cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
jusindo.jsi@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
muhammadzidnal31@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27753077     EISSN : 27750892     DOI : 10.36418
Core Subject : Health,
Ruang lingkup dan fokus penelitian terkait bidang kajian dengan penekanan pada pendekatan, yang meliputi: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Kesehatan Kerja; Hyperkes), Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan), Ilmu Gizi, Epidemiologi, Teknik Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Asuransi Jiwa dan Ilmu Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Ilmu Olah Raga, Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Administrasi Rumah Sakit, Entomologi (Kesehatan, Fitopatologi), Ilmu Biomedis, Ergonomi, Fisiologi Kerja, Fisioterapi, Analis Medis, Fisiologi (Olahraga ), Reproduksi (Biologi dan Kesehatan), Akupunktur, Rehabilitasi Medis.
Articles 401 Documents
Hubungan Kepuasan Keluarga Pasien Terhadap Respon Time Perawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Sumedang Tiara Mawartika; Popon Haryeti; Heri Ridwan
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.130

Abstract

Instlasi Gawat Darurat (IGD) adalah memberikan perawatan medis terbaik kepada setiap pasien yang diintegrasikan ke dalam aksi untuk Kondisi Darurat untuk mencegah kematian atau kecacatan. Waktu tanggap adalah lamanya waktu yang diperlukan untuk menangani pasien sejak pasien tiba hingga pengobatannya selesai. Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah keluarga yang berada di ruangan IGD RSUD Sumedang yang mengantar kelyarga dari awal masuk sampai dilakukan tindakan, jumlah sampel 55 responden, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan korelasional, Penelitian ini menggabungkan desain studi cross-sectional dengan metode observasional.  penelitian yang menggunakan studi cross-sectional, yang merupakan strategi sementara yang tidak dipertahankan untuk jangka waktu yang lama. Pengambilan dan pengumpulan data menggunakan perangkat lunak aplikasi computer JASP 18.2.  gambaran kepuasan keluarga terdapat respon time sebagian besar mengatakan puas sebanyak (87,27%), hasil dari respon time yaitu 3 menit pemeriksaan pada 10 pasien (18.1%), 4 menit pada 18 pasien (32.7%), 5 menit pada 7 pasien (12.7%), dan respon time lambat dari 55 pasien terhitung 6 menit pada 17 pasien (30.9%), 7 menit pada 3 orang pasien (5.4%).  Hasil Dari Hubungan kepuasa keluarga terhadap respon time yaitu Di dapatkan uji Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara variabel respon time terhadap kepuasan keluarga pasien dengan nilai sig p =<0.001 (<0.005), berarti disini adanya hubungan antara respon time terhadap kepuasan keluarga pasien yang cukup kuat hubungannnya.
Development of Nutrition Education Media in the Form of Booklets on the Importance of Breakfast for Junior High School Students Widi Nur Aisyah; Luluk Ria Rakhma
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.132

Abstract

Educational media has an important role in students' learning process. The number of student score results has decreased, indicating that students' understanding of the material is relatively low. Media that feels appropriate and in accordance with current conditions is booklet learning media. The purpose of this study was to analyze the understanding of junior high school students using booklet learning media. This research uses Research and Development research procedures (research and development). The analysis of this study is a questionnaire on the feasibility of educational media through booklets. The questionnaires tested the validity of media experts and material experts and student learning outcomes with the existence of learning media through booklets.
Faktor Prediktor Terjadinya Delayed Hemothorax pada Pasien dengan Riwayat Trauma Tumpul Toraks di RSUP Prof Dr. R.D. Kandou Manado Gufi George Stefanus; Wega Sukanto; Adrian Tangkilisan; F. L. Fredrik G. Langi; Eko Prasetyo; Christha Tamburian; Denny Saleh
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.133

Abstract

Trauma toraks merupakan penyebab signifikan dari morbiditas dan mortalitas, terutama dalam konteks multitrauma, dengan dampak kematian berkisar antara 20% hingga 25%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor prediktor terjadinya delayed hemothorax pada pasien dengan riwayat trauma tumpul toraks di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Metode yang di guanakan metode penelitian dengan pendekatan kohort retrospektif, dengan cara consecutive sampling, analisis data dengan analisis deskriptif. Adapun hasil penelitian, ditemukan bahwa faktor prediktor yang signifikan adalah adanya fraktur tulang iga, jumlah fraktur iga 3 atau lebih, dan lokasi fraktur tulang iga. Usia dan kejadian kontusio paru tidak ditemukan sebagai faktor prediktor yang signifikan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pasien yang memiliki fraktur pada tulang iga ke 10-12, 6-9, dan 3-5 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami delayed hemothorax.
A Study of Association of Psoriasis and Type 2 Diabetes Mellitus: A Comprehensive Systematic Review Marvelo Surya Rahman Djohar; Bambang Ratio Setiyarso
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.136

Abstract

Diabetes mellitus is a significant risk factor in psoriasis, a chronic inflammatory disease with a high genetic predisposition. The association between psoriasis and diabetes mellitus is inconsistent, with some studies finding a higher risk of metabolic disorders in psoriasis patients. However, meta-analytical studies confirm a significant association between adult psoriasis and obesity, hypertension, diabetes, dyslipidemia, and metabolic syndrome. Understanding this association can help develop treatments and plans to alleviate the burden of these conditions. This systematic review focused on full-text English literature published between 2014 and 2024, adhering to PRISMA 2020 principles. Without a DOI, editorials and review papers that were published in the same journal as the submission were not accepted. ScienceDirect, PubMed, and SagePub were among the many web resources used to compile the literature. Using reliable resources, including Science Direct, SagePub, and PubMed, the study examined over 7,000 publications. Following the determination that eight publications warranted further inquiry, a more thorough examination of the full corpus was conducted. Diabetes mellitus risk in psoriasis patients is significantly increased due to insulin resistance, a common pathogenic mechanism in both psoriasis and metabolic syndrome. Treatment can reduce this risk by reducing proinflammatory cytokines and increasing anti-inflammatory cytokine.
Penatalaksanaan Pseudokista Aurikula Unilateral Menggunakan Teknik Kompresi dengan Dental Elastomer A.A. Gede Indra Pramana Putra; I Gusti Ayu Oka Sri Utari
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.137

Abstract

Pendahuluan: Pseudokista aurikula bukan merupakan suatu keganasan, namun apabila tidak dilakukan perawatan dapat menyebabkan deformitas daun telinga. Terdapat beberapa metode penatalaksanaan kasus pseudokista aurikula. Pada laporan kasus ini akan dijelaskan mengenai perawatan pseudokista aurikula minimal invasif dengan menggunakan injeksi steroid intralesi dan kompresi dengan dental elastomer. Laporan kasus: Seorang laki- laki usia 51 tahun datang ke poli THT-KL RSUD Bangli dengan keluhan terdapat benjolan pada telinga kanan sejak 1 minggu yang lalu.  Berdasarkan hasil pemeriksaan klinis ditemukan benjolan pada telinga kanan dengan ukuran 2x1 cm dengan konsistensi lunak dan tidak ada  tanda inflamasi. Hasil aspirasi didapatkan cairan bening dengan konsistensi kental berwarna kuning kecoklatan sebanyak 1 cc. Diagnosis klinis pada kasus ini adalah pseudokista aurikula dextra. Penatalaksanaan kasus: Pada kunjungan awal dilakukan injeksi steroid intralesi, namun tidak ditemukan perbaikan kondisi yang signifikan. Dilakukan perawatan kompresi dengan dental elastomer sebagai perawatan lanjutan. Tidak ditemukan kekambuhan setelah kontrol selama 2 minggu. Kesimpulan: Penatalaksanaan kasus pseudokista aurikula dengan teknik kompresi dengan dental elastomer dinyatakan berhasil tanpa ditemukan kekambuhan selama 2 minggu kontrol.
Analisis Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada Indikator Hipertensi di Puskesmas Kajen II Kabupaten Pekalongan Naila Rizqi Haqiyah; Bambang Wahyono
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis indikator hipertensi di Puskesmas Kajen II, Kabupaten Pekalongan, dan pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Program PIS-PK bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan menerapkan pendekatan berbasis keluarga. Karena hipertensi sangat umum dan berdampak besar pada kesehatan masyarakat, subjek penelitian ini dipilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIS-PK telah diterapkan dengan efektif pada indikator hipertensi di Puskesmas Kajen II, tetapi ada beberapa hambatan, seperti kekurangan sumber daya manusia., keterbatasan fasilitas, dan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini meliputi peningkatan pelatihan bagi tenaga kesehatan, penyediaan fasilitas yang memadai, dan intensifikasi program edukasi kesehatan kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan PIS-PK dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi signifikan dalam menurunkan prevalensi hipertensi di Kabupaten Pekalongan.
Pengaruh Faktor Lingkungan Keluarga, Karakteristik Orang Tua dan Dukungan Sosial Masyarakat Terhadap Stunting Pada Anak Balita Ridwan Fadjri Nur; Iwan Kurniawan; Aziz Hakim
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.139

Abstract

Stunting masih menjadi masalah utama bagi Indonesia, masalah stunting merupakan masalah kompleks, anak stunting dapat di sebabkan oleh beberapa faktor salah satu nya di sebabkan karena kekurangan gizi kronis dalam waktu yang lama, lingkungan keluarga, sanitasi, dan pendapatan ekonomi keluarga Desa Citimbang Kecamatan Salem Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah melalui deskriptif kuantitatif dengan analisis univariat yang bersumber dari Pendataan Keluarga Tahun 2023 oleh BKKBN Pusat. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara faktor lingkungan keluarga seperti akses air bersih dan jamban yang layak, pendapatan keluarga atau tingkat kesejahteraan keluarga, dan akses terhadap layanan kesehatan dengan kejadian stunting pada anak. Selain itu, karakteristik orang tua seperti pendidikan orang tua, dan status pekerjaan juga berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting. Dukungan sosial dari masyarakat juga terbukti menjadi faktor penting dalam mencegah stunting, dengan adanya keterlibatan aktif dalam program kesehatan masyarakat dan akses terhadap sumber daya yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Temuan ini menyoroti pentingnya intervensi yang menyeluruh melalui program kesehatan masyarakat yang melibatkan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Upaya pencegahan stunting harus menargetkan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, peningkatan pengetahuan orang tua tentang gizi dan pola asuh yang sehat, serta memperkuat dukungan sosial dari lingkungan sekitar untuk menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan optimal anak balita.
Efektivitas Penggunaan Aloe Vera pada Luka Bakar Sely Maks
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.141

Abstract

Luka bakar masih merupakan salah satu masalah kesehatan utama secara global yang disebabkan oleh trauma panas, bahan kimia, atau listrik. Penyebab paling sering yaitu trauma panas seperti cairan panas, benda panas atau api. Luka bakar dapat berdampak pada gangguan permanen pada penampilan dan fungsi pasien. Aloe vera mengandung bahan aktif yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka bakar. Maka itu tujuan dari penelitian ini untuk menilai efektifitas penggunaan aloe vera pada luka bakar dengan metode penelitian secara tinjauan literatur, data diperoleh menggunakan database elektronik, yaitu PubMed, NCBI dan Google Scholar dengan kata kunci aloe vera, luka bakar dan burns. Hasil dari tinjauan 7 jurnal dapat disimpulkan bahwa aloe vera secara signifikan dapat mempercepat proses penyembuhan luka bakar karena terdapat bahan aktif dalam aloe vera yang dapat merangsang proliferasi fibroblas dan re-epitelisasi yang berguna untuk proses penyembuhan luka.
Pengaruh Aktivitas Fisik dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Untar Angkatan 2022/2023 Izzra Fahmi Agoes
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.142

Abstract

Indonesia tergolong sangat rendah dibandingkan negara-negara lain. Hal ini juga diperkuat oleh laporan dari WHO “Global Status Report on Physical Activity Country Profile 2022,” yang dimana terlihat bahwa prevalensi aktifitas fisik yang masih kurang/dibawah anjuran WHO pada masyarakat Indonesia berusia 18 tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan dan meningkatkan wawasan tentang manfaat dan pentingnya aktifitas fisik untuk kesehatan jasmani dan rohani. Metode penelitiannya kualitatif design fenomenologi, pengambilan subyeknya dengan simple random sampling. Pengumpulan data dengan observasi partisipan, wawancara terstruktur dan dokumentasi. sedangkan subyek penelitiannya adalah mahasiswa/i fakultas kedokteran pada tahun 2022/2023. Hasil penelitian ini menunjukkan intensitasnya sedang dalam olahraga 15-17 orang, dan yang sama sekali jarang olahraga sekitar 5-8 orang. Sehingga aktivitas fisik pada penelitian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap IPK mahasiswa. Aktivitas fisik dan prestasi akademik tidak mempengaruhi IPK mahasiswa Fakultas Kedokteran UNTAR Tahun 2022/2023.
Analisis Kuantitatif Antibiotika Pada Pasien Rawat Inap dengan Metode ATC/ DDD dan DU 90% di RSUD Kota Yogyakarta Adriyanto Rochmad Basuki; Gita Mayasari
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.143

Abstract

Antibiotika adalah obat yang digunakan pada penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba di rumah sakit  mempunyai peranan penting dalam pengendalian peresepan antibiotika di rumah sakit salah satunya melalui surveilans penggunaan antibiotika. Surveilans penggunaan antibiotika dilakukan dengan metode kuantitatif maupun kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotika di pasien rawat inap secara kuantitatif dengan metode ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose) WHO dan Drug Utilization (DU) 90% di RSUD Kota Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dari rekam medis pasien rawat inap tahun 2021 dan 2022 yang memenuhi syarat inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian: antibiotika yang banyak digunakan tahun 2021 yaitu Azithromisin sebesar 22,03 DDD/100 diikuti oleh Moksifloksasin sebesar 14,33 DDD/100 dan Seftriakson sebesar 12,87 DDD/100. Tahun 2022 antibiotika yang banyak digunakan Seftriakson sebesar 16,81 DDD/100 diikuti Moksifloksasin 7,83 DDD/100 dan Sefuroksim 5,58 DDD/100. Azithromisin merupakan antibiotika dengan nilai DDD/100 hari rawat terbesar tahun 2021 dan seftriakson merupakan antibiotika terbesar dengan nilai DDD/100 hari rawat untuk tahun 2022. Perbedaan nilai DDD/100 antara tahun 2021 dibandingkan 2022 adalah karakteristik diagnosis yang berbeda, dimana tahun 2021 didominasi pasien COVID-19.