cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
jusindo.jsi@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
muhammadzidnal31@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27753077     EISSN : 27750892     DOI : 10.36418
Core Subject : Health,
Ruang lingkup dan fokus penelitian terkait bidang kajian dengan penekanan pada pendekatan, yang meliputi: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Kesehatan Kerja; Hyperkes), Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan), Ilmu Gizi, Epidemiologi, Teknik Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Asuransi Jiwa dan Ilmu Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Ilmu Olah Raga, Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Administrasi Rumah Sakit, Entomologi (Kesehatan, Fitopatologi), Ilmu Biomedis, Ergonomi, Fisiologi Kerja, Fisioterapi, Analis Medis, Fisiologi (Olahraga ), Reproduksi (Biologi dan Kesehatan), Akupunktur, Rehabilitasi Medis.
Articles 411 Documents
Pengauh Indeks Massa Tubuh ( IMT ) Terhadap Hipertensi: Literature Review Rahmadini, St. Islami; Nur, Muh. Jabal; Malinda, Meriam
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.186

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang mempengaruhi lebih dari 1 miliar populasi di seluruh dunia. Indeks Massa Tubuh (IMT) dikenal sebagai faktor risiko utama terjadinya hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh IMT terhadap tekanan darah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka. Studi ini melibatkan pengumpulan data dari jurnal, buku, dan sumber informasi lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara IMT dan tekanan darah. Berikut adalah beberapa hasil penelitian yang relevan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hipertensi memiliki hubungan yang sangat berkaitan dengan obesitas. IMT terutama pada kategori obesitas memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Prevalensi kejadian hipertensi pada jenis kelamin perempuan memiliki risiko lebih tinggi dengan persentase sebesar 60% dibandingkan dengan laki-laki sebesar 40%. Usia juga menjadi faktor risiko terjadinya hipertensi, dengan risiko meningkat mulai dari usia di atas 36 tahun. Dengan demikian, penting untuk melakukan pengelolaan berat badan yang berkelanjutan untuk mengurangi risiko hipertensi dan penyakit kronis lainnya. Perubahan pola makan dan aktivitas fisik yang seimbang merupakan strategi penting dalam pencegahan dan pengendalian hipertens.
Hubungan Antara Usia Dan Lama Penggunaan Ventilasi Mekanik Dengan Kejadian Vap (Ventilator Associated Pneumoniae) Pada Pasien di Ruang Icu Rumah Sakit Khusus Paru Karawang Sutoyo, Dede; Ria, Roma Tao Toba Muara; Paturohman, Asep
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.187

Abstract

Ventilator Associated Pneumonia (VAP) adalah infeksi pneumonia yang sering terjadi terkait dengan layanan kesehatan, khususnya di Intensive Care Unit (ICU). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara usia dan lama pemakaian ventilasi mekanik dengan kejadian VAP pada pasien di ICU Rumah Sakit Khusus Paru Karawang, dengan menggunakan alat ukur CPIS. Metode penelitian ini bersifat observasional untuk menganalisis hubungan antara paparan dan penyakit. Sampel yang diteliti sebanyak 40 orang melalui teknik non probability sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan analisis bivariat (spearman rank) serta univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55% responden yang mengalami VAP adalah lansia. Selain itu, ditemukan hubungan yang cukup kuat antara usia dan durasi penggunaan ventilasi dengan kejadian VAP, dengan nilai P Value masing-masing 0,01 dan 0,027. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usia dan durasi penggunaan ventilasi mekanik merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap kejadian VAP. Untuk mengurangi risiko VAP, disarankan agar ICU mengimplementasikan bundel pencegahan VAP secara ketat, mengurangi durasi penggunaan ventilator jika memungkinkan, dan meningkatkan pelatihan serta kepatuhan terhadap protokol yang ada.
Effectiveness of Butterfly Pea (Clitoria Ternatea) Extract Against Streptococcus Mutans Bacterial Growth In Vitro Salmiah, Siti; Nainggolan, Jesica Dwiasta Octaria Mp
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.189

Abstract

Dental caries is still a significant dental problem and is children's most common infectious disease. Caries is a microbiological infectious disease that can damage the hard tissue of the teeth. Several factors, including the microorganism Streptococcus mutans, cause caries. This bacterium is the main species in dental plaque that plays a role in the etiology of caries. One way to prevent caries is cleaning plaque regularly, one of which is mouthwash. This study aims to determine the effectiveness of butterfly pea flower extract (Clitoria ternatea ) on the growth of Streptococcus mutans in vitro. This type of research is laboratory experimental research using a post-test-only control group design approach. The samples used were butterfly pea flower extract ( Clitoria ternatea ) diluted with DMSO to a concentration of 100%, 50%, 25%, 12.5%, 3.125%, 6.125% and Streptococcus mutans ATCC  25175. This research was conducted using the MIC test dilution method and KBM to see the effectiveness of the antibacterial extract against the test bacteria. Analysis of research data using the one-way ANOVA test (p <0.05) to see significant differences between study groups with the number of test bacteria, followed by a double comparison test with the Post Hoc Least Significance Different (LSD) method to determine the average difference between treatment groups. Antibacterial effectiveness test results showed that butterfly pea flower extract (Clitoria ternatea) was effective in inhibiting Streptococcus mutans bacteria (p<0.05), at a concentration of 25% was the minimum inhibitory level (MIC) and 50% concentration was the minimum killing rate (MBC). This study concludes that the extract of butterfly pea flower (Clitoria ternatea) effectively inhibits and kills Streptococcus mutans bacteria
Peningkatan Disolusi Etoricoxib dengan Pembentukan Dispersi Padat Menggunakan Kollidon® VA 64 Prawira, William Ratna; Soewandhi, Sundani Nurono; Simorangkir, Timbul Partogi Haposan; Nugraha, Yuda Prasetya
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.190

Abstract

Etoricoxib merupakan salah satu golongan anti inflamasi selektif COX-2 yang diklasifikasikan dalam BSC kelas II. Pada penelitian ini dilakukan usaha peningkatan kelarutan etoricoxib melalui metode dispersi padat dengan menggunakan Kollidon® VA 64. Percobaan ini diawali dengan uji pendahuluan untuk mencari optimasi perbandingan antara etoricoxib dengan Kollidon® VA 64. Setelah dilakukan uji didapatkan perbandingan ETO-KOL-3 (1:3) adalah yang optimal. Kemudian dilakukan pembuatan dispersi padat dengan menggunakan metode penguapan pelarut yang terbagi tiga yaitu pengeringan pelarut pada suhu ruang, pengeringan pelarut dengan laju pemanasan dan pengeringan pelarut dengan Spray Drying. Hasil dispersi padat kemudian dikarakterisasi dengan Powder X-Ray Diffractometry (PXRD), Differensial Scanning Calorimetry (DSC) dan Scanning Electron Microscope(SEM). Hasil PXRD dari ETO-KOL-3-SR, ETO-KOL-3-SE dan ETO-KOL-3-SD memiliki derajat kristalinitas sebesar 37,62, 36,72 dan 35,55. Hasil DSC ETO-KOL-3-SR, ETO-KOL-3-SE dan ETO-KOL-3-SD memiliki Tg sebesar 72,78, 80,87 dan 88,48°C. Hasil SEM ETO-KOL-3-SR dan ETO-KOL-3-SE memiliki bentuk lempeng irregular tetapi ETO-KOL-3-SD memiliki bentuk spherical. Hasil disolusi ETO-KOL-3-SR, ETO-KOL-3-SE dan ETO-KOL-3-SD pada media dapar fosfat pH 6,8 memiliki persen disolusi 53,39±0,34 %, 63,05±0,24% dan 72,60±0,19%. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa pembentukan dispersi padat etoricoxib dengan Kollidon® VA 64 dengan metode Spray Drying merupakan salah satu pendekatan yang potensial untuk meningkatkan laju disolusi etoricoxib.
A Keystone Flap as A Reconstructive Option for Anterior Abdominal and Inguinal Defect Mallo, Andly Resando; Oley, Mendy Hatibie
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.192

Abstract

The keystone flap is an effective solution to this by utilizing local tissue similar to a keystone to close the defect without the need for tissue transfer from other locations in the body. This makes it a highly effective option in reconstructing complex defects of the anterior abdomen and inguinal region, supporting complete patient recovery. This study aims to determine the effectiveness of using keystone flaps in covering large defects in the abdominal and inguinal walls after tumor removal. This study used a descriptive method with a retrospective approach. Data collection techniques in this study were literature study, observation and patient medical records. The data that has been collected is then analyzed in three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the keystone flap can be used to cover extensive damage to the abdominal and inguinal walls after tumor removal with success. The keystone flap is a reasonably easy defect reconstruction, is very reliable, and has low morbidity and complications
Laporan Kasus Fraktur Tertutup Klavikula Sinistra Allman Grup I Tipe Oblik Dengan Pneumotoraks Sinistra, Fraktur Kosta III, IV, VI Sinistra Posterior Simpel dan Fraktur Kosta V Sinistra Posterior Segmental Faatih, Muhammad Al; Nugroho, Andi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.194

Abstract

Trauma toraks akibat kecelakaan sepeda motor sering kali menyebabkan kombinasi cedera serius, seperti fraktur klavikula, pneumotoraks, dan fraktur kosta multipel, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi fatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme cedera, pola trauma, dan efektivitas penatalaksanaan pada kasus kombinasi trauma toraks. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menganalisis laporan medis seorang pasien pria berusia 62 tahun yang mengalami trauma tumpul toraks akibat kecelakaan sepeda motor. Data diperoleh melalui pemeriksaan fisik, radiologi, dan evaluasi penatalaksanaan medis yang dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami fraktur klavikula tertutup (Allman Group I tipe oblik), fraktur kosta multipel posterior (kosta 3, 4, 5, dan 6), serta pneumotoraks sinistra. Penatalaksanaan melibatkan pemasangan Water Sealed Drainage (WSD), reduksi terbuka, dan fiksasi internal dengan plate dan wire, diikuti rehabilitasi medis. Pendekatan ini berhasil mengurangi komplikasi dan mempercepat pemulihan pasien. Kesimpulannya, penatalaksanaan yang cepat dan tepat pada trauma toraks berat dapat meningkatkan prognosis pasien dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Analysis of Inpatient Registration Information System on The Timeliness of Inpatient Services at Hamba Regional Hospital 'Aini, Qurrota; Yunengsih, Yuyun; Pasaribu, Johni S.
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.195

Abstract

This research aims to evaluate the inpatient registration information system at RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe. This research is a descriptive qualitative research with the research respondents being inpatient registration admission officers at RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe. This research is a qualitative research using the scrum method. Findings from interviews with admissions officers showed several factors affecting the timeliness of registration, including human resource shortages, delays in procurement of materials, suboptimal procedures, slow computer systems, and limited funding. The analysis resulted in recommendations for improvement, additional staff, improved technological equipment, material and fund management, and consistent implementation of SOPs. In addition, regular training and evaluation for staff is required to ensure that procedures are followed correctly and efficiently.
Skrining Fitokimia dan Uji Toksisitas Ekstrak Bunga Tapak Dara (Catharanthus Roseus) Najukha, Yusrifa; Yulianti, Eny; Ferdinal, Frans
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.208

Abstract

Bunga tapak dara (Catharanthus roseus) merupakan tanaman perdu yang termasuk dalam famili Apocynaceae. Tanaman ini telah dikenal sejak lama sebagai tanaman hias dan juga dalam pengobatan tradisional sebagai obat. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan tingkat toksisitas pada bunga tapak dara (Catharanthus roseus). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental yang bersifat in vitro dan bioassay. Terdiri dari uji fitokimia dan uji toksisitas dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil uji fitokimia didapatkan bahwa ekstrak bunga tapak dara (Catharanthus roseus) mengandung alkaloid, betasianin, kardioglikosida, kumarin, flavonoid, glikosida, fenolik, kuinon, saponin, terpenoid dan tannin sehingga dapat berpotensi sebagai antioksidan. Tingkat toksisitas ekstrak bunga tapak dara (Catharanthus roseus) ditunjukkan dengan nilai LC50 sebesar 162,181 µg/mL sehingga masuk dalam kategori toksik sedang yang berpotensi sebagai antimitosis. Ekstrak bunga tapak dara (Catharanthus roseus) mengandung berbagai senyawa fitokimia dengan kapasitas antioksidan kuat menurut metode ABTS dan FRAP, serta potensi sebagai senyawa antikanker. Namun, kapasitas antioksidan berdasarkan metode DPPH tergolong sangat lemah. 
Pentingnya Pernyataan Misi Rumah Sakit: Tinjauan Literatur Limansyahputra, Shandy; Tahang, Andi Setiawan; Hagiyah, Alaa ‘Ulil; Sugiri, Syafiq Indra; Purwadhi, Purwadhi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.209

Abstract

Masalah penelitian yang menjadi fokus dalam studi ini adalah pentingnya pernyataan misi rumah sakit dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi dan keterlibatan pemangku kepentingan. Pernyataan misi sering kali dianggap abstrak dan kurang efektif jika tidak diintegrasikan dengan budaya organisasi dan praktik manajemen.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran pernyataan misi rumah sakit dalam meningkatkan kinerja dan menjajarkan strategi organisasi melalui pendekatan tinjauan literatur.Metode penelitian yang digunakan adalah studi tinjauan literatur dengan kriteria penelitian mencakup artikel akademik peer-review yang relevan. Hasil penelitian tinjauan literatur didapatkan pernyataan misi rumah sakit memainkan peranan sentral dalam mendefinisikan dan mengkomunikasikan nilai utama dan arah strategis institusi kesehatan. Efektivitas pernyataan misi bergantung pada keseriusan manajemen dalam mengembangan pernyataan misi, proses yang inklusif dan kesejajaran terhadap tujuan organisasi. Walaupun pernyataan misi rumah sakit bervariasi, namun tidak dapat dipungkiri perananan pernyataan misi terhadap peningkatan kinerja rumah sakit dan keterlibatan para pemangku kepentingan.
Pengetahuan dan Rekomendasi terhadap Pengidap Human Papillomavirus (Kanker Serviks) di Kalangan Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Astika, Dwi; Ramatillah, Diana Laila
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.210

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko kanker serviks merupakan salah satu penyebab tingginya prevalensi penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta tentang penyakit hpv (kanker serviks) dan rekomendasi apa yang diberikan mahasiswa terhadap penyakit hpv (kanker serviks). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain prospektif cross-sectional, melibatkan populasi mahasiswa aktif Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta dengan sampel sebanyak 470 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring melalui Google Form, dengan kriteria inklusi mahasiswa aktif dan eksklusi mahasiswa yang tidak aktif. Analisis data melibatkan distribusi frekuensi dan pengujian hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden perempuan memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik dibandingkan laki-laki, dan responden pada kelompok usia 18-25 tahun lebih aktif memberikan rekomendasi yang efektif dibandingkan kelompok usia lainnya. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap pengidap HPV (kanker serviks), dan rekomendasi yang diberikan mahasiswa terbukti efektif dalam upaya pencegahan kanker serviks. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai pencegahan kanker serviks.