cover
Contact Name
Said Fachry Assagaf
Contact Email
said.fachry.assagaf@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainsmat@unm.ac.id
Editorial Address
Unit Publikasi Lantai 3 Gedung ICP FMIPA UNM Jln. Daeng Tata, Kampus UNM Parangtambung, Makassar, Indonesia 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Core Subject : Science, Education,
The objective of this journal is to publish original, fully peer-reviewed articles on a variety of topics and research methods in both sciences, mathematics, its education, and applied science. The journal welcomes articles that address common issues in mathematics, sciences, education, applied science and cross-curricular dimensions more widely.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 269 Documents
Studi Etnik Tanaman Obat Tradisional Buton . Jahidin; La Maronta Galib; . Muzuni; . Damhuri
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3110172014

Abstract

Penggunaan tumbuhan atau organnya sebagai obat tradisional oleh komunitas etnis Buton bertahan dan turun temurun dari generasi ke generasi. Penelitian kegunaan tumbuhan dalam obat tradisional oleh Etnis Buton Keknauwe dilakukan di Desa Barangka, Kamelanta, Lawela Selatan, Pogalampa, Watiginanda, Kaongkeongkea, Lontoi, Lapara, Biwinapada, dan Karae. Metode penelitian merupakan survei eksploratif dengan interview dan pengamatan langsung di lapangan. Subjek merupakan dukun atau tabib yang berjumlah 11 orang yang diwariskan cara pengambilan tumbuhan atau oragannya untuk obat tradisional. Pengumpulan organ tumbuhan obat terdiri dari: (1) daun dikumpulkan selama musim perbungaan dan sebelum buah ranum, (2) batang dan ritidoma dikumpulkan setelah pertumbuhan batang yang sempurna, (3) hasil dikumpulkan sebelum atau setelah musim berbunga, (4) buah dipetik saat matang, (5) biji dikumpulkan sebelum buah matang, dan (6) akar (Radix), rimpang (rhizome), umbi (tuber) dikumpulkan selama tumbuh. Hasil tercatat 78 spesies, 75 Genera, dan 49 familitumbuhan yang digunakan komunitas Etnis Buton sebagai komposisi obat tradisional. Umumnya jenis tumbuhan merupakan 22 spesies tumbuhan liar kecuali ditanam atau dipelihara sebagai tumbuhan dapur. Tumbuhan yang digunakan yaitu daun sebanyak 44 spesies, 6 spesies akar dan umbi, 14 spesies kulit dan batang, 8 macam yang digunakan seluruhnya (herba), 12 macam digunakan buah dan bijinya, 2 macam bunga yang digunakan, dan 2 macam resin yang digunakan. Dalam penggunaannya tumbuhan obat digunakan untuk mengobati 59 macam penyakit. Penggunaan tumbuhan jenis lain, diproses sendiri atau dicampur organ tumbuhan lainnya. Ada 9 spesies tumbuhan dalam penggunaannya sebagai herba obat dicampur dengan organ tumbuhan lain contoh tumbuhan wou(Garuga floribunda Decne), kumis kucing (Orthosipon spictus BBS), nipa (Nypa fruticans Wurmb), tolise (Terminalia catappa L.), fafa (Vitex cofassus Reinw. Ex Blume), rabundalili (Euphorbia tirucalli L.), kaai'ai (Phyllanthus niruri L.), wua (Areca catechu L.), and katimboka (Drynaria sparsisora Moore).Kata kunci: Tumbuhan, Obat Tradisional, Etnis Buton
Implementasi Pendekatan Kontekstual Dengan Mengintensifkan Scaffolding untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Muhammad Nurhusain; Yani Indriani
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5130462016

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui pendekatan kontekstual dengan mengintensifkan scaffolding pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima pada pokok bahasan kubus dan balok. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 30 orang terdiri dari 8 perempuan dan 22 laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar pada akhir siklus I, siklus II, dan data hasil observasi pada setiap pertemua. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata aspek kognitif siswa yaitu sebesar 61,63 dengan standar deviasi 19,86 yang termasuk kategori rendah pada siklus I menjadi 84,17 dengar standar deviasi 10,60 termasuk kategori tinggi pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis terhadap aspek distribusi frekuensi aktifitas siswa 35,56% pada siklus I meningkat menjadi 80% dengan kategori baik. Ketuntasan klasikal Pada siklus I belum terpenuhi yaitu 26,67% meningkat pada siklus II yaitu 86,67%, sehingga ketuntasan klasikal terpenuhi. Dengan demikian, penggunaan pendekatan kontekstual dengan mengintensifkan scaffolding dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima.Kata kunci: Pendekatan kontekstual, scaffolding, hasil belajar.ABSTRACTThis research is a classroom action research that aims to improve the learning outcomes of mathematics through contextual approach to intensify scaffolding on VIIIA grade students of SMP Negeri 2 Donggo Bima at the subject math of cubes and blocks. The subjects were VIIIA grade students of SMP Negeri 2 Donggo Bima in the second semester of academic year 2014/2015 with 30 students consisted of 8 girls and 22 boys. This research was conducted with two-cycles namely cycle I and cycle II. The data were collected by using achievement test at the end of both cycles and the observation data of each meeting. The data were analyzed by using quantitative and qualitative analysis. The results of this research showed that there was an increase in the mean score of students' cognitive aspects in the amount of 61.63 with a standard deviation  at 19.86 which included as the lower category in  the first cycle, those became 84.17 with standard deviation at 10.60 in the second cycle. Based on the analysis of the frequency distribution aspects of the student activity was 35.56% in the first cycle and increased to 80% with “good” category. The classical completeness in cycle I have not been fulfilled yet which gained 26.67% and it increased in the second cycle with 86.67%, so the classical completeness met. Thus, the use of a contextual approach by intensifying the scaffolding can improve the learning outcomes of VIIIA students in SMP Negeri 2 Donggo Bima.Key words: contextual approach, scaffolding, learning outcomes.
Penerapan Laboratorium Virtual pada Mata Kuliah Eksperimen Fisika terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Papua Irfan Yusuf; Sri Wahyu Widyaningsih
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6164582017

Abstract

Media Laboratorium Virtual (Lab-Vir) merupakan salah satu solusi keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium. Melalui kegiatan laboratorium, berbagai keterampilan dapat dikembangkan salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan media Lab-Vir terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah eksperimen fisika di Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua. Media Lab-Vir yang digunakan terdiri dari materi percobaan fisika modern meliputi penentuan nisbah e per m, tetes minyak millikan, dan aktivitas zat radioaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi hubungan asosiatif kausal antarvariabel. Subjek penelitian terdiri atas 11 orang mahasiswa yang memprogram mata kuliah eksperimen fisika pada semester genap 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kerja mahasiswa yang memuat indikator keterampilan berpikir kritis yaitu mengklasifikasi, mengasumsi, memprediksi, menghipotesis, menganalisis, menyimpulkan dan mengevaluasi serta angket penilaian pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang diisi oleh mahasiswa pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh rata-rata persentase keterampilan berpikir kritis mahasiswa 70,2% ± SD 11,1 atau berada pada kategori baik dan penilaian terhadap pembelajaran menggunakan media Lab-Vir diperoleh persentase 81,63% ± SD 6,59 atau berada pada kategori sangat baik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Somers' d diperoleh nilai d=0,763, p=0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan Lab-Vir dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
Prestasi Belajar Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidik Misi FMIPA UNM Tahun Akademik 2010/2011 . Hamka L.; . Hartono
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2012): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat114582012

Abstract

DOWNLOAD PDFThe research was a descriptive study to see how the student learning achievement of bidik misi awardees at the beginning of academic year 2010/2011. Population and sample in this study were all students which received bidik misi scholarship at Faculty of Mathematic and Natural Science, Makassar State University (FMIPA UNM). Method collecting data by taking the documentary secondary of GPA at beginning semester. The data obtained in this study were analyzed using descriptive statistical and categorized according academic guidance of Departement of Biology FMIPA UNM year 2010. Study showed that the average learning achievement of students were very satisfactory with average GPA 3.01. There were 12.28% of students who in honors category (cumlaude, GPA 3.51 to 4,00). While, 57.89% of students in category of very satisfactory (GPA 2.76 to 3.50), and 26.32% in the category satisfying (GPA 2.50 to 2.75). Nevertheless, there have about 1.75% of students in the category enough (GPA 2.00 to 2.49), and also 1.75% of students in less category (GPA 0.00 to 1.99). Key words: Learning achievement, bidik misi scholarship
Potensi Model PjBL (Project-Based Learning) dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik dengan Gaya Belajar Berbeda Fauzan Akbar; Arsad Bahri
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6198902017

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan gaya belajar berbeda yakni gaya belajar visual, audio dan kinestetik.  Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik pada rombel X di SMA Negeri 1 Bulukumba. Penentuan rombel yang menjadi sampel penelitian dilakukan dengan cara random sampling. Setiap model pembelajaran diwakili oleh dua rombel sebagai kelas PjBL dan DI. Sampel penelitian yang digunakan adalah rombel X IPA 1, X IPA 2, X IPA 3, dan X IPA 4. Desain penelitian ini adalah pretest-postest nonequivalent control group design pola faktorial 2 x 3. Instrumen penelitian terdiri atas tes esay untuk mengukur motivasi belajar biologi peserta didik dan angket gaya belajar peserta didik. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan analisis kovariat (ANAKOVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL dan gaya belajar berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik, sedangkan interaksi antara model pembelajaran DI dan gaya belajar tidak berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa PjBl efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.Kata kunci: project-based learning, gaya belajar, motivasi belajar, pembelajaran biologi. 
Penurunan Ion Ca2+ pada Air dari Sumber Mata Air Citta Kabupaten Soppeng dengan Menggunakan Zeolit Alam Toraja (Zeolit Mordenit Netti Herawati; . Alimin; A. Zulfikar Effendi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2015): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat4218652015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik zeolit alam Toraja dan kemampuannya dalam menurunkan jumlah ion Ca2+ pada air  tanah (sumber mata air Citta kabupaten Soppeng). Penentuan jumlah ion Ca2+ menggunakan fotometri nyala, waktu kontak optimum menggunakan metode batch dengan variasi waktu yaitu 20, 40, 60, 80 dan 100 menit, penentuan kapasitas tukar kation (KTK) dengan variasi konsentrasi ion Ca2+ 120, 150, 180, 210, 240 ppm, dan penurunan jumlah ion Ca2+ menggunakan metode pertukaran ion yang berlangsung dengan model aliran dari atas ke bawah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ion Ca2+ dalam air yang berasal dari Citta sebesar 129,53 ppm, waktu kontak optimum tercapai pada menit ke-60, KTK terhadap ion Ca2+  sebesar 13,35 mEq/100 gr zeolit, dan zeolit alam Toraja dapat menurunkan jumlah ion Ca2+ hingga 104,29 ppm pada perbandingan zeolit : air sebesar 1:200.Kata Kunci: ion Ca2+, Zeolit, KTK, Fotometri
Sintesis Nanokitosan dari Limbah Kulit Udang Windu (Panaeus monodon) Isna Sejati Sam; Hasri Umas; Suriati Eka Putri
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat111327492022

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik nanokitosan hasil sintesis kitosan dengan menggunakan metode sonokimia dan metode gelasi ionik berdasarkan variasi konsentrasi kitosan. Karakterisasi nanokitosan meliputi analisis gugus fungsi menggunakan FTIR, analisis ukuran partikel menggunakan PSA, dan uji morfologi menggunakan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitosan yang diperoleh dari kulit udang windu (Panaeus monodon) memiliki derajat deasitilasi sebanyak 81,23%. Nanokitosan hasil sintesis menggunakan metode sonokimia memiliki rata-rata ukuran partikel terkecil 54,44 nm dengan konsentrasi kitosan 0,2%. Adapun nanokitosan yang dihasilkan menggunakan metode gelasi ionik memiliki rata-rata ukuran partikel terkecil 39,65 nm dengan konsentrasi kitosan 0,05%, adanya penampakan pori pada permukaan nanokitosan. Berdasarkan hasil sintesis dan karakterisasi diperoleh bahwa rata-rata ukuran partikel nanokitosan menggunakan metode gelasi ionik lebih kecil daripada metode sonokimia. Kata Kunci: udang windu, kitosan, nanokitosan, sonokimia, gelasi ionik.
Pemecahan Masalah Matematika Sebagai Sarana Mengembangkan Penalaran Formal Siswa Sekolah Menengah Pertama Andi Saparuddin Nur; Abdul Rahman
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat217532013

Abstract

DOWNLOAD PDFKeterampilan pemecahan  masalah merupakan  poin  utama  agar  siswa  menyadari peranan  penting  matematika  dalam  praktik  kehidupan.  Selain  itu,  melalui  pemecahan masalah  siswa  akan  terlatih  dan  terdorong  untuk  mengembangkan  penalaran  formalnya secara  mandiri  dan  terbebas  dari  berbagai  paradigma  konservatif  yang  mengendalikan proses berpikirnya. Prosedur rutin dan persoalan yang melibatkan proses belajar statis akan sendirinya ditinggalkan oleh  siswa  karena melalui pemecahan masalah,  latihan mengelola pikiran  secara  efektif,  efisien,  dan  fleksibel  lebih  ditekankan.  Siswa  dapat  dikatakan berpikir  formal  jika  mampu  memahami  permasalahan  yang  murni  abstrak,  mampu membuat hipotesis, menangani permasalahan kombinasi permutasi dengan baik serta dapat berpikir  secara  luwes  dan  fleksibel  terlepas  dari aturan  prosedural  yang  telah  dipelajari. Prinsip  matematika bukan lagi suatu pemaksaan  intelektual  bagi  siswa  melainkan  sebuah struktur  yang  telah  terkonstruk  dengan  rapih  dan  bermanfaat.  Pada  akhirnya,  guru  dan segenap  praktisi  pendidikan  akan  menyadari  bahwa  transformasi  proses  bernalar merupakan  identitas  utama  yang  mestinya  menjadi  pusat  perhatian  dalam  meningkatkan mutu pendidikan bukan dengan menghapal konsep sebanyak mungkin.Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Penalaran Formal.
Daging Ayam Broiler Sehat dengan Pengaturan Ransum Rosdiana Ngitung; N. Nurhayati; Arsad Bahri
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat91141882020

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan daging broiler yang sehat  dikonsumsi, menghasilkan ransum yang ideal untuk ayam broiler, sehingga kadar lemak dan kolesterol daging dapat diturunkan serendah mungkin, dan mengetahui lama pembatasan ransum terhadap persentase karkas, daging, kadar lemak dan kolesterol ayam broiler.  Penelitian ini terdiri dari dua Tahap yang saling berhubungan, hasil dari Tahap I akan dilanjutkan pada Tahap II. Penelitian ini berlangsung di Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Tahap I menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)  dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan: A0 (kontrol) : Ransum Tanpa Penambahan Tepung Rumput Laut;  A1 : Ransum dengan Penambahan Tepung Rumput Laut 3% ; A2 : Ransum dengan Penambahan Tepung Rumput Laut 5% ;  A3 : ransum dengan penggunaan tepung rumput laut 7%. Data yang diperoleh dianalisis analisis rancangan acak lengkap yang dilanjutkan dengan uji F pada tingkat ketelitian 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penggunaan tepung rumput laut sampai level 7% secara nyata berpengaruh pada kadar lemak daging, namun tidak berpengaruh terhadap bobot hidup , persentase lemak abdominal, kolesterol, LDL (Low Density Lipoprotein), HDL (High Density Lipoprotein) dan trigliserida. analisis rancangan acak lengkap yang dilanjutkan dengan uji F pada tingkat ketelitian 5%.  Kata kunci:  Broiler, Sehat, Ransum dan Kadar Kolesterol The research aims to produce healthy broiler meat consumed, produce rations that are ideal for broiler chickens, so that the fat and cholesterol levels of meat can be reduced as low as possible, and know the duration of ration restriction on the percentage of carcasses, meats, fat levels and cholesterol of broiler chickens. This research consists of two interrelated phases, the results of Phase I will be continued in Phase II. This research took place at the Faculty of Animal Science, Hasanuddin University. Phase I used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 6 replications: A0 (control): Ration without addition of seaweed flour; A1: Ration with Addition of Seaweed Flour 3%; A2: Ration with Addition of Seaweed Flour 5%; A3: ration using 7% seaweed flour. The data obtained were analyzed by complete random design analysis followed by the F test at a precision level of 5%. The results showed that the treatment with the use of seaweed flour up to 7% level significantly affected the levels of meat fat, but did not affect the body weight, the percentage of abdominal fat, cholesterol, LDL (Low Density Lipoprotein), HDL (High Density Lipoprotein) and triglyceride. Complete randomized design analysis followed by the F test at a precision level of 5%.Keywords: Broiler, Healthy, Rations and Cholestrol Levels
Penerapan Persamaan Navier-Stokes Untuk Kasus Aliran Fluida Laminer Pada Pipa Tidak Horizontal Arini Tiwow Vistarani; Daud Malago Jasruddin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2015): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat4112832015

Abstract

Persamaan Navier-Stokes memiliki bentuk persamaan diferensial parsial non-linier orde dua yang menerangkan pergerakan dari suatu fluida. Persamaan ini menjelaskan keseimbangan gaya-gaya yang bekerja pada fluida yaitu gaya-gaya benda dan gaya-gaya permukaan. Dalam studi ini, kasus yang ditinjau adalah aliran fluida laminar pada pipa tidak horizontal. Penyelesaian persamaan Navier-Stokes dilakukan secara teoretik. Dengan mengubah persamaan dalam bentuk koordinat polar serta mengintegrasikan secara langsung, maka diperoleh kecepatan rata-rata fluida, laju aliran volume fluida, serta laju aliran massa fluida pada pipa tidak horizontal.Kata Kunci : Persamaan Navier-Stokes, Pipa Tidak Horizontal, Kecepatan Rata-rata

Page 10 of 27 | Total Record : 269