cover
Contact Name
Vera Sholeha
Contact Email
verasholeha@staff.uns.ac.id
Phone
+6285729001211
Journal Mail Official
ecedjournal@gmail.com
Editorial Address
Departement of Teacher Training of Early Childhood Education Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Early Childhood Education and Development Journal
ISSN : 26847442     EISSN : 27160637     DOI : https://doi.org/10.20961/ecedj
Core Subject : Education,
The Early Childhood Education and Development Journal is a peer-reviewed scientific journal that publishes the results of research and current issues about early childhood education. All topics that we accept only articles relating to early childhood education fields. The journal serves the needs of early childhood practitioners and academicians. This journal has been published since 2019, twice in a year, every April and Oktober. It is published by Early Childhood Education Program, Universitas Sebelas Maret.
Articles 100 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENGENALKAN BANGUN DATAR Puspitasari, Eva Febriana; Rahmawati, Anayanti; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif Articulate Storyline dalam mengenalkan bangun datar pada anak usia 3-4 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Plomp. Penelitian dan pengembangan model Plomp terdiri dari 5 langkah yaitu tahap investigasi awal, tahap desain, tahap realisasi, tahap tes, evaluasi dan revisi, serta tahap implementasi. Subjek penelitian ini adalah 14 anak dengan usia 3-4 tahun di KB Pelita Bunda Benowo. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, angket dan unjuk kerja anak. Analisis data menggunakan analisis data desktiptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif Articulate Storyline mendapatkan hasil penilaian sebesar 98,3% dari ahli materi, 99,18% dari ahli media, 88,85% dari guru, 91,96% dari hasil uji coba pengembangan, dan 95,12% dari hasil implementasi produk. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif Articulate Storyline layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan’ bangun datar pada anak usia 3-4 tahun.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI Fahmawati, Riska; Rasmani, Upik Elok Endang; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak berusia 5-6 tahun dan orang tua di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Sedangkan untuk sampelnya merupakan seluruh populasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yakni non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Validitas instrumen berdasarkan pertimbangan expert judgement dan bantuan SPSS 25 for Windows. Reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh demokratis, otoriter, permisif dengan kemandirian anak yang ditunjukkan dari hasil uji korelasi masing-masing sebesar 0,844, 0,764, 0,780 dengan signifikansi kurang dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ketiga pola asuh memiliki hubungan dengan kemandirian anak. Sehingga bisa dikatakan bahwa pola asuh merupakan satu dari beberapa faktor yang mempengaruhi kemandirian anak.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PAPER MARBLING PADA ANAK KELOMPOK B Kurniawati, Miftakhul Khusna; Palupi, Warananingtyas; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.102236

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu kemampuan yang pasti dimiliki oleh setiap orang, dimana kemampuan ini perlu ditingkatkan sejak dini. Hanya saja masih banyak Lembaga pendidikan formal yang belum maksimal dalam Upaya peningkatan kreativitas anak usia dini. Berdasarkan observasi awal di salah satu Lembaga pendidikan formal di Kabupaten Sukoharjo di dapatkan data bahwa kreativitas di bidang seni anak usia dini masih belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kreativitas pada anak usia dini dengan menggunakan Teknik Paper Marbling. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart pada kelompok B di TK Desa Sidorejo II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan dengan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Hasil yang didapatkan di lapangan menunjukkan bahwa kreativitas anak mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 26.7%, siklus I sebesar 40%, dan siklus II 80%.
PENGARUH METODE JOLLY PHONICS TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK Puspitasari, Puspitasari; Wahyuningsih, Siti; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102335

Abstract

Kemajuan arus globalisasi menyebabkan ruang dan waktu menjadi tidak terbatas, berkontribusi besar dalam perkembangan teknologi dan memberikan pengaruh pada pendidikan anak usia dini dalam pembelajaran bahasa yaitu keterampilan berkomunikasi dan penguasaan terhadap bahasa asing. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh metode jolly phonics terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak kelompok B. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah anak kelompok B berusia 5-6 tahun (N=16). Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest design dimana partisipan mendapatkan dua kali pengukuran, sebelum diberi perlakuan (pretest) dan setelah diberi perlakuan (posttest). Uji  hipotesis dengan  paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi (ρ) sebesar 0,000 berarti nilai korelasi antar variabel kuat dan positif, dengan demikian H₁ diterima yaitu terdapat pengaruh metode jolly phonics terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak Kelompok B. Kegiatan pembelajaran bahasa Inggris pada penguasaan kosakata tentang buah, bunga dan sayur dengan metode jolly phonics memberikan pengalaman bermakna melalui kegiatan multisensoris. Bentuk pengaruh metode jolly phonics terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris ditunjukkan dengan peningkatan penguasaan kosakata anak setelah diberikan perlakuan sebesar 3,75 %, mencakup kemampuan mengekspresikan bahasa Inggris, pemahaman terhadap kosakata bahasa Inggris, pengetahuan simbol dan bunyi huruf dan kemampuan menunjukkan keaksaraan awal dalam bahasa Inggris.
PENGARUH DIGITAL STORYTELLING TERHADAP DRESSING SKILLS ANAK USIA DINI Salsabila, Aqila Tsabita; Rahmawati, Anayanti; Winarji, Bambang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.102247

Abstract

Dressing skills merupakan salah satu keterampilan dalam self care skills yang sangat penting bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh digital storytelling terhadap dressing skills pada anak usia 4-5 tahun. Digital storytelling merupakan salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran anak usia dini termasuk untuk mengembangkan dressing skills anak. Penggunaan digital storytelling dalam penelitian ini berupa video mengenai cara memakai pakaian dan melepas pakaian. Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina Kartasura. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 anak yang berusia 4-5 tahun, sampel dalam penelitian ditentukan dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel dalam penelitian sebagai kelas eksperimen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain penelitian jenis One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tes unjuk kerja yang dilakukan dua kali yaitu pretest dan posttest untuk mengukur dressing skills anak. Analisis data menggunakan statistik parametik yaitu uji normalitas menggunakan teknik Shapiro Wilkdan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test . Hasil penelitian menunjukkan perbandingan yang signifikan anatara hasil nilai pretest dan posttest, serta adanya peningkatan dressing skills pada anak sesudah penggunaan media digital storytelling, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh digital storytelling terhadap dressing skills anak usia 4-5 tahun TK Negeri Pembina Kartasura.
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK DINI Ratri, Dyah Kesuma; Wahyuningsih, Siti; Palupi, Warananingtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102365

Abstract

Kemandirian anak usia dini bukan dibawa sejak lahir melainkan dibentuk, diantara banyak faktor yang berpengaruh pola asuh yang diterapkan orang tua menjadi salah satunya. Tingkat kemandirian anak dipengaruhi oleh pola asuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kemandirian anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei hingga Juni 2022 dengan 76 sampel anak dan guru kelompok B di Gugus Dewi Sartika, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada orang tua dan guru kelas. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Uji prasyarat dan uji hipotesis merupakan dua komponen teknik analisis data. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dan uji linieritas. Uji hipotesis menggunakan pengujian Spearman Rank Corelation. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh demokratis orang tua berpengaruh terhadap kemandirian anak. Hasil uji hipotesis Spearman Rank Corelation sebesar 0,043 < 0,05, artinya hipotesis diterima yaitu adanya hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun di Gugus Dewi Sartika, Kebumen.
ANALISIS KEDISIPLINAN ANAK USIA 4-5 TAHUN Saputri, Felicia Rahma; Rahmawati, Anayanti; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.117864

Abstract

Kedisiplinan pada anak usia dini adalah sikap tertib dan patuh terhadap suatu peraturan, tidak hanya peraturan tertulis, tetapi juga peraturan yang tidak tertulis. Sangat penting bagi anak untuk mengingat peraturan tertulis dan tidak tertulis. Guru dan orang tua memiliki peran dalam menerapkan kedisiplinan pada anak saat di sekolah maupun saat di rumah. Peran guru dan orang tua dilakukan melalui beragam  strategi dan metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kedisiplinan anak usia 4-5 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah PK Surakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Populasi dan sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 35 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas instrumen penelitian menggunakan validitas isi dan konstruk berupa uji validitas dan reliabilitas instrumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif persentase yaitu untuk mendeskripsikan status variabel kemudian menyajikannya dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedisiplinan anak usia 4-5 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah PK Surakarta secara umum termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan data persentase 89,75%.
EFEKTIVITAS INTERVENSI FUNDAMENTAL MOTOR SKILL (FMS) TERHADAP KOMPETENSI MOTORIK ANAK USIA DINI Udl-hiyah, Nurul Aulia Lailatul; Palupi, Warananingtyas; Syamsuddin, Muhammad Munif
Early Childhood Education and Development Journal Vol 1, No 3 (2019): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v1i3.101487

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan mengetahui efektivitas intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) terhadap peningkatan kompetensi motorik anak usia 5-6 tahun. Sampel yang digunakan berjumlah 26 anak kelompok B di RA Riyadhus Sholihin yang dipilih secara non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan unjuk kerja, observasi dan dokumentasi yang mengukur tingkat kompetensi motorik anak usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan statistik parametrik Uji T dengan paired t-test untuk mengetahui perbandingan hasil dari sebelum (pretest) dan sesudah (posttest). Temuan penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata rata nilai pretest dan posttest kompetensi motorik anak setelah pemberian treatment intervensi Fundamental Motor Skill (FMS). Treatment Intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) mengakibatkan peningkatan kompetensi motorik anak yang dibuktikan dari peningkatan hasil rerata nilai posttest dibandingkan nilai pretest. Pretest memperoleh nilai rata rata sebesar 57,12 dan meningkat menjadi 73,73 ketika posttest. Uji hipotesis menunjukkan intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) efektif dalam peningkatan kompetensi motorik anak usia 5-6 tahun diterima karena memiliki nilai signifikansi ≤ 0,05. Implikasinya intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) membantu anak usia 5-6 tahun untuk meningkatkan kompetensi motorik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PERMAINAN ESTAFET Vriegde, Muhammad Ixseas; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 2 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i2.108622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan estafet dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 5–6 tahun. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian anak dalam mengenal bentuk dasar, di mana sebagian besar masih menggunakan istilah nonbaku dan mengalami kesulitan mencocokkan bentuk dengan benda konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus, melibatkan 13 anak kelompok B di TK NDM Gambuhan Baluwarti, Surakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan triangulasi teknik serta sumber. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan: ketuntasan klasikal meningkat dari 0% pada pratindakan menjadi 31% pada siklus I, dan mencapai 92% pada siklus II. Peningkatan ini memperlihatkan bahwa permainan estafet mampu menjembatani pemahaman abstrak anak tentang geometri melalui pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aktivitas fisik dengan stimulasi kognitif merupakan strategi efektif untuk pembelajaran PAUD serta dapat direkomendasikan sebagai alternatif metode inovatif yang mudah diterapkan guru dalam pengenalan konsep dasar matematika.
PENGARUH PEMBIASAAN KEGIATAN TPS 3R TERHADAP KEPEDULIAN ANAK KEPADA LINGKUNGAN Firmansyah, Hamka; Rahmawati, Anayanti; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.106858

Abstract

Kepedulian terhadap lingkungan merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini. Anak usia 4–6 tahun berada pada masa perkembangan emas yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai dasar seperti tanggung jawab, kebersihan, dan kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) terhadap kepedulian lingkungan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 24 anak usia 4–6 tahun di TK IT MTA Nurul Iman. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS 29 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor kepedulian dari 2,124 menjadi 2,989 setelah perlakuan. Uji statistik menghasilkan nilai signifikansi sebesar p = 0,0042, yang menunjukkan peningkatan tersebut sangat signifikan secara statistik. Temuan ini membuktikan bahwa kegiatan TPS 3R memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kepedulian lingkungan pada anak usia dini. Oleh karena itu, kegiatan TPS 3R direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dalam pendidikan anak usia dini guna membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

Page 3 of 10 | Total Record : 100