cover
Contact Name
Rendy Nugraha Frasandy
Contact Email
cerdas@uinib.ac.id
Phone
+6285357225612
Journal Mail Official
cerdas@uinib.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang, Jalan Mahmud Yunus , Lubuk Lintah Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal Cerdas Mahasiswa
ISSN : 2797975x     EISSN : 29626137     DOI : https://doi.org/10.15548/jcm.v4i1.4499
Core Subject : Education, Social,
Journal Cerdas Mahasiswa diterbitkan pertama kali januari 2009 oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang dengan nama jurnal Cerdas. Journal Cerdas Mahasiswa mulai tahun 2019 terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan Oktober. Journal Cerdas Mahasiswa mulai volume 3 no 1 sudah memiliki ISSN Cetak : 2797-975X . Journal Cerdas berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil mahasiswa dibidang pendidikan dan Artikel telaah (review article) dimuat atas undangan.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ DIFFICULTIES IN WRITING (A CASE STUDY AT THE XI BAHASA CLASS OF SMA NEGERI 4 KOTA BENGKULU) Revvi Ayu Fratiwi; Kasmaini Kasmaini; Ildi Kurniawan
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.831 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4769

Abstract

The research aimed to find out the students’ difficulties in writing at XI Bahasa Class of SMA Negeri 4 Kota Bengkulu. The type of research was qualitative research. There were 32 students at the XI Bahasa Class of SMA Negeri 4 Kota Bengkulu in academic year 2020/2021 as the subject of the research. Instruments of this research were writing test and interview. The results of the test was analyzed with assessment criterion tell by Heaton (1988). The result of the research found that students’ difficulties in writing from five components (content, organization, vocabulary, language use and mechanics) at the XI Bahasa Class of SMA Negeri 4 Kota Bengkulu were content and language use. The students’ writing was average. Based on the table criterion in research finding, 16 students in average category, 11 students in very good category, 4 students in poor category, and 1 students in very poor category. 
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS ETNO-STEM BERBANTUAN CANVA TERINTEGRASI GORDANG SAMBILAN TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK Riski Inayah; Prima Aswirna; Allan Asrar
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.874 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4784

Abstract

Keterampilan komunikasi peserta didik belum maksimal dalam setiap pembelajaran fisika karena belum adanya bahan belajar yang membantu meningkatkan keterampilan komunikasi. Terlebih lagi pembelajaran Fisika yang dikenal sulit dan abstrak membutuhkan bahan ajar yang dapat membuat pemeblajaran Fisika lebih menyenagkan dan mudah dipahami.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis Etno-STEM berbantuan Canva terintegrasi alat musik Gordang Sambilan terhadap keterampilan komunikasi peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Developement) dengan menggunakan model plomp dengan 3 tahap: 1) penelitian pendahuluan, 2) pengembangan prototipe, dan 3) evaluasi atau penilaian. e-modul berbasis Etno-STEM berbantuan Canva terintegrasi alat musik Gordang Sambilan terhadap keterampilan komunikasi peserta didik sangat valid sebesar 89%, sangat praktis sebesar 88,27% dan sangat efektif sebesar 83,11%.
ENKULTURASI NILAI ISLAM DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) AL-IKHLAS SUMBAR Nada Qumala Arnum; Rendy Nugraha Frasandy; Khamim Zarkasih Putro
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.931 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4779

Abstract

Nilai-nilai islam sangat penting diajarkan terutama dalam dunia pendidik, karena akan berdampak kepada peserta didik kedepannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Enkulturasi Nilai Islam di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Ikhlas Sumbar. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Tempat penelitian adalah di sekolah dasar islam terpadu (SDIT) Al-ikhlas Sumbar, dengan subjek guru kelas I,II dan III. Teknik pengumpulan data ialah dengan menggunakan observasi dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian mengenai Enkulturasi Nilai Islam di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Ikhlas Sumbar ialah Enkulturasi Nilai Islam di Sekolah Dasar Islam Al-Ikhlas Sumbar sudah ada, namun belum terlaksanakan dengan baik secara keseluruhan seperti dalam aspek akidah seperti menyampaikan kisah-kisah nabi. Dalam aspek ibadah terutama sholat serta aspek akhlak yang dilakukan dengan menyampaikan, membimbing dan mencontohkan bagaimana bertingkah laku yang boleh dan tidak dilakukan sesuai dengan apa yang diperintahkan allah. Strategi penanaman enkulturasi (pembudayaan) nilai-nilai Islam yang pendidik dilakukan di SDIT Al-Ikhlas Sumbar ialah menunjukan prilaku yang baik, membiasakan hal-hal yang kecil kepada peserta didik,  ibrah (mengambil pelajaran) dan amtsal (perumpaman), menasehatinya, memberikan janji dan ancaman kepada peserta didik, mendisiplinkan peserta didik Ketujuh dengan kekuasaan, karena  bisa mengubah prilaku peserta didik sepenuhnya serta persuasi, yaitu dengan mengajak dan mengikut sertakan peserta didik dalam melakukan sesuatu
PEMANFAATAN MUSEUM BAGINDO AZIZ CHAN SEBAGAI SUMBER DAN MEDIA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SEJARAH: STUDI KASUS PADA PENGUNJUNG SISWA TINGKAT SMA/MA Annisa Fadnia; Sasmi Nelwati; Ahmad Nurhuda
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.267 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4785

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perlunya guru menerapkan suatu strategi yang baru dalam proses pembelajaran, yang lebih memberikan semangat bagi peserta didik agar lebih menyenangkan dan lebih kreatif lagi. Sehingga peserta didik tidak memiliki kemampuan dan intelektual yang statis dan kurang kreatif.Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang telah peneliti tuangkan di rumusan masalah yakni untuk mengetahui bagaimana Pemanfaatan Museum Bagindo Aziz Chan sebagai Sumber dan Media Belajar Pada Mata Pelajaran Sejarah bagi siswa tingkat SMA/MA.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif  kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian di lapangan maka dapat diperoleh bahwa pemanfaatan Museum Bagindo Aziz Chan sebagai sumber dan media belajar pada mata pelajaran sejarah bagi siswa tingkat SMA/MA tergolong efektif dan dapat menjadi alternatif pembelajaran di luar kelas, karena koleksi di Museum Bagindo Aziz Chan bisa dijadikan sebagai media dan sumber belajar yang berkaitan dengan mata pelajaran sejarah pada era Penjajahan Belanda. Untuk koleksi yang cocok dimanfaatkan sebagai media belajar sejarah adalah foto-foto Bagindo Aziz Chan dalam menghadapi penjajahan Belanda. Sedangkan untuk koleksi yang cocok dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah adalah kutipan tulisan-tulisan dan buku mengenai Bagindo Aziz Chan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN SCREENCAST O’ MATIC PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VII DI MTsN 4 KOTA PADANG Sepri Novita Dewi; Hidayati Hidayati; Gusmaneli Gusmaneli
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.831 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4780

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran fikih tahun ajaran 2021/2022 kelas VII  MTsN 4 Kota Padang. Disebabkan kurang bersemangatnya peserta didik dalam mengikuti pembelajaran karena pembelajaran fikih yang memuat tentang hukum-hukum Islam yang dikaji secara mendalam. Hal demikian  yang  membuat  peserta didik  bosan dalam mengikuti pembelajaran fikih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan validitas, praktikalitas dari media. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau (research and development) dengan model pengembangan ADDIE Instrumen yang digunakan adalah lembaran penilaian oleh validator/ para ahli. Lembaran penilaian diberikan kepada 3 orang validator/ para ahli yaitu ahli materi, media dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video menggunakan Screencast O’Matic pada materi tayamum kelas VII di MTsN 4 Kota Padang. Setelah diuji kevalidan dari materi, media dan bahasa maka memperoleh hasil dari segi materi sangat valid (90,90), dari segi media memperoleh hasil sangat valid (92,30), dan dari segi bahasa juga memperoleh hasil sangat valid (90,26). Kepraktisan produk oleh pendidik sangat valid (89,5) dan oleh peserta didik skala kecil sangat praktis (85,4) dan dalam skala besar sangat praktis (83,5). Berdasarkan hasil analisis data media pembelajaran menggunakan Screencast O’Matic yang valid, dan praktis, maka penelitian ini dapat digunakan untuk pembelajaran fikih. 
الوزارة الدينية 2020 KSKK تحليل كتاب تعليم اللغة العربية للفصل العاشر Salsabilla Vatiha Azsira; Rahmawati Rahmawati; Fauzana Annova
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.884 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4786

Abstract

Arabic language teaching book for class 10 written by Muhammad Elias and published by KSKK (Kurikulum, Sarana, Keleembagaan, Kesiswaan) School Directorate, this book is the first volume to be printed in 2020, this textbook in Arabic for class 10 contains materials that will be taught to students, starting from The skill of listening, reading, speaking and writing, also equipped with translation instructions from Arabic into Indonesian. The main issue in this research: How was the condition of the Arabic language textbook for the tenth semester KSKK Religious Ministry 2020, and the desired purposes of this research are to know the order of presentation of materials in the Arabic textbook KSKK Religious Ministry 2020. And to find out the appropriateness of the materials with indicators in the Religious Ministry Resolution 183 in In 2019. As for this research, it is qualitative research. The research method used in this research is qualitative analysis. As for tools, including: desk study and documentary study. As for the result of this research, the order of displaying materials in the Arabic textbook KSKK Religious Ministry 2020. I mean, in the KSKK Religious Ministry 2020 Arabic textbook, there are six lessons, in each lesson consists of basic competency, indicators, Concept maps and then arrange the materials starting with listening, reading, grammar, speaking, writing and summarizing. In each lesson there are exercises. Adequacy of the materials in the Arabic language teaching book for the tenth chapter KSKK Religious Ministry 2020 There is a contradiction between the materials that are not appropriate with indicators, then all the skill in the chapter is a difference between them. I mean in the Arabic language education book KSKK Religious Ministry 2020 the skill starts from listening, reading, grammar, speaking and writing, while the Ministry’s decision Religious 183 in 2019 which starts from listening, speaking, reading and writing.
IMPLEMENTASI MODEL MULTILITERASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS V SDN 27 SAGO Abdul Malik; Zulfahmi Zulfahmi; Rendy Nugraha Frasandy
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.858 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4781

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakngi oleh peserta didik belum berperan aktif dalam proses pembelajaran, kurangnya minat peserta didik menjawab pertanyaan dari guru dan disaat menjawab pertanyaan berdasarkan buku teks bacaan peserta didik masih melihat buku teks bacaan tanpa memahami teks bacaan tersebut sehingga berdampak terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V di SDN 27 Sago. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan model Multiliterasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman menggunakan model Multiliterasi dan tanpa menggunakan model Multiliterasi kelas V SDN 27 Sago. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Exsperimen). Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa pada kelas V A dan V B. Pengambilan sampel dilakukan dengan pertimbangan tertentu (Porposive Sampling), kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen adalah V B dan kelas kontrol V A. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 28. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tes akhir (post test) kemampuan membaca pemahaman kelas eksperimen 83,57 dan rata-rata nilai Tes Akhir kelas kontrol 80,71. Persentase ketuntasan belajar peserta didik kelas eksperimen 78,5% sedangkan pada kelas kontrol 71,4%. Berdasarkan uji hipotesis dengan SPSS Versi 28 diperoleh signifikan α dalam dua sisi (2-tailed) sebesar = 0,011 maka dapat diambil kesimpulan bahwa (0,011 < 0,05). Oleh karena itu dapat dikatakan H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman ketika penggunaan model Multiliterasi dibandingkan dengan model konvensional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia SDN 27 Sago.
Analysis of Code Mixing Used by English Teacher in Classroom Intereaction at Second Grade Students of SMA N 1 Lengayang Reska Julia; Arwemi Arwemi
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.851 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4787

Abstract

This study aims to determine the type of code mixing, the type of code mixing used by the teacher, the code mixing function used by the teacher and the reasons for the teacher using code mixing in the teaching and learning process and classroom interaction at SMA N 1 Lengayang. The research methodology used in this study is a qualitative descriptive method by applying a naturalistic design. The subjects of this study were English teachers at SMA N 1 Lengayang. This study uses observation and interviews in collecting data. The results showed that there were three types of code mixing used by English teachers in the teaching and learning process, namely intra sentential code mixing, intra lexical code mixing and involving changes in pronunciation. Intra sentential code mixing is the dominant type used by English teachers in the teaching and learning process, namely 72 utterances including intra sentential code mixing, 12 utterances including intra lexical and 14 utterances including those involving pronunciation changes. And for the function of code mixing, three functions were found, namely topics, switching to affective functions, and linguistic constraints. Meanwhile, the reason teachers use code mixing in the teaching and learning process is to change the topic of discussion, to approach students and improve students' habits in using English.
KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMPN 5 PADANG Radiatul Husna; Hasnawati Hasnawati; Syukra Vadhillah
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.839 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4782

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi tentang kinerja tenaga kependidikan di SMPN 5 Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Kuesioner dibagikan pada 14 tenaga kependidikan di SMPN 5 Padang. Hasil temuan menunjukkan bahwa Kualitas kinerja tenaga kependidikan di SMPN 5 Padang, pada indikator kualitas kinerja dan ketepatan waktu sebanyak 1 tenaga kependidikan (7,14%) berada dalam kategori baik dan 13 tenaga kependidikan (92,85%) berada dalam kategori sangat baik. Pada indikator kuantitas kinerja dan kerjasama sebanyak 3 tenaga kependidikan (21,43%) berada dalam kategori baik dan 11 tenaga kependidikan (78,57) berada dalam kategori sangat baik.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE POST SOLUTION POSING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII DI MTSN 1 KOTA PAYAKUMBUH Yose Wahyu Andesta; Rivdya Eliza; Andi Susanto
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.382 KB) | DOI: 10.15548/jcm.v4i2.4783

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis matematis peserta didik kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang belajar dengan pembelajaran biasa (K-13) di kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh. 2) mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing lebih tinggi daripada kemampuan berpikir kritis peserta didik yang belajar dengan pembelajaran biasa (K-13) di kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan randomized control group only design. Berdasarkan hasil tes, diperoleh bahwa 1) nilai rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah  matematis kelas eksperimen 78,63 dan kelas kontrol 68,1. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan uji-t, ???? = 0,05 pada selang kepercayaan 95% diperoleh thitung (3,03) ≥ ttabel (1,67) maka keputusannya H0 ditolak dan H1  diterima, artinya kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang belajar dengan pembelajaran biasa (K-13) di kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh. 2) nilai rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis  kelas eksperimen 83,97 dan kelas kontrol 73,9. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan uji-t, ???? = 0,05 pada selang kepercayaan 95% diperoleh thitung  (3,05) ≥ ttabel (1,67) maka keputusannya H0 ditolak dan H1 diterima, artinya kemampuan berpikir kritis peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing posing lebih tinggi daripada kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang belajar dengan pembelajaran biasa (K-13) di kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh.

Page 1 of 1 | Total Record : 10