cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Nilai APTI (Air Pollution Tollerance Index) Tanaman Pengisi RTH Privat di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung Ergantara, Rani Ismiarti; Khikmawati, Emy
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.304 KB)

Abstract

Kecamatan Kemiling berpotensi besar terjadi pencemaran udara akibat kegiatan perindustrian, perdagangan, dan transportasi. Sedangkan saat ini ketersediaan ruang terbuka hijau menurun akibat konversi lahan menjadi pemukiman. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah mengembangkan ruang terbuka hijau privat melalui penanaman vegetasi tahan emisi sekaligus penyerap emisi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui toleransi jenis tanaman pengisi ruang terbuka hijau privat di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi nilai APTI (Air Pollution Tollerance Index) 15 jenis tanaman pengisi RTH privat antara lain Mangifera odorata, Annona muricata, Ficus benjamina, Cyrtostachys renda, Oleina syzygium, Plumeria alba, Aglaonema sp, Saraca asoca, Anredera cordifolia, Pandanus amaryllifolius, Piper betle L, Bouganvillea, Euodia ridleyi, minum Sambac, Rhoeo discolor. Hasil penelitian menunjukkan nilai APTI tertinggi adalah Mangifera odorata dengan kategori cukup toleran (18.938) dan Ficus benjamina dengan kategori sedang (14.946), sedangkan tanaman lain masuk dalam kategori sensitif. Dengan demikian tanaman Mangifera odorata dan Ficus benjamina menjadi tanaman prioritas pengisi RTH Privat di Kecamatan Kemiling.
Kualitas Kefir Kacang Hijau dengan Variasi Konsentrasi Starter dan Lama Fermentasi Pratitaningsih, Nitya Andini; Suryani, Titik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.502 KB)

Abstract

Kefir merupakan produk minuman fermentasi susu menggunakan starter grain kefir. Susu nabati yang berasal dari kacang hijau memiliki kadar protein cukup tinggi dapat digunakan untuk mensubtitusi susu hewani bagi orang yang mengidap intoleransi laktosa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas kefir kacang hijau berupa kadar total asam, pH, dan organoleptik dengan variasi konsentrasi starter dan lama fermentasi. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 faktor, faktor 1 konsentrasi starter 6%, 8%, dan 10%, sedangkan faktor 2 lama fermentasi selama 24 jam dan 36 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kefir terbaik perlakuan konsentrasi starter 10% lama fermentasi 24 jam dengan kandungan total asam 1,27%wb, pH 3,66 dan memiliki rasa asam, aroma sedap dan berwarna krem.
Keanekaragaman Jenis Lichen Epifit di Kawasan Cemoro Sewu Magetan Fatimaturrohmah, Richa Putri; Roziaty, Efri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.921 KB)

Abstract

Lichen terbentuk dari suatu organisme hasil asosiasi antara jamur dan alga. Lichen epifit yang banyak di jumpai karena tempat berkembangnya menempel di pepohonan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis lichen epifit yang berada di Kawasan Cemoro Sewu, Magetan. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dengan melakukan penjelajahan sepanjang jalur pendakian, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian di bagi menjadi 2 stasiun yaitu ketinggian 1800 Mdpl dan 1900 Mdpl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lichen yang ditemukan sebanyak 7 jenis dengan 2 tipe morfologi talus lichen yaitu foliose dan crustose. Lichen yang ditemukan terletak pada pohon dengan diameter 40 cm dan pada zona 2, zona 3 dan zona 4.
Inventarisasi Tumbuhan Paku Terestrial (Pteridophyta) di Kawasan Hutan Girimanik Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah Nugroho, Rio Abdi; Roziaty, Efri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.771 KB)

Abstract

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan cormophyta berspora yang dapat hidup di habitat manapun seperti terestrial, aquatik maupun epifit. Kawasan hutan Girimanik Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah memiliki tingkat kelembaban yang tinggi, sehingga ditemukannya Pteridophyta dengan jenis keberagaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk klasifikasikasi jenis Pteridophyta terestrial di Hutan Kawasan Girimanik Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan lokasi dibagi menjadi dalam 2 stasiun. Stasiun I (1200-1350 m dpl) dan stasiun II (1350-1500 m dpl). Hasil penelitian ditemukan 15 jenis Pteridophyta terestrial yaitu, Cyatheacontaminans, Lycopodium cernuum, Asplenium adiantum-nigrum, Asplenium laetum, Blechnum sp, Adiantum hispidulum, Adiantum raddianum, Davalia pulmonalis, Gleichenia linearis, Paesia scaberula, Polypodium scolopendria,Polypodium glycyrrhiza, Pteris vittata, Selaginella bryopteris, dan Thelypteris sp.
Identifikasi Bakteri Patogen pada Olahan Daging Sapi Penyebab KLB Keracunan Pangan di Temanggung Tahun 2018 Rudin, Nur Ahmad; Perdana, Naufal Ghozi Aditya; Amalia, Ninda Nur; Rohmah, Zuliyati
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.919 KB)

Abstract

Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan adalah suatu kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengonsumsi pangan, dan berdasarkan analisis epidemiologi, pangan tersebut terbukti sebagai sumber keracunan. Bakteri patogen menjadi salah satu agen penyebab KLB keracunan pangan. Bakteri merupakan penyebab penyakit yang sering berhubungan dengan bidang penyehatan makanan, seperti diare, muntaber, tifus, dan infeksi saluran pencernaan disebabkan masih tingginya tingkat kontaminasi mikroorganisme pada makanan yang disajikan oleh berbagai penyelenggara makanan. Bakteri patogen yang sering menjadi penyebab penyakit pada manusia adalah Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Vibrio cholerae, Streptococcus pneumonia, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Campylobacter sp., Salmonella enteric, Salmonella thypi, Taenia solium dan Mycobacterium sp. Analisis bakteri patogen penting untuk mengetahui jenis bakteri penyebab penyakit sehingga penyakit akibat bakteri patogen di masyarakat dapat diantisipasi dan ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri patogen pada olahan daging sapi penyebab KLB keracunan pangan di Temanggung, Jawa Tengah tahun 2018. Penelitian dilakukan dengan uji biokimia menggunakan BD Phoenix™ dan uji patogenitas dengan tes antisera E. coli pada sampel olahan daging sapi, yaitu daging rebus dan daging bumbu. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan membaca hasil pengujian biokimia setelah sampel dituangkan ke Panel NID (bakteri Gram negatif) atau Panel PID (bakteri Gram positif), dan diinkubasi pada BD Phoenix™, serta melihat terbentuknya gumpalan seperti pasir pada tes antisera E. coli. Hasil yang diperoleh menunjukkan daging rebus mengandung bakteri Bacillus thuringiensis, Staphylococcus gallinarum, dan Staphylococcus sciuri. Daging bumbu mengandung bakteri E. coli dan S. gallinarum. E. coli pada daging bumbu bersifat nonpatogen. Kesimpulan penelitian ini adalah KLB keracunan pangan di Temanggung tahun 2018 disebabkan oleh kontaminasi bakteri pada sampel olahan daging sapi yaitu S. sciuri pada daging sapi rebus dan E. coli pada daging sapi bumbu.
Kualitas Kefir Komposisi Sari Kedelai dan Susu Skim dengan Variasi Konsentrasi Starter dan Lama Fermentasi Anggraini, Prili Dwi; Suryani, Titik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.319 KB)

Abstract

Kefir merupakan produk minuman fermentasi dengan rasa asam dan sedikit aroma alkohol, mengandung probiotik yang berfungsi memaksimalkan penyerapan nutrisi dalam tubuh. Sari kedelai digunakan sebagai bahan dasar kefir untuk mengatasi lactosa intolerant. Susu skim memiliki kandungan laktosa dan protein yang tinggi berperan sebagai sumber nutrisi bakteri asam laktat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas kefir komposisi sari kedelai dan susu skim dengan variasi konsentrasi starter dan lama fermentasi. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 faktor. Faktor 1 : konsentrasi starter (6%, 8%, dan 10%), sedangkan faktor 2 : lama fermentasi (24 jam dan 36 jam). Kualitas kefir terbaik pada konsentrasi starter 8% dan lama fermentasi 36 jam dengan kandungan total asam 1,90%wb dan pH 3,84 dengan rasa asam, warna putih, aroma sedap dan tekstur lembut.
Keanekaragaman Rumput di Kawasan Cemoro Sewu Magetan Sulaiman, Rizky Ta'ziyah; Roziaty, Efri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.459 KB)

Abstract

Keanekaragaman hayati tidak terbatas hanya pada tumbuhan berkambium saja, namun berbagai macam tumbuhan bawah tegakan juga memiliki jenis keragaman yang tinggi. Vegetasi dasar yang tersebar di bawah tegakan pohon merupakan tipe vegetasi yang meliputi rerumputan, herba dan semak belukar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman rumput di kawasan Cemoro Sewu, Magetan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan menjelajah lokasi penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan 2 stasiun pada ketinggian 1800 dan 1900 M dpl dengan menggunakan plot berukuran 2 x 2 m. Jenis rumput yang ditemukan pada penelitian ini terdiri dari 1 famili dan 5 spesies. Famili Poaceae terdiri dari 5 spesies yaitu Eragrotis amabilis (L.) Wight & Arn. ex Nees., Imperata cylindrica (L.) Raeusch., Axonopus compressus (Sw.) P. Beauv., Leersia hexandra Sw., dan Ottochloa nodosa (Kunth) Dandy.
Anti Nyamuk Elektrik dari Daun Suren dan Bunga Kamboja terhadap Mortalitas Nyamuk Aedes Aegypti Nurseha, Qosim; Asngad, Aminah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.624 KB)

Abstract

Alternatif pembasmian nyamuk A. aegypti dapat dilakukan dengan memanfaatkan senyawa dalam tumbuhan. Bunga kamboja putih dan daun suren adalah sebagian contoh tanaman yang mengandung senyawa bagi nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh anti nyamuk alami elektrik dari ekstrak daun pohon suren dan ekstrak bunga kamboja terhadap mortalitas nyamuk A. aegypti. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor. Faktor yang berperan yaitu perbandingan bahan (B1 : simplisia daun suren dan bunga kamboja (50% : 50%), B2 : simplisia daun suren dan bunga kamboja (75% : 25%), B3 : simplisia daun suren dan bunga kamboja (25% : 75%) dengan tiga kali pengulangan. Data pengamatan dianalisis menggunakan one way anova yang dilanjutkan dengan uji LSD (Least Significant Differences). Kombinasi perlakuan yang paling berpengaruh yaitu pada perlakuan B3 yang memiliki persentase mortalitas 69,33%. Simpulan dari penelitian ini yaitu bunga kamboja putih dan daun suren memiliki aktifitas sebagai anti nyamuk. Senyawa anti nyamuk pada bunga kamboja putih lebih berpengaruh dibandingkan dengan senyawa pada daun suren terhadap mortalitas nyamuk.
Desain Teknologi Akresi Mineral Untuk Upaya Konservasi Bambu Laut Secara Ek Situ Widyanto, Salasi Wasis; Ma'muri, M
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.963 KB)

Abstract

Nilai ekonomis bambu laut (Isis hippuris) sebagai bahan baku farmasi dan bahan campuran pembuatan keramik porselin sehingga banyak diperdagangkan dan diekspor ke Eropa, Amerika, dan sebagian Asia terutama Cina (Tiongkok) memicu terjadinya eksploitasi biota ini secara masif. Imbasnya, ancaman kerusakan terumbu karang dan menurunnya populasi bambu laut pun terjadi, sehingga perlu upaya konservasi terhadap biota ini. Seirama dengan hal tersebut, teknologi akresi mineral terbukti bisa memberi kontribusi signifikan dalam mempercepat pertumbuhan karang. Kesamaan sifat yang dimiliki oleh material pembentuk terumbu karang dan material hasil dari teknologi akresi mineral menyebabkan struktur ini cocok digunakan sebagai media pertumbuhan buatan untuk terumbu karang. Berdasarkan latar belakang ini, maka dibuatlah rumusantujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu membuat desain teknologi akresi mineral pada skala eksitu sebagai upaya konservasi bambu laut melalui penyiapan bibit bambu laut dengan struktur yang kokoh sebelum ditanam di laut. Metode penanaman biota ini dilakukan melalui dua tahap yaitu penanaman bibit pada struktur katoda teknologi akresi mineral bentuk puzzle di akuarium dan penanaman bibit hasil perlakuan tahap pertama di laut lepas. Instalasi substrat beton bentuk puzzle ditambahkan untuk memperkuat struktur dimana biota tersebut ditanam. Seluruh metode tersebut dilakukan berdasarkan tahapan-tahapan baku dalam kegiatan perekayasaan sesuai petunjuk teknis jabatan fungsional perekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Hasil yang diperoleh berupa desain teknologi akresi mineral untuk upaya konservasi bambu laut secara eksitu yang terdiri dari desain konseptual, desain power supply, desain anoda dan katoda, dan desain substrat. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu desain teknologi akresi mineral untuk upaya konservasi bambu laut secara eksitu telah berhasil dibuat dengan menggunakan anoda platina, katoda besi bentuk puzzle, dan keluaran power supply berupa tegangan listrik sebesar 12 Volt atau 24 Volt dan arus listrik sebesar 2,3 Ampere.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Binahong (Anredera Cordifolia) terhadap Performa Produksi Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Mahadika, Ragil Bayu; Kismiati, Sri; Muryani, Rina
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.272 KB)

Abstract

Binahong mengandung saponin, flavonoid, terpenoid, alkaloid dan sebagai anti bakteri, antifungi sehingga jika dikonsumsi akan meningkatkan kesehatan, dan dapat meningkatkan produksi telur pada puyuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung daun binahong terhadap performa produksi telur puyuh. Materi yang digunakan 200 ekor burung puyuh betina umur 7 minggu, bobot badan 123,77 ±0,72 g dan dipelihara selama 4 minggu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari: T0 (kontrol), T1 (penambahan tepung daun binahong 2%), T2 (penambahan tepung daun binahong 4%), T3 (penambahan tepung daun binahong 6%). Data dianalisis menggunakan Anova dengan uji F pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung binahong tidak berpengaruh nyata terhadap performa produksi telur. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penambahan tepung daun binahong sampai level 6% dapat mempertahankan performa produksi telur puyuh.