cover
Contact Name
Moh Sholeh Afyuddin
Contact Email
sholehafyuddin@gmail.com
Phone
+6281554384774
Journal Mail Official
asalibuna@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Self Access Center, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Kediri Jl. Sunan Ampel, No 07, Ngronggo Kecamatan Kota Kediri, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Asalibuna
ISSN : 26155885     EISSN : 26563533     DOI : -
Asalibuna is a journal of linguistics and education on Arabic fields, published biannually: on June and December by Arabic Education Department, the State Islamic Institute (IAIN) of Kediri, Indonesia. This journal accepts research-based on papers from the fields of Arabic language teaching and linguistics. Papers are all subject to peer review before being accepted for inclusion. Contributions for future editions are welcome. The scope of Asalibuna covers current analysis on: - Arabic language teaching and learning - Arabic language testing and assessment - Arabic language instructional materials - Curriculum design and development - Applied linguistics on Arabic fields - Arabic translation
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
(معاني صيغ الأفعال الثلاثية المزيدة في سورة مريم (دراسة تحليلية صرفية Faruq, Umar; Zuhriyah, Lailatuz
Asalibuna Vol. 3 No. 01 (2019): Volume 03, Nomor 01, Juni2019
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v3i1.1228

Abstract

Fiil tsulatsi mazid adalah salah satu bagian dari ilmu shorof yang berhubungan dengan penambahan satu, dua, atau tiga huruf ziyadah ke dalam huruf asal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ayat-ayat dalam surah Maryam yang di dalamnya terdapat kalimat-kalimat fiil tsulatsi mazid dan menganalisis jenis dan faedah-faedah kalimat fiil tsulatsi mazid tersebut, melalui metode analisis konten. Adapun temuan dari penelitian ini terdapat 54 ayat yang megandung 67 kalimat fiil, dengan perincian: fiil tsulatsi mazid dengan tambahan satu huruf (ruba’iy) sebanyak 40 kalimat, fiil tsulatsi mazid dengan tambahan dua huruf (khumasiy) sebanyak 26 kalimat, fiil tsulatsi mazid dengan tambahan tiga huruf (sudasiy) sebanyak 1 kalimat. Adapun faedahfaedah dari fiil tsulatsi mazid dengan tambahan satu huruf adalah bermakna َلَعْفَأyang bermakna ta’diyah (transitif), ta’diyah, shoyruroh, menunjukkan arti memasuki kepada sesuatu, dan mubalaghoh. Adapun faedah-faedah dari fiil tsulatsi mazid dengan tambahan dua huruf, adalah: mubalaghoh di dalam makna fiil (pekerjaan), bermakna wazan , َلَعَف bermakna muthowaah ,َلَعَف persekutuan, muthowaah ,لَّعَف dan memasuki ke dalam suatu sifat. Adapun faedah-faedah dari fiil tsulatsi mazid dengan tambahan tiga huruf adalah bermakna tholab (meminta melakukan suatu pekerjaan).
أنشطة تعليم اللغة العربية في مجتمع متعدد اللغات بمعهد «الدينية للبنات» لامبونج Basyori, Ahmad; Dinata, Rahmat Satria
Asalibuna Vol. 3 No. 01 (2019): Volume 03, Nomor 01, Juni2019
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v3i1.1245

Abstract

This research aims to discover and analyze related aspects of teaching Arabic as follows: (1) the planning of teaching Arabic, (2) material that is used in the Arabic language teaching, (3) the steps of teaching Arabic, (4) the impact of multilingualism against linguistic activity in the boarding school. This research used the qualitative approach with descriptive analytical method. The results showed that: (1) The planning of teaching Arabic at the lodge include the planning of the boarding school as a whole by recruiting and assigning teachers with teaching Arabic competence, while planning of the teacher executed through a learning device; (2) Material that is used in the Arabic language teaching taken from a variety of different types of books; (3) The steps of Arabic language teaching are point to eclectic method using, with the help of code-switching and mixing from the Arabic language to the English or Bahasa; (4) The impact of multilingualism from language society at this Boarding School Lampung is the Arabic language teaching use the code-switching and mixing. And the multilingualism of multilingual society impact to many kinds of language activities, which is the Arabic language become the main language for using in this boarding school.
تحليل موضوعات البحوث العلمية لطلبة قسم تعليم اللغة العربية بكلية التربية بالجامعة الإسلامية الحكومية كديري سنة - Maarif, M. Syamsul
Asalibuna Vol. 3 No. 01 (2019): Volume 03, Nomor 01, Juni2019
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v3i1.1154

Abstract

Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa yang dinamakan penelitian ilmiah, memiliki banyak manfaat, diantaranya 1) pengajaran pendidikan, 2) studi dan pengembangan. Sesuai dengan tujuan-tujuan ini, diharuskan bahwa penelitian ilmiah untuk mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab ditulis berdasarkan masalah yang ada dan dibentuk antara yang lain yang relatif dan sesuai. Meskipun demikian, pada kenyataannya, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab tidak menulis makalah ilmiah tentang topik yang hampir sama dengan penelitian sebelumnya, meskipun ada banyak penelitian lain yang perlu dipelajari. Berdasarkan asumsi sebelumnya, peneliti ingin meneliti subjek penelitian ilmiah untuk mahasiswa Pengajaran Bahasa Arab di institute agama islam Kediri, yang sebelumnya peneliti membuat rancangan ilmiah dan masalahmasalah pendidikan bahasa arab. Di sisi lain, penelitian ini menjelaskan tentang upaya yang diperlukan untuk mengajarkan pada Pendidikan Bahasa Arab dalam mengatur subjek penelitian yang diminta
الظواهر الزمنية في اللغة العربية وآثرها في الترجمة Munjiyat
Asalibuna Vol. 3 No. 01 (2019): Volume 03, Nomor 01, Juni2019
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v3i1.1434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hipotesa bahwa zaman dalam bahasa Arab hanya ada tiga, madhi, mudhari' dan mustaqbal, sehingga ketika mengalih-bahasakan ta'bir (ungkapan) bahasa Arab ke bahasa tujuan yang memiliki bentuk waktu lebih banyak akan menemukan kesulitan, atau bahkan terjadi distorsi makna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, dan hasil penelitian ini mengungkap ada 17 cabang bentuk waktu  selain tiga waktu di atas, yaitu dengan menambahkan huruf-huruf tambahan, memadukan bentuk madhi dan mudhari’, atau menambahkan kata lain. Adapun dari aspek terjemah, mayoritas hasil terjemah literatur Arab menggunakan teknik calque (al-Naql bi al-Muhakah) dengan mencari makna spesifik atas ketidaksamaan bentuk waktu antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia.
طريقة تعليم اللغة العربية الموافقة بسورة العلق ٥-1 Rifa’i, Ahmad; Nahar, M. Fadhlun
Asalibuna Vol. 3 No. 01 (2019): Volume 03, Nomor 01, Juni2019
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v3i1.1229

Abstract

Sesungguhnya bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan di dalam Alquran, yang tentu dibutuhkan oleh setiap muslim untuk membaca dan memahami Alquran dan memperoleh perintah, larangan, dan hukum-hukum Islam. Bahasa Arab memiliki posisi yang istimewa di antara bahasa-bahasa internsional. Dengan diturunkannya Alquran menggunakan bahasa Arab, maka posisinya menjadi tinggi dan ia memgang peran penting dalam melayani agama Islam dan memahami Alquran. Maka pembelajaran bahasa Arab menjadi urgen dan butuhkan oleh seluruh umat sebagai perantara memahami Alquran. Adapun keberhasilan suatu pembelajaran terkait erat dengan keberhasilan metode pembelajaran yang digunakan, dan untuk mengetahui efektifitas suatu metode pembelajaran, maka peneliti menggunakan metode pembelajaran yang terdapat dalam surah Al-Alaq 1-5. Penelitian ini merupakan studi analisis, dengan memanfaatkan dokumen-dokumen sebagai alat untuk mentafsirkan surat Al-Alaq 1-5. Peneliti menggunakan metode deduktif yang berawal dari kerangka teori umum, menuju kepada data-data yang terperinci. Studi analisis ditujukan untuk mencapai hasil akhir. Adapun temuan penting dalam penelitian ini adalah peneliti mendapati bahwa metode pembelajaran yang sesuai dengan surat Al Alaq 1-5 adalah metode membaca, metode audiolingual, dan metode langsung
أنشطة الخطابة العربية لتعليم مهارة الكلام Rofika, Putri Ida
Asalibuna Vol. 3 No. 01 (2019): Volume 03, Nomor 01, Juni2019
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v3i1.1223

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pidato dalam pembelajaran bahasa Arab khususnya dalam hal berbicara dengan metode pidato bahasa Arab di pondok putri Ibnu Qom Yokayakarta. Untuk mengumpulkan data pada siswa kelas kesepuluh 2016, penelitian ini menggunakan penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian, peneliti menemukan beberapa poin penting dari penelitian ini, diantaranya adalah sebagai berikut: • Latihan berpidato melatih mental siswa dan mendorong untuk berani berbicara, peraturan dan keterlibatan siswa dalam kegiatan berpidato sesuai untuk melatih berbicara bahasa Arab siswa
تطبيق استراتيجية تعليم قواعد اللغة العربية بطريقة المفتاح في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية الأولى كديري وطريقة أمثلتى في معهد هداية المبتدئين أمثلتي كوراة كديري (دراسة وصفية مقارنة Rifa'i, Ahmad; Ariyani, Fadlilah Dewi
Asalibuna Vol. 2 No. 02 (2018): Volume 02, Nomor 02, Desember 2018
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i2.1130

Abstract

Skripsi ini membahas tentang strategi pembelajaran qowaid bahasa Arab menggunakan metode Al-Miftah di MTsN 1 Kota kediri dan Metode Amtsilati di pondok pesatntren Hidayatul Mubtadi'ien Amtsilati. Tujuan pembahasaan ini untuk mendeskripsikan dan membandingkan strategi pembelajaraan qowaid menggunakan metode Al-Miftah di MTsN 1 Kediri dan strategi Amtsilati di PP HMA. Hasil pembelajaran dari pembelajaran qowaid menggunakan metode Al-Miftah dimulai dari materi pertama hingga ahir seauai dengan metode istiqroiyah (Induktif) yang mengajarkan dari bagian-bagian yang khusus ke yang umum dan dengan memberikan contoh kemudian tarkibnya. Hal ini juga sesuai dengan sifat strategi pembelajaran tidak langsung atau dinamakan juga strategi discovery karena dalam hal ini siswa mencari materinya sendiri kemudian guru hanya membimbingnya. Siswa melakukan latihan-latihan soal dengan mandiri karena cepat dan lambatnya keberhasilan belajar dibatasi oleh kemampuan individu. Sedangkan strategi pembelajaran menggunakan metode Amtsilati dari jilid awal hingga jilid lima sesuai dengan metode qiyasi (deduktif) yaitu pembelajaran qowaid dengan menyebutkan unsur-unsur yang umum ke khusus. Hal ini sesuai juga dengan sifat strategi pembelajarannya memfokuskan pada guru atau dinamakan juga strategi eksposisi karena materi diberikan diawal kepada sisiwa dan siswa tidak bisa mengolah materi tersebut akan tetapi siswa sesuai dengan strategi pembelajaran interaktif karena pembelajaran tersebut dilakukan dengan musyawaroh atau halaqoh.
الثنائية اللغوية في تعليم اللغة العربية Qomari, Nur
Asalibuna Vol. 2 No. 02 (2018): Volume 02, Nomor 02, Desember 2018
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i2.1131

Abstract

Bilingualism in teaching is something to be done to make the quality of teaching more effective especially in the World Class University Like Islamic State Of University Maulana Malik Ibrahim Malang. This Article will be give information about implementation of Bilingulism in teaching. And also give information about the definition of bilingual and what kind of bilingual can be implemented especially in Arabic language teaching for the foreigner. Beside of information about the kind of the suitable bilingual in teaching language, This Article also inform how much of Arabic language acquisition when that language to be tought by bilingual method. And offcourse this give information about the relationship between the bilingual teaching language with the skills of language.
الطريقة السمعية الشفوية Audiolingual في تعليم اللغة العربية وتطبيقها Hanani, Nurul
Asalibuna Vol. 2 No. 02 (2018): Volume 02, Nomor 02, Desember 2018
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i2.1132

Abstract

Perkembangan metode pengajaran bahasa terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Akan tetapi, metode klasik pengajaran bahasa tidak dapat dipungkiri, sampai sekarang masih banyak dipakai dalam kegiatan pembelajaran di kelas-kelas bahasa. Selanjutnya, salah satu metode pembelajaran yang perlu diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab agar mendapatkan hasil sesuai harapan adalah metode Audiolingual yang sejalan dengan teori pendidikan Ki Hajar Dewantara Tut Wuri (mengikuti dari belakang) Handayani (mendorong atau memotivasi) yang umumnya dijadikan dasar dalam pemilihan metode pembelajaran di indonesia. Bagi yang telah menerapkan metode ini seperti, Kursusan bahasa Arab OCEAN Pare-Kediri merasakan beberapa kelebihan disamping juga beberapa kekurangannya.
(البيئة العربية ودورها في تنمية مهارة الكلام (دراسة متعددة في معهد الأمانة الحديث كريان سيدووارجو و معهد دار الحكمة الحديث تاوانج ساري تولونج أجونج Faiqoh, Putri Kholida
Asalibuna Vol. 2 No. 02 (2018): Volume 02, Nomor 02, Desember 2018
Publisher : UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i2.1133

Abstract

Language Environment Approach (Bi’ah Lughowiyah) is a language learning approach that aims to enhance the ability of learners in a foreign language through the utilization of the environment as a learning resource. Speaking skills (Maharah Kalam) are one type of productive skills of learners who require the ability to pronounce sounds correctly, it is a major part of the curriculum of foreign language learning. The Al-Amanah Islamic Boarding School and Darul Hikmah Islamic Boarding School is two of the cottages that there are several activities that aim to develop the ability to speak with students in Arabic, such as Mufrodat Kulla Yaum, Usbu' al-'Araby, Muhadharah, and all of activities about daily speaking skills until monthly. But unfortunately, most students of this cottage did not speak Arabic correctly because mixed by language of their region (Jawa). This research uses a qualitative approach, as well as the type of Multisite research. The results of this study are: 1) The role of Bi'ah Arobiyah in developing Maharah Kalam at the cottage, in terms of the psychological, the role is very helpful, but less. In terms of pedagogic, the role is ineffective. In terms of instructional, there is major role. 2) Supporting factors of Bi'ah Arobiyah that affect the ability of students to speaking Arabic, the position and the positive appreciation of all the inhabitants of the cottage to the Arabic language, Arabic learning materials, Language Activator Division of cottage, rules and punishment, the implementation of the teaching-learning processing a fun atmosphere, and strong motivation of most students. And the inhibiting factors are: the lack of a good education funding for the implementation of Bi'ah Arobiyah, at least media language learning, and most students of this cottage did not speak Arabic correctly because mixed by language of their region. And to solve the problems, intensive evaluation followed by corrections in learning is needed.