cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 828 Documents
Pemanfaatan Limbah Ternak Sebagai Pupuk Organik untuk Mendukung Pengembangan Sektor Pertanian dan Perkebunan Desa Segoroyoso Andika, Ignatius Putra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.65 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5216

Abstract

Pupuk merupakan elemen utama dalam pertumbuhan tanaman, salah satu jenisnya adalah pupuk organik. Pupuk organik merupakan pupuk yang bersumber dari bagian hewan, kotoran hewan, tumbuhan yang sudah mati, atau limbah organik lainnya. Pada Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret terdapat banyak limbah kotoran ternak yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar pembuatan pupuk organik. Pada jurnal ini akan dibahas mengenai proses pembuatan pupuk organik dengan bahan limbah ternak hasil dari kegiatan peternakan Desa Segoroyoso. Metode pembuatan pupuk organik adalah dengan menyusun bahan pembuat kompos secara berurutan yang dimulai dari bawah ke atas. Setelah 3 minggu, kotak kompos dibalik agar susunan kompos yang di bawah menjadi di atas, sehingga dapat tercampur rata. Berikutnya tahapan pembalikan kedua, kompos terlihat sudah menyerupai tanah serta kotoran sudah hancur dan tidak bau. Lalu dilakukan penyaringan dan didiamkan selama 2 minggu. Selanjutnya mengemas kompos kedalam sak plastik dan kompos siap untuk digunakan. Hasil dari pengembangan pembuatan pupuk organik menggunakan bahan dasar limbah ternak dan limbah organik membuat masyarakat memahami efektifitas proses pemanfaatan limbah ternak di Desa Segoroyoso.
Desa Sumbermulyo dengan Potensi Pengembangan Anggur Putra Prakasa, Fedelis Brian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.827 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5220

Abstract

Desa Sumbermulyo merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul dengan luas wilayah sebesar 8,19 km2 yang dalam persentase luas kecamatan ini sebesar 36,12%. Potensi desa dari Desa Sumbermulyo sangat bervariasi, yang dalam hal ini potensi yang dikembangkan yakni potensi hasil alamnya yaitu anggur. Pengembangan potensi sumber daya alam yakni anggur dilakukan karena dapat dijadikan peluang berwirausaha bagi masyarakat di desa. Pengolahan pengembangan anggur ini dilakukan dengan melakukan riset potensi desa secara daring terlebih dahulu, lalu ditemukan potensi Kampung Anggur, sehingga selanjutnya diolah anggur untuk dijadikan produk makanan dan minuman berbahan dasar anggur. Produk yang pertama yaitu Susu GRAPRO yaitu termasuk minuman probiotik yang menggunakan anggur sebagai bahan utamanya. Produk yang kedua yaitu Muffin Anggur, produk ini merupakan makanan yang termasuk dalam bolu yang dicetak menggunakan cup kecil. Produk ini dapat dijadikan cemilan yang membuat kenyang dan menyehatkan. Kedua produk ini dipilih karena selain rasanya yang lezat, juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh.
Potensi sentra olahan ubi kayu dan mitigasi bencana di Desa Kranggan, Galur, Kulon Progo Paramita, Brigitta Laksmi; Pratama, Sergio; Novianti, Fatimah; Gurusinga, Christophel; Satriani, Amanda Putri Eriandina; Marhaeni, Maria Btari Larasati; Lo, Christina Natalia Kharis; Katelya, Dea; Yuniarka, Gisela Radiastasha; Putrianti, Pita Desi; Malau, Deon Natanael
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.595 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5228

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) are part of a mandatory activity to fulfill student obligations, namely community service, KKN in batch 80 is carried out online due to the covid-19 pandemic. Therefore, this research was conducted to fulfill the task given by Atma Jaya University Yogyakarta. The Kranggan Village area is one of the villages located in the Galur sub-district, Kulon Progo Regency which is located close to the southern coast of the island of Java. Therefore, it is necessary to have comprehensive efforts in policy making to reduce the risk caused by natural disasters such as doing mitigation. In addition, this study aims to educate the Kranggan village community in increasing search results from cassava plants, where the Kranggan village area has 91.0 hectares of land for cassava plants in 2018. Data collection techniques in this research are observation, collection of literature studies from the internet and discussions with lecturers. The results of this study were made together with a pocket book or e-book entitled "Potency of Kranggan Village, Processed Cassava" and an e-book or pocket book "Disaster Mitigation". The target of this KKN program is the formation of a home industry that is able to compete in the market and is managed directly by the Kranggan village community and provides education if a natural disaster occurs, so that the community understands what actions to take in certain situations. Therefore, Group 79 chose to make an e-book on village potential on the use of cassava and disaster mitigation counseling. The results of this study are expected to be useful in the future for the people of Kranggan Village in increasing their income from making cassava chips in addition to the work of the majority of the population is farming and is expected to be useful for the people of Kranggan Village to always be responsive and alert in taking action to deal with natural disasters.
Pemanfaatan Potensi Kali Opak dan Pemasaran Online Kerajinan Keramik di Desa Seloharjo Adyantari, Api
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.772 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5229

Abstract

Potensi desa merupakan dasar dari pengelolaan dan pengembangan suatu desa. Salah satunya adalah Desa Seloharjo, desa yang berada di Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat muara sungai yang dikenal dengan Sungai Opak. Sungai ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-harinya. Desa Seloharo juga terkenal akan kerajinan tangan yang dibuat sendiri secara tradisional yaitu kerajinan keramik. Tujuan diadakannya program ini agar sumber daya yang terdapat di Desa Seloharjo menjadi desa yang lebih dikenal di dalam maupun diluar daerah. Metode yang dilakukan dalam tiga tahap, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan yang terakhir pelaporan. Namun akibat kondisi pandemi COVID-19 saat ini menyebabkan tim penulis tidak dapat terjun secara langsung di tengah masyarakat, sehingga program pengabdian ini harus dilakukan secara tidak langsung, melalui pembuatan video dan buku saku elektronik yang dapat diakses secara online pada website LPPM UAJY. Untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Sungai Opak, kami merencanakan pembangunan sebuah restoran dengan Sungai Opak sebagai pemandangan dan daya tariknya. Selain itu, kami merencanakan pemasaran online dengan tujuan agar kerajinan keramik yang berada di Desa Seloharjo dapat dikenal oleh masyarakat dalam ataupun luar Pulau Jawa.
Perencanaan Masterplan Pasar Niten di Kabupaten Bantul Rony Gunawan Sunaryo; Sunaryo, Rony Gunawan; Ardiansyah, Nicolaus Nino; Saraswati, Adinda Estiana; Murti, Adrian Prasetyo
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.566 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i2.5247

Abstract

Setelah relokasi Pasar Niten lama ke lokasi baru di Jalan Bantul km 5 pada tahun 2009, timbul masalah-masalah baru secara bertahap menyebabkan sepinya pengunjung Pasar Niten di masa kini. Kemudian muncul gagasan BAPPEDA (Badan Perencana Pembangunan Daerah) Bantul untuk merevitalisasi Pasar Niten dengan konsep baru yang lebih representatif, dalam hal ini mengacu pada nilai strategis Bantul sebagai kawasan sub-urban Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari permasalahan ini, dibuatlah sebuah strategi yaitu selain sebagai wadah perdagangan dan ekonomi, tipologi turut menjadi wadah yang dapat mengumpulkan berbagai orang dengan latar yang berbeda untuk berdinamika dalam aspek sosial dan ekologi. Dalam mencapai strategi tersebut, diinjeksikan fungsi agriculture dan creative hub melalui pendekatan sustainable food systems dan placemaking sehingga dapat meningkatkan kembali eksistensi Pasar Niten.
Pemberdayaan UMKM Desa Singosaren Melalui Program Literasi Digital Kurnianingtyas, Chandra Dewi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.068 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5249

Abstract

Singosaren is a village whose potential is strong on human resources. It is proven by the high number of productive age rate and Micro, Small, and Medium enterprises (SMEs) rate as the society occupation. SMEs in Singosaren tend to rely on conventional way of business. It is caused by limited skills to use business digital platforms. In this pandemic and amidst digital era, SMEs potential of Singosaren needs to bewell-empowered. This measure could be implemented through digital literacy. Digital literacy focuses on technology education in masterng the skills to utilize social media ande-commerce maximally. Digital literacy’s objective is for the SMEs are not just producing digital business contents but to also analyze and use the features. The digital literacy contains of two programs which are digibook and digitalk. Digibook consists of practical guidebook in practicing the digital businesses through e-commerce and social media. Digitalk contains educational video consisted of tips in using Instagram in effective ways based on target market. 
Edukasi dan penyuluhan potensi limbah jerami padi menjadi pupuk organik bagi pertanian di Desa Sidomulyo Pratama, Brahma Putra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.565 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5267

Abstract

Desa  Sidomulyo merupakan satu dari dua belas desa yang ada di Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini memiliki potensi desa dari berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, pariwisata, dan usaha kecil. Produksi tanaman pertaniannya antara lain padi, jagung, pohon, ketela rambat, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang hijau. Desa Sidomulyo sendiri menggunakan pupuk kandang dan pupuk kimia, padahal limbah jerami padi dari hasil panen biasanya hanya dibakar oleh para petani setempat. Maka dari itu melalui program Kuliah Kerja Nyata yang diadakan oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta angkatan 80 ini, kami menyusun suatu program yaitu “Edukasi dan penyuluhan potensi limbah jerami padi menjadi pupuk organik bagi pertanian di Desa Sidomulyo”.
Pengembangan Batik Desa Sidorejo dengan Metode Tye Die Visnhu, Bartolomeus Galih
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.596 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5287

Abstract

Kuliah Kerja Nyata or known as KKN is an activity aimed at providing students with experience in the fields of science, art, and technology which also become a mandatory program for Atma Jaya Yogyakarta students. The implementation of KKN 80 was carried out from October to November 2021 using the KKN Society 5.0 model where the execution was conducted online considering the Covid-19 pandemic conditions. The KKN 80 Unit R group 87 located in Sidorejo village, Lendah District, Kulon Progo. Generally, the village has two main economic potentials in the form of agriculture and culture. Based on the result of observations, Sidorejo Village has the uniqueness of batik in the form of a figure eight which resembles the typical food of Geblek Renteng where this craft has the potential to be developed. However, the data shows that there are still a lot of people who do not have jobs. Therefore, the purpose of implementing KKN by group 87 is to provide job opportunities as well as assist in the development of batik types in Sidorejo Village. The preparation of the KKN report was done by collecting secondary data by searching for literature that was in accordance with the project as a reference for working on the report. The resulting output is a mapping of potential of the village, which is then made to be e-books, pocket books, and videos. Those output will explain related to village and its potential as well as the implementation of the development of batik in Sidorejo Village.
Pengembangan dan Pemberdayaan Potensi Desa Sabdodadi Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Purnomo, Prasetyo Sidi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.607 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i2.5296

Abstract

Abstract— Through the Research and Community Service Institute (LPPM), Atma Jaya University Yogyakarta carries out the Community Service 5.0 program which focuses on community service programs through courageous means without direct contact with local residents, with a bold overall mechanism process, starting from taking, program, to implementation of the work program. The KKN 49 group was located in Sabdodadi Village, Kapanewon Bantul, Bantul Regency, Sepecial Region of Yogyakarta. Sabdodadi village has several potentials, such as cultural potential, tourism potential, and natural resource potential (SDA). Based on the potential of existing natural resources, the KKN 49 group will make village potentials regarding "Processing the Production of Banana Fruits in Sabdodadi Village into Banana Nuggets". Utilization of this potential is expected to improve the village economy through the culinary industry. The group also found data where from 2019 to 2020 there was a decrease in the number of tourist attraction visitors so that their income also decreased. In addition, there was a decline in the production value of the clothing and leather industry. So to boost the economy of the clothing and leather industry, the KKN 49 group made a pocket book on "How to Marketing Leather Crafts Online with Instagram Business and Whatsapp Business". Abstrak— Melalui lembaga penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengusung program KKN Society 5.0 yang berfokus pada program pengabdian masyarakat melalui sarana daring tanpa adanya kontak seccara langsung dengan warga sekitar, dengan proses mekanisme keseluruhan secara daring, mulai dari pengambila, penentuan program, hingga pelaksanaan pembuatan program kerja. Kelompok KKN 49 mendapatkan lokasi di Desa Sabdodadi, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Sabdodadi memiliki beberapa potensi, seperti potensi budaya, potensi wisata, dan potensi sumber daya alam (SDA). Berdasarkan potensi sumber daya alam yang ada, kelompok KKN 49 akan membuat potensi desa tentang “Pengolahan Hasil Produksi Buah Pisang Desa Sabdodadi menjadi Nugget Pisang”. Pemanfaatan potensi ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa melalui industri kuliner. Kelompok juga menemukan data di mana pada tahun 2019 sampai tahun 2020 terjadi penurunan jumlah pengunjung objek wisata sehingga pendapatannya juga menurun. Selain itu, terjadi penurunan nilai produksi industri sandang dan kulit. Sehingga untuk mendongkrak ekonomi industri sandang dan kulit, kelompok KKN 49 membuat buku saku tentang “Cara Pemasaran Kerajinan Kulit Secara Online dengan Instagram Business dan Whatsapp Business”.
Pemanfaatan Energi Biogas dan Pengoptimalan Tanah Berpasir untuk Tanaman Alternatif di Desa Garongan, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo Mayasari, Agatha
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.305 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5301

Abstract

Cows are one of the livestock that we often encounter. Meat and milk that produced by cows are used by humans as food. Garongan village, also utilizes cattle as one of the village's potential which is also a livelihood for the villagers. The large number of cattle in Garongan village also produces a lot of waste. However, there are still many of us who do not know that the waste from cows can be used as biogas energy which can be useful for daily life and of course reduce the existing waste. Besides the cattle, the villagers also use the sandy soil for farming. However, not all plants can grow well in sandy soil. Therefore, villagers only plant one type of plant on sandy soil, which is chili plants that are used for agriculture. However, besides chili, there are many alternative crops that can grow well on sandy soil and can be used as agriculture.