cover
Contact Name
Istianah
Contact Email
alhamrafai@gmail.com
Phone
+6281315585710
Journal Mail Official
alhamrafai@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Agama Islam UMP Jl. KH. Ahmad Dahlan PO. BOX 202 Purwokerto, Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Alhamra Jurnal Studi Islam
ISSN : 27743098     EISSN : 27743101     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/ajsi
Alhamra Jurnal Studi Islam memfokuskan pada kajian keislaman. Sedangkan scope: Pendidikan Agama Islam; Manajemen Pendidikan Islam; Pemikiran Agama Islam; Hukum Islam; Hukum Ekonomi Syariah; Ekonomi dan Bisnis Islam; Akuntansi dan Perbankan Syariah; Humaniora dan Politik Islam; Pemikiran Al-Quran dan Hadis.
Articles 48 Documents
Syariah Card dalam Tinjauan Maqāṣid al-Syariah Perspektif Wahbah Al-Zuhaili Risma Malihatunnisa; Wage Wage; I Istianah
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1348.793 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i1.10201

Abstract

ORCID iDs can only be assigned by the ORCID Registry. You must conform to their standards for expressing ORCID iDs, and include the full URI (eg. http://orcid.org/0000-0002-1825-0097).Mine coins - make money: http://bit.ly/money_cryptoPerkembangan transaksi pembayaran yang terjadi di masyarakat pada zaman modern ini sudah sangat banyak, dan bisinis modern ini juga tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi dan salah pemanfaatan teknologi itu adalah kartu kredit, tetapi untuk itu mengharuskan mengetahui mengenai penggunaan syariah card (kartu kredit syariah) jika ditinjau menggunakan konsep Maqāṣid al-syariah  dalam perspektif Wahbah al-Zuhaili. Adapun tujuan penelitian ini yaitu ; untuk mengetahui Maqāṣid al-syariah menurut perspektif Wahbah al-Zuhaili dan mengetahui syariah card dalam kategori Maqāṣid al-syariah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan dalam bentuk kualitatif deskriptif yang menggunakan sumber data primer dan data sekunder melalui pendekatan sociological-histories dan normative-filosofis, teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa studi pengumpulan dokumntasi yang disusun dalam sebuah penelitian.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa syariah card dalam cakupan maqāṣid al-syariah yaitu al-hajjiyah yang mana lebih kepada para pembisinis yang jika mereka tidak mempunyai atau tidak menggunakannya mereka akan merasa kesulitan tetapi memungkinkan juga syariah card ini masuk dalam cakupan tahsiniyyah untuk kalangan masyarakat biasa yang jika mereka tidak mempunyai atau tidak menggunakannya mereka tidak akan merasa kesulitan.ORCID iDs can only be assigned by the ORCID Registry. You must conform to their standards for expressing ORCID iDs, and include the full URI (eg. http://orcid.org/0000-0002-1825-0097).Mine coins - make money: http://bit.ly/money_crypto
Kultur Sekolah dalam Peningkatan Perilaku Keagamaan Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Purwokerto Khusminatun Khusminatun; Makhful Makhful
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 1, No. 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.707 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v1i2.10129

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kultur sekolah dalam peningkatan perilaku keagamaan siswa serta faktor pendukung dan penghambatnya di SMK N 2 Purwokerto Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif yang di dalamnya mendeskripsikan mengenai kultur sekolah dalam peningkatan perilaku keagamaan siswa di SMK N 2 Purwokerto. Metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa kultur sekolah di SMK N 2 Purwokerto dalam peningkatan perilaku keagamaan siswa yaitu salat Dzuhur dan Ashar berjamaah, tadarus Al-Qur’an, salat Dhuha, salat Jum’at berjamaah dan Infaq setiap hari. Kultur sekolah berperan dalam peningkatan perilaku keagamaan siswa, hal ini dapat dilihat dari perubahan perilaku siswa menjadi lebih baik, disiplin waktu, lebih peduli terhadap lingkungan sekitar karena terbiasa salat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, salat Dhuha dan berinfaq setiap hari. Faktor pendukung pelaksanaan kultur sekolah dalam peningkatan perilaku keagamaan siswa antara lain 1) dukungan orang tua, 2) manajemen sekolah, 3) lingkungan sekitar 4) seleksi yang ketat untuk calon siswa baru dan 5) faktor dari diri sendiri. Faktor penghambatnya yaitu 1) usia remaja dan 2) pengaruh teman sebaya.
Progresifitas Fatwa dan Regulasi Ekonomi Syariah terhadap Pembangunan Ekonomi Nasional Adi Nurhani Mufrih; Jamaliah Hadiroh
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 3, No. 2, Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.223 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v3i2.14487

Abstract

Indonesia sebagai anggota G20 (The Group of Twenty) memiliki peran dalam meningkatkan 6 prioritas di sektor keuangan, salah satunya Penguatan Sistem Pembayaran di Era Digital. Prioritas ini didukung oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta beberapa POJK terkait Transaksi Berbasis Teknologi Informasi. Karena Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim dimana transaksi berbasis syariah juga banyak diminati, hal ini telah diakomodasi oleh Fatwa DSN-MUI No 117 Tahun 2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah. Regulasi yang tertuang dalam UU ITE, POJK, dan Fatwa DSN-MUI selanjutnya akan disempurnakan dengan RUU Pembinaan dan Penguatan Sektor Keuangan yang saat ini sedang dalam tahap desain. Metode penelitian berupa penelitian kepustakaan dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan ilmu pengetahuan untuk memahami urgensi hukum ekonomi syariah dan menjadi bentuk upaya perluasan pemahaman terkait urgensi dan peran hukum ekonomi syariah di Indonesia. Hasil kajian menjelaskan bahwa fatwa-fatwa yang berkembang sudah cukup, namun masih pasif, melihat beberapa fatwa yang dinilai kurang responsif terhadap perkembangan ekonomi syariah di era digitalisasi. Beberapa regulasi telah diatur secara khusus oleh POJK sebagai lembaga pelaksana, meskipun bukti di lapangan masih perlu disempurnakan dalam beberapa hal sehingga diperlukan kemajuan hukum dalam mengatasi perkembangan tersebut. Teknologi digital pada sektor ekonomi syariah akan berdampak luas dalam pencapaian pembangunan perekonomian nasional pada khususnya, dan visi G20 pada umumnya.
Kultur Sekolah dalam Pembentukan Akhlak Siswa di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 07 Purbalingga Sya’adatul Khusna; Zakiyah Zakiyah
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 1, No. 1, Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.899 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v1i1.9112

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kultur sekolah dalam pembentukan akhlak siswa di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 07 Purbalingga Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dengan jenis penelitian kualitatif yang di dalamnya mendeskripsikan mengenai kultur sekolah dalam pembentukan akhlak siswa di MTs Muhammadiyah 07 Purbalingga. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kultur sekolah di MTs Muhammadiyah 07 Purbalingga yang diterapkan demi tercapainya visi misi serta  membentuk akhlak siswa dari segi keagamaan dan  akademik, yaitu budaya 4S, tadarus Al-Qur’an, sholat dzuhur berjamaah, sholat dhuha berjamaah, sholat Jum’at berjamaah, kegiatan keputrian, infaq, dan tahfidz Al- Qur’an. Kultur sekolah berperan dalam pembentukan akhlak siswa hal ini dapat dilihat dari perubahan akhlak yang dimiliki siswa seperti kedisiplinan, sikap saling hormat-menghormati dengan teman ataupun guru, serta sikap kepedulian dengan lingkungan. Seluruh warga sekolah yang terdiri dari kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa berperan dalam pelaksanaan kultur sekolah serta mendukung adanya pelaksanaan kultur sekolah tersebut.
Implementasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Menggunakan Question Card Umni Afifah; Ahmad Sulaeman
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 3, No. 2, Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.702 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v3i2.14946

Abstract

Problematika terbesar pada materi sejarah kebudayaan Islam adalah media pembelajaran maka perlu adanya inovasi baru agar dapat mencapai tujuan pembelajaran. Pertimbangan dalam pemilihan media pembelajaran ialah media dapat diperoleh secara mudah, pendidik dapat mengakses sesuai kemampuannya, dapat mengefektifkan waktu, dan minimnya biaya yang dikeluarkan. Sesuai pertimbangan tersebut maka media yang tepat ialah dengan mengadakan media permainan question card yang diaplikasikan pada microsoft office power point. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi dan keunggulan pembelajaran sejarah kebudayaan Islam menggunakaan question card  di SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto.Penelitian ini merupakan mix method dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan gambaran data yang diperoleh dan menghubungkan satu sama lain untuk mendapatkan kesimpulan umum.Hasil penelitian ini 100% menunjukkan bahwa hadirnya question card media spin yang diaplikasikan pada microsoft office power point ini menjadi sebuah terobosan baru bagi dunia pendidikan khususnya pada SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto. Hal ini dikarenakan question card media spin yang diaplikasikan pada microsoft office power point telah sesuai dengan perkembangan teknologi. Keunggulan dari media ini sebanyak 91,3% ialah berdampak pada antusias siswa, proses berpikir siswa, dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) terhadap Keberhasilan Belajar Siswa Septia Dwi Cahyo Susilo; Makhful Makhful
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 1, No. 1, Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.575 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v1i1.9122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) Terhadap Keberhasilan Belajar khususnya pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 3 Purwokerto tahun 2019/2020.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokementasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment dengan alat bantu SPSS versi 16.0. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah siswa kelas XI, terdapat populasi sebanyak 388 siswa, sedangkan sampelnya diambil secara acak/random sebanyak 10% dari populasi, yaitu 38,8 yang kemudian peneliti bulatkan menjadi 40 siswa kelas XI.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) tidak ada korelasi terhadap keberhasilan belajar siswa kelas XI. Hal ini dibuktikan  dari hasil uji  korelasi yaitu dengan koefisien korelasi person sebesar 0,025 terletak pada interpretasi nilai “r” antara 0,00-0,20 dengan signifikansi 0,879 dan berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan hasil bahwa rhitung<rtabel  (0,025<0,320). Maka dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima. Hal tersebut menunjukkan tidak ada pengaruh Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) Terhadap Keberhasilan Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 3 Purwokerto Tahun Pelajaran 2019/2020.
Konsep Syahid dalam Tafsir Al-Azhar: Analisis Pendekatan Julia Kristeva Mahfidhatul Khasanah; Najamudin Makmur
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 3, No. 1, Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.507 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v3i1.13040

Abstract

Fokus penelitian ini adalah pada kata syahid dalam kitab tafsir Al-Azhar yang dikaji menggunakan teori semanalisis dan intertekstualitas Julia Kristeva secara mendalam. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mencari korelasi antara tafsir al-Azhar karya Buya Hamka dan kitab tafsir Fi Dzilali Al-Qur’an karya Sayyid Qutb. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif-kualitatif yang termasuk ke dalam kategori kajian pusaka (library research). Pengumpulan data yang digunakan ialah melalui buku-buku, artikel, dan tulisan-tulisan yang terkait dengan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kitab tafsir al-Azhar memiliki transposisi korelasi teks dengan kitab tafsir Fi Dzilali Al-Qur’an yang masuk dalam kategori eksistensi, parallel dan modifikasi.
Evaluasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembelajaran Daring Pangesti Gagat Wahyuningsih; Sriyanto Sriyanto
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.813 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i2.10940

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi guru PAI dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru PAI SMA Muhammadiyah Purbalingga dan guru PAI SMA Muhammadiyah sokaraja. Metode pengumpulan data berupa wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa evaluasi guru PAI dalam pembelajaran daring adalah dilihat dari perolehan skor setiap indikator dari responden mayoritas memperoleh skor 4 dan dari 15 indikator soal dan berdasarkan analisis menggunakan parameter evaluasi guru PAI dalam pelaksanaan pembelajaran daring diperoleh skor total dari kedua responden adalah 55 dan 57 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil evaluasi guru PAI dalam pembelajaran daring menunjukan kriteria yang cukup efektif. Selanjutnya jika dilihat berdasarkan hasil penelitian dokumentasi dapat disimpulkan bahwa masih kurangnya tingkat profesionalitas guru PAI, dan kreatifitas guru PAI dalam tahap persiapan dan mengkreasikan media pembelajaran.