cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
blendsains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 9 Forum 9th Floor, Kota Medan, Sumatera Utara 20112
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Blend Sains Jurnal Teknik
Published by Ilmu Bersama Center
ISSN : -     EISSN : 29647347     DOI : https://doi.org/10.56211/blendsains
Blend Sains Jurnal Teknik merupakan jurnal yang membahas rumpun ilmu teknik, jurnal ini sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan ilmu teknik. Blend Sains Jurnal Teknik terbit 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli, Oktober, Januari dan April. Terbitan pertama adalah bulan Juli 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Blend Sains Jurnal Teknik menerima naskah dengan topik Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Arsitektur, dan Teknik Industri.
Articles 240 Documents
Analisis Pengaruh Komposisi Perekat Porang terhadap Kadar Air dan Ketahanan Mekanik Briket Biomassa Arang Kayu Harmoko Harmoko; Risal Ngizudin; Ahmudi Ahmudi; Nur Muhammad Rosyid; Sheilla Amtilyani
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1842

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi tanaman porang (Amorphophallus muelleri) sebagai bahan perekat ramah lingkungan dalam produksi briket biomassa, khususnya pengaruh komposisi perekat dan pengeringan terhadap kadar air serta ketahanan mekanik briket. Briket biomassa merupakan sumber energi terbarukan yang penting untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, namun penggunaan perekat sintetis dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan sehingga perekat alami seperti glukomanan porang perlu dieksplorasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mengombinasikan arang kayu dan tepung porang pada tiga komposisi (70:30, 80:20, dan 90:10) yang dikeringkan pada suhu 120 °C selama 2 jam, dengan 12 sampel pada setiap komposisi. Pengujian meliputi selisih berat (susut pengeringan), kadar air, dan ketahanan mekanik melalui uji jatuh (drop test) dari ketinggian 1 meter. Hasil penelitian menunjukkan susut pengeringan terbesar terjadi pada komposisi 90:10 sebesar 41,1% (selisih 2,5 gram), kadar air terendah diperoleh pada komposisi 70:30 dengan rata-rata 12,21%, sedangkan kadar air tertinggi pada komposisi 90:10 sebesar 41,02%. Uji jatuh menunjukkan penyusutan berat terkecil pada komposisi 70:30 sebesar 0,1 gram (3%). Komposisi 70:30 memberikan mutu terbaik dari sisi kadar air dan ketahanan mekanik sehingga tepung porang berpotensi menjadi perekat alternatif ramah lingkungan untuk briket biomassa, meskipun kadar airnya masih perlu diturunkan agar memenuhi SNI 01-6235-2000 (maksimal 8%).
Analisis Strategi Bisnis PT Indorama Teknologies Complex Tbk Menggunakan Pendekatan SWOT Yayan Heru Haerudin; Wanwan Jamaludin AL Afgani; Agung Widarman; Haris Sandi Yhuda
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1852

Abstract

  Industri tekstil Indonesia menghadapi tekanan kompetitif yang signifikan akibat masuknya produk impor murah, fluktuasi harga bahan baku, serta perubahan preferensi konsumen global. PT Indorama Teknologies Complex Tbk, sebagai bagian dari Indorama Ventures dan produsen polyester terintegrasi di Indonesia, perlu melakukan evaluasi strategis untuk mempertahankan dan memperkuat daya saingnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal, menentukan posisi strategis perusahaan, serta merumuskan strategi prioritas menggunakan pendekatan analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan, dokumen internal, serta literatur ilmiah terkait industri tekstil. Analisis dilakukan melalui penyusunan matriks IFAS dan EFAS, matriks SWOT, serta diagram kuadran untuk menentukan posisi strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki skor IFAS sebesar 2,77 dan skor EFAS sebesar 2,76 yang menempatkannya pada Kuadran I dengan strategi agresif (SO). Strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi ekspansi pasar tekstil berkelanjutan, pengembangan produk daur ulang bernilai tinggi, dan penetrasi pasar ASEAN melalui perjanjian FTA.
Perbaikan Rute Pengiriman Bahan Makanan ke Setiap Gerai di Kota Bandung Menggunakan Metode Tabu Search Pada PT X Irwan Yulianto; M. Syafaruddin Mahaputra; Dimas Wildan Ayudithya; Arida Murti Martikasari
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute pengiriman bahan makanan ke berbagai gerai PT X di Kota Bandung guna mengatasi masalah efisiensi biaya dan jarak tempuh. Sebelumnya, perusahaan mengandalkan layanan pihak ketiga dan metode heuristik konvensional seperti Nearest Insertion yang memiliki risiko terjebak dalam solusi optimum lokal. Sebagai solusi strategis, penelitian ini menerapkan metode metaheuristik Tabu Search untuk memperbaiki rute distribusi dalam kerangka Vehicle Routing Problem (VRP). Metode Tabu Search dipilih karena kemampuannya dalam mengeksplorasi ruang pencarian secara luas melalui mekanisme tabu list, yang secara efektif mencegah pengulangan langkah dan membantu algoritma keluar dari jebakan solusi lokal untuk mencapai hasil yang mendekati optimum global. Data penelitian berupa jarak antar depot dan delapan outlet diolah menggunakan perangkat lunak Matlab 2021 dengan parameter 100 iterasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode Tabu Search mampu menghasilkan rute yang lebih efisien dibandingkan metode sebelumnya. Total jarak distribusi berhasil dipangkas dari 68,1 Km (hasil metode Nearest Insertion) menjadi 64,3 Km. Pengurangan jarak ini membuktikan bahwa pendekatan sistematis melalui algoritma metaheuristik dapat memberikan penghematan operasional yang signifikan bagi perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan variabel tambahan seperti kapasitas kendaraan dan jendela waktu pengiriman (time windows) guna memperoleh model distribusi yang lebih komprehensif.
Pengaruh Penambahan Pelepah Pisang terhadap Kekuatan Impak Komposit Serabut Kelapa Menggunakan Metode Vacuum Muhammad Choirul Anam; Muhammad Budi Haryono; Hisyam Ma’mun
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1858

Abstract

Komposit hibrida berbasis serat alam menjadi salah satu alternatif material ramah lingkungan yang banyak dikembangkan karena memiliki ketersediaan melimpah, biaya produksi relatif rendah, serta sifat mekanik yang baik. Namun, pemanfaatan kombinasi serabut kelapa dan pelepah pisang sebagai penguat komposit masih memerlukan kajian, khususnya terhadap pengaruh variasi kandungan serat pelepah pisang terhadap ketangguhan impak komposit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat pelepah pisang terhadap ketangguhan impak komposit hibrida serabut kelapa bermatriks polyester yang difabrikasi menggunakan metode hand lay-up. Pemanfaatan serat alam sebagai bahan penguat komposit menjadi alternatif yang menjanjikan karena bersifat ramah lingkungan, ekonomis, dan mudah diperoleh. Pada penelitian ini, serat sabut kelapa dan pelepah pisang diberi perlakuan alkalisasi menggunakan larutan NaOH 10% selama 2 jam untuk meningkatkan ikatan antarmuka antara serat dan matriks. Proses pembuatan komposit dilakukan dengan metode hand lay-up dengan variasi kandungan serat pelepah pisang sebesar 10%, 20%, dan 30%, baik dengan maupun tanpa penggunaan vacuum chamber. Pengujian impak dilakukan berdasarkan standar ASTM ISO 179. Hasil penelitian menunjukkan nilai densitas tertinggi diperoleh variasi 20% pelepah pisang dengan metode vacuum sebesar 3,32 g/cm3 sedangakan nilai terendah di peroleh pada variasi 20% tanpa vacuum sebesar 2,41 g/cm3. Penggunaan vaccum mampu meningkatkan nilai impak komposit dibandingkan metode tanpa vakum. Nilai impak tertinggi diperoleh pada variasi 20% pelepah pisang dengan metode vakum sebesar 0,222 J/mm², sedangkan nilai impak terendah diperoleh pada variasi 30% tanpa vakum sebesar 0,148 J/mm². Peningkatan ketangguhan impak terjadi karena proses vakum mampu mengurangi terbentuknya void dan meningkatkan kualitas ikatan antara serat dan matriks. Berdasarkan hasil penelitian, komposisi 20% pelepah pisang dengan metode vaccum chamber merupakan variasi yang paling optimal untuk menghasilkan komposit dengan ketangguhan impak terbaik.
Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan dalam Proyek Pembangunan Perumahan: Tinjauan Literatur Sistematis William Yahdiel Mackleva Purba; Tubagus Aji Regif Prawira; Pungky Dharma Saputra
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i2.1945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan dalam proyek pembangunan perumahan dengan menganalisis 102 artikel yang diterbitkan antara tahun 2000 hingga 2024. Melalui pendekatan literatur review, penelitian ini mengelompokkan faktor penyebab menjadi tujuh kategori utama faktor penyebab keterlambatan, yaitu labours, desain, material and equipment, external factor, contractor, owner, dan management. Faktor dengan frekuensi terbanyak adalah keterlambatan pembayaran oleh pemilik proyek (33,3%), diikuti oleh kesulitan dalam koordinasi dan komunikasi antar subkontraktor (22,5%) serta keterlambatan pengiriman material (21,6%). Penelitian ini memberikan gambaran tentang faktor-faktor utama yang menyebabkan keterlambatan dalam proyek konstruksi perumahan dan menekankan pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang manajemen proyek untuk mengurangi risiko keterlambatan. Namun, karena ini adalah penelitian literatur review, hasil yang ditemukan tidak dapat digeneralisasi pada semua jenis proyek konstruksi, melainkan hanya sebagai referensi. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan riset lebih lanjut dengan analisis lebih mendalam tentang solusi mitigasi terhadap keterlambatan dan penerapan teknologi manajemen proyek yang lebih efisien.
Rancang Bangun Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Mamalia Melalui Jejak Kaki untuk Anak Usia Dini Novan Nurochman; Abid Yanuar Badharudin; Tito Pinandita; Ridho Muktiadi
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i2.1950

Abstract

Media pengenalan hewan untuk anak usia dini umumnya masih memanfaatkan gambar dua dimensi, sehingga pengalaman belajar yang diperoleh belum sepenuhnya interaktif dan eksploratif. Penelitian ini bertujuan merancang serta membangun aplikasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR), yaitu teknologi yang menyajikan objek virtual pada lingkungan nyata, untuk membantu pengenalan hewan mamalia melalui bentuk jejak kaki. Aplikasi dikembangkan dengan Unity 3D dan Vuforia SDK menggunakan metode Marker-Based Tracking, yaitu proses pemindaian marker berupa gambar jejak kaki untuk memunculkan objek hewan yang sesuai. Pengembangan sistem mengikuti tahapan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri atas concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Fitur utama yang tersedia meliputi menu Beranda, Eksplorasi, AR Scan, Kuis, Profil, tampilan objek hewan 3D, informasi hewan, suara hewan, unduh marker, serta evaluasi kuis. Hasil black box testing menunjukkan bahwa seluruh fitur inti dapat berjalan sesuai rancangan, stabil, dan tidak ditemukan kendala yang mengganggu penggunaan aplikasi. Dengan demikian, aplikasi ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif bagi guru, orang tua, dan anak-anak PAUD.
Pengaruh Penambahan Zat Aditif terhadap Karakteristik Self Compacting Concrete (SCC) untuk Perkerasan Jalan Beton Sabrina Aurelia Rianti; Ely Mulyati; Achmad Syarifudin; Leon A. Abdillah
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i2.1976

Abstract

  Self Compacting Concrete (SCC) merupakan beton yang mampu mengalir dan memadat sendiri tanpa proses pemadatan mekanis sehingga sesuai untuk konstruksi dengan tulangan rapat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan zat aditif Consol terhadap karakteristik SCC berdasarkan nilai slump flow, L-Box, dan kuat tekan beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan mutu rencana beton f'c 30 MPa. Variasi penambahan Consol meliputi 0%, 0,5%, dan 1% dari berat semen. Pengujian beton segar dilakukan menggunakan Slump Flow dan L-Box sesuai pedoman EFNARC, sedangkan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari berdasarkan SNI 1974:2011. Hasil penelitian menunjukkan seluruh variasi memenuhi persyaratan SCC. Nilai slump flow meningkat dari 55,6 cm menjadi 59,7 cm, sedangkan rasio L-Box juga meningkat sehingga kemampuan alir dan lolos tulangan semakin baik. Penambahan Consol memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kuat tekan, dengan variasi 1% menghasilkan kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 29,89 MPa pada umur 28 hari.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas UMKM Tahu Junaidi Menggunakan Systematic Layout Planning Fitra Fitra; Rodiah Rodiah; Fahril Tullah Ramadhan; Azhari Siregar; Joferson Simatupang
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i2.2012

Abstract

Tata letak fasilitas yang kurang sesuai dengan hubungan antar aktivitas dapat menghasilkan jarak antar stasiun yang lebih panjang dan konfigurasi fasilitas yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak fasilitas pada UMKM Tahu Junaidi menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dengan mempertimbangkan hubungan antar aktivitas, kebutuhan ruang, dan jarak antar stasiun kerja. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, serta pengukuran dimensi dan posisi fasilitas. Tahapan perancangan meliputi evaluasi tata letak awal menggunakan jarak rectilinear, analisis hubungan kedekatan menggunakan Activity Relationship Chart (ARC), penyusunan Activity Relationship Diagram (ARD), penentuan kebutuhan ruang, serta pengembangan tata letak usulan SLP. Evaluasi tata letak dilakukan dengan membandingkan total jarak rectilinear antar pasangan stasiun pada tata letak awal dan tata letak usulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jarak pada tata letak awal sebesar 1.524,02 m, sedangkan tata letak usulan SLP menghasilkan total jarak sebesar 1.145,87 m. Dengan demikian, tata letak usulan mampu menurunkan total jarak antar pasangan stasiun sebesar 378,15 m atau berkurang 24,81% dibandingkan tata letak awal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan SLP menghasilkan konfigurasi tata letak yang lebih efisien secara geometris, ditunjukkan oleh penurunan total jarak antarpasangan stasiun, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan ruang dan hubungan kedekatan aktivitas pada proses produksi UMKM Tahu Junaidi.
Evaluasi Teknis Pencegahan Swabakar Berdasarkan Temperatur, Geometri, dan Manajemen Penimbunan pada Rom Stockpile PT Putra Muba Coal Muhammad Faisal Seprizal; Yudi Arista Yulanda; Yosa Megasukma; Zella Navtalia; Andy Yanottama; Dimas Agung Permadi
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i2.2039

Abstract

Swabakar merupakan salah satu risiko dalam penyimpanan batubara karena dapat menurunkan kualitas, menyebabkan kehilangan material, serta meningkatkan risiko keselamatan di area stockpile. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi upaya pencegahan swabakar melalui aspek temperatur, geometri, dan manajemen penimbunan pada ROM stockpile PT Putra Muba Coal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis observasi lapangan. Temperatur diukur menggunakan thermogun pada 12 titik selama 30 hari, disertai pengamatan terhadap tinggi dan sudut kemiringan timbunan, pola windrow-layering, pemadatan, sistem pembongkaran FIFO/LIFO, lama penimbunan, serta kondisi lantai dan drainase. Hasil penelitian menunjukkan tinggi timbunan berkisar 6–7 m dengan sudut rata-rata 33,58°. Sistem pembongkaran belum sepenuhnya menerapkan FIFO secara konsisten karena pada kondisi tertentu masih terjadi LIFO, sementara sebagian batubara tersimpan lebih dari satu bulan. Pemantauan temperatur selama Mei 2022 menunjukkan adanya beberapa titik dengan temperatur maksimum ≥50 °C, dengan nilai tertinggi 63,3 °C. Selain itu, masih ditemukan genangan air pada beberapa bagian lantai stockpile. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pencegahan swabakar perlu dilakukan melalui penerapan FIFO dan pengendalian lama penimbunan secara konsisten, pemadatan berlapis, pengendalian geometri timbunan, perbaikan lantai dan drainase, serta pemantauan temperatur secara rutin yang disertai tindakan dini ketika terjadi peningkatan temperatur. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi teknis spesifik lokasi dengan menggabungkan aspek temperatur, geometri, dan manajemen penimbunan sebagai dasar penentuan prioritas pencegahan swabakar pada ROM stockpile PT Putra Muba Coal.
Analisis dan Perencanaan Sistem Mine Dewatering untuk Mendukung Penambangan Kembali pada Void Pit A1B Timur dan Barat di PT Astaka Dodol Site Macang Sakti, Sumatera Selatan Rati Kumala; Yosa Megasukma; Muhammad El Hakim; Muhammad Ikrar Lagowa; Jarot Wiratama; Ericson Ericson
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i2.2047

Abstract

PT Astaka Dodol merencanakan penambangan kembali pada void Pit A1B Timur dan Barat di Site Macang Sakti, Sumatera Selatan, namun terkendala genangan air sehingga memerlukan perencanaan dalam proses pengeluaran air tersebut (mine dewatering). Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan tujuan melakukan analisis debit air masuk, mengevaluasi kinerja pompa yang ada, menentukan waktu pengurasan, serta merencanakan dimensi sump dan kolam pengendapan lumpur (KPL). Analisis hidrologi menggunakan distribusi Gumbel, metode Mononobe, dan metode Rasional, sedangkan evaluasi pemompaan menggunakan persamaan Bernoulli dan Darcy–Weisbach. Hasil penelitian menunjukkan total debit air masuk sebesar 3.405,73 m³/hari pada Pit A1B Timur (volume genangan 639.112,8 m³) dan 4.290,45 m³/hari pada Pit A1B Barat (volume genangan 831.552,90 m³). Untuk menguras genangan tersebut, direkomendasikan penggunaan kombinasi dua unit pompa: WP-05 (head 68 m, debit 290 m³/jam) dan WP-04 (head 83 m, debit 393 m³/jam) untuk Pit Timur dengan estimasi waktu pengurasan 63 hari, serta WP-05 (head 58 m, debit 330 m³/jam) dan WP-02 (head 64 m, debit 376 m³/jam) untuk Pit Barat dengan estimasi pengurasan 79 hari. Penambangan kuartal pertama didukung rancangan sump trapesium berkapasitas 18.771 m³ untuk menampung genangan air yang masuk. Total biaya pengurasan void berbasis konsumsi bahan bakar solar dan sewa pompa adalah 1.471.130.641,26 untuk Pit A1B Timur dan Rp. 1.896.376.705,18 untuk Pit A1B Barat.