cover
Contact Name
Vera Sholeha
Contact Email
verasholeha@staff.uns.ac.id
Phone
+6285729001211
Journal Mail Official
ecedjournal@gmail.com
Editorial Address
Departement of Teacher Training of Early Childhood Education Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Early Childhood Education and Development Journal
ISSN : 26847442     EISSN : 27160637     DOI : https://doi.org/10.20961/ecedj
Core Subject : Education,
The Early Childhood Education and Development Journal is a peer-reviewed scientific journal that publishes the results of research and current issues about early childhood education. All topics that we accept only articles relating to early childhood education fields. The journal serves the needs of early childhood practitioners and academicians. This journal has been published since 2019, twice in a year, every April and Oktober. It is published by Early Childhood Education Program, Universitas Sebelas Maret.
Articles 100 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B MELALUI KEGIATAN STRING ART Ratnamuslihah, Ratnamuslihah; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 3, No 3 (2021): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v3i3.101470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B di TKIT Al Falaah Simo melalui kegiatan String Art. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak kelompok B kelas Abu Bakar yang berjumlah 22 anak. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak pada kemampuan meniru bentuk, menggunakan alat tulis dengan benar, dan eksplorasi berbagai media dan kegiatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, unjuk kerja, dan dokumentasi. Teknik uji validasi dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Indikator kemampuan motorik halus dalam penelitian ini adalah meniru bentuk, menggunakna alat tulis dengan benar, dan eksplorasi berbagai media dan kegiatan. Penelitian ini dinyatakan berhasil apabila 75% dari subyek penelitian mencapai nilai 3 atau BSH. Hasil keseluruhan kemampuan motorik halus anak kelompok B kelas Abu Bakar TKIT Al Falaah Simo berada pada nilai 3 dalam kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) sejumlah 8 anak dan nilai 4 dalam kategori BSB (Berkembang Sangat Baik) sejumlah 9 anak dari total 22 anak maka 17 anak mampu memenuhi indikator keberhasilan penelitian.
PERSONAL GROWTH GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Fauziani, Sonia Alfi; Syamsuddin, Muhammad Munif; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102460

Abstract

Kebutuhan serta keterampilan guru sekarang dengan dahulu sangat berbeda. Pola pengajaran guru jaman dahulu yang bersifat konvensional sudah tidak cocok jika diterapkan ke pembelajaran guru jaman sekarang. Rendahnya kualitas pendidikan dapat bersumber dari guru, input siswa, kurikulum, fasilitas dan dana. mereka salah satu faktor penentu tinggi rendahya pendidikan, perlu adanya perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas serta mutu seorang guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei menggunakan kuisioner sebagai instrumen yang ditujukan kepada guru anak usia dini di Gugus Asoka sebanyak 31 guru. Skala Guttman dipilih untuk memperoleh jawaban yang tegas. Kemudian dibagi menjadi 3 kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Peneliti mendeskripsikan rendah sebagai kurang baik, sedang sebagai cukup baik dan tinggi sebagai sangat baik. Hasil penelitian sebanyak 23 guru PAUD masuk dalam kategori tinggi atau sangat baik dengan presentase sebesar 76,12 %, lalu sebanyak 6 guru PAUD masuk dalam kategori sedang atau cukup baik dengan presentase sebesar 18,55 %, dan sebanyak 2 guru masuk dalam kategori rendah atau kurang baik dengan presentasi sebesar 5,32 %.. Perlu perhatian khusus dari instansi , lembaga, pemerintah di bidang pendidikan, dan kesadaran pribadi setiap guru untuk terus mendorong pertumbuhan pribadi guna mencapai kesejahteraan psikologis yang lebih baik.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA BUSY BOOK Rahmadewi, Disa Septiana; Rasmani, Upik Elok Endang; Sholeha, Vera
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102286

Abstract

Kemampuan motorik halus memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini. Untuk mendukung perkembangan ini, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penggunaan media busy book dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Al Islam 4 Sondakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 16 anak usia 5-6 tahun sebagai partisipan. Penelitian dilakukan selama dua minggu dengan melibatkan media busy book yang telah dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi anak, catatan pengamatan, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun setelah menggunakan media busy book. Anak menunjukkan peningkatan dalam kemampuan memegang dan menggunakan alat tulis dengan lebih baik, memasukkan tali sepatu, menempelkan gambar huruf menggunakan perekat, serta menggunting pola garis sederhana dan pola gambar geometri dari pratindakan, siklus I, hingga siklus II bahwa pada pratindakan memiliki persentase ketuntasan 6,25% atau 1 orang anak yang mendapat nilai tuntas. Siklus I mengalami peningkatan sebesar 18,75% menjadi 25% atau 4 orang anak yang mendapat nilai tuntas. Peningkatan pada siklus II dengan peningkatan sebesar 50% menjadi 75% atau 12 orang anak yang mendapat nilai tuntas. Persentase ketuntasan secara keseluruhan setelah diterapkan melalui media busy book sebesar 68,75%. Selain itu, anak juga menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi dan kegembiraan saat berkegiatan menggunakan media busy book. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang penggunaan media busy book dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini memiliki implikasi praktis yang relevan untuk lembaga pendidikan, guru, dan orang tua dalam memperkaya metode pembelajaran dan mendukung perkembangan motorik halus anak.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT Setiawan, Margaretha Jessica Winda; Rahmawati, Anayanti; Sholeha, Vera
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.106696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kerja sama kelompok B di TK Kristen Kerten Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah anak kelas B TK Kristen Kerten yang berjumlah 20 anak yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 10 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Taggart melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan selama dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan kemampuan kerja sama. dibuktikan bahwa peningkatan presentase ketuntasan kemampuan kerja sama pada pratindakan dari total populasi sebanyak 4 anak atau 20%, kemudian pada siklus I dari total populasi yaitu 10 anak atau 50%, dan pada siklus II dari total populasi yaitu sebanyak 19 anak atau 95%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK MANIPULATIF MELALUI PERMAINAN MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA KECIL PADA KELOMPOK B Widiyaswati, Fera; Palupi, Warananingtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.106277

Abstract

Gerak manipulatif merupakan gerakan yang mengikutsertakan antara koordinasi mata, tangan dan kaki karena keterampilan dalam menggunakan suatu objek dari tubuh bagian luar. Gerak manipulatif menjadi salah satu peran penting dalam perkembangan fisik anak, gerakan manipulatif sering menggunakan tangan dan kaki sebagai kekuatan seseorang dalam melaksanakan aktivitas dengan memanipulasi suatu objek. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan gerak manipulatif melalui permainan melempar dan menangkap bola kecil. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral yang dikembangkan Kemmis dan McTaggart, selama 2 siklus dan setiap siklus terdapat 3 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, unjuk kerja dan dokumentasi. Subjek penelitian anak usia 5-6 tahun berjumlah 20 anak. Analisis data kualitatif menggunakan medel analisis Miles dan Huberman (1994) sedangkan analisis kuantitatif menggunakan teknik statistik deskriptif komparatif atau perhitungan presentase. Teknik uji validitas data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Teknik uji validitas data kuantitatif di analisis melalui expert judgement untuk ketepatan data, sedangkan teknik uji validasi kualitatif dengan triangulasi sumber dan teknik. Keberhasilan ketuntasan dalam penelitian ini minimal 75% dari jumlah keseluruhan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan melempar dan menangkap bola kecil dalam meningkatkan kemampuan gerak manipulatif anak telah mencapai tingkat keberhasilan sebesar 85%. Hasil akhir penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan gerak manipultif anak usia 5-6 tahun dapat ditingkatkan melalui permainna melempar dan menangkap bola kecil.
EFEKTIVITAS DIGITAL EDUCATIONAL GAME UNTUK MENINGKATKAN PROBLEM SOLVING ANAK USIA DINI Putri, Vivin Auldina; Syamsuddin, Muhammad Munif; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas dari digital educational game terhadap peningkatan perkembangan problem solving pada anak usia 5-6 tahun. Penerapan digital educational game dilaksanakan sebanyak enam pertemuan dengan durasi waktu 60 menit. Pengukuran tingkat kemampuan problem solving anak menggunakan metode test yang terdiri dari tes unjuk kerja dan tes wawancara. Partisipan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun (N=26) di TK Aisyiyah 20 Pajang Surakarta. Data dalam penelitian dianalisis menggunakan uji sampel paired t-test untuk mengetahui efektivitas penerapan digital educational game. Hasil dari pengolahan data menunjukkan nilai signifikansinya 0,00 yang artinya yaitu penerapan digital educational game dapat efektif meningkatkan kemmpuan problem solving anak usia dini. Kemampuan problem solving yang baik pada anak usia dini dintandai dengan anak mampu memecahkan masaah sederhana dalam kehidupan sehari-hari, memahami konsep sebab akibat, mengaitkan pengetahuan dan pengalaman ke dalam konsep yang baru, mampu mengorganisir objek atau peristiwa ke dalam konsep baru yang bermakna, dan kreatif untuk menciptakan karya berdasarkan pemikirannya sendiri.
PENGETAHUAN ORANG TUA TERKAIT PEMENUHAN GIZI ANAK TERHADAP PEMBERIAN BEKAL MAKANAN Permatasari, Harum Indah; Palupi, Warananingtyas; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.102235

Abstract

Pengetahuan orang tua sangat berperan penting untuk mendukung pemenuhan gizi anak yang optimal untuk mencapai tugas perkembangan sesuai usianya secara maksimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan, (1) pengetahuan orang tua kelompok A1 TK Angkasa Lanud Adi Soemarmo mengenai pemenuhan gizi anak melalui kegiatan pembiasaan membawa bekal makanan, (2) Kegiatan pemenuhan gizi anak kelompok A1 melalui bekal makanan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut, pertama, Kegiatan pemenuhan gizi anak melalui kegiatan pembiasaan membawa bekal makanan pada kelompok A1 telah memenuhi kriteria makanan sehat bergizi seimbang dan telah memenuhi kriteria kecukupan gizi anak sehari-hari. Zat gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral telah tersedia pada bekal makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak ketika sedang berada di sekolah. Kedua, pengetahuan orang tua mengenai pemenuhan gizi anak juga sudah sangat baik yang bisa dilihat dari kualitas bekal makanan yang dibawakan ke sekolah dan cara orang tua memantau tumbuh kembang anaknya secara rutin serta kerja sama orang tua dengan pihak sekolah dan posyandu dalam mendukung terpenuhinya kebutuhan gizi anak.   
PERBEDAAN KEMANDIRIAN ANAK DITINJAU DARI STATUS PEKERJAAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU Rahmawati, Anita Dwi; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Zuhro, Nurul Shofiatin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102363

Abstract

Kemandirian dapat terbentuk dikarenakan kebiasaan, sehingga kemandirian penting sekali diajarkan kepada anak sejak usia dini agar nantinya anak terbiasa mandiri hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemandirian anak usia 4-6 tahun ditinjau dari status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu di Kecamatan Tirtomoyo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 113 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 53 responden. Uji hipotesis menggunakan two way annova. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang positif dan signifikan antara variable status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu dengan kemandirian anak usia 4-6 tahun di Kecamatan Tirtomoyo. Hal itu dapat dilihat dari signifikansinya yaitu < 0,05. Artinya perbedaan waktu kebersamaan yang dimiliki ibu bekerja dengan ibu tidak bekerja serta tingkat kemandirian ibu yang beragam mempengaruhi kemandirian anak. Berkaitan dengan hal tersebut orang tua khususnya ibu diharapkan dapat menambah kesadaran, kepedulian dan pengetahuan mengenai pentingnya peran lingkungan dalam menstimulus perkembangan kemandirian anak sejak usia dini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA PUZZLE ANGKA INTERAKTIF Permadani, Intan Tri; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.116209

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan salah satu aspek kognitif yang penting dikembangkan pada anak usia dini sebagai dasar dalam memahami konsep matematika selanjutnya. Penguasaan kemampuan kemampuan berhitung pada sebagaian anak masih belum optimal. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan media puzzle angka interaktif. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 25 anak pada Kelompok B. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing dibagi menjadi tiga kali pertemuan. Indikator yang diukur adalah kemampuan membilang, mengurutkan angka, pengenalan konsep angka, serta mengaitkan lambang bilangan. Metode pengumpulan datanya berupa observasi, unjuk kerja, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya berupa analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dengan cara triangulasi sumber. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diketahui bahwa ada peningkatan kemampuan berhitung anak, dimana persentasenya naik dari 24% (pratindakan) menjadi 52% pada siklus I, meningkat menjadi 92% pada siklus II. Capaian tersebut telah melampaui batas ketuntasan minimal sebesar 75%. Dengan demikian, penggunaan media puzzle angka interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun.
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN Jairomarta, Dinda Maria; Dewi, Nurul Kusuma; Sholeha, Vera
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara perkembangan sosial anak antara usia 4-5 dengan pengasuhan demokratis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi antara dua variable. Populasi penelitian ini terdiri dari anak usia 4-5 tahun kelompok A di TK Aisyiyah Kecamatan delanggu Kabupaten Klaten sebanyak 114 anak dan 114 orang tua. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini terdiri dari 89 anak dan 89 orang tua. Pengambilan sampel menggunakan metode proporsional random sampling dan metode pengumpulan data berbasis kuesioner. Uji validitas konstruk digunakan untuk mengetahui validitas instrumen. Analisis data untuk pengujian hipotesis dengan pearson product moment. Pada tarag signifikasi 0,05 dengan menggunakan spss 25 for windows, studi ini menemukan hubungan positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dan perkembangan sosial anak antara usia 4 dan 5 tahun. Dari hasil terlihat koefisien korelasi sebesar 0,472 dan nilai signifikasi dalam uji hipotesis sebesar 0,000<0,05 hal ini dapat diartikan bahwa setiap kali pola asuh diterapkan maka perkembangan social anak akan meningkat. Sehingga dapat dijelaskan bahwa pola asuh demokratis merupakan salah satu faktor perkembangan social anak.

Page 10 of 10 | Total Record : 100