cover
Contact Name
A. Wilda Indra Nanna
Contact Email
wildaindrananna@borneo.ac.id
Phone
+6281253670923
Journal Mail Official
judikdasborneo@gmail.com
Editorial Address
Jl.Amal Lama Nomor 1, Kelurahan Amal Lama Kota Tarakan Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
ISSN : 26859645     EISSN : 27214257     DOI : https://doi.org/10.35334
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (Judikdas Borneo) adalah jurnal yang dikelola oleh jurusan PGSD Universitas Borneo Tarakan sejak Tahun 2019. Judikdas Borneo terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari dan Agustus. Focus dan Scope jurnal ini adalah penelitian, pengabdian maupun hasil pemikiran terkait pendidikan dan pembelajaran di sekolah dasar, teori dan praktik pelaksanaan pendidikan, pembelajaran maupun pengelolaan di sekolah dasar.
Articles 63 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Agung Sapto Nugroho; Nyoto Harjono
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i1.1455

Abstract

Abstract: The purpose of this research was to re-analyze the use of cooperative learning type  numbered head together model in increasing the learning outcome in mathematics studies subject. The research method was meta-analysis. The research began with formulating research problems, then trancing relevant research result to be analyzed. The data was collected by browsing article, electronic journals, and essay using “learning outcomes”, “numbered head together model”, and “Mathematics Studies of Primary Education”. The searching result showed that there were 13 articles, electronic journals, and essay but only 9 relevant articles, electronic journals, and essay. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The analysis result showed that cooperative learning type numbered head together  model could improve student’s learning from the lowest 15,81%. to the highest 91,88% and the mean was 43,85%.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran tipe kooperatif tipe  numbered head together dalam menaikkan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Metode penelitian adalah meta-analisis. Penelitian dimulai dengan merumuskan masalah penelitian, kemudian menguji hasil penelitian yang relevan untuk dianalisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel, jurnal elektronik, dan esai menggunakan "hasil pembelajaran", "model numbered head together", dan "Studi Matematika Pendidikan Dasar". Hasil pencarian menunjukkan bahwa ada 13 artikel, jurnal elektronik, dan esai tetapi hanya 9 artikel yang relevan, jurnal elektronik, dan esai. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran tipe kooperatif tipe numbered head together dapat menaikkan hasil belajar siswa dari yang terendah 15,81%. sampai yang tertinggi 91,88% dengan rata-rata sebesar 43,85%.
STRATEGI PEMBELAJARAN MANDIRI MENGGUNAKAN MODUL DAN TATAP MUKA TERBATAS DI KABUPATEN POSO Frans Andilemba Tadanugi
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v3i2.2072

Abstract

The Covid-19 pandemic requires teacher creativity and innovation in designing learning so that students can still learn from home. This study aims to describe the use of independent learning strategies by using modules as a learning resource for students with a combination of visiting teachers (limited face-to-face) every week. This study is a descriptive study that took the research subjects of class VII students of SMP Negeri 3 Lage which consisted of 70 students who were divided into 6 small groups based on where they lived. The steps of this research are planning, implementation, obstacles faced, problem-solving. Learning from home with limited modules and face-to-face can take place well, students are enthusiastic about learning even though learning facilities are limited. Thus, it can be said that independent learning strategies with limited modules and face-to-face can be applied to the Covid-19 pandemic situation.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK TEMA 7 SUBTEMA 1 PADA SISWA KELAS IV SDN 036 TARAKAN Tyaz Hasthishita; Kartini Kartini; Agustinus Toding Bua
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i1.1448

Abstract

Abstract: This research purpose to produce learning media of scrapbooks in terms of the validity of the media, materials and practitioners as well as knowing the responses of IV-A students to scrapbook learning media. This research is a research and development (Research and Development). The research and development procedure uses the ADDIE model which consists of five stages namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The feasibility assessment of scrapbook learning media consists of media experts, material experts and practitioner experts. The subject of the research was class IV-A class year 2018/2019 SDN 036 Tarakan with 28 students. The results of the feasibility of the validation of the experts are 1) Media validation gets a percentage of 97%; 2) Material validation I obtained a percentage of 97.5%; 3) Material validation II obtains a percentage of 95%; and 4) Validation of practitioners obtains a percentage of 92.3%. All validation results get Very Eligible criteria. The results of student responses from limited trials in class IV-A class of academic year 2017/2018 obtained a percentage of 90% with very decent criteria, while the results of student responses from field trials in class IV-A class of academic year 2018/2019 gained a percentage of 95% with very decent criteria. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa scrapbook yang ditinjau dari validitas media, materi dan praktisi serta mengetahui respon siswa IV-A terhadap media pembelajaran scrapbook. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penilaian kelayakan media pembelajaran scrapbook terdiri dari ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A angkatan tahun ajaran 2018/2019 SDN 036 Tarakan dengan jumlah siswa 28 orang. Hasil kelayakan dari validasi para ahli yaitu 1) Validasi media memperoleh persentase 97%; 2) Validasi materi I memperoleh persentase 97.5%; 3) Validasi materi II memperoleh persentase 95%; dan 4) Validasi praktisi memperoleh persentase 92.3%. Semua hasil validasi mendapatkan kriteria Sangat Layak. Hasil respon siswa dari uji coba terbatas di kelas IV-A angkatan tahun ajaran 2017/2018 memperoleh persentase 90% dengan kriteria sangat layak, sedangkan hasil respon siswa dari uji coba lapangan dikelas IV-A angkatan tahun ajaran 2018/2019 memperoleh persentase 95% dengan kriteria sangat layak.
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS III.C SDN 006 TARAKAN Diana Uno Suman; Kartini Kartini
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v3i1.1808

Abstract

The aim of the study was to determine used of animation media as science learning in class III SDN 006 Tarakan. The type of research used Classroom Action Research (PTK). The research was carried out in 2 cycles each cycle consist of 2 meetings. The procedures for each cycle were planning, implementing, observing, and reflecting. Research subjects, 33 students consist of 18 male students and 15 female students. The data obtained in the study were student activity observation sheets and teacher activities and the data were analyzed by calculating the average. The results showed that the use of animation media as science learning in class III SDN 006 Tarakan occurred was increase where in cycle I the average value of student activity was 69 and teacher activity was 65. While in cycle II the average value of student activity was 83 and teacher activity 86. The change occurs as students can understand the material with animation media, students were motivated in learning because there was animation in learning and the teacher can provide material easily through animation media in the learning process was more effective and efficient.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA SEKOLAH GUNA MENINGKATKAN DAYA SAING PESERTA DIDIK (STUDI KOMPARASI SDN 037 TARAKAN INDONESIA DAN CHIANG RAI MUNICIPALITY SCHOOL 2 THAILAND) Rizna Rizna; Muhammad Yunus; Agustinus Toding Bua
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v1i1.1260

Abstract

Abstract: This research type is about descriptive qualitative research was conducted at SDN 037 Tarakan Indonesia and Chiang RaiMunicipality School 2 Thailand in the 2018/2019 school year. The focusof this study is the implementation of Character EducationStrengthening based on school culture in order to improve thecompetitiveness of students. The second research focus is thedevelopment of character values in order to improve the competitivenessof students at SDN 037 Tarakan Indonesia and Chiang Rai MunicipalitySchool 2 Thailand. The results of this research are the implementationof Strengthening Character Education to Increase Competitiveness ofStudents at SDN 037 Tarakan Indonesia and Chiang Rai MunicipalitySchool 2 Thailand. The second result is the development of charactervalues based on the five main values of Strengthening CharacterEducation, namely religious, nationalist, independent, mutualcooperation and integrity which in its development there are similaritiesand differences in the forms of development that are influenced byschool culture and trust in each country.Keywords: Strengthening Character Education, School Culture,Competitiveness, Comparative Studies.
KOMPARASI HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION(GI) DAN MODEL PEMBELAJARAN KUMON Nur Asrawati
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i2.1572

Abstract

This research is aimed to compare the resulta of learning mathematich on the Six grade student of SD Panaikang III Makassar that is taught by using group investigation learning and kumon learning. This is an experimental research . the technique of collecting data was through the result of students written test. The result of the data was taken from descriptive and inverential analysis. The average of the descriptive analysis of the students’ result by using group investigation model (GI) was 76.52 in the high category, while the average of the students’ result that was taught by using kumon learning model was 34.52. it was in the lowest level. It was strengthened by the result of statistic  inferential analysis  = 14.750   = 1.676 and it was got that    , so is rejected and   is accepted and the students’ result of the six grade of SD Panaikang III Makassar that is taught by using grup investigation model is higher than kumon learning model.
KEMENARIKAN MEDIA BERBANTUAN APLIKASI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Mety Toding Bua
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v4i2.2905

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau dapat disebut Research and Development. Penelitian ini merupakan metode penelitian yang dilakukan untuk menciptakan sebuah produk yang dapat digunakan dalam pembelajaran, dan penelitian ini sekaligus menguji kemenarikan penggunaan produk pembelajaran. Hasil dari pengembangan yang diuji cobakan, kemudian dideskripsikan bagaimana kemerarikan media berbantuan aplikasi dalam pembelajaran pada salah satu sekolah dasar di Tarakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V pada salah satu SDN di Kota Tarakan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ketertarikan siswa terhadap media berbantuan aplikasi pada pembelajaran memperoleh persentase 84% pada uji coba terbatas, dan 94% pada uji coba lapangan untuk seluruh siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa merasa senang dan sangat tertarik terhadap media berbantuan aplikasi.
PENERAPAN MEDIA ULTANGKLEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MUATAN BAHASA INDONESIA DAN IPS Dita Dwi Astuti; Sumarwiyah Sumarwiyah; Imaniar Purbasari
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i2.1478

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa ultabgklek yang ditinjau dari respon siswa kelas IV SDN 2 Gondoharum dan materi. Media Ultangklek dirasa cocok untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas IV, media ultangklek sebagai perantara dalam bermain sambil belajar, media ultangklek sangat dibutuhkan untuk siswa sekolah dasar dikarenakan media ini penerapanya siswa bermain langsung, siswa tidak hanya melihat medianya saja namun siswa ikut menikmati media ular tangga engklek, didalam permainan media ultangklek ini siswa juga disuguhkan kedalam permasalahan yang berupa kartu soal jadi siswa tidak hanya bermain saja namun juga belajar, belajar mengenai materi yang diajarkan. Focus dalam penelitian tindakan kelas ini adalah Hasil belajar, penerapan media pembelajaran ultangklek. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Gondoharum, teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah expert Judgment. Subjek penelitian sebanyak 19 siswa yang berlangsung selama 2 siklus. penerapan media ultangklek dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Gondoharum.Abstrack. This study aims to produce learning media in the from of ultangklek in terms of the responses of fourth grade students of SDN 2 Gondoharum and material. Ultangklek media is considered suitable to improve student learning outcomes in class IV, ultangklek media as an intermediary in playing while learning ultangklek media is needed for elementary school students because this media is the application of students playing directly, students not only see the media but students also enjoy snake media cricret stairs, in this ultangklek media game students are also  presented into problems in the from of question cards so students not only play but also learn, learn about the material being taught. The focus in this class action research is learning outcomes, the application of ultangklek learning media. The subjects of this study were students in grade IV SDN 2 Gondoharum, data collection techniques in this study were interviews, observation, tests and documentation. The data validity test technique used in this study is expert judgment. The research subjects were 19 students which lasted for 2 cycles. The application of ultangklek media can improve student learning outcomes in grade IV SDN 2 Gondoharum.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SCRAPTURBOOK TEMA & SUBTEMA 2 PADA SISWA KELAS IV SDN 004 TARAKAN Nur Fajrina Febbryani; Kartini Kartini; Agustinus Toding Bua
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v3i2.2071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa scrapturbook yang ditinjau dari validasi media, materi, dan praktisi serta untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap media pembelajaran scrapturbook. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu analysis, design, development, implementation, evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, lembar validasi, lembar angket respon siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 004 Tarakan dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang. Produk media scrapturbook yang dihasilkan berukuran kertas dengan A4 (21,0 x 29,7 cm), yang terbuat dari kertas art paper, kertas cover warna-warni, dan terdiri dari 21 halaman. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 88,63, ahli materi 90%, dan ahli praktisi sebesar 95%. Hasil validasi dari ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi menunjukkan bahwa media scrapturbook dikatakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket respon siswa mengenai media pembelajaran pada uji coba produk awal dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa respon siswa mengenai media pembelajaran  scrapturbook sangat layak.
TANTANGAN MAHASISWA CALON GURU SD UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN PASCA PPL DI KAWASAN PERBATASAN DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL DAN MERDEKA BELAJAR Desy Irsalina Savitri
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i1.1449

Abstract

Abstract: Every profession definitely needs renewal. Someone who is involved in a profession is demanded to be creative, if there is no renewal then the natural law of the profession will be eroded by the times. This research will explain, (1) the challenges for prospective teacher students to understand their role and (2) the educational potential in North Kalimantan which has a border area. This study uses a quantitative method used to obtain data by distributing closed questionnaires filled in by 17 respondents, namely the 2016 PGSD students about challenges faced after implementing PPL which will be evaluated and can be used as their provisions as agents of changes in the Border Area. From the results of a closed questionnaire, respondents' data came from Tanjung Selor, which included 12%, Tanjung Palas 18%, Nunukan 29%, Malinau 12%, Summit 6%, Tarakan 12%, Sebatik 6%, Krayan 6%. As many as 70.6% of prospective elementary teacher students from the University of Borneo Tarakan want to participate in advancing Education in the border region by always enriching themselves with information.Abstrak: Setiap profesi pasti membutuhkan pembaharuan. Seseorang yang menggeluti sebuah profesi dituntut untuk kreatif, jika tidak ada pembaharuan maka secara hukum alam profesi tersebut akan tergerus oleh jaman. Penelitian ini akan memaparkan, (1)tantangan bagi mahasiswa calon guru untuk memahami peran mereka dan (2)potensi pendidikan di Kalimantan Utara yang memiliki kawasan perbatasan.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang digunakan untuk mendapatkan suatu data dengan menyebarkan angket tertutup yang diisi oleh 17 responden yaitu mahasiswa PGSD Angkatan 2016 tentang tantangan yang dihadapi pasca melaksanakan PPL yang nantinya akan dievaluasi dan dapat digunakan sebagai bekal mereka sebagai agen perubahan di Kawasan Perbatasan. Dari hasil angket tertutup data responden berasal dari Tanjung selor terdapat 12%, Tanjung Palas 18%, Nunukan 29%, Malinau 12%, KTT 6%, Tarakan 12%, Sebatik 6%, Krayan 6%. Sebanyak 70,6% mahasiswa calon guru SD dari Universitas Borneo Tarakan ingin ikut serta memajukan Pendidikan di Kawasan perbatasan dengan selalu memperkaya diri terhadap informasi.