cover
Contact Name
Vera Sholeha
Contact Email
verasholeha@staff.uns.ac.id
Phone
+6285729001211
Journal Mail Official
ecedjournal@gmail.com
Editorial Address
Departement of Teacher Training of Early Childhood Education Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Early Childhood Education and Development Journal
ISSN : 26847442     EISSN : 27160637     DOI : https://doi.org/10.20961/ecedj
Core Subject : Education,
The Early Childhood Education and Development Journal is a peer-reviewed scientific journal that publishes the results of research and current issues about early childhood education. All topics that we accept only articles relating to early childhood education fields. The journal serves the needs of early childhood practitioners and academicians. This journal has been published since 2019, twice in a year, every April and Oktober. It is published by Early Childhood Education Program, Universitas Sebelas Maret.
Articles 100 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI MEDIA MAGIC BOX PADA USIA 4-5 TAHUN Prasasti, Fadilla Nindi; Rasmani, Upik Elok Endang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.100747

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini yaitu ditemukan anak-anak masih kebingungan dalam mengenal lambang bilangan, seperti ketika anak melakukan presensi dengan berhitung, anak-anak masih kebingungan dan memberikan jawaban yang belum tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan media magic box untuk meningkatkan kemampuan anak usia 4-5 tahun dalam mengenal lambang bilangan. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif dengan model Kurt Lewin. Sumber data yang digunakan diperoleh dari anak dan guru serta dokumen dan arsip RPPH dan skenario pembelajaran. Pengumpulan data yang dilakukan melalui tes yang diberikan kepada anak-anak, kemudian hasil dari pengamatan langsung selama proses penelitian, kemudian hasil dari wawancara yang dilakukan guru serta hasil dokumentasi selama penelitian berlangsung. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini antara lain, pertama, siklus I jumlah anak yang tuntas (54,5%). Kedua, siklus II jumlah anak yang tuntas (81,8%). Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan magic box mampu meningkatkan kemampuan anak mengenal lambang bilangan.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP TINGKAT SELF-AWARENESS ANAK USIA DINI Untayana, Virdania Amelinda; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102300

Abstract

Kesadaran diri atau self-awareness adalah kemampuan anak untuk mengenali perasaan dan mengetahui alasan merasakan hal tersebut serta pengaruh perilakunya terhadap orang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengukur ada atau tidaknya dampak yang ditimbulkan dari penerapan metode role playing terhadap tingkat self-awareness anak usia 4-5 tahun di TK Kristen Kerten. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pre experiment dengan tipe desain one group pre-test post-test design. Subjek penelitian sebanyak 15 anak usia 4-5 tahun. Analisis data dengan menggunakan uji prasyarat analisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self-awareness berkembang dalam kategori rata-rata anak sudah berkembang sesuai harapan ditunjukkan dengan kemampuan anak mampu mengungkapkan emosi diikuti ekspresi tindakan yang sesuai, anak memiliki pengendalian perasaan yang baik, anak mampu menyatakan pendapatnya, anak memiliki sikap gigih dan tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan pekerjaannya secara mandiri, memahami dan menaati peraturan permainan, anak mampu menunjukkan rasa percaya diri dengan berani tampil di depan kelas, anak memiliki sikap mau berbagi dan menolong teman serta dapat bekerja sama dalam tugas kelompok. Sehingga tingkat self-awareness anak dikatakan meningkat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK Rahayu, Kurnia; Yunita, Yunita; Imamah, Nuril
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.110711

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan dan efektivitas permainan tradisional Engklek dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak Kelompok B RA Abdul Halim. Pentingnya studi ini didasarkan pada kebutuhan anak usia dini untuk memiliki kemampuan motorik kasar yang kuat melalui pembelajaran berbasis bermain dan aktivitas fisik. Permainan Engklek dipilih karena menuntut anak untuk melatih melompat, menyeimbangkan tubuh, dan koordinasi gerak yang secara implisit melibatkan pola berpikir logis dan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 12 anak Kelompok B RA Abdul Halim. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan. Pada pra-siklus, mayoritas anak berada di kategori Belum Berkembang (BB) 16,7% dan Mulai Berkembang (MB) 50%. Setelah pelaksanaan tindakan hingga Siklus II, kemampuan anak meningkat tajam dengan ketuntasan mencapai 60% (BSH 45% dan BSB 15%). Meskipun target 75% belum tercapai sesuai Tampubolon (2014), peningkatan ini membuktikan bahwa penerapan permainan Engklek efektif mengembangkan kemampuan motorik kasar anak. Secara teoretis, hasil ini selaras dengan pandangan Vygotsky bahwa permainan simbolik membantu anak mengelola diri sendiri dan membangun keterampilan sosial yang matang.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR MELALUI LOMPAT KATAK PADA ANAK KELOMPOK A Nafisah Y, Dini; Wahyuningsih, Siti; Rasmani, Upik Elok Endang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 1, No 3 (2019): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v1i3.101455

Abstract

Keterampilan motorik kasar merupakan suatu bentuk aktifitas yang melibatkan otot besar seperti gerak dasar lokomotor, non lokomotor serta manipulative. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatan keterampilan motorik kasar dengan gerakan lompat katak pada anak TK Marsudisiwi Surakarta. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian anak A memiliki 10 anak termasuk 4 laki-laki dan 6 perempuan. Sumber penelitian berasal dari guru dan anak-anak. Dalam mengumpulkan data digunakan analisis, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian validitas digunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Metode penelitian ini melalui eksperimen berbasis kelas dan model Kemmis dan Taggart dengan cara latihan praktik berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi yang dilakukan dengan rentang waktu dua siklus. Hasil penelitian yang dilakukan pada dua siklus mengembangkan motorik kasar melalui gerakan lompat katak anak kelompok A mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gerakan lompat katak yang dimainkan, anak dapat mencapai indicator sesuai target yang ditetapkan. Data penelitian yang telah dianalisis menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan perkembangan motorik kasar anak siklus I didapatkan 60% atau setara 6 anak dengan arti sudah terdapat peningkatan namun belum mencapai batas ketuntasan dan siklus II didapatkan 80% atau 8 anak dengan artian terdapat peningkatan dan mencapai batas ketuntasan. Ditinjau dari data yang ditelaah dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan gerakan lompat katak dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar pada anak kelompok A TK Marsudisiwi Surakarta.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA KOTAK ALFABET PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Kusumawati, Wingga; Fitrianingtyas, Anjar; Rahmawati, Anayanti
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.112876

Abstract

Kemampuan membaca permulan merupakan kemampuan dasar pada aspek bahasa, dengan kemampuan membaca permulaan anak dapat mengenal dan memahami simbol atau bentuk huruf, bunyi huruf sehingga dapat membaca dan merangkai suku kata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media kotak alfabet pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis & McTaggart menggunakan 2 siklus dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan unjuk kerja. Analisis data hasil penelitian ini berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil akan menunjukkan pada kemampuan membaca permulaan dapat meningkat sesuai dengan capaian indikator yang sudah ditetapkan,  yaitu mengenal bentuk huruf vokal dan huruf konsonan, menggabungkan suku kata menjadi kata, mengelompokkan gambar yang memiliki huruf awalan sama. Peningkatan dibuktikan pada saat pratindakan mendapat 13,4%,pada siklus I menjadi 20%, dan pada siklus II meningkat menjadi 80%. Sehingga, media kotak alfabet terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun.
ANALISIS KEMAMPUAN GERAK DASAR ANAK PADA PEMBELAJARAN ASPEK MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Pahlevi, Yarista Lis; Wahyuningsih, Siti; Rahmawati, Anayanti
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 1 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i1.101477

Abstract

Kemampuan gerak dasar adalah gerakan khusus yang berkembang pada masa kanak-kanak meliputi gerak lokomotor, nonlokomotor dan manipulatif. Keterampilan gerak dasar menjadi bekal bagi anak untuk melakukan keterampilan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan gerak dasar anak pada pembelajaran aspek motorik kasar anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif survei. Teknik sampling yang digunakan adalah sesuai dengan keputusan kemendikbud dengan rasio 1:15 antara pendidik dan siswa dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian adalah 137 anak dengan usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik uji validitas menggunakan validitas isi dan uji coba dengan taraf signifikansi 5% dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach dengan nilai > 0,6. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif denskriptif dengan bantuan SPPS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan gerak dasar anak pada pembelajaran aspek motorik kasar anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta berada pada kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan).
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK Hidayah, Dilla Nailil; Rahmawati, Anayanti; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh project based learning berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan perkembangan kemampuan berpikir kritis pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian pre-eksperimental, dengan menggunakan desain penelitian pretest post-test one group design. Penerapan project based learning berbasis kearifan lokal dilaksanakan sebanyak tujuh pertemuan. Pengukuran tingkat kemampuan berpikir kritis anak menggunakan metode tes yang terdiri dari tes unjuk kerja dan tes lisan. Partisipan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun (N=23) di TK Cahaya Umat Karanganon Klaten. Data dalam penelitian dianalisis menggunakan uji sampel paired t-test untuk mengetahui pengaruh project based learning berbasis kearifan lokal. Hasil dari pengolahan data menunjukkan nilai signifikansinya 0,00 yang artinya penerapan project based learning berbasis kearifan lokal dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun. Kemampuan berpikir kritis pada anak ditandai dengan anak mampu mengenal perbedaan ukuran benda, mengurutkan benda berdasarkan ukuran, mengklasifikasikan benda berdasarkan warna dan bentuk, mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang sama, menunjukkan aktivitas yang bersifat eksploratif dan menyelidiki, membedakan sifat dua benda, memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari- hari, mengkritisi sesuatu dan memutuskan untuk menyetujui atau menolak pendapat orang lain.
PEMBELAJARAN ANAK TUNA RUNGU DENGAN METODE KOMUNIKASI VISUAL Juniarti, Naning; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102293

Abstract

Komunikasi visual diartikan sebagai proses penyampaian informasi menggunakan elemen-elemen visual, seperti gambar, grafik, diagram, peta, simbol, warna, dan elemen visual lainnya, tanpa ketergantungan pada kata-kata atau teks. Tujuan dari komunikasi visual adalah untuk menyampaikan pesan atau informasi dengan jelas, efektif, dan mudah dipahami melalui elemen-elemen visual. Penelitian ini meneliti komunnikasi visual yang digunakan untuk pembelajaran anak tuna rungu di KB Smart Preshool Solo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkann data dari anak tuna rungu, guru dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Uji validitas penelitian ini meggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teori. Hasil dari penelitian ini yaitu implementasi meode komunikasi visual di KB Smart Preschool Solo sangat membantu anak tuna rungu untuk memahami materi pembelajaran dan meningkatkan kemampuan bahasa, kognitif dan soaial anak.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN DECOUPAGE Halizhah, Siti Nur; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 2 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i2.107946

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui kegiatan menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan decoupage, yaitu seni menempelkan potongan kertas atau tisu bermotif pada objek tertentu dan dilapisi pernis agar tampak menyatu secara estetis. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 20 anak, sedangkan data diperoleh melalui observasi, wawancara, penilaian unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan motorik halus dari kondisi awal 30% hingga mencapai 85% pada siklus akhir, melampaui target keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Dengan demikian, kegiatan decoupage terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang mampu menstimulasi keterampilan motorik halus anak usia dini.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS TPACK TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA DINI Aisy, Adinda Rohadati; Palupi, Warananingtyas; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis TPACK terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Al-Islam 4 Surakarta. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental design tipe non equivalent control group design. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Islam 4 Surakarta dengan 14 anak sebagai kelompok eskperimen dan 14 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Uji validitas menggunakan validitas isi. Uji reliabilitas menggunakan alpha cronbach’s. Uji normalitas menggunakan teknik analisis shapiro wilk, sedangkan uji homogenitas menggunakan teknik analisis levene statistics. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelompok eksperimen 3,600 dan kelompok kontrol 3,093 dengan nilai signifikasi 0,000. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol, yang artinya pembelajaran berbasis TPACK berpengaruh terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun. Hal tersebut terlihat ketika anak mengungkapkan ide, pendapat, atau perasaan saat diminta untuk mengamati tentang materi yang diberikan, menjawab pertanyaan dari guru yang lebih kompleks saat kegiatan tanya jawab, dan menceritakan kembali cerita yang sudah didengarkan dari media teknologi yang diberikan.

Page 9 of 10 | Total Record : 100