SNI) dan penentuan nilai SPF. Data mutu fisik dianalisis secara deskritif, sedangkan data nilai SPF dianalisis menggunakan analisis One Way Anova dengan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu fisik lip balm ekstrak bekatul F1, F2, F3 dan F0 telah memenuhi syarat mutu fisik sediaan lip balm sesuai SNI 16-4399-1996. Rata-rata nilai SPF lip balm F1, F2, F3 dan F0 berturut-turut adalah 6,617 ± 2,783; 4,651 ± 1,250; 3,917 ± 0.513 dan 5,803 ± 1,143. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan nilai SPF antar formula (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu sediaan lip balm ekstrak bekatul pada kosentrasi 5% proteksi ekstra, 10% proteksi sedang, 15% proteksi minimal, dan kontrol basis proteksi sedang.
Produksi Tunas Juvenil Jati (Tectona grandis L.f) Pada Klon yang Berbeda Setelah Pangkas Pertama di Kebun Pangkas Pudjiono, Sugeng; Adinugraha, Hamdan Adma
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.518 KB)

Abstract

Jati merupakan salah satu tanaman hutan penghasil kayu yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Produktivitas hutan rakyat jati masih rendah. Perbanyakan tanaman jati dapat dilakukan secara generatif dan vegetatif. Perbanyakan vegetatif merupakan salah satu cara untuk mendapatkan tanaman unggul yang sama dengan induknya atau clonning. Langkah-langkah pemilihan materi genetik unggul yang diperbanyak secara vegetative merupakan salah satu tahapan yang perlu diketahui untuk mendapatkan bibit yang mempunyai produktivitas tinggi. Materi genetik unggul diperoleh melalui uji klon yang kemudian klon terpilih diperbanyak. Untuk memperbanyak klon unggul diperlukan informasi produksi tunas yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui produksi tunas juvenil yang dihasilkan dari klon jati yang berbeda yang terdapat di kebun pangkas jati. Metode penelitian yaitu Kebun Pangkas umur 4 bulan dipangkas setinggi 50 cm diatas permukaan tanah. Empat minggu setelah pangkas tunas yang tumbuh diamati. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap berblok, 12 klon jati dengan 3 ulangan masing-masing ulangan 10 unit tanaman. Jarak tanam antar tanaman 1 m x 1 m. Pemangkasan dilakukan pada bulan April. Karakter yang diukur adalah tinggi tunas, diameter tunas dan jumlah tunas. Dianalisis varian jika terdapat beda nyata dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon berpengaruh sangat nyata terhadap parameter yang diamati yaitu tinggi tunas, diameter tunas dan jumlah tunas. Tinggi tunas 12,6 cm-34,4 cm dengan rerata 24,7 cm. Diameter tunas antara 6,74 mm-8,95 mm dengan rerata 7,60 mm. Jumlah tunas antara 2,98 - 4,24 dengan rerata 3,57 tunas.