cover
Contact Name
Demita
Contact Email
hengki_tamando@yahoo.com
Phone
+6281360000791
Journal Mail Official
lebahpkm@isha.or.id
Editorial Address
Romeby Lestari Housing Complex Blok C Number C14, North Sumatra, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Articles 203 Documents
Pelatihan Produksi Yogurt sebagai Upaya Pengembangan Keterampilan Santri di Rumah Sehat Cancer Al-Qur’an (RSCA) Makassar Alimuddin Ali; Kusdianawati Kusdianawati; Jendri Mamangkey; Rukman Muslimin; Anita Hilmiah Hatta; Nurul Azizah; Nasyah. K; Nurfika Sriwahyuni; Apriana Bulawan; Alnadia Yusriya Hibatullah
Lebah Vol. 19 No. 5 (2026): May: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepada santri Rumah Sehat Cancer Al-Qur’an (RSCA) Makassar dalam pembuatan yogurt probiotik sebagai produk pangan fermentasi yang bernilai kesehatan dan ekonomi. Kegiatan dilaksanakan pada 23 November 2025 dengan melibatkan 11 santri sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan berbasis edukasi dan praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Pada tahap praktik, peserta dilibatkan secara langsung dalam proses pembuatan yogurt mulai dari pemanasan susu, penambahan starter, hingga proses fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses fermentasi berhasil menghasilkan yogurt dengan karakteristik tekstur semipadat, warna putih susu, dan aroma khas fermentasi asam laktat. Peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung, baik pada sesi diskusi maupun pada praktik langsung. Evaluasi kepuasan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert lima poin menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh penilaian pada kategori puas hingga sangat puas dengan rata-rata skor untuk setiap indikator di antara 4,27-4,91. Pelatihan ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai pangan fermentasi dan manfaat probiotik bagi kesehatan, tetapi juga berpotensi mendukung pengembangan keterampilan produktif dan kemandirian santri melalui pengolahan pangan sehat berbasis fermentasi. Secara umum, kegiatan pelatihan pembuatan yogurt probiotik dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan yang aplikatif dan berkelanjutan
Sosialisasi meningkatkan motivasi belajar dan komunikasi efektif bagi santri dan pengurus dipesantren moderen kulni Karsikah Karsikah; Bela Bela
Lebah Vol. 19 No. 6 (2026): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i6.573

Abstract

Motivasi belajar dan komunikasi efektif merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif di pondok pesantren modern. Penelitian ini meneliti intervensi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Moderen KULNI Serang, yang bertujuan meningkatkan motivasi belajar santri dan kemampuan komunikasi pengurus. Metode yang diterapkan mencakup survei lokasi, persiapan sarana dan prasarana, penyuluhan interaktif, serta simulasi praktik komunikasi dalam kelompok kecil. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan sekitar 50 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik motivasi belajar, manajemen waktu, penetapan tujuan, dan komunikasi interpersonal. Simulasi komunikasi efektif membantu santri dan pengurus menyampaikan pesan dengan jelas dan mengurangi kesalahpahaman, sehingga tercipta hubungan harmonis. Temuan ini menegaskan bahwa sosialisasi yang sistematis dan interaktif dapat membangun budaya belajar mandiri, memperkuat hubungan antara santri dan pengurus, serta meningkatkan efektivitas komunikasi di pesantren. Rekomendasi meliputi program mentoring berkelanjutan, modul pembelajaran terstruktur, keterlibatan wali asuh, serta evaluasi rutin untuk memastikan peningkatan berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendampingan Budidaya Bebek Petelur dan Pengurusan Legalitas Usaha di Kampung Kapinango Desa Kartasana Eli Apud Saepudin; Ujang Hibar; Dian Samudra; Achmad Nashrudin Priatna; Asnawi Asnawi; Fitria Pertiwi; Dani Darmawan
Lebah Vol. 19 No. 6 (2026): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i6.578

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi warga melalui budidaya bebek petelur di Kampung Kapinango, Desa Kartasana. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif, melalui tahapan observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan usaha, serta evaluasi program. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa budidaya bebek petelur memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, ditandai dengan tingginya permintaan telur bebek di pasar lokal yang relatif stabil. Kegiatan pemberdayaan dilaksanakan melalui pelatihan budidaya yang mencakup pemeliharaan, pengelolaan pakan, serta pengelolaan hasil produksi. Selain itu, tim pengabdian juga memberikan pendampingan berkelanjutan dan fasilitasi penyediaan sarana dan prasarana dasar guna menunjang keberhasilan usaha masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan menjadi faktor utama keberhasilan program ini. Dampak yang dihasilkan tidak hanya berupa peningkatan pendapatan rumah tangga, tetapi juga terciptanya peluang usaha baru serta dibukanya lapangan kerja di lingkungan sekitar. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala, seperti keterbatasan modal usaha, rendahnya pengetahuan teknis awal masyarakat, serta lemahnya harga pakan yang mempengaruhi biaya produksi. Sebagai tindak lanjut, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa dan pemangku kepentingan terkait, khususnya dalam akses permodalan, pelatihan lanjutan, serta penguatan jaringan pemasaran hasil ternak. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui budidaya bebek petelur terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah pedesaan