cover
Contact Name
Said Fachry Assagaf
Contact Email
said.fachry.assagaf@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainsmat@unm.ac.id
Editorial Address
Unit Publikasi Lantai 3 Gedung ICP FMIPA UNM Jln. Daeng Tata, Kampus UNM Parangtambung, Makassar, Indonesia 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Core Subject : Science, Education,
The objective of this journal is to publish original, fully peer-reviewed articles on a variety of topics and research methods in both sciences, mathematics, its education, and applied science. The journal welcomes articles that address common issues in mathematics, sciences, education, applied science and cross-curricular dimensions more widely.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 269 Documents
Analisis Hubungan antara Respon dan Hasil Belajar Mahasiswa pada Pembelajaran Outdoor Learning untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan S. Syamsiah; Andi Farida Arsal; Arifah Novia Arifin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat102263692021

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara respon dan hasil belajar mahasiswa terhadap pembelajaran outdor learning untuk meningkatkan literasi lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebagai subjek penelitian ialah mahasiswa biologi UNM angkatan 2018 sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket respon mahasiswa terhadap pelaksanaan praktikum di Kebun Raya Massenrempulu Enrekang berupa outdoor learning, yang mengacu pada empat aspek, yaitu respon mahasiswa terhadap pelaksanaan outdoor learning, respon terhadap manfaat outdoor learning, respon terhadap pemahaman materi, dan respon terhadap kenyamanan/kebersihan lingkungan. Instrumen soal pilihan ganda untuk menentukan hasil belajar mahasiswa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk melihat hubungan antara respon dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran outdoor learning. Hubungan antara respon dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran outdoor learning diuji dengan menggunakan independent sampel t-test (uji- t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh antara respon dan hasil belajar mahasiswa terhadap pembelajaran outdoor learning. Pembelajaran dengan menggunakan sistem outdoor learning merupakan pembelajaran yang dilaksanakan di lingkungan sehingga mahasiswa dapat mengamati secara langsung hal-hal yang terjadi dan mengasosiasikan pembelajaran yang dilakukan dengan keadaan lingkungan tempat belajar. Respon terhadap pembelajaran outdoor learning diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi lingkungan mahasiswa. Kata kunci: Outdoor learning, literasi lingkungan, respon mahasiswa, hasil belajaThis study aims to analyze the relationship between responses and student learning outcomes to outdoor learning to improve environmental literacy. This research is an explanatory research with a quantitative approach. The sample was 20 students of UNM biology class 2018. The instrument used is a student response questionnaire to the implementation of the practicum at the Massenrempulu Enrekang Botanical Garden, which refers to four aspects, namely student responses to the implementation of outdoor learning, responses to the benefits of outdoor learning, responses to understanding the material, and responses to comfort/cleanliness. environment. Multiple choice questions instrument to determine student learning outcomes. The data were analyzed using t-test to know the relationship between response and student learning outcomes in outdoor learning. That relationship was tested using independent sample t-test (t-test). The results of data analysis show that there is an influence between the response and learning outcomes on outdoor learning. Learning using the outdoor learning system is learning that is carried out in the environment so that students can observe directly what is happening and associate the learning carried out with the state of the environment where they are studying. The response to outdoor learning is expected to improve students' environmental literacy skills.Keywords : Outdoor learning, environmental literacy , student’s respons, learning outcome
Tingkat Aktivitas Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Sistem Gerak Menggunakan Peta Pikir (Mind Map) Nazhat Afsani; Abdul Muis; Arifah Novia Arifin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5264492016

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research) yang dilaksanakan selama dua siklus. Tujuan penelitian ini meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan peta pikir. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI MIA 1 SMA Negeri 9 Makassar. Data penelitian yang dikumpulkan ada 2 yaitu aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Aktivitas belajar peserta didik dikumpulkan selama proses pembelajaran berlangsung yang diamati oleh 2 orang observer dengan menggunakan lembar observasi, selanjutnya data hasil belajar diperoleh melalui pemberian tes evaluasi yang dilaksanakan dengan mengambil jam pelajaran biologi pada pertemuan ketiga setiap siklus, tes akhir siklus yang diberikan berupa soal pilihan ganda sebanyak 25 item. Semua data yang diperoleh dianalisis melalui 3 cara yaitu analisis kualitatif untuk aktivitas belajar peserta didik, kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik, dan gain ternormalisasi untuk mengetahui kategori selisih peningkatan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian mengenai aktivitas belajar peserta didik yang telah dianalisis menunjukkan rata-rata pada siklus I sebesar 75,10%, sedangkan pada siklus II sebesar 88,57%, sehingga selisih peningkatannya sebesar 13,47%. Melalui analisis kuantitatif, maka diketahui kategori ketuntasan hasil belajar peserta didik dimana jumlah persentase peserta didik yang tuntas pada siklus I 71,43%, sedangkan pada siklus II mencapai 91,43%. Diiringi dengan penurunan kategori peserta didik yang tidak tuntas pada siklus I sebesar 28,57% menjadi 8,57% pada siklus II. Berdasarkan analisis gain, rata-rata peningkatan hasil belajar siklus II terhadap siklus I sebesar 0,46 atau kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan peta pikir dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Pemberian Dehydrepiandrosterone (DHEA) Terhadap Paru-Paru Tikus Wistar Jantan Yang Terpapar Asap Rokok Sri Hardiyanti Asad; Aryadi Arsyad; Yulia Yusrini Djabir
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 2 (2022): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat112359582022

Abstract

This study investigated the effect of dehydroepiandrosterone on the lungs of male Wistar rats exposed to cigarette smoke. A total of 21 male Wistar rats were divided into 3 groups, namely the first group (negative control exposed to cigarette smoke for 14 days), the second group (given DHEA at a dose of 15 mg/kgBW and exposure to cigarette smoke), the third group (given DHEA at a dose of 30 mg/kgBW and exposure to cigarette smoke). DHEA was administered orally through a cannula 30 minutes before exposure to cigarette smoke with an exposure duration of about 25-40 minutes, equivalent to 4 cigarettes/day. After 14 days of experimentation, the rats were euthanized. Right lungs were harvested for malondialdehyde level measurement using the thiobarbituric acid reactive substance method measured by UV-Visible spectrophotometer at a wavelength of 532 nm. The left lungs were also harvested for histopathological examination. This study showed that pulmonary malondialdehyde levels in second and third group tended to be higher than in first group. Meanwhile, histopathological examination showed that the percentage of lung tissue damage in second and third group tended to be lower than in first group. Thus, it can be concluded that DHEA at doses of 15 and 30 mg/kgBW tended to act as a pro-oxidant but might potentially improve lung histology due to cigarette smoke exposure.
Kajian Suseptibilitas Magnetik Bergantung Frekuensi terhadap Pasir Besi Kabupaten Takalar Vistarani Arini Tiwow; Meytij Jeanne Rampe; Muhammad Arsyad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7273662018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kajian suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi terhadap pasi besi Kabupaten Takalar. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi mineral magnetik yang dominan berdasarkan data suseptibilitas magnetik dan menganalisis sumber mineral magnetik berdasarkan suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi. Metode yang digunakan adalah metode magnetik batuan khususnya parameter suseptibilitas magnetik. Pengukuran dilakukan menggunakan alat Bartington MS2 Susceptibility Meter dilengkapi sensor MS2B yang bekerja pada frekuensi rendah (470 Hz) dan frekuensi tinggi (4700 Hz). Hasil penelitian mengindikasikan pasir besi mengandung mineral ferrimagnetik yaitu magnetite. Nilai suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah dan frekuensi tinggi identik serta persentase suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi diperoleh kurang dari 2 % yang mengindikasikan pasir besi memiliki bulir magnetik multi domain (MD). Korelasi positif antara suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah dengan bergantung frekuensi mengindikasikan sumber mineral magnetik yang dominan berasal proses pedogenik yaitu pelapukan batuan gunung api.
Pengaruh Tekanan Parsial Oksigen Terhadap Koefisien Absorpsi Lapisan Tipis Indium Tin Oxide (ITO) Muslimin Muslimin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2012): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat127432012

Abstract

DOWNLOAD PDFProses  absorpsi  foton  dengan  energi  tertentu  akan  mengeksitasi  elektron  darikeadaan energi yang lebih rendah ke keadaan energi yang lebih tinggi. Untuk menentukankoefisien  ini  secara  eksperimen  terutama  karena  adanya  pengaruh  interferensi  optis  daripola-pola  transmitansi  dan  reflektansi.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menentukanbesarnya absorpsi lapisan tipis In2O3: SnO2dengan berbagai kadar oksigen yang diberikanpada saat deposisi. Proses pelapisan dilakukan 90% berat In2O3 dan 10% berat SnO2padasubstrat kaca dengan cara sputtering. Pada saat sputtering dilakukan penambahan oksigentertentu  yaitu  2,50%,  3,70%,  5,10%,  6,15%  dan  8,90%  yang  dilakukan  deposisi  padatemperature 1750C. Hasil analisis teramati adanya pergeseran interferensi dan transmitansike arah panjang gelombang yang lebih pendek sebanding dengan kenaikan kadar oksigen.Pada  kadar  oksigen  2,50%  dan  3,70%  koefisien  absorbsi  makin  naik,  tetapi  pada  kadaroksigen  5,10%,  6,15%  dan   8,90%  koefisien  absorpsi  mulai  menurun.  Perlakuan  kadaroksigen  pada  saat  deposisi  lapisan  tipis  ITO  dapat  mempengaruhi  koefisien  absorpsilapisan tipis yang terbentuk.Kata kunci : Kadar oksigen, koefisien absorpsi
Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Udang Putih (Penaeus merguiensis) sebagai Kontribusi Perhitungan Ocean Health Index (OHI) Yunita Panca Putri; Reno Fitriyanti; Ita Emilia
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat82107202019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan beberapa parameter kualitas air dan mengetahui tingkat  akumulasi  logam berat timbal (Pb)  dalam jaringan udang putih (Penaeus merguiensis)  terhadap lingkungan abiotik (air dan sedimen) berdasarkan nilai  Bioconcentration Factor (BCF). Penelitian ini diharapkan dapat  memberikan kontribusi terhadap perhitungan Ocean Health Index (OHI) sebagai  indikator penting untuk penilaian kesehatan laut secara berkelanjutan yang mampu dijadikan sebagai basis data dalam membuat kebijakan kelautan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil kandungan logam berat Pb pada air dan sedimen di perairan Sungsang belum melebihi baku mutu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur Sumsel No. 16 Tahun 2005 dan berdasarkan standar sediment quality guideline values for metals and associated levels of concern to be used in doing assessment of sediment quality tahun 2003 dan menurut IACD/CEDA (International Association of Draging Companies/Central Dreging Association) tahun 1997. Konsentrasi logam timbal  yang terkandung pada udang putih yang dihasilkan dari tiga lokasi  telah melebihi  batas yang ditetapkan oleh Kepala BPOM RI No HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009. Berdasarkan nilai Bioconcentration Factor (BCF), penyerapan  Pb  dalam jaringan  udang putih  (Penaeus merguiensis)  terhadap lingkungan abiotiknya pada ketiga lokasi penelitian di perairan Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan  tingkat akumulatif rendah.
Sebaran Spasial Komunitas Lamun di Pulau Bone Batang Sulawesi Selatan Dody Priosambodo
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3211242014

Abstract

Penelitian mengenai sebaran spasial komunitas lamun dilakukan di pulau Bone Batang, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik habitat dan faktor lingkungan khususnya pada fauna yang hidup pada spesies lamun dan sebaran spasialnya. Data kepadatan lamun diperoleh dari 8 stasiun disekitar pulau. Komposisi spesies lamun pada kawasan terumbu karang diamati dengan metode Tarp. Melalui persamaan Bay-Curtis dan analisis n-MDS, hasil menunjukkan bahwa komposisi lamun dari stasiun yang ada pada pulau Bone Batang terdiri atas spesies yang sama dengan Indeks kesamaan lebih dari 75% kecuali pada stasiun 2 dan 3. Komposisi lamun dibagi dalam 3 kelompok. Analisis korespondensi menunjukkan bahwa sebaran spasial dari stasiun berbeda dan dipengaruhi oleh karakteristik habitat. Thalassia hemprichii mendominasi stasiun 1, 3, 7, 8 sementara Cymodea rotundata mendominasi stasiun 2, 5, 6. Spesies perintis contohnya Halodule uninervis dan Halophila ovalis mendominasi stasiun 3 dan 4. Spesies lamun terbesar Enhalus acoroides mendominasi stasiun 7 dan 8. Sebaran spasial dan komposisi spesies juga menunjukkan bahwa padang lamun di Bone Batang dalam tahap dewasa. Fauna yang hidup di padang lamun Bone Batang melimpah dan didominasi spesies liang. Dapat disimpulkan, bahwa campuran komunitas lamun dengan beragam spesies lamun dan dipengaruhi oleh karakteristik habitat dan fauna yang hidup di dalamnya.Kata kunci: Sebaran Spasial, Lamun, Asosiasi Fauna, Sulawesi Selatan
Pengaruh Model Discovery Learning dengan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa S. Satriani; Tauhidah Bachtiar; Mery Hariratul Jannah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat101227682021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII MTs Pesantren Al Qamar Kab.Takalar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi eksperimen). Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 2 kelas dengan masing-masing kelas berjumlah 20 siswa. Analisis data menggunakan uji analisis kovarian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analisis inferensial menggunakan aplikasi komputer SPSS versi 20.0 for windows.  Hasil analisis uji anacova pada nilai intercept menunjukkan nilai konstanta dengan signifikansi 0,000 < 0,05, artinya pretest dan model pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan secara simultan berbeda dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar. Nilai signifikansi kemampuan awal (pretest) menunjukkan 0,235 > 0,05 artinya kemampuan awal tidak signifikan terhadap motivasi belajar dengan dampak perlakuan 3,8 persen dan 0,029 < 0,05 artinya kemampuan awal signifikan memiliki dampak terhadap hasil belajar 12,3 persen. Model pembelajaran menunjukkan nilai signifikansi 0,006 < 0,05 terhadap motivasi belajar dan 0,029 < 0,05 terhadap hasil belajar, artinya model pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang berbeda pada setiap sampel penelitian memiliki perbedaan yang signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa dengan dampak perlakuan masing-masing variable 19,0 persen dan 12,3 persen.Kata kunci: Discovery Learning, Motivasi, Hasil belajar.         The purpose of this study was to determine the effect of the Discovery Learning learning model by utilizing the environment as a learning resource on the motivation and learning outcomes of seventh grade students at MTs Pesantren Al Qamar Kab. Takalar. This type of research is a quasi-experimental research (quasi-experimental). The research sample was selected using a purposive sampling technique as many as 2 classes with 20 students in each class. Data analysis used covariance analysis test. The data obtained were analyzed descriptively and inferential analysis using the computer application SPSS version 20.0 for windows. The results of the analysis of the anacova test on the intercept value showed a constant value with a significance of 0.000 <0.05, meaning that the pretest and the learning model using the environment simultaneously had different impacts on motivation and learning outcomes. The significance value of the initial ability (pretest) shows 0.235 > 0.05, meaning that the initial ability is not significant on learning motivation with the impact of treatment at 3.8 percent and 0.029 <0.05, meaning that the initial ability has a significant impact on learning outcomes 12.3 percent. The learning model shows a significance value of 0.006 <0.05 on learning motivation and 0.029 <0.05 on learning outcomes, meaning that learning models using different learning resources in each research sample have significant differences on student motivation and learning outcomes with the impact of each treatment. -each variable is 19.0 percent and 12.3 percent.Keywords: Discovery learning, motivation, Learning result.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penguasaan Aspek Bilangan pada Guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep Samsiah Samsiah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5132402016

Abstract

Penelitian ini tergolong penelitian survai yang bersifat deskriptif-korelatif dan eksploratif dengan populasi seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampel pertimbangan. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa angket dan tes tentang aspek bilangan. Data tersebut diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penguasaan aspek bilangan pada guru SD Negeri berada pada kategori rendah. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, tingkat umur dan jenis kelamin secara bersama-sama mempengaruhi penguasaan aspek bilangan pada guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian eksploratif menunjukkan bahwa faktor lain yang mempengaruhi penguasaan aspek bilangan antara lain adalah pendidikan dan pelatihan, latar belakang pendidikan, pergeseran tingkatan mengajar, peran serta guru pemandu matematika, motivasi serta pemberian insentif bagi guru yang berprestasi.Kata kunci: Tingkat pendidikan, umur, jenis kelamin, bilangan. ABSTRACTThis research belongs to survey research that is descriptive-correlative and explorative with population of all teachers of SD Negeri in Pangkajene, Pangkep. Sampling was done with a sample of considerations. Data obtained by using the instrument in the form of questionnaire and test about numerical aspect. The data were processed using descriptive and inferential statistical analysis. The result of descriptive analysis shows that the mastery of numerical aspect in teacher of elementary school is in low category. The results of inferential analysis indicate that the level of education, age and sex level simultaneously affect the mastery of numerical aspect in elementary school teachers in Pangkajene, Pangkep. The results of the explorative research indicate that other factors affecting the mastery of the numerical aspect are education and training, educational background, teaching level shift, mathematics guide role, motivation and incentive for achieving teachers.Keywords: level of education, age, gender, & numerical.
Karakteristik Perilaku Kucing Domestik Rosdiana Ngitung
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat101362152021

Abstract

Kucing domestic (Felis catus) memiliki pola perilaku yang berbeda dengan hewan lainnya. Perilaku ini terjabar dalam 10 pola perilaku yaitu perilaku ingestif, perilaku seks, perilaku eliminative, perilaku investigative, perilaku agonistic, perilaku allelomimetic, perilaku mencari perlindungan, perilaku epimeletic, perilaku et-epimeletic dan perilaku maladaptive. Perilaku ini terjadi secara alamiah maupun karena diajarkan kepada kucing. Penelitian kali ini dilakukan untuk mengetahui kesepuluh pola perilaku pada kucing yang dikaji melalui studi pustaka atau kajian literature dengan mencari sumber terkait dengan perilaku kucing domestik. Sehingga, diperoleh hasil bahwa kucing memiliki pola perilaku yang spesifik pada kesepuluh pola perilaku tersebut.

Page 11 of 27 | Total Record : 269